Siswa KB Bim-Bim Cha Isi Pengenalan Sekolah dengan Berkunjung ke Taman Keluarga

Sleman – Sebanyak 27 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari Lembaga KB Bim-Bim Cha mengisi kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan berkunjung di Taman Keluarga Kapanewon Depok pada Selasa (18/07/2023). Taman Keluarga Kapanewon Depok merupakan salah satu perkantoran terdekat di lingkungan lembaga KB Bim Bim Cha selain Kalurahan Condongcatur.

Sri Rejeki selaku Kepala Lembaga KB Bim-Bim Cha yang beralamatkan di Jembatan Merah I No. 48 Soropadan, Condongcatur ini menyampaikan tujuan anak-anak berkunjung ke Taman Keluarga Kapanewon Depok selain pengenalan lingkungan sekolah juga memberikan pengalaman baru belajar di luar kelas.

“Kami berkunjung  didampingi orang tua murid agar mereka tahu bahwa belajar bagi anak usia dini itu bisa dimana saja, tidak hanya di dalam kelas” jelas Sri.

Sri Rejeki juga mengatakan bahwa Ibu PAUD Kapanewon Depok Arum Rusmartini menyambut baik kegiatan ini.

Pada kesemptatn tersebut, Arum mengisi kegiatan dengan pengenalan makanan sehat dengan cara live cooking.

“Ini menjadi tugas saya memberikan edukasi kepada anak-anak dan orang tua tentang makanan sehat dengan model makanan kekinian” kata Arum di sela-sela mengajari anak-anak membuat pizza di Taman Keluarga.

Selain itu Arum juga menyampaikan bahwa Taman Keluarga Kapanewon ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk alternatif wisata keluarga. Banyak permainan anak yang disediakan dan cukup aman untuk anak-anak.

“Di sini banyak hal-hal yang dapat dipelajari oleh tanaman, sungai dan binatang,” pungkas Arum.

Kegiatan tersebut juga dilihat langsung oleh Panewu Depok Wawan Widiantoro dan Penilik PAUD Umi Zubaidah. (Resmi Widayati/Kontributor KIM Depok)




Peran DPD RI Dalam Kebijakan Pemerintah Terkait Desa

Sleman – Badan Pengasawan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DIY menggelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa/Kalurahan Tingkat Regional DIY Tahun 2023 di Aula Samsat Sleman, Selasa (18/7/2023). Workshop mendatangkan langsung Anggota DPR RI yaitu Afnan Hadikusumo yang menyampaikan materi Pengawasan DPD RI terhadap Pelaksanaan UU APBN dan Kebijakan Pemerintah Terkait Desa.

“Dalam upaya memaksimalkan peran pembangunan desa, DPD RI turut mendorong kebijakan stimulus fiskal dalam pengurangan angka kemiskinan di desa, mengawal realisasi anggaran tepat sasaran sampai ke desa, serta mengawal percepatan penyerapan anggaran pemulihan ekonomi nasional,” ungkap Afnan.

Afnan menuturkan, dalam konteks pengawasan atas pelaksanaan UU APBN, DPD RI menemukan beberapa hal yang berkaitan dengan penggunaan Dana Desa di beberapa desa di Indonesia, yakni pertama bahwa aspek perencanaan di beberapa Desa dikatakan belum siap karena partisipasi masyarakat cenderung kurang dalam forum Musrenbangdes.

Kedua, dari segi penatausahaan beberapa desa belum siap karena perangkat belum melakukan penatausahaan dengan baik, seperti  tidak ada pencatatan, penerimaan dan pengeluaran karena tidak ada buku kas umum, buku kas pembantu pajak maupun buku bank.

Ketiga, dari segi pelaporan pertanggungjawaban dana desa belum siap, seperti  pelaporan dan pertanggungjawaban kepada masyarakat belum menyediakan fasilitas papan pengumuman atau media sejenisnya untuk mengetahui alokasi dana desa dipergunakan untuk apa saja.

Keempat,peran BPD sebagai perwakilan masyarakat desa masih belum optimal, karena aturan yang berlaku memposisikan BPD sebagai mitra kerja dari Pemerintah Desa dibandingkan sebagai pengawas pelaksanaan program pemerintah desa. (Arief Hartanto)




Sumbersari Wakili Moyudan Ikuti Lomba Epdeskel Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2023

Moyudan – Kalurahan Sumbersari mewakili kapanewon Moyudan maju dalam lomba Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (Epdekel) tahun 2023, bertempat di Pendapa Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Senin (17/7/2023).

Tim Juri  diterima oleh Panewu Moyudan, Polsek, Dandim,  Kepala KUA, Lurah Sumbersari beserta segenap pamong dan stafnya, BPKal, Tim Penggerak PKK dan para kader. Rombongan disambut dengan kesenian ronda thek-thek  dan tari golek serta disuguhi hiburan kolaborasi musik angklung dan macapatan.

Dalam sambutannya Ketua Tim Juri yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK)  Syamsul Bahri  menyampaikan bahwa tujuan diadakannya evaluasi ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tata kelola kalurahan dalam berbagai bidang, disertai ketertiban administrasinya.

“Jadi bukan sekedar lomba tapi dengan evaluasi ini  yang masih kurang dapat diperbaiki, yang sudah bagus bisa dikembangkan. Dan semuanya perlu administrasi yang tertib dan berkelanjutan, semua kegiatan didokumentasikan,”  ujarnya.

Lurah Sumbersari, Sukadi, dalam paparannya menyampaikan tentang bidang pemerintahan, pelestarian adat dan budaya, teknologi informasi, tanggap siaga bencana, lembaga kemasyarakatan, kewilayahan, dan lain-lain.

“Itulah keadaan Sumbersari yang sebenarnya dan telah kami siapkan administrasinya di 13 meja. Mohon arahan dan bimbingan untuk perbaikan kedepannya, ” jelasnya.

Selanjutnya jalannya evaluasi dipandu oleh Carik Sumbersari, Junaidi yang memeriksa administrasi di masing-masing  meja dan klarifikasi lapangan.

Setelah tim juri selesai mengevalusi berbagai bidang dan klarifikasi lapangan, hasil evaluasi  disampaikan perwakilan dewan juri.

“Disini Tagana sudah bagus dan sudah dianggarkan, inovasi pemerintahan juga baik, dan tadi ada KB Tunas Bangsa yang memakai barang bekas untuk media pembelajaran. Ini bagus, kreatif dan hendaknya dapat ditularkan ke teman-teman TK dan Paud lainnya untuk ditiru sebagai bahan mengajar anak-anak,” tukas Junaidi.

Adapun pesan untuk perbaikannya adalah meningkatkan ketertiban dalam  administrasi, pendokumentasian kegiatan, dan pelestarian adat budaya. (Eny Ms/KIM Sumber Biwara Moyudan)




Pengurus PMI Kapanewon se-Kabupaten Sleman Masa Bakti 2023-2028 Resmi Dilantik

Sleman – Pengurus Palang Merah Indonesia tingkat Kapanewon se-Kabupaten Sleman masa bakti 2023 – 2028 resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua PMI Kabupaten Sleman Sunartono, Senin 17/7/2023, di Aula Pertemuan Pangripta Bappeda, Sleman. Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo serta Irjen HK. Astana, beserta Sekda dan Pimpinan OPD terkait.

Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Kabupaten PMI Kabupaten Sleman No. 21 s/d 37/ Tentang Pengurus Kapanewon PMI Kapanewon masa bakti 2023-2028 dengan struktur terdiri dari Pembina, Dewan Kehormatan, Ketua Dan Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Anggota. Dengan telah dilantiknya itu maka pengurus PMI Kapanewon sudah dapat melaksanakan aktivitas keorganisasian.

Ketua PMI Kabupaten Sleman Sunartono berpesan, bahwa menjadi pengurus PMI tidak mendapat gaji ataupun honor.

“Jangan sampai ada yang kecelek dan berakibat turunya semangat pengabdian. Mari kita bekerja dengan tulus dan ikhlas untuk membantu sesama,” pinta Sunartono.

Sementara itu Ketua PMI DIY GBPH. Prabukusumo dalam sambutanya memberikan apresiasi kepada Jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman yang Support terhadap PMI Sleman, demikian pula kepada PMI Kabupaten Sleman yang telah menjalankan roda organisasi dengan baik.

“Harapan saya, Kinerja PMI Kabupaten Sleman diikuti oleh PMI Kabupaten/Kota se DIY,” harapnya.

Dalam kesempatan pelantikan itu juga Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dalam sambutanya meminta agar setelah dilantik pengurus PMI Kapanewon yang baru segera menyusun program dan kegiatan yang disesuaikan perkembangan situasi untuk memajukan organisasi.

“Hal demikian untuk dapat merealisasikan pelayanan prima bagi anggota dan masyarakat. Dengan orientasi pelayanan prima diharapkan PMI Kapanewon Se-Kabupaten Sleman akan menjadi organisasi yang dicintai dan memberi kontribusi positif bagi masyarakat,” tandas Danang. (Tri Joko S/KIM Kalasan)




Eduwisata Bendosari Diresmikan

Sleman – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meresmikan Kawasan Eduwisata Bendosari, Kalurahan Sumbersari, Moyudan pada Selasa (18/7). Peresmian tersebut ditandai dengan pembukaan tirai landmark oleh Bupati Sleman.

Pengembangan Eduwisata Bendosari ini merupakan hasil kolaborasi yang dilakukan antara Kelompok Tani Kalurahan Sumbersari dengan Yayasan Astra Honda Motor (AHM) dan UIN Sunan Kalijaga melalui program berbasis pengabdian masyarakat.

Ahmad Muhibbuddin selaku Ketua Yayasan AHM mengatakan kerjasama yang dilakukan pihaknya bersama dengan kelompok tani Sumbersari dan UIN Sunan Kalijaga berfokus pada upaya pembangunan sebuah kawasan, dalam hal eduwisata yang berkelanjutan.

“Kerjasama ini (pengembangan eduwisata) merupakan bagian dari rencana rencana strategis melakukan upaya pembangunan di sebuah kawasan yang bisa berkelanjutan. Kata kuncinya adalah berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menyebut peresmian kawasan eduwisata tersebut menjadi permulaan dari program panjang yang dilakukan pihaknya bersama UIN Sunan Kalijaga dalam mengembangkan potensi eduwisata bendosari.

Dalam merealisasikan kerjasama tersebut, Ahmad juga mengungkapkan pihaknya telah mengumpulkan sejumlah mahasiswa penerima beasiswa Yayasan AHM dari berbagai perguruan tinggi untuk melakukan program pengabdian di eduwisata Bendosari dan membantu mewujudkan apa yang menjadi keinginan Kelompok Tani Sumbersari dalam pengembangan eduwisata Bendosari.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini menyampaikan apresiasi atas inisiasi UIN Sunan Kalijaga dan Yayasan Astra Honda Motor dalam memotori program pemberdayaan masyarakat di Kawasan Eduwisata Bendosari.

Ia berharap program pemberdayaan ini juga dapat optimal dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Kebun Eduwisata Bendosari dalam mengembangkan potensi baik di bidang pertanian, perkebunan dan pengolahan produk ke depannya.

“Saya juga berharap kerjasama ini dapat dikembangkan lebih lanjut bahkan dipraktekkan di wilayah-wilayah Sleman lain. Sebagaimana kita ketahui, Sleman memiliki bentang wilayah dan kekayaan demografi yang sangat menarik untuk dikembangkan,” katanya.

Dalam peresmian kawasan eduwisata ini juga Bupati Sleman bersama Yayasan AHM dan sejumlah mahasiswa melakukan penanaman berbagai jenis bibit buah di kawasan tersebut.