Bupati Sleman Tekankan Pentingnya Menjaga Kerukunan Antar Warga

Sleman – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menghadiri pengajian di Masjid Al Karomah, Padukuhan Balong, Kalurahan Bimomartani, Ngemplak, Sabtu (2/8) malam. Sejumlah forkompimda dan pejabat Pemkab Sleman juga hadir dalam acara tersebut, diantaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H.Y. Aji Wulantara, Kapolresta Sleman AKBP Yuswanto Ardi, Kasatpol PP Sleman Shavitri Nurmala Dewi, dan lainnya.

Kustini menyebutkan maksud kegiatan ini untuk menjalin silaturahmi antara Pemkab Sleman dengan warga masyarakat, khususnya masyarakat di Padukuhan Balong. Ia juga berpesan agar masyarakat selalu menjaga keamanan dan keharmonisan antar warga, terlebih di tahun politik seperti saat ini.

“Sesama tetangga harus saling rukun dan harmonis. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain, termasuk dengan tetangganya,” kata Kustini.

Hal senada disampaikan Kapolresta Sleman,  AKBP Yuswanto Ardi. Ia berharap masyarakat di Padukuhan Balong selalu menjaga ketertiban dan keamana di lingkungannya agar selalu kondusif. Ia juga mempersilahkan masyarakat untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat guna menjaga kondusifitas wilayah tersebut.

Pengajian rutin setiap malam Minggu Pahing ini ditutup dengan tausiyah oleh KH. Hadanallah. Dalam ceramahnya, ia juga berpesan pentingnya menjaga kerukunan dengan tetangga. Ia menyebutkan bahwa orang sholeh tidak cukup hanya memperbaiki hubungan dengan Allah SWT saja, tapi juga harus berhubungan baik dengan orang lain.




Wabup Sleman Dukung Penjaringan Potensi Atlet Sepakbola Profesional Sleman

Sleman – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menghadiri sekaligus menyaksikan partai puncak Liga Super ASKAB PSSI Sleman dengan tajuk “LIGA SUPER PSS SLEMAN 2023” pada Sabtu, (2/9) di Stadion Tridadi. Danang juga secara simbolis menyerahkan bola kepada wasit utama sebagai tanda dimulainya kick off parta final Liga Super PSS Sleman 2023.

Dalam sambutannya, Danang mengapresiasi ASKAB PSSI Sleman yang telah menyelenggarakan dan menginisiasi kompetisi ini yang telah digelar selama 2 bulan kompetisi. Ia mengatakan bahwa dengan kompetisi lokal dapat menjadi kebanggan bagi Sleman karena memiliki banyak pemain potensial dan berbakat untuk menjadi pemain profesional dan membawa nama Sleman.

“Apresiasi kepada ASKAB PSSI Sleman dan sebuah kebanggan bagi kita bahwa Sleman memiliki potensi atlet sepakbola. Melalui kompetisi semoga dapat menjaring potensi dan bakat atlet sepakbola profesional yang berasal dari Sleman,” katanya

Lebih lanjut, menurut Danang sepakbola tidak hanya sebuah olahraga namun sebuah seni dalam mengolah bola serta menjadi ajang kreativitas suporter untuk mendukung tim masing-masing. Ia berpesan bahwa dengan kompetisi seperti ini mampu menumbuhkan semangat bersaing secara sehat melalui olahraga dengan tetap menjunjung nilai sportivitas dan kondusivitas

Sementara itu, Ketua ASKAB PSSI Sleman, Wahyudi Kurniawan mengatakan bahwa kompetisi Liga Super PSS Sleman 2023 merupakan wujud komitmen ASKAB PSSI Sleman dalam menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk menjalankan seluruh program dalam hal ini dengan PSS Sleman dalam penyelenggaraan liga.

Partai final mempertemukan 2 tim terbaik dari 13 tim yang berkompetisi yakni KKK Klajuran melawan PS TGP. Laga final berlangsung cukup berimbang pada babal pertama sebelum akhirnya KKK Klajuran mampu unggul lebih dulu melalui titik putih yang dicetak oleh Harry K. disusul dengan gol kedua yang dicetak Bagus C. dan memastikan KKK Klajuran meraih juara Liga Super PSS Sleman 2023.




Sambut Hari Perhubungan Nasional Ke-52, Pemkab Sleman Gelar Sepeda Santai

Sleman – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Perhubungan Nasional ke-52 tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan sepeda santai bertempat di Lapangan Pemda Sleman, Sabtu (2/8).

Sekretaris Dishub Sleman, Sulton Fatoni dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan sepeda santai ini diikuti oleh 350 peserta yang terdiri dari perwakilan Dishub se-DIY, BPRD Kelas III Yogyakarta, PT Damri, PT AMI, PT JTT, Daop VI Yogyakarta dan perwakilan PT Angkasa pura Yogyakarta.

“Kegiatan ini (sepeda santai) melibatkan semua unsur perhubungan termasuk mitra kerja perhubungan se-DIY. Selain itu juga ada beberapa rangkaian event lain yaitu berkaitan dengan olahraga, seni, baksos, kerja bakti dan upacara bendera pada 17 September 2023,” jelasnya.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya beserta jajarannya.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan sepeda santai sebagai salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Perhubungan Nasional tahun 2023.

Selain mendukung perilaku hidup sehat dengan berolahraga, Kustini menilai kegiatan sepeda santai ini juga menjadi momentum silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi Dishub se-DIY beserta seluruh mitra kerja perhubungan. Iya berharap, dengan terwujudnya sinergi yang kuat, Dishub se-DIY semakin maju dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.




Manfaatkan Kirab Budaya Saparan Bekakak, PPK Gamping Sosialisasikan Pemilu 2024

Sleman – Bertepatan dengan gelaran Kirab Budaya Saparan Bekakak Kalurahan Ambarketawang, Jumat (1/9/2023) siang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman melakukan sosialisasi tahapan Pemilihan Umum 2024 bersinergi dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Gamping, Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kapanewon Gamping, serta Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Gamping.

Kegiatan pelayanan informasi kepada masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan partisipasi dan kepercayaan masyarakat terhadap pesta demokrasi lima tahunan ini dipimpin oleh Aswino Wardhana selaku Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumberdaya Manusia KPU Kabupaten Sleman yang didampingi Ketua PPK Kecamatan Gamping bersama Ketua dan Anggota PPS se-Kapanewon Gamping beserta Staf Sekretariat.

Turut hadir dalam sosialisasi Ketua Panwaslu Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Kurniawan Prihandoko, serta Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Rahmat Mulyo Hartono yang sekaligus melaksanakan pengawasan terhadap peserta pemilu partai politik maupun perseorangan karena belum memasuki tahapan kampanye.

Guna menarik minat masyarakat dan menambah semarak kegiatan sosiaisasi, maka PPK Kecamatan Gamping membawa maskot Pemilihan Umum Tahun 2024 sebagai simbol identitas branding Komisi Pemilihan Umum dalam melayani masyarakat menggunakan hak pilihnya.  Maskot tersebut berupa sepasang boneka burung Jalak Bali yang dinamai SURA (Suara Rakyat) sebagai sosok laki-laki dan SULU (Suara Pemilu) sebagai sosok perempuan yang secara filosofis, kicauan burung Jalak Bali yang terkenal ini melambangkan suara pemilih dengan mimik muka yang didesain belia mewakili pemilih Pemilu 2024 yang akan didominasi pemilih generasi muda.

“Maskot Pemilu Tahun 2024 yang bernama SURA SULU merupakan pasangan atau grup bukan satu karakter singel untuk mempertegas sosok pemilih pria dan wanita yang memiliki hak pilih sama dalam pemilu nanti,” jelas Aswino.

Sebagai pelengkap atribut dan membedakan mascot maka SURA memegang paku pencoblosan dan tangan lainnya mengacungkan jari kelingking berwarna ungu tanda sudah memilih. Sedangkan SULU yang ada bulu mata diwajahnya dengan tangan memegang surat suara dan tangan lainnya mengacungkan jari kelingking berwarna ungu tanda sudah melakukan pencoblosan.

Dengan iringan musik dari Jingle Pemilu Serentak Tahun 2024 yang berjudul ‘memilih Untuk Indonesia’ yang dinyanyikan oleh Band Cokelat, seluruh anggota PPK dan PPS se-Kapanewon Gamping tak henti-hentinya untuk memberikan informasi penting yang berkaitan dengan pelaksanaan pemilu sebagai upaya meningkatkan pemahaman hak konstitusional sebagai warga negara dalam kepemiluan, mewujudkan pemilu dan kehidupan demokrasi yang berkualitas, serta pengembangan budaya sadar pemilihan umum bagi masyarakat sambal membagikan stiker. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Kirab Gunungan Meriahkan Tradisi Merti Dusun Donolayan

Sleman – Ratusan warga Donolayan Donoharjo menggelar Kirab Gunungan Hasil Bumi dalam rangka Merti dusun pada Minggu (3/9/2023).

Kirab Gunungan hasil bumi diarak mulai dari lapangan padukuhan setempat berjalan mengelilingi kampung diikuti oleh berbagai elemen masyarakat mulai dari anak anak, remaja ,dewasa dan dikawal oleh Bregada Rakyat.

Dalam ritual, payung pusaka yang melambangkan pengayoman atau perlindungan diserahterimakan dari mantan Kepala Dukuh Donolayan Dul Alip kepada Arif Irnawan Kadus yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dukuh Donolayan.

Payung pusaka selanjutnya dikirab bersama gunungan uluwetu kembali menuju lapangan padukuhan setempat untuk kemudian didoakan oleh pemuka agama dan disedekahkan kepada warga masyarakat.

Bersamaan dengan pelepasan burung ke alam bebas oleh pemuka masyarakat, gunungan Uluwatu kemudian diperebutkan oleh peserta yang hadir.

“Dalam kirab yang dihadiri oleh ratusan warga  dengan berbagai macam latar belakang sosial, agama, ekonomi, profesi berlangsung sangat meriah. Semua warga masyarakat terlihat membaur bersatu padu tanpa melihat perbedaan dengan modal satu semangat yaitu membangun padukuhan Donolayan,” kata Arif.

Acara kirab Gunungan ini merupakan puncak dari rangkaian  acara  merti dusun yang sejak  beberapa  hari sebelumnya telah didahui dengan bersih-bersih makam, doa bersama, dan diakhiri dengan pentas seni kuda lumping jatilan Donobudaya.

“Merti Dusun mengambil tema Guyup Rukun Bangun Dusun, menunjukkan bahwa  seluruh masyarakat padukuhan Donolayan memiliki rasa persaudaraan yang tinggi, selalu bersatu padu, ayom ayem untuk membangun wilayah ini,” lanjut Arif

Kirab gunungan yang merupakan bagian dari Ritual Saparan dan Merti Dusun di Padukuhan Donolayan  merupakan wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki telah diberikan selama ini.

“Filosofinya adalah bersedekah. Gunungan berisi hasil palawija sayur mayur ini sebagai bentuk permohonan dan doa dengan harapan selama 1 tahun ke depan para warga masyarakat bisa mendapatkan keberkahan dari sedekah tersebut, dimudahkan dalam segala urusan dan usahanya serta dijauhkan dari marabahaya,” tandas Arif. ( Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)