Lomba Senam Sleman Bangkit, Upaya Kalasan Memasyarakatkan Senam Khas Sleman

Kalasan – Sebagai upaya pemasyarakatan Senam Sleman Bangkit (SSB) pemerintah Kapanewon Kalasan bekerjasama dengan PERWOSI Menggelar lomba SSB Sabtu (19/8/2023) di Lapangan Glondong Tirtomartani, Kalasan. Lomba Senam diikuti 18 kelompok berasal dari Kalurahan Tamanmartani, Tirtomartani, Purwomartani dan Selomartani, pembukaan dimulainya lomba dilakukan oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.

Panewu Kalasan Djoko Muljanto dalam pengantarnya melaporkan, kegiatan Senam Sleman Bangkit bertujuan untuk memasyarakatkan SSB diwilayah Kapanewon Kalasan, selain itu juga dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat.

“Dengan membiasakan diri berolahlaraga maka harapanya kesehatan terjaga serta produktivitas tetap prima,” ujar Djoko.

Sementara itu Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat memberikan sambutan menuturkan, SSB merupakan senam khas Sleman, milik masyarakat Sleman.

“Gerakan lincah, sederhana dan mudah dilaksanakan. SSB diciptakan oleh Feri dari Kundha Kabudayan Kabupaten Sleman atas Usul saya,” tutur Kustini.

“Gerakan SSB merupakan perpaduan dari gerak kesenian tari Badui, Kubrosiswo dan Jathilan. Dengan demikian, ketika masyarakat melaksanakan senam sekaligus melestarikan budaya,” imbuhnya.

Oleh karena itu, SSB harus dimasyarakatkan sampai Padukuhan, agar masyarakat membiasakan diri berolahraga yang mudah, murah tetapi menyehatkan.

Menurutnya, dengan kesehatan yang baik, pendidikan baik dan didukung peningkatan ekonomi baik, maka IPM di Sleman akan tinggi, dengan usia rata-rata diatas 70 tahun.

“Saya mengapresiasi dan mendorong masyarakat untuk berolahraga agar tetap bugar, juga dibidang kegiatan perekonomian dan pendidikan. Mari bergiat olah raga, meningkatkan kesehatan, ekonomi dan pendidikan agar Sleman yang Masyarakatnya golong gilik, suka gotong royong agar Kabupaten Sleman maju dan masyarakatnya sejahtera,” pinta Kustini.

Hasil penilaian Dewan Juri Lomba SSB, keluar sebagai Juara 1 dari Padukuhan Pakem, Juara 2 PKK Selomartani, Juara 3 Padukuhan Kadirojo 2. Harapan satu hingga tiga masing-masing berurutan dari  KJS,  Klurak Bugar dan Sorogenen 2.

Pelaksanaan Lomba dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pariwisata Ishadi Zayid,  unsur anggota DPRD dan PERWOSI baik Kabupaten dan Kapanewon. (Tri Joko S/KIM Kalasan)




Sosong Musran, Muhammadyah Sendangtirto Selatan Gelar Wayang Kulit

Sleman – Menyongsong Musran serta memperingati HUT 78 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pimpinan Ranting Muhammadyah  Sendangtirto Selatan mengadakan pertunjukan wayang kulit pada hari Sabtu (19/8/2023) yang berlangsung di halaman Sekolah  Dasar Muhammadyah Pajangan I, Berbah, Sleman , DIY.  Pertunjukan menghadirkan Dalang Ki Dzul Fadllil Azzim dengan lakon Suryo Putro.

Ketua Panitia Acara, Zainuddin mengucapkan bahwa pagelaran wayang kulit ini dalam rangka menyongsong musyawarah Ranting Muhammadyah dan Aisyiyaah Sendangtirto Selatan sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 78 tahun 2023.

“Pagelaran wayang kulit ini sebagai upaya melestarikan budaya kesenian tradisional dan sebagai jawaban bahwa warga Muhammadyah tidak menolak atau menentang adat budaya seni tradisional yang ada di masyarakat,” ucapnya.

Menurut Subarjo  Pimpinan Ranting Muhammadyah Sendangtirto Selatan bahwa Muhammadyah di Kalurahan Sendangtirto bertumbuh dengan baik terbukti di kalurahan Sendangtirto memiliki 3 Sekolah Dasar terdapat 3 ranting yaitu Sendangtirto Selatan, Sendangtirto tengah, Sendangtirto utara.

“Setiap ranting memiliki Muhammadyah, Aisyiyah, pemuda Muhammadyah,iki Nasyiatul Aisyiyah dengan gerakan dan ukhwah masing-masing,” katanya.

“Bahwa pagelaran wayang kulit malam ini atas inisiatif warga Muhammadyah didukung para donatur kader Muhammadyah,” imbuh Subarjo.

Tri Akmeriyadi, Panewu Kapanewon Berbah mengapresiasi terselenggaranya kegiatan pagelaran wayang kulit ini oleh Muhammadiyah ini.

“Semoga dalam musran nantinya berjalan lancar serta menghasilkan keputusan yang memberikan manfaat buat Muhammadyah serta warga masyarakat,” kata Tri.

Menurut Tri, Muhammadyah memiliki peranan penting dalam mendukung pembangunan kapanewon Berbah.

“Kedepan semoga silaturahim Muhammadyah dengan pemerintah semakin meningkat juga dalam mendukung pembangunan baik jasmani maupun rohani,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu ia juga mengatakan bahwa kemerdekaan yang sudah dirasakan saat ini harus dibarengi dengan kemerdekaan dari permasalahan lainnya, terutama sampah.

“Dengan meneladani semangat para pejuang mengusir penjajah sekarang kita berjuang mengusir kemiskinan dan berjuang mengatasi permasalahan sampah. Saat ini adalah momentum yang tepat bekerjasama mengatasi sampah dan kemiskinan, karena permasalahan ini bukan tanggungjawab perseorangan, permasalahan ini menjadi tanggung jawab pemerintah dan masyarakat,” ujar Tri.

“Mengelola sampah dari sumbernya yakni dari rumah tangga sebuah awal pengelolaan sampah secara menyeluruh. Jangan mengotori tetangga dengan sampah,” pesannya lagi.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan wayang secara simbolis dari panewu memberikan tokoh wayang kepada ki dalang sebagai pertanda mengawali pentas wayang kulit dengan lakon Suryo Putro. (Kusnadi/KIM Berbah)




Musyawarah Cabang Muhammadiyah ke-12 dan Aisyiyah ke-11 Kapanewon Seyegan Dilaksanakan

Sleman – Muhammadiyag Cabang Seyegan menggelar Muscab Muhammadiyah ke-12 dan Aisyiyah ke-11 di Komplek SMK Muhammadiyah Seyegan, Margoagung, Kapanewon Seyegan, Sleman, Minggu (20/8/2023). Agenda utama dalam muscab ini adalah pemilihan pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM)  dan Aisyiyah Seyegan periode 2022 – 2027.

Mengusung tema “Membumikan Risalah Islam Berkemajuan, Mencerahkan Seyegan Berkeadaban”, Muscab dihadiri oleh PDM Kabupaten Sleman, Panewu-Kapolsek-Danramil Seyegan, Kepala KUA Seyegan,  Pengurus PCM Seyegan, PRM se Kapanewon Seyegan, MWC NU, Muslimat NU, Sekolah binaan Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah dan segenap tamu undangan.

Muscab dibuka dengan menyanyikan lagi Kebangsaan Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah dan Mars Aisyiyah itu dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua PCM Seyegan, Mulyono.

Mulyono menyampaikan terima kasihnya atas dukungan semua pihak sehingga dapat melaksanakan muscab tahun ini.

“Ada program yang lebih besar dari penyelenggaraan Muscab yaitu Proyek besar pembebasan tanah dengan nilai 2 Milyar yang berada tidak jauh dari Komplek SMK Muhammadiyah Seyegan. Warga Muhammadiyah bersemangat untuk pembebasan tanah tersebut yang menurut rencana akan dipergunakan sebagai Poliklinik Muhammadiyah,” ujar Mulyono.

Menyinggung tema Muscab yang diusung, Mulyono menyampaikan ada komponen risalah Islam yaitu Tauhid, Al-Qur’an-Hadist, Ijtihad, Wasathiyah dan Rahmatan lil alamin.

Samino, Panewu Seyegan  dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya Muscab PCM 12 dan PCA 11.

“Muscab sendiri menjadi Forum tertinggi untuk memilih pengurus PCM dan PCA periode 2022-2027,” ungkap Samino.

Samino juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus lama yang sudah membina keumatan yang menghasilkan prestasi dan telah menciptakan unit usaha Muhammadiyah.

“Muscab ini merupakan jalan terbaik untuk memilih pengurus baru,” tukas Samino.

Samino juga mengingatkan tantangan ke depan yang semakin berat, sinergi pengurus diperlukan sehingga kemanfaatan tidak hanya dirasakan oleh warga Muhammadiyah tapi juga dirasakan oleh masyarakat umum.

“Tahun 2024 adalah tahun politik, warga Muhammadiyah harus cerdas untuk menjaga kerukunan bersama dalam menciptakan situasi yang sejuk di masyarakat,” pesannya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman, Harjaka, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Muscab adalah musyawarah tertinggi untuk memilih pimpinan cabang, meskipun didalam AD/ART, bisa dipilih berkali kali artinya pimpinan cabang tidak ada batasnya.

Lebih lanjut, Harjaka membahas Tema yang diusung dalam Muscab yang merupakan Keputusan dari Muktamar ke 48 Muhammadiyah tahun 2022.

“Dalam temanya tersebut mengandung maksud bahwa Islam selalu up date sesuai dengan pendahulunya, Islam bisa diterima apa adanya di segala jaman. Islam juga selalu ada ditengah tengah dalam berwawasan, tidak radikal dan tidak ortodok/stagnan,” tutur Harjaka.

“Mencerahkan bisa diartikan menyinari atau membahagiakan, sedangkan berkeadaban artinya mementingkan sopan santun,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu pula, diakhir sambutanya, Harjaka secara resmi membuka Muscab Muhammadiyah ke 12 dan Aisyiyah ke 11 Kapanewon Seyegan. Acara kemudian dirutup dengan Do’a oleh Kepala KUA Seyegan, Edi Hermanta.

Muscab kemudian dimulai dengan Sidang Komisi A  yang membidangi Program Kerja dan RAPBM dan Komisi membidangi Rekomendasi. Setelah sidang komisi dilakukan pemilihan Ketua PCM dan PCA dan hasilnya di sidang Pleno.

Hasil pemilihan Ketua PCM dan PCA adalah untuk PCM, Ketua terpilih adalah Tri Subandi, sekretaris Supardjilan, sedangkan PCA, Ketua terpilih Sarju dan sekretaris Dwi Ratna Purwaningsih Periode kepengurusan 2022 – 2027. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)




Semarak Muscab Muhammadiyah Moyudan dengan Kegiatan Olahraga Hingga Servis Motor Hemat

Moyudan – Menyongsong Muscab (Musyawarah Cabang) Muhammadiyah Moyudan yang akan dilaksanakan  pada tanggal 27Agustus 2023 dan memperingati Milad ke 58 SMK Muhammadiyah 1 Moyudan, Muhammadiyah Moyudan menggelar  senam sehat,  jalan sehat, Pengobatan Gratis, Servis Sepeda Motor Hemat, Job Fair dan Bazar UMKM pada Minggu (20/8/2023) di Lapangan Sumbersari Moyudan.

Kegiatan yang diikuti ribuan peserta tersebut dihadiri oleh Majlis Dikdasmen PMW DIY Ahmad Muhammad, Majlis Dikdasmen PDM Sleman Arif Mahmud, Anggota DPRD Provinsi DIY Muhammad Yazid dan Sadar Narimo, Kabag Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja DIY Eli Supriyanti, Anggota DPRD Kabupaten Sleman Muh. Zuhdan, Pembina PDM Sleman Sri Purnomo,  Panewu Moyudan Harsowasono serta segenap Pimpinan Muhammadiyah Cabang Moyudan.

“Dengan senam dan jalan sehat ini semoga bisa menjadi wahana untuk sehat sehingga menumbuhkan   jasmani yang kuat, agar bisa memberikan  manfaat bagi umat,” tutur Harsowasono Panewu Moyudan.

Lebih lanjut ia mengucapkan terimakasih kepada Muhammadiyah yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan di bidang ekonomi, sosial dan di bidang pendidikan.

Ely Supriyanti Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Tramsmugarasi Provinsi DIY memberikan apresiasi kepada SMK Muhammadiyah 1 Moyudan yang telah membantu pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja yang handal.

Ia berharap agar SMK Muhmadiyah 1 Moyudan selain membekali peserta didiknya di bidang kompetensi juga menyiapkan tenaga kerja yang siap bekerja. “Selamat Milad ke 58 kepada SMK  Muhammadiyah 1 Moyudan, semoga kedepan lebih jaya,” pungkas Erli.

Selanjutnya Pembina PDM Sleman Sri Purnomo yang juga mantan Bupati Sleman dalam sambutannya selain mengucapkan selamat melaksanakan Muscab juga berharap agar dalam Muscab didahului dengan evaluasi kegiatan sebelumnya untuk dijadikan muhasabah.

“Semoga Muscab berjalan lancar, laksanakan dengan gembira dan tetap menjaga silaturahmi,” ungkap Sri Purnomo. (Giek/ KIM Sumber Biwara Moyudan)




Kalurahan Condongcatur Gelar Upacara Kedinasan Pemberangkatan Jenazah

Sleman – Kalurahan Condongcatur menggelar Upacara Kedinasan Pemberangkatan Jenazah (Alm) Suratman, Dukuh Tiyasan Condongcatur dilaksanakan di rumah duka Pojok RT 02 RW 01, Tiyasan, Condongcatur, Depok, Sleman, Minggu (20/8/2023) pukul WIB

Upacara dipimpin langsung oleh Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji yang bertindak sebagai inspektur upacara dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.

Sambutan wakil keluarga disampaikan Ngadiman, BA menyampaikan Alm. Suratman meninggal dunia karena sakit, pada hari Sabtu pahing 19 Agustus 2023 pukul WIB di RS. Panti Nugroho dalam usia 58 tahun meninggalkan satu istri dan 2 orang anak

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, mewakili Pemerintah Kabupaten Sleman menyatakan turut berduka cita atas meninggalnya salah satu pamong Kalurahan Condongcatur yaitu Dukuh Tiyasan, Suratman.

“Semoga amal baiknya diterima Tuhan Yang Maha Esa, Keluarga yang ditinggalkan  diberikan ketabahan dan kesabaran,” ujar Danang.

Lurah Condongcatur menyampaikan ucapan terimakasih atas pengabdian dan dedikasi Suratman selama menjadi Dukuh Tiyasan Condongcatur sejak 14 Juni 1994

“Atas nama Pemerintah Kalurahan Condongcatur dan atas nama warga masyarakat Kalurahan Condongcatur dan Padukuhan Tiyasan pada Khususnya, mengucapkan terima kasih atas jasa-jasa Beliau, dimana semasa hidupnya telah mengabdikan diri sebagai Pamong Kalurahan Condongcatur dari tahun 1994 – 2023,” ujar Reno

“Sebagai orang yang dituakan dijajaran Pemerintah Kalurahan Condongcatur memohonkan maaf kepada masyarakat khususnya warga Kalurahan Condongcatur, apabila selama dulu Bp. Suratman melaksanakan tugas sebagai Pamong Kalurahan Condongcatur banyak kesalahan maupun kekurangan dalam melayani warga masyarakat,” imbuhnya.

Reno juga memohonkan maaf kepada masyarakat condongcatur khususnya warga Padukuhan Tiyasan jika selama Almarhum menjabat sebagai Dukuh ada salah dan hal yang kurang berkenan serta mendoakan semoga segala amal baiknya diterima Allah SWT, Tuhan YME diampuni segala dosa kesalahanya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. (Wasana/KIM Depok)