FKDM dan FPK Terus Bersinergi Jaga Kondusivitas Wilayan Tempel

Sleman – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kapanewon Tempel menggelar Rapat Koordinasi terkait Perkembangan Kondisi Masyarakat Kapanewon Tempel, bertempat di Wahana Wisata Embung Mororejo, Kapanewon Tempel, Selasa (25/7/2023). Kegiatan dihadiri langsung oleh Panewu Tempel, Agung Dwi Martoyo.

Dalam sambutannya, Agung mengapresiasi kiprah FKDM dan FPK bersama masyarakat yang telah bekerja keras saling menjaga kondusivitas, keamanan, dan ketertiban di wilayah Tempel.

“Sehingga sejauh ini dalam keadaan aman tertib dan terkendali,” ujar Agung.

Agung juga mengapresiasi perkembangan kemajuan laporan dalam hal siklus tahunan yang setingkat lebih maju dibandingkan kapanewon lain se-Kabupaten Sleman. Selain itu, iya juga menyoroti perkembangan kemajuan tentang pendataan kesejahteraan keluarga .

Sementara itu, Supardi, Kepala Jawatan Keamanan Tempel menyampaikan perlunya ditingkatkan kewaspadaan terhadap kegiatan yang bersifat abu-abu di masa jelang kampanye.

“Di mana belum masanya kampanye tetapi dari bakal calon legislatif sudah melakukan sosialisasi terhadap masyarakat baik dalam kegiatan penyaluran dana pokir dewan , atau BKK untuk Kalurahan,” ujarnya.  

Supardi juga menegaskan kembali soal netralitas ASN, perangkat kalurahan, serta TNI polri dalam penyelenggaraan pemilu 2024.

Acara dilanjutkan dengan paparan dan laporan dari masing-masing koordinator wilayah FKDM dan FPK tentang apa yang terjadi dan apa yang akan dikerjakan selanjutnya di wilayah ketugasannya masing masing, khususnya dalam hal menyambut peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia dan adanya kegiatan Merti Desa dalam bulan Agustus ini.

“Terkait pemilu 2024 FKDM atau pun FPK diharapkan menjadi agen atau kader partisipatif dalam keikutsertaan nya dalam pemilu,” ujar Imam Nayoko selaku Ketua FKDM Tempel.

“Di waktu yang akan datang FKDM mohon perlu kiranya dalam forum ini mengundang panwascam untuk informasi tentang pengawasan pemilu karena berkaitan fungsi nya dalam hal cegah, awasi, dan tindak pelanggaran pemilu,” ungkapnya.

Di akhir laporan nya Imam menyampaikan laporan kondisi malam hari di mana banayk ditemukan lampu jalan dan lampu traffic light mati di berbagai titik.

Sementara itu Muhidin selaku Ketua FPK Tempel juga melaporkan perkembangan mengenai PSHT yang masih dibekukan latihan nya terkait kejadian bentrok bbrp waktu yang lalu, serta mengapresiasi kinerja Kapanewon dalam usaha menurunkan angka kemiskinan di Tempel dan stunting yang masih menjadi pekerjaan besar bersama. (SBD/KIM Tempel)