Komunitas  Girlan Indah Jebresan Gelar Pelatihan Eco-enzyme

Sleman – Komunitas Ibu-ibu Pinggir Jalan (Girlan) Indah Jebresan mengadakan Pelatihan Pembuatan Eco-enzyme pada hari Minggu (8/10/2023) di rumah seorang warga yaitu Tatik Haryanto, Kebonan, Kalitirto, Berbah, Sleman.  Kegiatan dihadiri oleh Ketua Forum Lingkungan Hidup (FLH) Kapanewon Berbah, Ketua GIRLAN, anggota FLH dan ibu-ibu komunitas GIRLAN.

Ketua komunitas Girlan Indah, Siti Chalimah, menjelaskan anggota Komunitas Girlan merupakan ibu-ibu yang bertempat tinggal di pinggir Jalan Berbah-Kalasan, dari Jebresan sampai Kebonan.

“Dengan kegiatan arisan dilakukan sebulan sekali sebagai sarana silaturahim karena tempat pertemuan arisan bergilir sesuai dengan yang  mendapatkan arisan,” terang Siti.

Selain kegiatan arisan, pada saat pertemuan tertentu diberikan kegiatan tambahan berupa pelatihan atau pembelajaran lain.  “Dengan adanya pelatihan ibu ibu akan mendapatkan pengetahuan  yang bermanfaat yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Siti.

“Untuk pertemuan kali ini akan diberikan pelatihan membuat Eco-enzyme dari FLH Berbah,” tambah Mantan Kepala SMP Negeri 1 Berbah tersebut.

Ketua FLH Berbah Kusnadi dalam sambutannya mengatakan bahwa Eco-enzyme adalah salah satu bentuk pemanfaatan sampah, karena kondisi sampah sudah pada titik yang mengkhawatirkan, bila tidak peduli akan menjadi masalah yang besar.

“Oleh sebab itu pengelolaan sampah dari sumbernya menjadi sangat diperlukan,” kata Kusnadi.

Menurutnya, penutupan  TPA Piyungan beberapa waktu yang lalu membuat masalah baru bagi masyarakat Jogja. Untuk itu perlu adanya kesadaran warga untuk membentuk kelompok pengelolaan sampah.

“Bila ada warga masyarakat Berbah berkeinginan membentuk kelompok pengelolaan sampah FLH Berbah bersedia mendampingi pendirian kelompok, pengelolaan sampai menjual sampah yang dikumpulkan,” tambah Kusnadi.

Dari FLH Berbah Divisi Eco-enzyme, Siti Maryamah yang biasa dipanggil Yaya menjelaskan manfaat dan cara membuat Eco-enzyme.

Menurut Yaya pembuatan eco-enzyme adalah salah satu cara mengolah sampah organik. Karena bahan baku  membuat eco-enzyme adalah sisa kulit buah yang masih segar bersih tidak berlemak, tidak keras dan tidak bergetah.

“Eco-enzyme mempunyai manfaat yang sangat banyak sering disebut cairan sejuta manfaat. Bisa untuk mencuci luka, mencuci baju, menjernihkan perairan, mengurangi radiasi dan masih banyak lagi manfaatnya,” jelas Yaya.

Untuk membuat eco-enzyme diperlukan peralatan  berupa pisau, talenan, timbangan, toples plastik atau wadah lainnya dari plastik tidak boleh memakai wadah dari kaca atau besi. “Sementara bahan yang perlukan adalah kulit buah, air dan molase atau gula merah,” tuturnya.

Perbandingan untuk membuat eco-enzyme satu bagian gula atau molase, tiga bagian bahan organik dan sepuluh bagian air.

“Ketiga bahan tersebut dicampur dimasukkan dalam wadah serta ditutup rapat. Difermentasi selama 90 hari atau tiga bulan,” jelas Yaya yang juga Ketua Bank Sampah Klakah Elok Sendangtirto.

“Setelah difermentasi selama tiga bulan bisa dipanen ditandai dengan cairan berwarna coklat muda beraroma segar tdk berbau busuk.  Cairan eco-enzyme bisa langsung dipergunakan dengan penambahan air atau juga bisa diolah lagi menjadi produk turunan berupa sabun batangan, sabun cair, desinfektan dan lain-lain” tambah Yaya mengakhiri penjelasannya. (Kusnadi/KIM Berbah)




Pilih Kepengurusan Periode 2022-2027, Muhammadiyah dan Aisyiyah Ranting Berbah Gelar Musran

Sleman – Muhammadiyah dan Aisyiyah Jogotirto menggelar Musyawarah Ranting (Musran) untuk membahas Pemilihan Pengurus Periode tahun 2022 sampai dengan tahun 2027 di Gedung Dakwah Ranting Muhammadiyah, Jogotirto, Berbah, Sabtu (7/10/2023). Kegiatan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Berbah, Ketua pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Jogotirto beserta anggota.

Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Jogorirto, Sigit Tr Purwanto menuturkan, musran ini merupakan rangkaian Musda Yogyakarta, Muswil Sleman dan Muscab Berbah yang sudah terselenggara beberapa waktu yang lalu.

“Semoga dengan terpilihnya kepengurusan yang baru akan memperkuat dakwah dan amal usaha Muhammadiyah,” tuturnya.

Lurah Jogotirto Mitha Mayasari, berharap, kepengurusan yang baru dilantik pada Musran ini akan lebih baik dan semakin bersinergi dengan pemerintahan kalurahan  Jogotirto.

“Harus diakui bahwa  Muhammadiyah dan Aisyiyah merupakan organisasi besar yang perannya dalam pembangunan sangat dirasakan. Semoga semangat  kepengurusan yang baru akan menumbuhkan gerak dakwah menuju Jogotirto berkemajuan,” ungkapnya.

Sedangkan ketua Pimpinan Cabang Berbah Ahmad Hanif Hanifi mengatakan bahwa  personal dalam kepengurusan Muhammadiyah merupakan pribadi yang istimewa, karena di tengah kesibukan hariannya masih bisa menyempatkan mengurusi organisasi.

“Semoga  semangat berjuang dalam dakwah menjadikan amal sebagai sarana bekal di akhirat kelak,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Hanif bahwa eksistensi dan keberadaan Organisasi Muhammadiyah sangat ditopang oleh ujung tombak organisasi yaitu ranting dan cabang Muhammadiyan tanpa upaya dari bawah akan rapuh organisasi Muhammadiyah.

“Semoga keiklasan semangat dalam berdakwah mendapatkan ridho Allah SWT,” tukasnya.

Pada Musran ini, terpilih sebagai Ketua Ranting Muhmmadiyah Jogotirto tahun 2022 – 2027 adalah Subiran, serta Ketua Ranting Aisyiyah Jogotirto adalah Endang Sulismiyati Primastuti. (Kusnadi/KIM Berbah)




Bantuan Buku Bermutu, Upaya Optimalkan Program Literasi

Moyudan – Buku merupakan salah satu sarana suksesnya program literasi. Sehingga tersedianya buku bermutu suatu keniscayaan.

“Maka Kemendikbudristek pun memberikan bantuan buku-buku bermutu kepada SD Muh Semingin Sumbersari Moyudan Sleman,” ujar Hafidz Mukhsin, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek Jakarta didampingi Balai Bahasa Yogyakarta (BBY) DIY saat berkunjung dan menyerahkan bantuan 228 buku yang terdiri dari 114 judul kepada SD Muh Semingin Sabtu (7/10/2023).

“Kegiatan ini juga untuk memantau dan mengevaluasi atau monev,” imbuh Hafidz dari Kemendisbudristek Jakarta.

Kepala SD Muhammadiyah Semingin, Eny Purwaningsih menyambut baik bantuan buku ini. Dirinya mengatakan, buku-buku tersebut akan dimanfaatkan untuk penunjang program membaca asyik yang dilaksanakan selama 15 menit setiap harinya setelah sholat Dhuha, sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM).  

“Serta menambah koleksi perpustakaan guna mendukung program wajib kunjung perpustakaan,” tegas Eny.

“Insyaallah bantuan ini bisa menaikkan minat baca siswa , mendukung program literasi sekolah,” lanjutnya.

Eny pun berharap buku-buku tersebut dapat meningkatkan mutu akademik bagi seluruh peserta didik serta nantinya sekolah bisa mendapatkan apresiasi BOS kinerja tahun 2023 kategori sekolah  berkemajuan terbaik. (Edy/KIM Sumber Biwara Moyudan)




Peringati BBKT, Karang Taruna Sleman Salurkan Bantuan Sembako

Sleman – Dalam rangka memperingati Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) ke-63 tahun 2023, Karang Taruna Kabupaten Sleman menggelar Bakti Sosial pemberian Bantuan Sembako yang dilangsungkan di Embung Mororejo, Kalurahan Mororejo Kapanewon Tempel, pada Sabtu (07/10/2023)

Kegiatan bakti sosial pemberian sembako ini dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Eko Suhargono,  Penewu Tempel Agung Dwi Maryoto, beserta jajaran Muspika, Kapolsek , Danramil Tempel, Lurah Mororejo beserta Pamong Kalurahannya, Ketua TKSK Tempel, Ketua Karang Taruna Kabupaten Sleman, serta ketua-ketua karangtaruna se Kapanewon Tempel.

Eko Suhargano dalam sambutannya mengatakan Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan sosial harus terus berinovasi dan berkarya untuk masyarakat umum khususnya pemuda.

Bakti sosial dalam hal ini pemberian bantuan sembako kepada warga miskin ini merupakan salah satu bentuk yang akan memberikan kontribusi di bidang kepedulian sosial termasuk kesejahteraan masyarakat.

“Saya pikir sebagai pemuda harus terus memberikan kontribusi yang nyata dan karang taruna Kabupaten Sleman harus terus bersinergi dengan pemerintah daerah di wilayahnya. TOP untuk Karang Taruna,” katanya.

Sementara Ketua Karang Taruna Kabupaten Sleman, Samirin mengaku bersyukur dalam rangka peringatan BBKT ke 63 ini dapat berkolaborasi dengan pemerintah Kapanewon Tempel, dalam hal ini Jawatan Sosial dapat menyelenggarakan kegiatan bakti sosial berupa pemberian bantuan sembako.

“Terimakasih atas segala Support dari berbagai pihak termasuk teman-teman karang taruna Kabupaten Sleman dan Kapanewon Tempel, khususnya karang taruna Mororejo sebagai tuan rumah. Semoga kedepannya Karang Taruna bisa terus bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Adapun pelaksanaan kegiatan pemberian bantuan sembako pengurus Karang Taruna Kabupaten Sleman ini bekoordinasi dengan petugas Dinas Sosial Sleman mengenai data calon penerima bantuan serta lokasi yang telah ditunjuk untuk pelaksanaan. Selanjutnya Petugas Dinas Sosial membuat Surat Keputusan Bupati tentang penerima bantuan sosial berupa sembako.

Untuk calon penerima bantuan sembako ini, pengurus Karang Taruna Kabupaten Sleman menyerahkan secara langsung sebanyak 200 paket sembako, yang peruntukannya tersebar untuk warga miskin di 8 kalurahan se-Kapanewon Tempel. (SBD/KIM Tempel)




HUT TNI Ke-78, Momentum Muspika Gamping Kuatkan Sinergitas Jaga Kondusivitas Wilayah 

Sleman – Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke-78, Panewu Gamping, Yakti Yudanto didampingi Panewu Anom Gamping, Dewanto Tri Nugroho beserta jajarannya meliputi Jawatan Keamanan, Jawatan Praja, Jawatan Kemakmuran, Jawatan Umum, dan jawatan Sosial menyambangi Markas Komando Rayon Militer (Koramil) 17 Gamping, Jumat (6/10/2023) untuk menjaga sinergitas serta menyampaikan bingkisan dan ucapan selamat kepada Wakil Komandan Koramil 17/GP, Kapten Infanteri Wahyani seraya mendoakan seiring dengan bertambahnya usia agar TNI menjadi lebih solid, semakin amanah dalam melaksanakan tugas dan memberikan pengabdian yang terbaik bagi negara dan masyarakat.

Usai memotong tumpeng nasi kuning dalam sambutannya, Panewu Gamping, Yakti Yudanto mengatakan bahwa melalui momentum Hari Ulang Tahun TNI tahun ke-78 ini, Pemerintah Kapanewon Gamping bersama Koramil 17/Gamping dan Kepolisian Sektor Gamping bertekat untuk menguatkan sinergitas dan menjaga kondusivitas wilayah Kapanewon Gamping dengan harapan ke depannya prajurit TNI semakin profesional dalam mengemban tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan dicintai rakyatnya.

Tampak hadir memberikan ucapan diantaranya Kepala Kepolisian Sektor Gamping,Kompol, Surahman beserta jajarannya, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo didampingi anggota dan staf sekretariatnya, para Lurah dan Dukuh se-Kapanewon Gamping, komunitas masyarakat, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang saling bercerita sehingga membuat suasana menjadi meriah sambil menyantap hidangan yang disajikan.

“Di usia ke-78, semoga selalu membawa berkah bagi TNI untuk tetap berkarya, berbakti, dan sekaligus ikut serta dalam penyelenggaraan pemerintahan agar kondisi masyarakat di wilayah Gamping khususnya tetap aman, tentram, dan kondusif,” tutur Yakti.

Dirinya juga sangat merasa bangga bahwasannya kegiatan silaturahmi tersebut merupakan satu langkah mewujudkan sinergitas bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta berharap di masa mendatang TNI agar bisa berkiprah lebih baik lagi.

Dalam kesempatan  ini Wadanramil 17/Gamping, Kapten Infanteri Wahyani merasa sangat tersanjung dan bergembira dengan adanya kunjungan dan perhatian yang telah diberikan oleh Panewu Gamping, Kapolsek Gamping, serta seluruh institusi di tingkat Kapanewon Gamping maupun kalurahan sehingga suasana kekeluargaan dan kebersamaan tetap terjaga.

Sesuai dengan tema Hari Ulang Tahun TNI ke-78 yakni ‘TNI Patriot Negara Kesatuan Republik Indonesia Pengawal Demokrasi Untuk Indonesia Maju’ maka Koramil 17/Gamping juga berkomitmen akan terus mengawal demokrasi bersinergi dengan seluruh komponen bangsa Indonesia yang ditujukan bagi tercapainya Indonesia yang maju, mandiri dan sejahtera. (Adnan Iman Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)