Menggugah Kesadaran Partisipatif Pemilih Muda

Sleman – Untuk menggugah kesadaran partisipatif dalam kepemiluan sekaligus menyosialisasikan tahapan pemilu 2024, PPK Ngaglik dan PPS Sukoharjo bekerjasama dengan SMA N 2 Ngaglik menggelar dialog interaktif bersama pengurus OSIS Padmawidya di lingkungan sekolah SMA N 2 Ngaglik, Kamis (27/7/2023).
“Dengan sistem one man one vote dalam pemilu, pemilih pemula (generasi muda) mempunyai satu suara yang setara dengan pemilih dewasa, sehingga penting rasanya untuk terus mendorong partisipasi dari kawula muda agar tidak ragu ataupun abai menggunakan hak suara mereka dalam pemilihan umum tahun 2024,” ujar Dita Hendri Irawan, Ketua PPK Ngaglik.
Kegiatan dialog interaktif ini sendiri di kemas menjadi dua sesi berupa fun games (kuis) kepemiluan dan podcast kepemiluan. Dalam acara fun games kepemiluan beragam isu mengenai tahapan pemilu, pentingnya menggunakan hak pilih, pentingnya menyaring informasi kepemiluan dilontarkan kepada siswa- siswi, dijadikan kuis dan kemudian di diskusikan bersama dalam forum. Sedangkan pada sesi podcast kepemiluan, Achmad Novrizal Hidayat (Kadiv Sosialisasi PPK Ngaglik), Diah Retnowati (Kadiv Perencanaan data dan informasi PPK Ngaglik) bertindak sebagai host yang memantik informasi pengetahuan kepemiluan dari generasi muda yang diwakili oleh Iza Vinda Kusuma Wahyu (Ketua Osis) dan Vinka Leorinata.
“Di luar dugaan, ternyata dalam usia belia mereka, pengurus OSIS di SMAN 2 Ngaglik mempunyai kepedulian, keberanian berargumen dan pengetahuan yang memadai tentang pemilihan dan pelaksanaan pemilu. Dengan adanya beberapa informasi baru yang tersaji hari ini, harapannya mereka akan semakin tergugah semangat partisipasinya dalam pelaksanaan Pemilu tahun 2024,”ujar Ahmad Novrizal.
Sementara itu, Suratminingsih perwakilan SMAN 2 Ngaglik menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh penyelenggara Pemilu di tingkat Kapanewon Ngaglik ini. Dirinya berharap seluruh civitas akademi dilingkungan SMA 2 Ngaglik yang telah memiliki hak suara tidak menjadi anti memilih dalam gelaran Pemilu 2024.
Sementara itu, Sansan, siswa SMA 2 Ngaglik menyatakan harapannya terhadap pemilu yang akan berlangsung pada 14 februari 2024 nanti.
“Sebagai generasi muda, saya berharap para pemimpin yang dihasilkan dari kegiatan pemilu tetap amanah, tidak melakukan korupsi, menepati apa yang dijanjikan dan barangkali penting juga mempunyai independensi dalam membela kepentingan masyarakat yang memilih, tidak sekedar menjadi boneka dari pihak lain,” harap Sansan. (DHI/KIM Ngaglik)



