Melihat Jembatan Warna-Warni di Kapanewon Tempel

Sleman – Sekitar 3 km dari jembatan kembar kali Krasak jalan Magelang ke arah hilir, terdapat sebuah jembatan kecil yang melintas kali yang sama. Jembatan ini menyambungkan dukuh Banaran, Ngluwar Magelang Jawa Tengah ,dengan dukuh Jlapan Pondokrejo, Tempel, Sleman, DI Yogyakarta.
Jembatan ini sendiri dimaksudkan untuk para pejalan kaki atau kendaraan roda 2, namun ada juga kendaraan roda 4 yang lewat.
Konstruksi jembatan ini cukup unik, mempunyai deretan 13 pilar penyangga yang rapat. Karena ketingggian tiang-tiang jembatan berada di bawah permukaan jalan, maka bentuk jembatan menjadi melengkung kebawah, di bagian tengah titik paling rendah. Selain itu, ada pula tiang beton yang dicat berbagai warna di sepanjang jembatan tersebut.
Menurut penuturan Wawan Hs , penduduk setempat yang juga saksi mata saat pembangunannya, jembatan ini dibangun pada tahun 2000 – 2001.
“Pembangunan jembatan ini didanai oleh APBN dan mengerahkan penduduk kedua desa yang berseberangan,” terang Wawan pada Selasa (1/8/2023).
Ia menuturkan, campuran beton yang dipakai adalah 1:1 menjadikannya jembatan ini sangat kuat. Seluruh jembatan itu seolah-olah menjadi sebuah konstruksi beton yang kokoh, panjang dan masif (wutuh) yang sebagian tertanam ke dalam tanah.
“Penduduk sangat berterima kasih atas dibangunnya jembatan itu dan pada waktu jembatan itu selesai dibangun mereka mengadakan selamatan syukuran,” kenang Wawan.
Ketahan jembatan itu terbukti ketika pada tahun 2010 lahar menerjang lubang-lubang di bawahnya dan menyumbatnya dengan pokok-pokok kayu, sehingga lahar meluap dan melewati atas jembatan, tapi jembatan itu tetap bertahan. (Sadhono Hadi/KIM Tempel)



