TK ABA Bayen Purwomartani Ikuti Lomba Apresiasi Gugus PAUD Tingkat Kabupaten

Kalasan – TK ABA Bayen, Purwomartani, Kapanewon Kalasan, mengikuti Program Kegiatan Lomba Apresiasi Gugus PAUD tingkat Kabupaten Sleman, Rabu (30/8/2023). TK ABA Bayen merupakan representasi dari Gugu IX Kalasan, dengan menyertakan Imbas 1 Kelompok Bermain (KB) Dewi Masyitoh Dukuhsari dan Imbas 2 SPS Permata Hati Bayen.
Beberapa yang menjadi obyek penilaian meliputi Manajemen Gugus, Manajemen PAUD, Manajemen Sarana dan Prasarana, Partisipasi Masyarakat, Keunggulan dan Prestasi serta Manajemen Pembelajaran. Sesuai Profil yang disampaikan, prestasi bukan hanya sebatas prestasi peserta didik, akan tetapi juga prestasi pendidiknya dan prestasi Kepala Lembaganya.
Kehadiran Tim yang dipimpin Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat , Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Darwijaka dan Tim Gugus Inti, Mayang Sutrisna, diterima Panewu Kalasan Djoko Muljanto di TK ABA Bayen. Dalam pelaksanaan evaluasi kemudian tim dipecah untuk melaksanakan penilaian di tiga lokasi, masing-masing di TK ABA dan ke Imbas 1 dan 2.
Panewu Kalasan Djoko Muljanto dalam sambutan penerimaan Tim mengatakan, TK ABA yang betdiri sejak tahun 60 an, sebagai representasi dari Gugus IX mengikuti Lomba Apresiasi Gugus PAUD di 2023.
“Keberadaan TK ABA telah memberikan kontribusi terhadap upaya mencerdaskan kehidupan anak-anak. Keberadaan juga telahelahirkan banyak generasi yang kini tumbuh dan berkembang menjadi generasi cerdas dan berakhlak,” ujar Djoko.
Keberadaan TK ABA, lanjut Djoko, banyak didukung oleh Pemerintah Kalurahan. Tetapi menurutnya, peran serta masyarakat jauh lebih banyak, baik dalam lingkungan belajar mengajar, dukungan sarana prasarana maupun dukungan swadaya lainya. Untuk itu ia mengharapkan agar peran partisipasi masyarakat ditingkatkan, karena kekuatan ada pada peran masyarakat.
“Tentu terkait proses belajar mengajar ada pada para pendidik dan peserta didik,” tukasnya.
Selama pelaksanaan evaluasi juga di display beberapa produk dari pokja-pokja yang ada, terutama Pokja Kewirausahaan. Proses evaluasi dilakukan melalui kunjungan, pencermatan administrasi dan dokumen serta wawancara langsung dengan fihak-fihak yang terlibat dalam kegiatan TK, KB dan SPS.
Usai pelaksanaan penilaian, beberapa rekomendasi yang dihimpun dalam kesan dan pesan juga diberikan. Rekomendasi secara garis besar menyangkut administrasi dan pelaporan, peningkatan kenyamanan lingkungan, sirkulasi udara dalam ruang kelas maupun penyinarannya. Dibidang lingkungan seperti kebersihan dan kesehatan. Di samping itu, partisipasi masyarakat juga harus dicatat dengan baik. (Tri Joko S/KIM Kalasan)



