Diseminasi Konten Positif, Perkuat Peran KIM Bagi Masyarakat

Sleman – Untuk memperkuat peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai terminal informasi dan pelancar arus informasi bagi masyarakat maka Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas pengurus dan anggota KIM berupa diseminasi konten positif yang berlangsung di Puri Mataram Resto &dan Wahana Wisata, Tridadi, Sleman, Selasa (19/9/2023) siang.
Kegiatan yang diikuti sejumlah 30 pegiat informasi tersebut dibuka secara langsung oleh Ketua Forum KIM Daerah Istimewa Yogyakarta, Suripto menghadirkan narasumber Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada, Ana Nadhya Abrar, yang mengupas materi tentang penulisan berita untuk media publikasi Kelompok Informasi Masyarakat.
Sudah selayaknya pewarta media elektronik mencari banyak inovasi dalam menyampaikan informasi atau berita melalui sarana internet yang lebih sering mengutamakan kecepatan dalam pemberitaan, dan mengesampingkan akurasi isi berita. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan yaitu dengan mengemas dan menyajikan berita menarik sehingga menjadi berita yang baik secara moral bagi pembacanya.
“Sikap dan watak yang baik sebagai pegiat KIM dibutuhkan dalam membuat berita yang akuntabel atau bisa dipercaya oleh pengguna medianya supaya isi tulisannya dapat bermakna dan memengaruhi banyak orang. Dan sebagai penulis berita tidak boleh ketinggalan berita, sebaliknya dia harus menunggangi berita serta mengendalikan berita,” tutur Abrar dihadapan peserta.
Sebagai penulis berita yang akuntabel harus memenuhi beberapa persyaratan diantaranya memiliki keterampilan teknis jurnalisme yang memadai, mematuhi kode etik jurnalistik, tidak pernah puas secara emosional, tidak merasa benar secara moral, tetap kritis dan sanggup melakukan refleksi terhadap hasil pekerjaannya. Sedangkan suatu berita tergolong akuntabel jika mengandung fakta atau ide yang memenuhi nilai berita antara lain penting, dekat, manusiawi, besar, dan aktual.
“Selanjutnya, suatu berita yang ditulis juga harus memiliki tujuan guna menambah pengetahuan tentang keadaan, memahami lebih mendalam duduk perkara perkembangan yang sedang berlangsung, serta mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi muda,” imbuhnya.
Senada hal tersebut, Ketua Forum KIM Daerah Istimewa Yogyakarta, Suripto mengharapkan pegiat KIM dapat memilah dan menyebarkan informasi yang benar, khususnya informasi yang bernilai positif dan akan berdampak positif, jika segera disebarluaskan dan dipertukarkan. Sehingga bisa turut membantu pemerintah dalam penyebarluasan informasi yang memberdayakan artinya informasi yang dapat mengubah cara pandang masyarakat menjadi lebih baik.
“Sebagai mitra pemerintah daerah maka KIM dapat berperan dalam menyebarluaskan informasi di tingkat Kapanewon maupun Kalurahan. Disisi lain, KIM menjadi penampung aspirasi masyarakat untuk disampaikan kepada pemerintah daerah. Sehingga dengan terbentuknya KIM diharapkan akses informasi yang sesuai kebutuhan masyarakat kian terbuka dan lebih mudah didapatkan,” pungkasnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)



