Enviro Fest, Bentuk Kepedulian UII Terhadap Masalah Sampah di Sleman

Sleman – Program Studi Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Enviro Fest di Hall & Inner Court FTSP UII, Gedung Muhammad Natsir, Kampus Terpadu UII, Jalan Kaliuran Km. 14,5. Berlangsung pada Sabtu (5/8/2023), festival lingkungan ini mengambil tema Recycle Fair: Connect, Leart, Act.

Hijrah Purnama Putra, Ketua Panitia Enviro Fest  menuturkan bahwa kegiatan ini terselenggara sebagai respon isu pengelolaan sampah Yogyakarta serta ditutupnya TPA Piyungan.

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Teknik Lingkungan FTSP UII ini menambahkan bahwa konsep acara yang ditampilkan adalah talkshow dan edukasi dengan menghadirkan komunitas yang aktif mengelola sampah.

“Dengan konsep dua materi, harapnya pengunjung bisa mengambil lebih banyak ilmu karena sekalian bisa praktek lansung dari pemateri sesuai bidang usaha yang dikelolanya. Pematerinya dari pelaku usaha yang menggunakan  bahan dari sampah,” ujarnya.

Hijrah mengatakan, Enviro Fest ini juga menghadirkan 10 stand yang menampilkan berbagai metode pengolahan sampah serta produk kerajinan berbahan sampah.

“Harapannya dengan adanya stand tersebut pengunjung bisa belajar berbagai cara pengelolaan sampah di sesuaikan dengan kondisi yang ada. Serta mendapatkan inspirasi usaha dari bahan baku dari sampah,” tambah Hijrah yang juga merupakan Ketua Jejaring Pengelola Sampah Mandiri (JPSM) Sehati Sleman. (Kusnadi/KIM Berbah)




SMAN 1 Sleman Gelar Perayaan HUT yang ke-60

Sleman – SMAN 1 Sleman menggelar acara perayaan HUT nya yang ke-60 pada 5-6 Agustus 2023 di SMAN 1 Sleman yang berlokasi Jl. Magelang Medari, Sleman. Rentang waktu 1 Agustus 1963 –  1 Agustus 2023 cukup Panjang untuk sekolah yang telah banyak melahirkan segudang prestasi dan sejumlah tokoh diberbagai level ini.

Sejak didirikan enam dekade lalu, sekolah ini telah berhasil menyediakan pendidikan berkualitas dan menjadi wahana bagi generasi muda untuk meraih mimpi mereka.

Dalam 60 tahun perjalanannya, sekolah ini telah menghasilkan banyak alumni yang sukses di berbagai bidang kehidupan, mulai dari akademisi, profesional, hingga tokoh masyarakat yang menginspirasi.

“Salah satu hal yang membuat SMAN 1 Sleman begitu istimewa adalah para pendidiknya. Para guru tidak hanya menjadi pendukung belajar siswa, tetapi juga menjadi panutan dalam membentuk karakter yang kuat dan penuh integritas. Semangat kebersamaan dan kerjasama di antara para siswa juga menjadi kekuatan utama yang membuat sekolah ini menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar dan tumbuh bersama,” ungkap Ermin Setiyawati dari Seksi Acara Peringatan HUT ke-60 SMAN 1 Sleman.

Ia menambahkan, agenda yang disusun selama dua hari ini merupakan kolaborasi antara alumni dan sekolah, yakni meliputi pada hari Sabtu digelar rangkaian Lomba koor mars Wisnu Murti ( Ikatan Alumni SMAN 1 Sleman ), Donor darah kerjasama dengan UAD ( Universitas Ahmad Dahlan), Parade Band alumni, Bazar alumni  dan stand Dukcapil yang dikomandani oleh Kepala Dinas Dukcapil,  Susmiarto alumni 85.

“Selanjutnya juga diadakan Pemilihan ketua alumni serta Pelantikan pengurus 2023/2028 dan penapilan Karawitan siswa, serta pementasan Kethoprak Wisnumurti kolaborasi alumni, siswa, guru dengan Lakon Pletheke Negeri Ngayogyokarto yang ditulis oleh Agus Suprihono alumni 80 serta Bintang tamu Rektor UNY  Prof. Sumaryanto dan Fadmiyati, Kepala Sekolah SMAN 1 Sleman,” terangnya, Sabtu (5/8/2023).

Sementara itu pada Minggu 6 Agustus dengan rangkaian Karnaval tema Budaya dan peduli lingkungan, Senam massal, Flashmob serta Pembagian doorprize dan Pengumuman kejuaraan koor dan Karnaval. (Arief Hartanto)




Peringatan Kemerdekaan RI, Momentum Wujudkan Human Relation Antar Pegawai

Sleman – Momentum peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan manajemen komunikasi yang baik dan Human Relations antar pegawai. Oleh karena itu, Pemerintah Kapanewon Gamping menggelar kegiatan perlombaan permainan khas peringatan kemerdekaan di halaman kantor Panewu Gamping, Jumat (4/8/2023).

Lomba yang menyediakan doorprize bagi pemenangnya diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Kapanewon Gamping yang meliputi Jawatan Sosial, Jawatan Kemakmuran, Jawatan Keamanan, Jatan Praja, Jawatan Umum, Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Simpan Pinjam, Program Keluarga Harapan (PKH), Balai Penyuluhan Keluarga Berencana, Komando Rayon Militer 17/GP, serta Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Gamping.

Adapun jenis perlombaan yang diselenggarakan berupa lomba makan kerupuk, lomba berjalan sambal membawa kelereng menggunakan sendok dengan tanggan kiri, dan lomba balap karung yang diinisiasi oleh Panewu Anom Kapanewon Gamping, Dewanto Tri Nugroho.

“Saat ini adalah momentum pas tepat bagi kami guna menjalin silaturahmi yang tidak hanya di dalam bekerja saja. Melainkan dalam suasana yang penuh keceriaan dan keseruan lomba sebagai sarana refreshing dapat membuat rasa kekeluargaan semakin erat, serta menumbuhkan semangat dalam menunaikan tugas keseharian,” ujar pria yang akrab disapa Dewo.

Menurutnya, dalam perlombaan yang bernuansa hiburan tersebut, dapat dibangun hubungan vertical-horizontal yang mencair sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hubungan antar sumberdaya manusia di dalam organisasi. Selain itu, kegiatan ini bisa menjadi alternatif kegiatan di luar ruangan yang hemat dalam pembiayaan namun bermanfaat untuk membangun Human Relations.

“Human Relations mencakup beberapa aspek kejiwaan yang ada pada diri manusia antara lain meliputi sikap dan pribadinya, tingkah laku, sifat maupun wataknya guna mencegah maupun mengatasi kesenjangan interprestasi dan kesenjangan komunikasi diantara pegawai yang saling berinteraksi,” imbuh Dewo.

Dengan terjalinnya hubungan baik antar pegawai di lingkungan Pemerintah Kapanewon Gamping akan mempengaruhi kondisi dan lingkungan kerja dalam melaksanakan tugas kedinasan serta membangun kerja tim yang solid. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Gerakan Memilah Sampah Kapanewon Depok

Sleman – Dengan memperhatikan perkembangan terbaru terkait pengelolaan sampah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, sekaligus menindaklanjuti adanya Surat Edaran dari Pemerintah Kabupaten Sleman Nomor 035 Tahun 2023 tentang Penutupan Pelayanan TPA Regional Piyungan dan Surat Edaran Pemerintah Kabupaten Sleman Nomor 0037 Tahun 2023 tentang Pedoman Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kawasan Perkantoran Pemerintah Kabupaten Sleman, maka Kapanewon Depok menginisiasi Gerakan Depok Memilah Sampah atau disingkat GEDE LAMPAH.

Surat Edaran Nomor 660/0582 yang ditandatangani oleh Panewu Depok, Wawan Widiantoro itu menginstruksikan secara serius kepada masyarakat untuk mengurangi “produksi” sampah dalam semua aktivitasnya.

“Termasuk meminimalkan sampah anorganik dalam semua acara pertemuan yang diselenggarakan lembaga pemerintahan, perkantoran, lembaga pendidikan, perusahaan, dan lain-lain,” ujar Wawan, Sabtu (5/8/2023).

Selain itu, Wawan juga mengharuskan masyarakat Depok melakukan pengelolaan sampah secara mandiri.

“Melakukan pemilahan sampah secara mandiri sejak dari sumbernya, dari tingkat rumah tangga sampai ke lokasi yang menjadi antivitas seperti pasar, sekolah, kampus, tempat ibadah, dan sebagainya Dengan memilah sampah organik dan anorganik,” lanjutnya.

Wawan kemudian memberikan contoh untuk sampah organik bisa dikelola melalui ditimbun di jugangan, dibuat kompos, untuk pakan ternak, atau dibuat ecoenzym.

“Sedangkan sampah anorganik dibawah ke Kelompok Pengelola Sampah Mandiri (KPSM), Bank Sampah, Sedekah Sampah, pengumpul sampah, dan sebagainya,” papar Wawan.

Kemudian kepada Kelompok Pengelola Sampah Mandiri (KPSM), Wawan juga meminta agar semakin mengoptimalkan kontribusi dan perannya dalam proses edukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah.

Surat Edaran yang ditujukan kepada kepala instansi, pimpinan lembaga, Lurah, Dukuh, ketua kelompok masyarakat, tokoh masyarakat, dan semua warga masyarakat Depok ini diharapkan dapat menjadi penyemangat untuk lebih bijak dan tepat untuk mengelola sampah, guna menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, asri, dan juga sehat. (Athiful/KIM Depok)




Peringati Hari Pramuka, Kwartir Cabang Pramuka Sleman Gelar Jalan Sehat, Lomba Mewarnai, dan Lomba Melukis

Kalasan – Dalam Rangka memperingati Hari Pramuka Ke-62, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sleman menggelar acara Jalan Sehat, Lomba Mewarnai, dan Lomba Melukis yang diikuti oleh berbagai kalangan, baik umum untuk jalan sehat, PAUD dan TK untuk lomba mewarnai, dan anak SD untuk lomba melukis. Perhelatan dalam rangkaian peringatan Hari Pramuka yang jatuh pada tanggal 14 Agustus itu dilaksanakan di Kampung Pramuka Desa Wisata Dewa Bromo, dusun Bromonilan, Purwomartani Kapanewon Kalasan, Sabtu (5/8/2023).

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sleman Eri Widaryana menuturkan, rangkaian kegiatan yang meliputi jalan sehat, mewarnai dan melukis di Kampung Pramuka dimaksudkan sebagai syiar pendidikan kepramukaan kepada masyarakat.

“Dengan demikian masyarakat dapat mengetahui dan memahami secara langsung, karena didalam kepramukaan itu sebagai wadah pembinaan generasi muda yang efektif dan efisien,” ujar Eri.

Melalui Gerakan Pramuka, lanjut Kak Eri,  diharapkan tercipta generasi yang tangguh dan memiliki kompetensi sebagai modal membangun masa depan bangsa.

“Pramuka memiliki semangat mengabdi, pengabdian itu ada dimana-mana dengan penuh rasa senang, maka Pramuka itu disini senang, disana senang, dimana-mana hatinya senang,” pungkas Eri.

Lomba mewarnai dan melukis bagi Play Group dan SD diikuti oleh lebih dari dua ratus anak. Mereka berasal tidak hanya dari wilayah Kabupaten Sleman, tetapi se DIY dan Jateng.

Setelah dilakukan penilaian, diperoleh hasil sebagai berikut, yaitu untuk mewarnai katagori PAUD, Juara Satu hingga Harapan masing-masing adalah Aurelya Ayundya, Alesha Azkya Alfatunisa, Janisya Avia dan Aniva Reina Justa. Mewarnai katagori TK keluar sebaga juara masing-masing adalah Aleesha Afsheen, Wisanggeni Ransi, Elisa Navia Zahira, Elmira Agrevinadira Yasmine dan Andhanu Khalil Radhika.

Tiga orang Juri yang terdiri dari Bambang Joko Gambiro, Fuad AN dan Kartono itu melalui penilaiannya juga berhasil menentukan kejuaraan untuk katagori lomba melukis tingkat SD kelas 1-3 dan 4-5. Untuk katagori kelas 1-3 berturut-rurut dari juara satu sampai harapan adalah Tisya Faundra, Pelangi Aqila Fatin, Amora Reyna Natya, Ainara Lutfia dan Valinka Queenov P. Sedang untuk melukis katagori SD kelas 4-6 juaranya adalah Bagus Putra Tama, Jaya Kusuma, Ferli Evelin, Diajeng Arumdatny dan Kristala A Dewani.

Kegiatan dalam konsep outdoor itu juga dihadiri unsur dinas Pariwisata, Dikpora, Satpol PP, dinas Pendikan dan Forkompim Kapanewon Kalasan juga ditampilkan berbagai kesenian dalam bentuk tari yang dibawakan oleh Pramuka Siaga dan Penggalang. (Tri Joko S /KIM Kalasan)