Tiga Bacapres Bicara Gagasan di UGM, Panwaslu Depok Berikan Imbauan

Sleman – Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta bekerjasama dengan Narasi TV menghadirkan tiga bakal calon presiden (bacapres) di Grha Sabha Pramana UGM Yogyakarta, Kapanewon Depok, Sleman, Selasa (19/9/2023).

Acara yang bertajuk “Mata Najwa on Stage: Bacapres Bicara Gagasan” tersebut menghadirkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurut panitia, acara akan dimulai pukul hingga wib.

Dalam acara ini, para calon presiden (bacapres) akan diberi kesempatan untuk menyampaikan ide-ide mengenai berbagai isu yang tengah diperbincangkan di tanah air, Indonesia.

Kegiatan Mata Najwa on Stage “Bacapres Bicara Gagasan” diharapkan dapat menjadi forum yang memungkinkan para calon presiden untuk berdialog dengan civitas akademika dan juga masyarakat umum.

Dengan demikian, ide-ide yang diusung oleh setiap calon presiden dapat lebih dipahami oleh publik dan menjadi bahan pertimbangan yang matang dalam pemilihan presiden mendatang.

Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Depok Sleman mengimbau kepada panitia acara kegiatan dan tim produksi untuk menaati segala peraturan perundang-undangan terkait Pemilu yang berlaku.

“Selama acara berlangsung, tidak disalahgunakan untuk melakukan tindakan-tindakan yang mengandung unsur kampanye pemilihan umum, karena belum waktunya,” ujar Ketua Panwaslu Depok Adihanto Purnomo, saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Adi melanjutkan, agar juga tidak melakukan kegiatan yang mengarah pada kegiatan untuk meyakinkan Pemilih dengan menawarkan visi, misi, program, atau citra diri Peserta Pemilu.

“Tidak melakukan tindakan yang mengandung unsur ajakan untuk memilih salah satu partai politik peserta pemilihan umum atau individu yang memiliki kemungkinan mencalonkan diri dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024 mendatang,” tambahnya.

Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Data Informasi ini juga mengimbau untuk tidak menjanjikan atau memberikan uang atau pun materi lainnya untuk memilih salah satu partai politik peserta pemilihan umum atau individu yang memiliki kemungkinan mencalonkan diri dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024.

“Surat imbauan ini disampaikan agar menjadi perhatian bersama, agar pesta demokrasi lima tahunan yang akan digelar tetap berkualitas, demokratis, serta memiliki integritas sesuai dengan asasnya,” pungkas Adi. (Athiful/KIM Depok)




Sinergi dengan Dinkes Sleman, Kalurahan Caturtunggal Gelar SIKAT TB

Sleman – Pemerintah Kalurahan Caturtunggal bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman sukses menggelar Sleman Sigap Kendali dan Atasi Tuberkulosis (SIKAT TB), Selasa (19/9/2023). Kegiatan yang diselenggarakan di Pendopo Puspadenta ini bertujuan untuk mengendalikan dan mengatasi penyebaran tuberkolosis di Caturtunggal, Depok, Sleman.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Cahya Purnama, Panewu Depok Wawan Widiantara, Kepala Puskesmas Depok 3 Toto Suharto, Plt. Lurah Caturtunggal Aminudin Aziz, BPKal Caturtunggal, dan anggota Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Cahya Purnama mengatakan, bahwa kegiatan SIKAT TB ini merupakan inisiatif pemerintah sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit tuberkolusis, serta langkah-langkah pencegahan dan pengendalian yang harus diambil.

Menurutnya, tuberkolosis merupakan penyakit menular yang perlu diatasi dengan serius.

“Melalui program SIKAT TB, kami berkomitmen untuk menciptakan Sleman yang lebih sehat dan aman dari ancaman penyakit tuberkolosis. Program ini juga menggandeng zero TB untuk pemeriksaannya,” ujar Cahya Purnama.

“Metode yang digunakan yakni memakai active case finding. Terduga tuberkulosis menjalani pemeriksaan rontgen dan tes cepat molekuler sehingga secara cepat bisa diketahui ada tidaknya penyakit TB pada terduga,” lanjutnya.

Panewu Depok Bapak Wawan Widiantara turut mengapresiasi kerja sama antara Kalurahan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dalam melaksanakan program ini. Wawan juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit TB, khususnya di wilayah Caturtunggal.

Pelaksana Tugas Lurah Caturtunggal Aminudin Aziz juga berharap, agar program ini dapat mencapai hasil yang maksimal dalam melindungi warganya dari penyakit tuberkolosis.

Menurutnya, program SIKAT TB ini diharapkan akan menjadi contoh kolaborasi yang sukses antara Pemerintah Kalurahan dan Dinas Desehatan dalam memerangi penyakit menular.

“Semua pihak berkomitmen untuk bekerja keras dalam menjalankan program ini, demi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kalurahan Caturtunggal dan sekitarnya,” pungkasnya. (Athiful/KIM Depok)




Mabiran Depok Kukuhkan Mabi, Pengurus, dan Pamong Saka Bakti Husada 2023-2025

Sleman – Bertempat di Gedung Sasana Anglocita Tama Kantor Kapanewon Depok, Kwartir Ranting Depok telah mengukuhkan Majelis Pembimbing dan Pengurus Pangkalan Saka Bhakti Husada periode 2023-2025, Senin (18/9/2023).

Hadir dalam prosesi pengukuhan tersebut Panewu Depok yang juga Mabiran Kwartir Ranting Depok Wawan Widiantara, Kepala Puskesmas Depok II, Kepala Puskesmas Depok III, Pengurus SBH Puskesmas se-Kapanewon Depok, Pamong Saka, Pengurus Kwartir Ranting Depok, dan anggota SBH se-Kwartir Ranting Depok.

Panewu Depok yang juga Mabiran Kwartir Ranting Depok Wawan Widiantara, dalam arahannya menyatakan bahwa SBH merupakan wadah pengembangan pengetahuan dan pembinaan keterampilan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan, dengan tujuan untuk mewujudkan kader pembangunan di bidang kesehatan.

“PHBS sangatlah dinamis sehingga perilaku seseorang akan berubah-ubah,” imbuhnya.

Wawan juga menambahkan, apabila seseorang tidak melakukan pola hidup bersih dan sehat, maka akan mudah terserang beberapa penyakit seperti halnya diare, hipertensi, DM, jantung, dan penyakit lainnya.

Ketua Kwartir Ranting Depok Kristanta menambahkan bahwa anggota SBH harus mampu memberikan edukasi di masyarakat, dan menjadi wadah perubahan di masyarakat, juga harus siap sedia apabila di tugaskan sebagai relawan kepramukaan.

“SBH telah berdiri sejak 17 Juli 1985 kemudian dicanangkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 12 November 1985 sebagai Hari Kesehatan Nasional di Magelang, maka kita harus selalu siap sedia apabila ditugaskan,” lanjutnya. (Athiful/KIM Depok)




Kurangi Beban Sampah, Panewu Depok Monitoring Kelompok Pengelola Sampah Mandiri

Sleman – Kapanewon Depok Sleman melakukan monitoring dan evaluasi pengelola sampah mandiri di wilayah Kalurahan Maguwoharjo, Condongcatur, dan Caturtunggal, Sabtu (16/9/2023).

Panewu Depok Wawan Widiantara, Panewu Anom Depok Wawan Hariawan, Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Depok Isti Fajaroh, bersama dengan Pengurus Jejaring Kelompok Pengelola Sampah Mandiri Tri Karya berkesempatan melihat secara langsung aktivitas pengelolaaan sampah mandiri yang telah dilakukan di wilayah Depok Sleman.

Wawan berharap, dengan pengelolaan sampah dari sumbernya akan mengurangi beban persampahan di Kabupaten Sleman, terutama di wilayah Kapanewon Depok sebagai salah satu penyumbang sampah terbesar di wilayah ini.

“Mari menjaga kebersihan dan juga kesehatan lingkungan, serta hanya sampah residu saja yang dibuang ke TPA sementara yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman,” ujar Wawan.

Dalam kesempatan ini, kritik dan saran membangun juga disampaikan kepada kelompok sasaran monitoring, diantaranya agar KPSM mengambil peran penting dalam sosialisasi Surat Edaran Bupati Nomor 35 tahun 2023 tentang Pemilahan Sampah dari sumbernya, mendukung Gerakan Depok Memilah Sampah (GEDE LAMPAH) sebagai respons atas penutupan TPA Piyungan, dan juga menggiatkan kembali KPSM, agar membantu pengelolaan sampah a-norganik yang masih bernilai ekonomi di masyarakat.

Pada giat monitoring yang dibersamai Ulu-Ulu Kalurahan se-Depok kali ini, beberapa kelompok pengelola sampah berkesempatan dikunjungi, antara lain Bank Sampah Samirukun Samirono Caturtunggal, Bank Sampah Akar Rumput Janti Caturtunggal, Kelompok Sedekah Sampah Sejuk Asri Dero Condongcatur, Bank Sampah Ceria Ngringin Condongcatur, Bank Sampah Mandiri Tlukan Sambilegi Kidul Maguwoharjo, dan TPST Kompak Maju Kalongan Maguwoharjo. (Athiful/KIM Depok)




Program Masa Taaruf Mahasiswa Baru Unisa Kedatangan Mendikbudristek RI

Sleman –  Pada Program Masa Taaruf (Mataf) atau Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2023/2024 Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta yang berada di Mlangi Nogotirto, Jl. Siliwangi Ringroad Barat , Area Sawah, Nogotirto, Gamping, menghadirkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, Senin (18/9/2023). Dalam kesempatan tersebut, Nadiem berdialog dengan para mahasiswa baru.

Nadiem mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen dalam pemberian akses pendidikan tinggi yang merata, berkualitas, dan berkesinambungan. Tentu hal ini sejalan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa pendidikan tinggi berpotensi memberikan dampak positif tercepat dalam pembangunan SDM unggul di Indonesia.

 “Pesan saya, mahasiswa baiknya jangan cuma belajar di kampus saja namun terlibatlah dalam berbagai aktivitas yang mengasah kepemimpinan dan kepedulian terhadap lingkungan sosial,” ujarnya saat dialog di Convention Hall Walidah Dahlan UNISA Yogyakarta.

Salah satu mahasiswa baru Unisa dari Prodi Ilmu Komunikasi asal Timor Leste, Ivonea Renha dos Santos Soares bertanya kepada Nadiem tentang tips sukses seorang Nadiem Makarim. Mendikbud menjawab bahwa untuk meraih kesuksesan, seseorang harus mengidentifikasi minat dan bakatnya sesuai dengan hati nurani.

“Kesuksesan harus didefinisikan kalian masing-masing. Jangan pakai kriteria orang lain nanti sengsara,” ujar Menteri Nadiem.

“Tips pertama, ini saatnya untuk mulai jadi orang dewasa. Mulai memisahkan ekspektasi orang lain, ikuti kata hati. Tips kedua, berani ambil risiko, tidak ada kesuksesan tanpa keberanian mengambil risiko. Keluar lah dari zona nyaman, lakukan hal-hal sulit dan baru. Tips ketiga, pilih berbagai kesempatan yang baik. Gunakan kemerdekaan dalam memilih kesempatan-kesempatan baik yang semakin banyak,” imbuhnya.

Sedangkan seorang mahasiswa dari Prodi Bioteknologi menanyakan cara mengasah ilmu yang didapat di kampus selama masa perkuliahan.

“Kamu bisa masuk ke platform MBKM, di sana mahasiswa bisa langsung memilih program yang diminati. Namun jika kamu ingin mencoba pembelajaran di luar prodi untuk melengkapi keahlian yang menunjang cita-cita kamu, itupun bisa,” terang Nadiem.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini menyampaikan selamat datang kepada Mendikbudristek. Ia juga berharap agar kerja sama ‘Aisyiyah dengan Kemendikbudristek dapat terus terjalin dengan baik.

“‘Aisyiyah dengan pemerintah saat ini hubungannya sangat baik. Kolaborasi ini sudah terjalin sejak lama dalam membangun dunia pendidikan di Indonesia,” ungkapnya.

Rektor UNISA Yogyakarta, Warsiti mengaku bangga karena UNISA menerima kedatangan Mendikbudristek yang pada kesempatan ini dapat berbagi inspirasi khususnya bagi mahasiswa baru di UNISA.

“Selamat mengikuti kegiatan. Saya harap dialog bersama Mas Menteri ini bisa menjadi langkah awal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan kesuksesan di masa depan,” tuturnya. (Arief Hartanto)