Perlunya Soliditas Tim Bagi Panwaslu Kecamatan

Sleman – Hubungan kerja yang harmonis dan mantab antara pimpinan dengan seluruh anggota di dalam organisasi sangat diperlukan dalam menciptakan tim yang solid. Karenanya, perlu membentuk suasana yang kondusif untuk menjaga relasi interpersonal diantara individu di dalam tim. Hal tersebut disampaikan oleh Abdul Karim Mustofa selaku pemateri pembinaan aparatur pengawas pemilu di lingkungan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman yang digelar di Hotel Indoluxe Yogyakarta, Rabu (13/9/2023).
Kegiatan yang mengangkat tema ‘Mewujudkan Prinsip SIMP Bagi Pengawas Pemilu Tingkat Kecamatan’ diikuti oleh Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan se-Kabupaten Sleman termasuk Ketua Panwaslu Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo yang didampingi Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Kurniawan Prihandoko, dan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Rahmat Mulyo Hartono.
Dalam paparan materinya, Karim menuturkan supaya tim dapat bekerja secara maksimal maka dibutuhkan pemimpin dan kepemimpinan. Adapun kepemimpinan bisa diraih apabila terdapat sikap saling menghormati dan berbagi beban yang berarti menyatukan visi, energi, bakat, serta sumberdaya yang dimiliki setiap individu atau anggota.
“Dengan bekerjasama menuju arah dan tujuan yang sama maka akan mempercepat tercapainya tujuan dan mempermudah dalam meraih hasil yang maksimal. Namun sebaliknya jika setiap individu bersikap egois dan tidak mempunyai kemampuan dalam membangun kerjasama tim maka akan menyulitkan tercapainya tujuan,” imbuh Karim.
Kaitannya dengan Panwaslu Kecamatan yang memiliki peran vital terhadap suksesnya pelaksanaan tahapan pemilu diwajibkan memiliki Soliditas, Integritas, Mentalitas dan Profesionalitas (SIMP) saat melaksanakan tugas, wewenang dan kewajibannya demi terwujudnya pemilu yang demokratis, jujur, adil, serta berintegritas.
“Komunikasi wajib dibangun untuk menjaga kekompakan tim sebagai sarana berkoordinasi antar individu dalam memberikan dorongan dan motivasi bagi yang lemah agar fokus terhadap tujuan organisasi yang akan diraih,” lanjutnya.
Di penghujung paparannya, Karim berharap agar seluruh Panwaslu Kecamatan beserta jajarannya dapat membangun tim yang solid dan melakukan pengawasan melekat pada setiap tahapan pemilu dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan demi terwujudnya visi Bawaslu menjadi lembaga pengawas pemilu yang terpercaya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)



