GSI Diharap Dapat Lahirkan Pesepakbola Profesional

Sleman – Kejuaraan sepak bola pelajar usia muda Gala Siswa Indonesia (GSI) Tingkat SMP Kabupaten Sleman Tahun 2023 telah resmi dimulai. Kompetisi sepak bola antar siswa SMP ini dibuka oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, Selasa (11/7), di lapangan Tridadi, Sleman.

Kejuaraan sepak bola antar siswa SMP ini diadakan selama empat hari, mulai Selasa 11 Juli 2023 sampai Jumat 14 Juli 2023. Pertandingan bertempat di lapangan Tridadi, Sleman, mulai pukul sampai dengan selesai.

Kustini menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi pesepakbola usia muda dan menjadi sarana pembinaan dan peningkatan prestasi sepak bola di Kabupaten Sleman di masa mendatang. kejuaraan sepak bola usia muda antar SMP ini dapat menghasilkan bibit-bibit atlet sepak bola yang unggul dan berprestasi, baik di tingkat nasional hingga internasional.

“Dalam kompetisi menang dan kalah itu biasa. Yang penting selalu berusaha dan berlatih untuk terus meningkatkan kualitas permainan,” sambungnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Agung Armawanta, mengatakan kejuaraan GSI ini dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kapanewon, kabupaten, provinsi dan nasional. Dijelaskan bahwa peserta terdiri dari 6 tim terbaik di kabupaten Sleman, dengan jumlah total peserta 108 orang (atlet) yang akan bertanding, untuk memperebutkan posisi menjadi 1 tim terbaik perwakilan Kabupaten Sleman.




Seragamkan Pemahaman PSAP, Bawaslu Sleman Lakukan Pembinaan Aparatur Pengawas

Sleman – Guna meningkatkan kapasitas dan menyeragamkan pemahaman  pengawas pemilihan umum, khususnya dalam bidang Penyelesaian Sengketa Antar Peserta Pemilu (PSAP) maka Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman mengundang Panwaslu Kecamatan beserta Panwaslu Kelurahan/Desa se-Kabupaten Sleman dalam kegiatan fasilitasi dan pembinaan penyelesaian sengketa antar peserta pemilihan umum pada Pemilu serentak 2024 yang digelar di Sheraton Mustika Yogyakarta Resort & Spa, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Senin (10/07/2023).

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, M. Abdul Karim Mustofa yang mengatakan bahwa dalam menghadapi Pemilu tahun 2024, pihaknya telah menetapkan visi agar menjadi lembaga pengawas Pemilu yang terpercaya dengan beberapa misi khusus yang berkaitan dengan pencegahan pelanggaran dan sengketa proses Pemilu, diantaranya meningkatkan kualitas penindakan pelanggaran dan penyelesaian sengketa proses pemilu yang progresif, cepat dan sederhana.

“Guna menjawab permasalahan yang terjadi pada pelaksanaan penyelesaian sengketa proses Pemilu sepanjang Pemilu 2024,  maka Bawaslu kemudian menyusun dan menetapkan Peraturan Bawaslu Nomor 9 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu,” lanjut Karim.

Hal senada disampaikan oleh Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta, Agus Muhamad Yasin bahwa Panwaslu Kecamatan menyelesaikan sengketa antar peserta Pemilu berdasarkan mandat dari Bawaslu Kabupaten yang ditetapkan dengan surat keputusan Bawaslu Kabupaten setelah berkonsultasi kepada Bawaslu Provinsi.

“Adapun mandat dapat diberikan sejak ditetapkannya peserta Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum dan berlaku paling lama sampai dengan berakhirnya tahapan rekapitulasi hasil Pemilu yang dibantu satu orang staf sekretariat,” tambah Agus Yasin dihadapan peserta.

Menurutnya, Panwaslu Kecamatan dalam menyelesaikan sengketa antar peserta dengan terlebih dahulu mencermati dan memastikan bahwa permasalahan yang terjadi bukan merupakan pelanggaran administrasi Pemilu, pelanggaran pidana Pemilu, pelanggaran etik Pemilu, sengketa antara peserta dengan penyelenggara Pemilu atau sengketa mengenai penetapan hasil pemungutan suara.

“Yang perlu diperhatikan yaitu Panwaslu Kecamatan perlu melakukan konsultasi kepada Bawaslu Kabupaten sebagai pemberi mandat sebelum memulai proses penyelesaian sengketa antar peserta. Sedangkan  penyelesaian sengketa dilaksanakan di tempat peristiwa dengan mempertimbangkan hal-hal antara lain seperti netralitas, efisiensi, efektifitas, keamanan dan ketertiban,” pungkasnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Donoharjo Tingkatkan Kesadaran akan Kebersihan Melalui Lomba

Sleman – Salah satu cara untuk melakukan akselerasi atau percepatan pembangunan adalah dengan penyelenggaraan lomba karena akan memotivasi masyarakat untuk bergerak.

Hal tersebut yang terlihat di beberapa Padukuhan, saat pelaksanaan penilaian pada event lomba kebersihan antar padukuhan se-Kalurahan Donoharjo, Minggu (9/7/2023).

Kegiatan ini sendiri diselenggarakan sebagai salah satu rangkaian acara Peringatan Hari Jadi Kalurahan Donoharjo yang ke-75 dan pemenang akan diumumkan pada malam pentas seni tanggal 15 Juli 2023 di Embung Jetis Suruh.

Ketua Tim Penggerak PKK Donoharjo Tri Rahayu, yang juga bertindak sebagai Ketua Perlombaan menjelaskan bahwa kriteria penilaian dalam lomba ini meliputi kebersihan jalan dusun dan kebersihan area pemukiman, keindahan penataan visual tanaman dan pekarangan, penghijauan, Kreatifitas/Inovasi meliputi warung hidup dan apotik hidup.

“Penilaian juga meliputi kerja bakti lingkungan secara berkala, aktivitas bank sampah serta pengelolaan sampah,” tegasnya.

Untuk menjaga objektivitas penilaian, penjurian dilakukan dari pihak luar Kalurahan Donoharjo yaitu dari Dinas Lingkungan Hidup diwakili oleh E. Mustika Dewi dan Dewi Setyowati, dari Puskesmas Ngaglik 2 oleh Lina Kurniati, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kapanewon Ngaglik yaitu Eny Nur Widayati.

Tri Rahayu berharap lingkungan di wilayah Donoharjo selain indah, juga bersih dan sehat.

“Saya berharap agar pelaksanaan lomba kebersihan lingkungan dapat diadakan setiap tahun sehingga upaya dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat dapat tercapai secara berkesinambungan,” ujar Tri Rahayu.

“Semoga kegiatan lomba kebersihan ini dapat dimasukkan sebagai kegiatan rutin pada rangkaian kegiatan hari jadi Donoharjo karena selain untuk menumbuhkan semangat warga agar selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar, memanfaatkan lahan pekarangan rumah sebagai warung hidup atau apotik hidup untuk kebutuhan sehari-hari, serta mampu mengelola sampah rumah tangga dengan baik dan bermanfaat,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu juri, E. Mustika Dewi berharap kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat untuk sadar akan kebersihan lingkungan.

“Saya berharap warga lebih peduli karena warga ujung tombak dari kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan. Di DLH juga banyak program yang bisa diakses seperti Kampung Hijau, Kampung Iklim, diharapkan masyarakat dengan kesadaran nya dapat termotivasi dan turut bergabung dengan kami,” harapnya.

Dirinya juga berpesan agar masyarakat untuk merawat sarana dan prasarana kebersihan yang ada. (Endarwati/KIM Donoharjo Ngaglik)




33.388 Warga Condongcatur Berhak Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2024

Sleman – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) secara  Nasional pada hari Minggu 2 Juli 2024 dengan total pemilih pemilih. Dengan jumlah pemilih laki laki dan jumlah pemilih perempuan pemilih.

Menurut Ketua PPS Condongcatur, Wuri Handayani, pada Pemilu tahun 2024 ini, Kalurahan Condongcatur memiliki DPT sebanyak jiwa, terbagi dari pemilih laki-laki dan pemilih perempuan. Jumlah tersebut tersebar di 137 TPS, 133 TPS Reguler dan 4 TPS Khusus yang berada di kampus UPN Yogyakarta dan Stikes Guna Bangsa

“Pada hari Kamis 6 Juli 2023, PPS Condongcatur telah menerima salinan hardcopy DPT dari KPU Sleman melalui PPK Depok, dan sesuai arahan dari KPU Sleman bahwa pemasangan DPT secara Serentak dilaksanakan hari ini Jumat 7 Juli 2023,” jelas Wuri, Jumat (7/7/2023).

Terkait dengan hal itu, Wuri mengatakan bahwa pada PPS Condongcatur telah memasang salinan DPT di Papan Pengumuman Kalurahan Condongcatur dan mendistribusikan DPT ke TPS di Padukuhan melalui bantuan Pantarlih.

Selanjutnya Pantarlih kemudian serentak memasang salinan DPT di papan pengumuman yang ada di Balai RT/RW/Calon Lokasi TPS atau tempat strategis lainnya yang tersebar di 133 titik di sekitar wilayah TPS

“Diharapkan Warga masyarakat Condongcatur untuk meneliti atau cek namanya masing masing sudah terdaftar atau belum menjadi pemilih pemilu 2024 di DPT yang dipasang di 133 titik tsb atau cek secara online melalui ,” Retno mengingatkan. (Wasana/KIM Depok)




Pentingnya Public Speaking dalam Bisnis Direct Selling

Sleman – Untuk peningkatan kapasitas bagi pelaku direct selling, Komunitas Anti Riba (Karib) mengadakan training public speaking bagi anggotanya pada hari Jum’at (8/7/2023) di Jl. Baturan Raya Yogyakarta.

Sebanyak 30 orang anggota Karib yang ada di wilayah Yogya dan sekitarnya menjadi peserta dalam pelatihan yang merupakan angkatan ke 5 ini.

Pipindiati, salah satu leader yang ditemui di Kantor Best Corp Syariah, Master Regional Yogyakarta menyampaikan bahwa pelatihan public speaking yang dilaksanakan ini merupakan bentuk pembekalan kepada mitra dalam rangka memasarkan bisnis syariahnya.

“Sedangkan untuk product Knowledge-nya diberikan oleh perusahaan melalui zoom meeting dalam bahasan sustainable Agriculture Development/ Pembangunan Pertanian Berkelanjutan yang disampaikan oleh Praktisi Pertanian Terpadu dan Konsultan Pertanian dari perusahaan,” ujar Pipindiati.

Sony Kholid, Trainer Public Speaking dalam materinya menyampaikan kiat kiat dalam memasarkan bisnis Syariah. Diawal Sony menyampaikan tentang pemanasan yang didalamnya terdapat 6 sub point agar dalam melakukan komunikasi dengan benar dan luar biasa.

“Keenam point tersebut adalah senyum, kontak mata, antusiasme, bahasa tubuh, lelucon dan intonasi,” ungkap Sony.

Adapun cara mengawali introduction yang baik dan benar, Sony melakukan komunikasi yang luar biasa dengan 4 hal yaitu sapa, bertanya, perkenalan dan maksud tujuan

“Dalam memperkenalkan bisnis syariahnya perlu dilakukan presentasi atau penjelasan yang memuat tentang edukasi singkat, penjelasan bentuk bisnis apakah konsep konvensional atau konsep networking, dan cara gabung serta cara kerjanya,” terangnya.

“Dalam mengajak mitra untuk bergabung di bisnis syariah perlu diperhatikan tentang faktor untuk edukasi yaitu special customer dan special time/moment,” imbuhnya.

Sony mengingatkan kepada peserta bahwa mengajak mitra untuk bergabung di bisnis tidaklah berjalan mulus, sehingga tetap dibutuhkan cara atau sikap yang elegan. Sony memberi tips untuk closing dengan meninggalkan kesan yang bagus, tetap membina hubungan, meyakinkan mitra untuk bergabung dan bekerja sama suatu saat serta selalu mengingatkan berulang kali.

Kegiatan training yang dilakukan dengan praktek langsung ini berlangsung sangat menarik dengan ditandai banyaknya tanya jawab dan diskusi dengan peserta. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)