Ganggu Pengendara Lalu Lintas, Satpol PP Sleman Tertibkan Para Pengamen Jalanan

Sleman – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman Sleman bersama tim gabungan Kodim dan Polresta Sleman melakukan penertiban terhadap pengamen jalanan pada Selasa (1/8/2023). Sebanyak 12 pengamen jalanan terjaring dan dibawa ke Kantor Satpol PP beserta alat musik yang digunakan. Mereka terjaring saat melakukan aktivitas mengamen di tiga lokasi yang berbeda yaitu, simpang empat Denggung, simpang empat Kronggahan, dan simpang empat Demak Ijo.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Sleman, Sri Madu mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari penegakan Perda No 12 Tahun 2020 tentang penyelenggaran ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

“Ada beberapa fenomena di Sleman yaitu banyaknya kegiatan aktivitas musik dan aktivitas pengemisan yang mengganggu lalu lintas,” tuturnya.

Sri Madu menambahkan, penyidik melihat kedua belas pengamen jalanan ini sudah jelas melanggar Perda di Pasal 34 Junto Pasal 79 Ayat 6 di mana itu akan dikenakan denda maksimal 50 juta atau kurungan 3 bulan.

“Kedua belas pengamen jalanan ini nanti akan diajukan sidang tipiring pada hari Kamis di Pengadilan Negeri Sleman. Keputusan bersalah atau tidaknya nanti tergantung hakim”, tandasnya.

Sri Madu sangat menyayangkan aktivitas yang dilakukan para pengamen jalanan tersebut, sehingga mengganggu lalu lintas. Dirinya lebih menyarankan kepada mereka untuk dapat berkoordinasi dengan pihak lain seperti Dinas Pariwisata Sleman untuk mendapatkan rekomendasi tempat yang lebih aman untuk dijadikan lokasi mereka berkreasi.

“Agar tidak dicap sebagai pengemis, tidak panas-panasan dijalan dan tidak membahayakan pribadinya,” ucap Sri Madu

Selain pengamen jalanan, lanjut Sri Madu, Satpol PP Sleman juga mendapatkan aduan dari masyarakat terkait pengemis orang tua yang akan segera ditindaklanjuti oleh pihaknya.

“Karena informasi yang kami himpun, orang tua itu dipekerjakan oleh anaknya. Kami upayakan anaknya yang akan kita lakukan penyidikan untuk kita ajukan sidang,” pungkas Sri Madu.




Melihat Jembatan Warna-Warni di Kapanewon Tempel

Sleman – Sekitar 3 km dari jembatan kembar kali Krasak jalan Magelang ke arah hilir, terdapat sebuah jembatan kecil yang melintas kali yang sama. Jembatan ini menyambungkan dukuh Banaran, Ngluwar Magelang Jawa Tengah ,dengan dukuh Jlapan Pondokrejo, Tempel, Sleman, DI Yogyakarta.

Jembatan ini sendiri dimaksudkan untuk para pejalan kaki atau kendaraan roda 2, namun ada juga kendaraan roda 4 yang lewat.

Konstruksi jembatan ini cukup unik, mempunyai deretan 13 pilar penyangga yang rapat. Karena ketingggian tiang-tiang jembatan berada di bawah permukaan jalan, maka bentuk jembatan menjadi melengkung kebawah, di bagian tengah titik paling rendah. Selain itu, ada pula tiang beton yang dicat berbagai warna di sepanjang jembatan tersebut.

Menurut penuturan Wawan Hs , penduduk setempat yang juga saksi mata saat pembangunannya, jembatan ini dibangun pada tahun 2000 – 2001.

“Pembangunan jembatan ini didanai oleh APBN dan mengerahkan penduduk kedua desa yang berseberangan,” terang Wawan pada Selasa (1/8/2023).

Ia menuturkan, campuran beton yang dipakai adalah 1:1 menjadikannya jembatan ini sangat kuat. Seluruh jembatan itu seolah-olah menjadi sebuah konstruksi beton yang kokoh, panjang dan masif (wutuh) yang sebagian tertanam ke dalam tanah.

“Penduduk sangat berterima kasih atas dibangunnya jembatan itu dan pada waktu jembatan itu selesai dibangun mereka mengadakan selamatan syukuran,” kenang Wawan.

Ketahan jembatan itu terbukti ketika pada tahun 2010 lahar menerjang lubang-lubang di bawahnya dan menyumbatnya dengan pokok-pokok kayu, sehingga lahar meluap dan melewati atas jembatan, tapi jembatan itu tetap bertahan.  (Sadhono Hadi/KIM Tempel)




Kembangkan Potensi Daerah Lewat Lomba Senam

Sleman – Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kapanewon Gamping menyelenggarakan Lomba Senam Sleman Bangkit di Kantor Kapanewon Gamping pada Selasa (1/8). Kegiatan tersebut dihadiri sekaligus dibuka oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.

Lomba Senam Sleman Bangkit diikuti oleh 9 kelompok dari 5 kalurahan di Kapanewon Gamping. Tak sekadar kegiatan lomba senam saja, Panewu Gamping, Yakti Yudanto menyampaikan agenda ini juga menjadi ajang untuk mendukung Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UP2KS).

Yakti menambahkan, Kapanewon Gamping telah mendapatkan bantuan khusus disabilitas dan lansia dari Kementrian Sosial. Sehingga pada kesempatan itu, juga diserahkan bantuan secara simbolis oleh Bupati Sleman kepada 5 perwakilan penerima manfaat.

Dalam kegiatan ini Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan kegiatan Senam Sleman Bangkit menjadi langkah untuk mengangkat potensi daerah, baik melalui unsur tarian, musik, ataupun adat budaya di sekitar masyarakat. Bupati mengatakan kegiatan Senam Sleman Bangkit dapat meningkatkan rasa handarbeni atau rasa memiliki. Sehingga diharapakan masyarakat memiliki rasa bangga terhadap aset yang dimiliki Kabupaten Sleman.

“Saya berharap peserta lomba Senam Sleman Bangkit ini juga dapat membantu mensosialisasikan dan mengajarkan gerakan senam ini di masyarakat sekitar sehingga nantinya senam Sleman Bangkit dapat menjadi ikon senam Kabupaten Sleman,” kata Kustini.

Kustini juga berharap kegiatan tersebut mampu menggugah kesadaran masyarakat untuk senantiasa berpola hidup sehat. Sehingga dengan menjaga kesehatan dan kebugaran, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dalam berkarya.

Terakhir, Kustini menyampaikan harapan agar kegiatan seperti ini dapat diselenggarakan di setiap Kapanewon. Dengan demikian dapat menjadi upaya untuk meningkatkan kesehatan bersama, menjalin kerukunan antar warga, dan sekaligus meningkatkan pendapatan UMKM.




Pemkab Sleman Serahkan Dana Hibah Pemilu Pilkada Serentak 2024

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman menyerahkan dana hibah terkait penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serentak tahun 2024 kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sleman, Selasa (1/8), bertempat di Ruang Rapat Kantor Setda Sleman.

Penyerahan dana hibah ditandai dengan penandatanganan berita acara kesepakatan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Sleman yang disaksikan secara langsung oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa dalam arahannya mengatakan bahwa penyerahan dana hibah merupakan bentuk komitmen Pemkab Sleman  untuk pelaksanaan pilkada serentak pada tahun 2024.

Ia menyebut komitmen tersebut dipercayakan kepada KPU dan Bawaslu. Maka dari itu, Ia berharap KPU dan Bawaslu dapat memanfaatkan dana hibah secara bijaksana dan bertanggungjawab.

“Dengan adanya dana hibah ini, pekerjaan yang ada dapat dilaksanakan. Tentunya dana ini bersumber dari APBD. Maka saya berharap dapat dipertanggungjawabkan sehingga tidak ada yang dirugikan,” ujar Danang.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa. Dan Politik (Kesbangpol) Sleman, Indra Darmawan menjelaskan bahwa dana hibah pelaksanaan pilkada serentak 2024 ini telah disepakati oleh TAPD, KPU dan Bawaslu Sleman yang dituangkan dalam berita acara kesepakatan.

“Penyediaan dana hibah pilkada dianggarkan Tahun Anggaran 2023 sebesar 40 persen dan Tahun Anggaran 2024 sebesar 60 persen dari besaran total dana hibah yang disepakati,” jelasnya.

Adapun besaran dana hibah yang diserahkan yaitu Rp 44,75 miliar untuk KPU Sleman dengan rincian Rp 17,90 Tahun Anggaran 2023 dan Rp 26,85 miliar Tahun Anggaran 2024. Sedangkan dana hibah Bawaslu sebesar Rp 13,75 miliar dengan rincian Rp 5,5 miliar Tahun Anggaran 2023 dan Rp 8,25 miliar Tahun Anggaran 2024.




Bupati Sleman Luncurkan Beasiswa Sleman Pintar di Acara UNISA Festival 2023

Sleman – Dalam rangka memperingati Milad Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta ke 32, UNISA Kembali menggelar Unisa Festival 2023, bertempat di kampus terpadu UNISA Yogyakarta, pada Minggu (30/7/2023).

Pada festival kali ini, selain menggelar Charity Fun bike untuk pelajar, persyarikatan Muhammadiyah/ Aisyiyah, komunitas sepeda, internal UNISA maupu masyarakat umum, ada juga senam bersama, teras unisa, pemeriksaan Kesehatan gratis, donor darah, family day serta konser musik dengan bintang tamu Budi Doremi dan Ngatmombilung.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan Launching Beasiswa Sleman Pintar yang dilakukan langsung oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.

Kustini mengungkapkan apresiasinya terhadap UNISA Yogyakarta dengan peran sertanya  membangun Sumber Daya Manusia (SDM).

“Pada tahun 2023 ini kita ikut membangun SDM yang bekerjasama dengan UNISA untuk mahasiswa di kabupaten Sleman sebanyak 172,” tuturnya usai menyerahkan secara simbolis Beasiswa Sleman Pintar kepada Rektor UNISA.

Kustini berharap generasi-generasi yang ada dikabupaten Sleman menjadi generasi yang berakhlakul karimah dan cerdas untuk membangun bangsa.

Semenrara Rektor UNISA Yogyakarta, Warsiti dalam sambutannya megucapkan terima kasih kepada Pemkab Sleman yang telah mempercayai UNISA Yogyakarta untuk mencerdaskan generasi muda melalui beasiswa Sleman Pintar.

 “Semoga UNISA Yogyakarta bersama pemerintah kabupaten Sleman terus bersinergi untuk terus memberikan karya utama mencerahkan bangsa seperti tema milad kali ini,” ungkapnya.

Warsiti juga menambahkan bahwa kegiatan UNISA Festival 2023 ini merupakan langkah nyata yang membuktikan perannya untuk bangsa melalui kiprah civitas UNISA Yogyakarta dalam caturdharma perguruan tinggi. ‘’Semoga UNISA terus maju, jaya dan berkeunggulan,” tutup Warsiti. (Arief Hartanto)