TKPKD Sleman Salurkan Sembako bagi Masyarakat Kurang Mampu

Sleman – Bertempat di Aula Pangripta Bappeda Sleman, Wakil Bupati Sleman yang sekaligus Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Sleman Danang Maharsa menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat Sleman yang membutuhkan, Selasa (15/8/2023).

Sejumlah 88 paket sembako yang diserahkan merupakan hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Sleman dan Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) Merdeka. Hadir mendampingi Danang adalah Kepala Bappeda Sleman, Dwi Anta Sudibya.

Danang menyatakan bahwa TKPKD Sleman selalu mencari jalan terbaik dalam upaya menekan angka kemiskinan yang terdapat di bumi Sembada. Berbagai inovasi akan dilakukan lagi ke depannya untuk mencapai tujuan dimaksud.

“(Bantuan ini) jangan dilihat besar kecilnya. Ke depan semoga bisa memberikan lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Sementara Kepala Bappeda Sleman, Dwi Anta Sudibya menyampaikan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Gebyar TJSP Merdeka beberapa waktu lalu. Forum TJSP memberikan dana 2.3 milyar dan sebagiannya disisihkan untuk bantuan sembako untuk masyarakat kurang mampu.

“Ke depan kita akan agendakan dan manfaatkan dana tersebut untuk penanganan kemiskinan, harapannya semoga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat kurang mampu,” jelas Dwi. (Athiful/KIM Depok)




Pentingnya Jaga Konsistensi Netralitas TNI Dalam Pemilu 2024

Sleman – Demi menjaga netralitas prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara konsisten menjelang pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak tahun 2024 khususnya di wilayah Kapanewon Gamping maka Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo didampingi Staf Kesekretariatan menyambangi Markas Komando Rayon Militer (Koramil) 17/GP, Rabu (16/08/2023).

Jajaran Panwaslu Kecamatan Gamping tersebut diterima secara langsung oleh Wakil Komandan Koramil 17/GP, Kapten Wahyani di ruang kerjanya. Pihaknya merespon positif atas inisiatif dari Pimpinan Panwaslu kecamatan Gamping terkait konsistensi prajurit TNI aktif agar tetap menjaga sikap netral dalam pemilu 2024 mendatang sehingga tidak ada pandangan negatif dari masyarakat.

Adnan mengungkapkan bahwa koordinasi dengan stakeholder selalu dilakukan oleh Panwaslu Kecamatan Gamping mengingat jumlah sumberdaya manusia pengawasan yang dimiliki sangat terbatas. Menurutnya, dalam menjaga integritas dan profesionalitas aparatur negara, termasuk di dalamnya prajurit TNI aktif harus bersikap netral dan tidak melakukan politik praktis artinya tidak boleh berpihak kepada kepentingan atau pengaruh pihak manapun dalam kontestasi pemilu.

“Netralitas sangat penting karena jangan sampai terjadi kekuasaan penguasa anggaran dan program yang melekat menjadi kekuatan yang dimanfaatkan untuk mengarahkan masyarakat pada kekuatan politik tertentu sebagai kontestan pemilu 2024. Hal ini sangat membahayakan keutuhan bagi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” ungkap Adnan.

Senada dengan hal tersebut, Kapten Wahyani menyatakan dukungannya terhadap Pimpinan Panwaslu Kecamatan Gamping sesuai dengan perintah Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro, Mayor Jenderal Widi Prasetijono agar seluruh prajurit TNI wajib mentaati seluruh perintah yang dikeluarkan berkaitan dengan pemilu demi menjaga konsistensi netralitasnya.

Dalam perintahnya menyebutkan seluruh prajurit TNI agar tidak memihak dan tidak memberikan dukungan kepada partai politik manapun beserta pasangan calon yang diusung serta tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis. Selain itu, tidak memberikan fasilitas tempat maupun sarana dan prasarana milik TNI kepada pasangan calon dan partai politik untuk digunakan sebagai sarana kampanye.

“Bahkan prajurit TNI dilarang memberikan komentar, tanggapan, dan mengupload apapun tentang hasil hitung cepat sementara yang dikeluarkan oleh lembaga survey. Jika prajurit TNI terbukti melakukan politik praktis, memihak dan memberikan dukungan kepada partai politik tertentu, serta calon yang diusung maka akan ditindak tegas,” imbuh Kapten Wahyani.

Di akhir perbincangan, ditegaskan pula bahwa prajurit TNI yang berstatus purnawirawan diperbolehkan dalam berpolitik, namun tidak sesuai jika menggunakan atribut TNI karena hal tersebut menjadi simbol netralitas yang harus dijaga. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Anggota Paskibraka Kabupaten Sleman Dikukuhkan

Sleman – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengukuhkan 38 Siswa tingkat SMA sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Kabupaten Sleman bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (15/8) malam.

Pengukuhan tersebut ditandai dengan penyematan atribut dan penyerahan duplikat bendera pusaka oleh Bupati Sleman kepada perwakilan Paskibraka Kabupaten Sleman.

Seluruh anggota Paskibraka telah mengikuti seleksi dan pemusatan latihan Calon Paskibraka Kabupaten Sleman tahun 2023 di Balai Besar Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat (BBPPM) DIY.

Selain itu, para anggota Paskibraka berlatih di lapangan Pemda Sleman sejak tanggal 17 Juli 2023 lalu. Sementara mulai 10 Agustus 2023 Paskibraka ini melakukan latihan di Lapangan Denggung tempat upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Kabupaten Sleman akan dilaksanakan.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan bahwa anggota Paskibraka adalah pemuda-pemudi pilihan yang mendapatkan kehormatan dan kepercayaan untuk mengemban tugas negara pada hari bersejarah.

Menurutnya tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk terpilih menjadi anggota Paskibra yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT RI ke-78 tingkat Kabupaten Sleman.

Ia juga berpesan ketugasan pada 17 Agustus mendatang agar dijadikan sebagai tonggak penting dan tonggak bersejarah dalam melangkah ke depan, mempersiapkan diri untuk menjadi putera- puteri terbaik bangsa.




Masyarakat Diimbau Berperan Aktif dalam Penyelenggaran Pemilu 2024

Moyudan – Guna meningkatkan partisipasi pemilih dan mengantisipasi konflik pada Pemilu 2024, PPS Sumbersari Moyudan, Sleman melakukan sosialisasi yang  dilakukan serentak di 11 Padukuhan pada hari Selasa malam (15/8/2023).

Materi sosialisasi yaitu Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu dan Antisipasi Konflik dalam Pelaksanaan Pemilu. Bertindak sebagai narasumber adalah 3 orang Anggota PPS Sumbersari, 3 orang sekretariat PPS, Babinsa,Babinkamtibmas dan 3 orang dari Pamong Sumbersari yang bertugas serentak di 11 Padukuhan.

Menurut C. Nina Widyaningsih Devisi Sosialisasi, SDM PPS Sumbersari bahwa kegiatan tersebut merupakan kerjasama antar PPS Sumbersari dan Pemerintah Kalurahan Sumbersari. Dirinya berharap dengan kegiatan tersebut, masyarakat nantinya bisa berperan aktif baik sebagai penyelenggara di tingkat TPS dan juga sebagai Pemilih. 

“Warga masyarakat jangan golput, dan bisa turut serta membantu kondusifitas sebelum pemilu, dalam pelaksanaan Pemilu dan pasca Pemilu,” tutur Nina.

Hal senada juga disampaikan Junaidi sekretaris PPS yang juga Carik Sumbersari. Ia menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dibarengkan dengan pembentukan Jaga Warga di 11 Padukuhan.

“Hal tersebut merupakan wujud kerja sama dan sinergitas antara PPS dan Pemerintah  Kalurahan Sumbersari,” ujar Junaidi.

Junaidi menambahkan bahwa salah satu indikator keberhasilan Pemilu adalah tingginya partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih dan suksesnya pemilu adalah tidak ada konflik dalam pelaksanaannya.

“Pada pemilu 2019 tingkat partisipasi pemilih di Sumbersari cukup tinggi yaitu 80 % pilih dan tidak ada konflik. Semoga di Pemilu 2024 lebih meningkat,” pungkas Junaidi. (Giek/ KIM Sumber Biwara Moyudan )




Paskibraka Prambanan Dikukuhkan Bersamaan dengan Pembaretan Linmas Bokoharjo

Sleman – Paskibraka Kapanewon Prambanan resmi dikukuhkan pada Selasa (15/8/2023) di Aula Riptaloka Kapanewon Prambanan. Pengukuhan juga dilakukan dengan berbarengan dengan diresmikannya Linmas Kalurahan Bokoharjo, Prambanan. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Panewu Prambanan, Siti Wahyu Purwaningsih.

Dalam kesempatan tersebut, Siti Wahyu Purwaningsih menegaskan pentingnya peran Paskibra dalam membawa semangat cinta tanah air dan kesadaran akan simbol-simbol kebangsaan. Ia juga memberikan apresiasi yang tulus pada kontribusi dan pengabdian Linmas Kalurahan Bokoharjo dalam menjaga ketertiban dan keamanan di tingkat lokal.

“Jumlah paskibra yang dikukuhkan berjumlah  84 siswa merupakan putra dan putri terbaik yang berasal dari 6 sekolah menengah atas (SMA) maupun sekolah menengah Kejuruan (SMK) di kapanewon Prambanan, sedangkan Linmas Bokoharjo yang dilakukan pembaretan berjumlah 23 anggota,” ujarnya.

Berbicara kepada para anggota Paskibra yang baru saja dikukuhkan, Ibu Panewu mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan stamina. Ia juga berpesan untuk menjaga kondisi tubuh mereka agar tetap bugar menjelang pelaksanaan upacara 17 Agustus 2023.

Sementara untuk Linmas, Siti Wahyu Purwaningsih berharap agar Linmas tidak hanya sebagai penjaga lingkungan, tetapi juga mampu memberdayakan diri melalui pengembangan ekonomi.

“Penghargaan yang diberikan kepada Linmas tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga menjadi pijakan untuk mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan mereka,” ungkap Siti. (Agus Prasetyo – KIM Gerbang Paris Prambanan)