BUMKal Usaha Mulya Gelar Rapat Kerja Bahas Unit Kerja Depo Minyak Goreng Curah Rakyat

Sleman – Bertempat di ruang rapat Kalurahan Margomulyo Seyegan, Selasa (3/10/2023) diadakan rapat kerja Bumkal Usaha Mulia yang membahas tawaran dari distributor minyak goreng untuk membuka unit usaha Depo minyak goreng curah rakyat.
Diprakarsai oleh Lurah Margomulyo, Rapat kerja Bumkal ini dihadiri oleh pamong kalurahan, pengurus Bumkal, pengawas Bumkal, perwakilan BPKal dan Pendamping Desa.
Eko Puji Mulyanto dalam pengantarnya menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu dihubungi oleh PT. Bosco Sejahtera Jaya, sebagai supllier minyak goreng untuk bekerja sama dengan Bumkal Usaha Mulia dengan mendirikan Depo Minyak Goreng.
“PT. Bosco melihat peluang yang menjanjikan mengingat letak Margomulyo yang cukup strategis di ibukota Kapanewon dan minyak goreng termasuk 9 bahan pokok kebutuhan masyarakat,” ujar Eko.
PT. Bosco sendiri menawarkan dalam bentuk paket senilai 130 juta rupiah dengan mendapatkan 1 Dispenser, 6 denpo, liter minyak goreng dan alat sedot beserta selangnya. Adapun kualitas minyak curah yang akan didapatkan setara dengan minyak kita.
Tawaran yang disampaikan oleh PT. Bosco tersebut mendapat tanggapan yang beragam meskipun tetap dalam suatu upaya untuk kehati-hatian.
“Hal ini menyangkut dengan kualitas minyak apa sudah ada pemeriksaan dari BPOM, berkaitan dengan sertifikasi halalnya, dan tentang kesinambungan pasokan minyaknya,” terang Eko.
“Mengenai distributor sendiri, harus diketahui profil perusahaannya, alamat kantor di yogyakarta dan testimoni dari pihak yang sudah kerja sama dengan PT. Bosco,” imbuh Eko lagi.
Dengan banyaknya pertimbangan tersebut, Lurah Margomulyo, akan mengambil jalan tengah dengan memanggil calon supplier untuk presentasi produk dan akan mencari data berkaitan pihak yang telah bekerja sama dengan supplier tersebut.
Agung selaku Direktur BUMKal menambahkan bahwa kegiatan utama BUMKal adalah jualan daging ayam bukan penyembelihan sehingga dampak bau, kotor sangat minim sekali. “Dalam waktu dekat BUMKal akan membuat analisa usaha dan melengkapi AD/ART yang masih disempurnakan lagi,” pungkas Agung. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)



