Sumbersari Wakili Moyudan Ikuti Lomba Epdeskel Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2023

Moyudan – Kalurahan Sumbersari mewakili kapanewon Moyudan maju dalam lomba Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (Epdekel) tahun 2023, bertempat di Pendapa Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Senin (17/7/2023).
Tim Juri diterima oleh Panewu Moyudan, Polsek, Dandim, Kepala KUA, Lurah Sumbersari beserta segenap pamong dan stafnya, BPKal, Tim Penggerak PKK dan para kader. Rombongan disambut dengan kesenian ronda thek-thek dan tari golek serta disuguhi hiburan kolaborasi musik angklung dan macapatan.
Dalam sambutannya Ketua Tim Juri yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Syamsul Bahri menyampaikan bahwa tujuan diadakannya evaluasi ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tata kelola kalurahan dalam berbagai bidang, disertai ketertiban administrasinya.
“Jadi bukan sekedar lomba tapi dengan evaluasi ini yang masih kurang dapat diperbaiki, yang sudah bagus bisa dikembangkan. Dan semuanya perlu administrasi yang tertib dan berkelanjutan, semua kegiatan didokumentasikan,” ujarnya.
Lurah Sumbersari, Sukadi, dalam paparannya menyampaikan tentang bidang pemerintahan, pelestarian adat dan budaya, teknologi informasi, tanggap siaga bencana, lembaga kemasyarakatan, kewilayahan, dan lain-lain.
“Itulah keadaan Sumbersari yang sebenarnya dan telah kami siapkan administrasinya di 13 meja. Mohon arahan dan bimbingan untuk perbaikan kedepannya, ” jelasnya.
Selanjutnya jalannya evaluasi dipandu oleh Carik Sumbersari, Junaidi yang memeriksa administrasi di masing-masing meja dan klarifikasi lapangan.
Setelah tim juri selesai mengevalusi berbagai bidang dan klarifikasi lapangan, hasil evaluasi disampaikan perwakilan dewan juri.
“Disini Tagana sudah bagus dan sudah dianggarkan, inovasi pemerintahan juga baik, dan tadi ada KB Tunas Bangsa yang memakai barang bekas untuk media pembelajaran. Ini bagus, kreatif dan hendaknya dapat ditularkan ke teman-teman TK dan Paud lainnya untuk ditiru sebagai bahan mengajar anak-anak,” tukas Junaidi.
Adapun pesan untuk perbaikannya adalah meningkatkan ketertiban dalam administrasi, pendokumentasian kegiatan, dan pelestarian adat budaya. (Eny Ms/KIM Sumber Biwara Moyudan)



