Komunikasi Efektif Kunci Keberhasilan Pengawasan

Sleman – Dalam melakukan kerja pengawasan, jajaran pengawas Pemilu akan berhadapan langsung dengan berbagai elemen masyarakat yang bermacam-macam. Sehubungan dengan hal itu, pengawas Pemilu tentunya harus memiliki skil dan kemampuan dalam berkomunikasi, sehingga pengawasan yang dilakukan berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil yang maksimal.

Hal ini disampaikan Ketua Panwaslu Kapanewon Depok Sleman Adihanto Purnomo saat memberikan sambutan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Internal yang diselenggarakan di Kantor Sekretariat Panwaslu Depok Jalan Pandjajaran, Condongcatur, Depok, Sleman, Rabu (6/9/2023).

“Besok, di saat melakukan pengawasan lapangan, tentunya akan banyak melakukan interaksi dengan berbagai macam sifat dan karakter manusia yang memerlukan perlakuan khusus, tidak bisa disamaratakan,” tutur Adihanto.

Menurut Adi, dalam melakukan komunikasi yang efektif dan efisien, setidaknya ada empat hal yang bisa dilakukan.

“Yang pertama adalah dengan menjadi pendengar yang baik, yang kedua adalah dengan memberikan tanggapan atau respons dari apa yang telah disampaikan oleh lawan bicara kita, selanjutnya adalah dengan memberikan informasi yang jelas terkait maksud kedatangan kita, dan yang terakhir adalah mengkombinasikan komunikasi secara verbal dan non-verbal atau gerakan-gerakan tubuh untuk memperjelas apa yang kita sampaikan,” imbuh Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Panwaslu Kecamatan Depok Sleman ini.

Senada dengan Adi, Anggota Panwaslu Depok Sleman Huda Al-Amna juga menyampaikan jika komunikasi yang baik dan efektif dapat mendukung jajaran pengawas Pemilu dalam mengajak masyarakat dalam program pengawasan partisipatif.

“Pengawasan partisipatif adalah program dan kegiatan yang diselenggarakan sebagai sarana untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan,” ujarnya.

Menurutnya, tujuan dari program pengawasan partisipatif antara lain adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan, memberikan pendidikan politik, kepemiluan dan kelembagaan pengawas Pemilu bagi masyarakat, menciptakan kader dan tokoh penggerak pengawasan Pemilu dan Pemilihan, dan menciptakan model serta metode pengawasan yang efektif dan sistematis sesuai dengan situasi dan kondisi penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan.

“Sehubungan dengan itu, program pengawasan partisipatif dapat berbentuk pendidikan pengawas partisipatif, Forum Warga, Pojok Pengawasan, kerjasama dengan perguruan tinggi, Kampung Pengawasan Pemilu atau Desa Anti Politik Uang, dan Saka Adhyasta Pemilu yang bekerja sama dengan gerakan Pramuka,” pungkas Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa dan Penanganan Pelanggaran ini. (Athiful/KIM Depok)




Persiapan Kongres LPM se-DIY, Dinas PMK Sleman Gelar Rakor

Sleman – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman menggelar Rapat Koordinasi sehubungan dengan Pelaksaan Kongres LPM se-DIY yang rencananya akan diadakan pada tanggal 17-19 September 2023 di Griya Persada Kaliurang, Sleman. Rapat yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sadewa pada Rabu (6/9/2023) ini dihadiri oleh Kabid Pemberdayaan Masyarakat Dinas PMK  beserta staf dan Pengurus Harian LPM Kabupaten Sleman yang berjumlah 14 orang.

Sungkawati Budi Rahayu, Kabid Pemberdayaan Masyarakat yang mewakili Kepala Dinas PMK dalam pengantarnya menyampaikan bahwa kedudukan LPM sangatlah strategis sehingga regulasi yang menaungi harus jelas.

“Refocusing yang ada di Pemerintahan Kabupaten Sleman masih terjadi sehingga Dinas PMK belum bisa optimal dalam memfasilitasi kegiatan di Tingkat Kabupaten,” ujar Sungkawati.

Kegiatan LPM tetap bisa berjalan dan sebagian besar melalui Pokir Dewan dan PUPM, untuk itu Sungkawati meminta kepada pengurus LPM tingkat Kabupaten untuk menyusun program kerja yang bisa diusulkan di tahun 2024 dengan mekanisme anggaran perubahan.

Dwijo Putro, Ketua DPD LPM Kabupaten Sleman yang mewakili Pengurus Harian LPM menyampaikan bahwa 3 hal pokok yang akan dibahas pada Kongres LPM se DIY yaitu Organisasi dan Nomenklatur Kelembagaan, Penguatan Keistimewaan DIY dan Reformasi Kalurahan.

Dwijo juga menjelaskan bahwa Kongres yang akan dihadiri oleh kurang lebih 500 peserta tersebut akan dibagi dalam 3 Komisi yang akan membahas sesuai bidangnya dalam sidang Komisi yang pada akhirnya menelorkan Rekomendasi yang akan ditetapkan dalam sidang pleno.

Secara eksplisit, Dwijo juga menyampaikan maksud dari Kongres LPM se DIY tersebut yaitu tersusunnya bahan perumusan kebijakan penguatan tugas dan fungsi LPM, usulan Rekomendasi kepada Gubernur  untuk mendukung reformasi Kalurahan dan nomenklatur LPM dalam kerangka Keistimewaan.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh Dwijo, Sungkawati menyampaikan bahwa komunikasi dan koordinasi LPM dengan Dinas PMK perlu ditingkatkan sehingga dalam melaksanakan regulasi tidak melenceng. Menurut Sungkawati masih banyak yang perlu diperbaiki, termasuk tata persuratan yang masih rancu dan DPD LPM dalam berkegiatan perlu didampingi oleh aparatur.

“Secara hirarki mestinya bisa nyambung antara Biro Bermas di Propinsi dengan Dinas PMK di Kabupaten,” imbuhnya.

Sungkawati juga berpesan, untuk diadakan audiensi dengan Bupati setelah Kongres, sehingga hasil kongres tersebut bisa untuk menentukan kebijakan yang akan diambil.

Di bagian akhir, Dwijo mewakili seluruh LPM Kabupaten Sleman mohon do’a restu kepada Dinas PMK agar kegiatan selama Kongres dapat berjalan dengan lancar dan sukses, sekaligus Pengurus LPM sebagai delegasi dari Kabupaten Sleman dapat berkontribusi dalam merumuskan kebijakan berkaitan dengan tugas dan fungsi LPM. (Sutarto Agus/KIM Seyegan).




KB Tunas Harapan Wakili Berbah dalam Lomba Apresiasi Gugus PAUD Tingkat Kabupaten

Sleman – Kelompok Bermain (KB) Tunas Harapan SKB Berbah mengkuti Lomba Gugus PAUD Tingkat Kabupaten Sleman tahun 2023 mewakili Kapanewon Berbah. Penilaian dilakukan oleh Tim Juri yang terdiri dari Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Sleman pada Rabu (6/9/2023) di KB Tunas Harapan yang berada di Kalurahan Tegaltirto, Kapanewon Berbah.

Panewu Berbah Tri Akhmeriyadi yang menyambut langsung tim juri mengatakan bahwa lomba ini merupakan representasi dari kegiatan pembelajaran lembaga pendidikan.

“Untuk memberikan kemanfaatan lebih optimal hendaklah pengasuh selalu meningkatkan kapasitas pribadi pengasuh dan kelembagaan sesuatu dengan kompentesi yang ditetapkan,” ungkap Tri.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman  Darwijaka, berharap lomba apresiasi ini memberikan manfaat bagi kemajuan pendidikan.

Ia juga menyebutkan, dalam perkembangan kelembagaan  PAUD formal dan non formal sangat diperlukan pembinaan mental agar memiliki kapasitas kompetensi yang baik .

“Harapanya dengan kompetensi yg memadadai bisa menjadikan anak didik menjadi penerus bangsa yang baik dan handal,” kata Darwijaka.

Dalam rangka mencapai kompetensi yang memadai dan juga menjaga keberlangsungan lembaga lembaga PAUD tersebut sangat diperlukan kepedulian dan suport dari berbagai pihak.

“Kepedulian dan suport dari pemerintah Kapanewon serta kalurahan sangat diperlukan sebagai pengampu kewilayahan,” tambahnya.

Dalam pemaparannya Ketua KB Tunas Harapan Ratna Dwi Rahayu menyampaikan bahwa dalam lomba apresiasi gugus PAUD tahun ini gugus 3 Kalitirto mewakili Kapanewon Berbah dengan pembagian KB Tunas Harapan sebagai inti, TK Panti Dewi sebagai imbas 1 dan TK PKK Kalitirto sebagai imbas 2.

Dirinya menuturkan, ada beberapa keunggulan yang ditawarkan dari gugus 3, seperti kegiatan proses pendidikan yang ramah pembelajaran serta ramah kelembagaan, serta peran masyarakat baik perorangan ataupun kelembagaan.

“Bentuk peran serta mayarakat baik instasi maupun lembaga masyarakat adalah sebagai mitra jejaring  seperti yang dilakukan dengan instansi kepolisian pembelajaran dari dini pengenalan budaya berlalu lintas dengan baik,” tutur Ratna.

“Sedangkan untuk lingkungan bermitra dengan forum lingkungan Hidup Kapanewon Berbah dalam pembelajaran pengelolaan lingkungan, pemilihan sampah, membuat eco enzyme, sabun dan lilin dari Jelantah, serta membuat kerajinan dari sampah plastik.  Untuk fashion ramah lingkungan bermitra dengan pengrajin eco print Nairwasita. Harapanya keberadaan gugus PAUD bisa memberi manfaat  lingkungan secara berkesinambungan,” tambahnya.

Seusai melakukan peninjauan dan pencocokan, Tim Juri memberikan evaluasi yang disampaikan oleh Kepala Seksi Kelembagaan dan peserta Didik PAUD dan Dikmas Mayang Sutrisna.  

Dirinya menyampaikan bahwa secara keseluruhan evaluasi sesuai dengan pemaparan. Sarana dan prasarana KB Tunas Harapan dalam kondisi yang baik. Juga administrasi pembelajaran serta kelembagaan memadai.

“Meski semua penilaian baik namun ada beberapa hal kecil perlu yang benahi,” tutup Mayang Sutisna. (Kusnadi/KIM Berbah)




KPU Sleman Beri Penghargaan Sosialisasi Pemilu Melalui Medsos

Sleman – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sleman memberikan penghargaan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Sleman, Rabu (6/9/2023).

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partasipasi Masyarakat KPU Sleman, Aswino Wardana mengatakan penilaian yang dilakukan berdasarkan jumlah unggahan yang merata baik berita, infografis/meme/ucapan, video, repost (utamanya yang dari KPU Sleman) serta mempertimbangkan unggahan story atau feed yg meng-tag akun KPU Sleman

“Jadi bagaimana akun medsos PPK dan PPS mengoptimalkan Interaksinya dengan media sosial, sebagai bentuk sosialisasi pemilu kepada warga netizen,” jelasnya.

Penghargaan Sosialisasi Melalui Media Sosial Periode Januari sampai dengan Juni 2023 antara lain untuk kategori teraktif di Medsos adalah Panitia Pemilihan Kecamatan/PPK Sayegan, Minggir dan Tempel. Sedangkan untuk Panitia Pemungutan Suara /PPS adalah Condongcatur, Candibinangun dan Harjobinangun.

Untuk kategori Berita Paling Tertata Rapi dan Runut adalah PPK Depok dan PPS Mororejo. Kategori Video Terkreatif adalah PPK Gamping dan PPS Kepuharjo. Serta Kategori Desain Terunik adalah PPK Gamping dan PPS Selomartani

Salah satu penerima penghargaan adalah Panitia Pemungutan Suara (PPS) Condongcatur sebagai Akun Media Sosial Badan Ad Hoc PPS Teraktif Se-Kabupaten Sleman Pada Pemilu 2024 periode bulan Januari sampai dengan Juni 2023.

Ketua PPS Condongcatur, Wuri Handayani mengucapkan terimakasih atas pemberian penghargaan ini, PSS Condongcatur bersama PPK Depok dan KPU Sleman berkomitmen akan memberikan informasi yang berkaitan dengan Pemilihan Umum 2024 melalui akun media sosial kepada masyarakat umum dengan tujuan agar pelaksanaan Pemilu mendatang bisa berjalan dengan lancar sesuai tahapan pemilu dan tingkat partisipasi masyarakat yang meningkat di pemilu 2024 nanti

“Di era serba digital saat ini media sosial sangat efektif digunakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang Pemilu 2024 akan disampaikan oleh PPS Condongcatur melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Website, Untuk Instagram PPS Condongcatur dengan  Akun pps_condongcaur dengan admin Ghulamul Mustofa anggota PPS Condongcatur sedangkan untuk akun Facebook gabung dengan Facebook Pemerintah Kalurahan Condongcatur dengan admin, Wasana anggota kesekretariatan PPS Condongcatur,” jelasnya.

Sementara Wasana salah satu admin media sosial PPS Condongcatur menambahkan penyampaian informasi pemilu melalui media sosial dapat menginformasikan pemilih tentang jadwal pemilu, proses pemungutan suara, dan pentingnya partisipasi dalam pemilu dimana hal ini dapat mendorong lebih banyak orang untuk menggunakan hak pilih.

“Media sosial juga dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran politik di antara pemilih muda dan kelompok yang kurang terlibat secara politik, namun, penting untuk menggunakan media sosial dengan bijak dan memerangi penyebaran informasi palsu atau manipulatif yang dapat merusak integritas pemilu sehingga penyampaian informasi resmi sesuai sumbernya yang valid yang harus diperhatikan,” tutupnya

Ghulamul Mustofa admin Instagram PPS Condongcatur mrngucapkan terimakasih atas pemberian piagam penghargaan dan Jam Tangan dari KPU Sleman ini.

“Kami akan terus menyajikan dan memberikan informasi informasi terkait tahapan pemilu 2024 kepada masyarakat. Mari Sukseskan Pemilu Serentak, Rabu 14 Februari 2024,” pungkasnya. (Wasana/KIM Depok)




Pengurus RAPIGANA, TRC, dan CORP 01 RAPI Sleman Dilantik

Depok – Pengurus Radio Antar Penduduk Indonesia Siaga Bencana (RAPIGANA), Tim Reaksi Cepat (TRC) dan CORP 01 RAPI Sleman dilantik dan diresmikan Ketua Rapi wilayah 05 Sleman, Selasa (5/9/2023) malam di sekretariat RAPI Sleman Teras Barat Stadion Maguwoharjo. Pelantikan dilangsungkan bersamaan dengan peluncuran Website RAPI Sleman.

Ketua RAPI Wilayah 05 Sleman, Untung Sukaryadi mengatakan, RAPIGANA merupakan wadah partisipasi RAPI dalam penanggulangan dan penanganan pasca terjadinya benca, dengan demikian memiliki kompetensi terhadap pengetahuan dan ketrampilan diluar pokoknya bidang komunikasi udara.

“Sementara itu keberadaan TRC RAPI yang juga merupakan binaan BPBD yang diharapkan mampu melakukan pendataan secara dan pelaporan secara cepat Bika terjadi bencana, dengan demikian anggota yang lain bersama relawan relawan lainya bisa segera melakukan tindakan yang diperlukan,” ujarnya.

Terkait CORP 01 RAPI, Untung menyebutkan bahwa itu merupakan organisasi ibu-ibu istri anggota RAPI. Lembaga itu dibentuk untuk memberikan support kepada para suami yang setiap saat tak mengenal siang maupun malam melaksanakan tugas kemanusiaan.

“Ibu-ibu memang luar biasa dan tidak merasa khawatir akan aktifitas suaminya selalu positif. Yang tak kalah pentingnya, kalau tidak bisa memberikan dukungan materiil, maka masak di dapur umumpun bisa dilakukan bila diperlukan. Jadi jangan banyak yang bisa dilakukan,” pungkasnya.

Ketua RAPI DIY RM. Radiantoro, dalam sambutanya memberikan semangat kepada jajaran RAPI Sleman dengan RAPGANA dan CORP 01 nya yang merupakan pembentukan pertama ada di Indonesia. “Dari Sleman untuk Indonesia,” tandasnya .

Ia juga akan mengusulkan kepada pengurus pusat agar apa yang dilahirkan di Sleman menjadi pilot proyek pusat dan ditiru secara nasional. “Dari Kota Relawan Yogyakarta, berguna diseluruh Indonesia,” pungkasnya.

Rangkaian pelatikan pengurus RAPIGANA, TRC dan CORP 01 Sleman periode 2023 – 2026 dihadiri pula oleh Kepala Dinas Sosial DIY dan Sleman, Kepala BPBD Sleman, PMI dan BASARNAS serta Ketua Penasehat Hardo Kiswaya.

Dalam sambutanya Hardo Kiswaya memberikan apresiasi atas peran RAPI Dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Ia meminta kolaborasi dengan jajaran pemerintah dan organisasi kemanusiaan terus ditingkatkan, dengan begitu pelaksanaan tugas bisa berjalan baik dan kompak dijiwai semangat pengabdian dan ibadah. (Tri Joko S/ KIM Kalasan)