Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer, Pemkab Sleman Berikan Pendampingan Kader Posyandu

Sleman – Sebagai upaya menguatkan pelayanan kesehatan primer, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman menyelenggarakan Workshop Kader Posyandu, pada Selasa (8/8) di Hotel Aveon Yogyakarta. Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, hadir sekaligus memberikan arahan bersama dengan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DIY, Endang Pamungkas Siwi, dan didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama.

Cahya Purnama melaporkan, Kementerian Kesehatan RI mulai mengintegrasikan dan merevitalisasi pelayanan kesehatan primer. Hal tersebut dilakukan untuk menguatkan pelayanan kesehatan primer dengan mendorong peningkatan upaya promotif dan preventif. Dalam hal ini, kader posyandu dinilai sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan dasar kepada masyarakat di tingkat Kalurahan.

“Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan bekal pengetahuan konsep posyandu integrasi dengan 25 ketrampilan kader. Untuk sasaran kegiatan adalah 20 ketua posyandu center of excellent dari 17 perwakilan posyandu di wilayah puskesmas,” jelas Cahya.

Cahya menambahkan, saat ini Kabupaten Sleman memiliki posyandu dengan prosentase posyandu aktif sebanyak 94,01 persen. Angka tersebut menunjukkan hasil yang melebihi target nasional, yaitu sebesar 80 persen. Untuk memberikan layanan terbaik, Cahya menuturkan posyandu perlu mendapatkan bimbingan dan pendampingan. Untuk itu, pada kegiatan workshop turut disusun kebijakan teknis untuk pengutan kader posyandu.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memberikan dukungan terhadap pelaksanaan workshop bagi kader posyandu. Menurut Kustini, langkah tersebut menjadi upaya yang tepat untuk menambah wawasan kader dalam penanganan kesehatan di Kabupaten Sleman. Kader posyandu dikatakan Kustini memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan di Kabupaten Sleman. Maka dari itu, Kustini menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas usaha seluruh kader dalam mengedukasi masyarakat.

“Kami sampaikan terima kasih atas usaha bapak ibu kader dalam mengedukasi masyarakat terkait peningkatan kesehatan di Kabupaten Sleman. Melalui workshop ini, mari kembali kita kuatkan komitmen bersama untuk bersinergi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan primer,” ujar Kustini.

Kustini mengatakan, kader posyandu tak sekadar memberikan pemahaman pola hidup sehat bagi masyarakat, namun juga memberikan kontribusi dalam menekan angka stunting di Sleman. Untuk saat ini, angka stunting Kabupaten Sleman dikatakan Kustini telah berada di 6,88 persen. Meski telah berada jauh di bawah angka nasional, Kustini mengajak kader untuk senantiasa meningkatkan peran pos posyandu untuk lebih maksimal membantu pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Sementara itu, dengan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DIY, Endang Pamungkas Siwi, menyatakan angka stunting di tingkat Provinsi DIY saat ini sebesar 16,4 persen. Data tersebut menempatkan DIY menjadi 1 dari 5 daerah terbaik dalam penanganan stunting se-Indonesia. Meski begitu, Endang mengajak seluruh masyarakat untuk terus menurunkan angka stunting sesuai dengan target 2024.

“Kita tetap berupaya menurunkan (angka stunting) karena pada tahun 2024 sesuai amanat pemerintah, kita harus mencapai angka 14 persen, itu minimal, syukur bisa lebih turun dari target tersebut,” pungkas Endang.




PAUD Berperan Penting dalam Pembentukan Karakter Anak

Sleman – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo  mengingatkan kembali peran penting PAUD sebagai jenjang pendidikan yang menjadi pondasi pembentukan karakter anak.

“PAUD memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak, maka sudah seharusnya para pendidik PAUD mendapatkan bekal dalam meningkatkan kualitas baik dari sisi sumber daya maupun manajemen kelembagaan,” kata Kustini dalam sambutan arahannya pada kegiatan Bimtek Forum PAUD  Tingkat Kapanewon di Kantor Kapanewon Pakem, Selasa (8/8).

Kegiatan Bimtek Forum PAUD Tingkat Kapanewon Tahun 2023 ini dilaksanakan roadshow di seluruh kapanewon se – Kabupaten Sleman mulai tanggal 7 Agustus hingga 15 Agustus 2023. Dalam bimtek ini, para kader PAUD peserta bimtek akan diberikan materi mengenai analisa kelembagaan dan survey lingkungan belajar (sulinjar) PAUD dari para narasumber yang kompeten.

Kepada para guru PAUD, Kustini juga menyampaikan anak usia dini perlu mendapatkan stimulasi pendidikan yang memberikan bekal sebelum memasuki jenjang pendidikan sebelumnya. Hal tersebut dinilai menjadi pondasi dalam menguatkan karakter anak.

Sedangkan untuk menunjang pembentukan karakter anak di jenjang PAUD, Kustini mendorong para pendidik PAUD mengembangkan metode pendidikan serta meningkatkan kualitas didik.

“Sudah seharusnya para pendidik PAUD mendapatkan bekal dalam meningkatkan kualitas baik sumberdaya maupun kelembagaan sebagai upaya mewujudkan generasi Sleman yang berkualitas, cerdas, mandiri dan berakhlak mulia,” tutup Kustini.




Donor Darah di Condongcatur, Dapat Sehat, Dapat Pahala, dan Dapat Undian Doorprize

Sleman – Pemerintah Kalurahan Condongcatur setiap 3 (tiga) bulan sekali secara rutin melaksanakan donor darah bekerjasama dengan PMI Sleman. Salah satunya yang dilaksanakan di ruang Wacana Loka Kantor Kalurahan Condongcatur pada Selasa (08/08/2023).

Ketua PMI Kapanewon Depok, Sussilistya Nining , mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk mendukung kebutuhan darah PMI Sleman melalui program pelayanan Ladamanis (Layanan Darah Di Kabupaten Sleman Gratis).

Dirinya menjelaskan, para calon pendonor sebelumnya mengisi harus form data diri dan wawancara untuk memeriksa kesehatan dasar, seperti riwayat penyakit apa yang diderita dan daftar obat-obatan yang diminum.

“Jika calon pendonor minum obat pengencer darah atau antibiotik tidak direkomendasikan misalnya,” terang Sussi.

Selanjutnya Petugas PMI Sleman melakukan pengecekan darah / Hemoglobin (Hb) sebagai syarat utama donor darah. Pada tahap ini ada beberapa calon pendonor yang tidak lolos setelah dicek darahnya karena HB-nya ada yang terlalu rendah dan terlalu tinggi. Setelah itu ada juga pemeriksaan lain seperti suhu tubuh, nadi, dan tensi.

“Untuk peserta donor darah di Condongcatur hari ini yang Hadir 26 orang sedangkan yang dapat terambil 23 orang, 3 orang yang tidak dapat terambil darahnya sebagai pendonor karena HB diatas 17,” ucapnya.

Sussi menambahkan untuk pelaksanaan kali ini, PMI Depok juga menyediakan doorprize bagi para pendonor. Dengan adanya inovasi ini, dirinya berharap kedepanya setiap dukuh dapat menyosialisasikan dan mengajak warganya perwakilan untuk mengikuti donor darah.

“Target per RT 2 orang. Dengan begitu, maka dari Condongcatur akan sangat membantu mencukupi kebutuhan stok darah di Kabupaten Sleman yang terus bertambah, untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang sakit dan membutuhkan donor darah kita,” ungkap Sussi.

Salah satu peserta yang ikut mendonorkan darahnya adalah Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji. Dirinya juga mengajak masyarakat untuk turut serta mendonorkan darahnya sebagai bentuk berbagi kepada sesama.

“Setetes darah kita adalah kehidupan bagi orang sedang membutuhkan donor darah kita, selalu berpola hidup sehat, jauhi narkoba dan rajin berolahraga serta berbagi kepada sesama, Insya Allah Hidup menjadi lebih berkah,” ucapnya

Sementara Kamituwa Condongcatur, Al Touvik Sofisalam , selaku Penanggungjawab Bidang Kegiatan mengucapkan terimakasih kepada para pendonor darah yang telah berbagi untuk menolong sesama. “Semangat seperti ini harus disebarluaskan, semoga semakin banyak masyarakat yang ikut donor darah,” pungkasnya. (Wasana/KIM Depok)




BPKal Condongcatur Dapatkan Kendaraan Operasional

Sleman – Lurah Condongcatur menyerahkan 1 (satu) unit kendaraan operasional untuk mendukung kinerja Badan Permusyawaran Kalurahan (BPKal) Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, Selasa (8/8/2023)

Penyerahan 1 (satu) unit kendaraan Yamaha All New NMAX 155 Tahun 2023 diterima langsung oleh Sekretaris BPKal Condongcatur

Dalam penyerahanya, Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji mengatakan semoga kendaraan inventaris BPKal ini dapat menunjang kinerja BPKal Condongcatur dalam operasional  melaksanakan tugasnya serta dapat menambah semangat dalam kinerjanya

Sekretaris BPKal Condongcatur, Sri Wahyu mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kalurahan Condongcatur atas penyediaan kendaraan inventaris untuk operasional BPKal ini.

“Akan digunakan dengan sebaik-baiknya dan juga merawatnya untuk menunjang kinerja BPKal Condongcatur,” tuturnya. (Wasana/KIM Depok)




KBIHU Hajar Aswad Gelar Mangayubagya Haji

Sleman – Ikatan Keluarga Alumni Bimbingan Haji Hajar Aswad (IKABHA) menggelar Mangayubagya Haji tahun 2023 di RM Limasan Klampok, Sendangtirto, Kapanewon Berbah, Minggu (6/8/2023).

Acara ini dihadiri oleh jamaah haji yang tergabung dalam IKABHA 20 tahun 2023. Selain itu acara juga diramaikan anggota IKABHA 1 sampai 19 Bantul, Kota Yogyakarta dan Sleman. Tampak hadir pula mantan Bupati Sleman Sri Purnomo, Panewu Berbah, Koramil, Polsek dan Lurah Sendangtirto beserta jajarannya.

Ahmad Helmy, selaku Ketua Panitia menyampaikan, acara ini dilaksanakan untuk menjalin ukhuwah seluruh alumni KBIHU Hajar Aswad. “Tahun ini KBIHU Hajar Aswad membimbing dan membersamai 169 jamaah,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil H. Kemenag D.I. Yogyakarta, H. Aidi Johansyah, sempat menyoroti masalah  ketidaknyamanan penyelenggaraaan haji tahun ini.

“Kejadian di Musdalifah dan di Mina harus mendapatkan perhatian serius Apalagi dengan jatuhnya korban meninggal dunia pada tahun 2023 ini mencapai  779 orang jama’ah. Ini kejadian terburuk setelah tahun 2015,” tukasnya.

Aidi menyebutkan, perlu dilakukan evaluasi agar penyelenggaraan tahun-tahun selanjutnya tidak terulang lagi.

“Karena sejatinya, penyelenggaraan haji dan umrah, tidak hanya tanggungjawab Kemenag saja,  tapi perlunya sinergitas dan kerja sama berbagai pihak, termasuk KBIHU,” tuturnya.

Salah satu pengurus KBIHU Hajar Aswad, H. Triyono dalam orasinya menyampaikan KBIHU Hajar Aswad merupakan bagian dari Yayasan Pondok Pesantren Roudlotus Salam. Saat ini, pondok sedang mengembangkan bangunan dua lantai untuk memisahkan santri putra dan santri putri. Lantai satu sudah diselesaikan dengan dana sekitar 2 M. Untuk lantai dua baru akan dimulai pengerjaannya.

“Dana yang terkumpul dari IKABHA 20/2023 sebanyak Rp ,” ungkapnya.(M.A. Sanusi, KIM Tirto Gumregah Berbah).