Maskot KPU Sura dan Sulu Sosialisasikan Tahapan Pemilihan Umum 2024

Sleman – Maskot KPU Sura dan Sulu menyapa masyarakat pada saat sosialisasi Pemilihan Umum 2024 dalam acara Jalan Sehat Nusantara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Jum’at (6/10/2023).

Maskot yang dijadikan simbol memaknai perayaan, dalam hal ini pesta demokrasi Pemilu 2024, berwujud semacam boneka sepasang burung Jalak Bali warna putih, dengan karakter Sura dan Sulu, yakni Sura berarti Suara Rakyat sedangkan Sulu berarti Suara Pemilu.

Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan PPK Depok Adi Yananta yang hadir dalam acara itu menyampaikan, maskot resmi KPU “Sura dan Sulu” sengaja ditampilkan untuk sosialisasi Pemilu 2024 kepada masyarakat, khususnya peserta Jalan Sehat Nusantara yang jumlahnya cukup banyak.

“Maskot KPU untuk Pemilu 2024 itu ada Sura da Sulu, karakter Sura adalah laki-laki yang berarti Suara Rakyat dan Sulu karakter Perempuan yang berarti Suara Pemilu,” jelas Adi.

Dikatakan Adi, penampilan maskot Pemilu 2024 itu juga sebagai media sosialisasi Pemilu 2024, sehingga diharapkan masyarakyat yang sudah memiliki hak pilih bisa menggunakannya dalam Pemilu 2024 tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

“Kami berharap, rakyat yang sudah punya hak pilih, bisa menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024,” ungkapnya.

Penampilan maskot Pemilu 2024 “Sura” dan “Sulu”, cukup menarik perhatian peserta Jalan Sehat Nusantara. Boneka maskot ini dikenakan Hari Jumanto dari PPK Depok dan Wisnu Ramadhan dari PPS Caturtunggal, dan gerak-gerik burung Jalak Bali itu terlihat jenaka. Sehingga tidak sedikit dari kalangan peserta Jalan Sehat, ingin berswafoto atau foto bersama maskot Pemilu 2024 tersebut.

Kegiatan yang digelar di Forza Futsal Seturan Caturtunggal Depok Sleman ini diikuti oleh ratusan warga yang terdiri dari Kapanewon Depok, Pemerintah Kalurahan Caturtunggal beserta Lembaga Kalurahan, Panwaslu Depok, PPK Depok, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Adi juga menyampaikan, bahwa sosialisasi dengan pendekatan olahraga, seni dan budaya rupanya lebih diminati oleh masyarakat.

“Kegiatan ini atas inisiasi Pemkab Sleman melalui Kesbangpol dengan Pemerintah Kalurahan Caturtunggal. Sebelumnya, kami minta ijin untuk sosialisasi, kemudian diijinkan. Antusias warga yang hadir cukup banyak, kami menilai sosialisasi tahapan dengan pendekatan olahraga seperti ini lebih baik dan efektif,” tuturnya. (Athiful/KIM Depok)




Kemiskinan dan Stunting Turun, Sleman Dapat Insentif Fiskal Sebesar 18.9 M

Sleman – Kabupaten Sleman mendapatkan penghargaan atas kontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penghargaan diberikan oleh Kementerian Keuangan dalam bentuk alokasi insentif fiskal sebesar Rp 18.9 miliar.

Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Presiden RI Maruf Amin kepada beberapa pimpinan daerah dalam kegiatan rapat koordinasi nasional percepatan penurunan stunting bertempat di Istana Wakil Presiden RI, pada Jumat (6/10).

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani dalam surat Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Tahun 2023 tertanggal 2 Oktober 2023 menetapkan insentif fiskal senilai Rp 3 triliun bagi pemerintah daerah yang berhasil mendongkrak kesejahteraan rakyatnya.

Dalam surat keputusan Manteri Keuangan disebutkan bahwa insentif fiskal kinerja tahun berjalan untuk kategori peningkatan kesejahteraan masyarakat pada Tahun Anggaran 2023 menurut provinsi/kabupaten/kota terdiri dari empat kategori.

Pertama, kategori kinerja penghapusan kemiskinan ekstrem sebesar Rp 750 miliar. Kedua, kategori kinerja penurunan stunting sebesar Rp 750 miliar. Ketiga adalah kategori kinerja penggunaan produk dalam negeri sebesar Rp 750 miliar dan keempat kategori kinerja percepatan belanja daerah sebesar Rp 750 miliar.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Kabupaten Sleman mendapat insentif fiskal dalam tiga kategori yaitu kinerja penghapusan kemiskinan ektrem sebesar Rp 6,8 miliar, penurunan stunting sebesar Rp 6 miliar dan percepatan belanja daerah sebesar Rp 6,1 miliar.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo usai menerima penghargaan tersebut menyampaikan terimakasihnya kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam program percepatan penurunan stunting, dan mendukung upaya Pemkab Sleman dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sleman.

“Alhamdulillah hari ini Kabupaten Sleman mendapat penghargaan dalam bentuk alokasi insentif fiskal  18,9 miliar yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Presiden RI. Sleman menjadi salah satu daerah yang mendapat bantuan ini karena dinilai berkontribusi dalam penghapusan kemiskinan ekstrem, percepatan penurunan stunting dan percepatan belanja daerah,” jelasnya.

Menurut Kustini, pemberian penghargaan kepada Kabupaten Sleman dalam bentuk bantuan insentif fiskal ini menjadi bukti komitmen Pemkab Sleman dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

Lebih lanjut, Kustini menyebut alokasi insentif fiskal sebesar Rp 18,9 miliar ini nantinya akan digunakan untuk memaksimakan berbagai program terkait penghapusan kemiskinan ekstrem, percepatan penurunan stunting dan percepatan belanja daerah.

Sementara Wakil Presiden RI Maruf Amin dalam sambutannya menyampaikan optimisme untuk menghilangkah segala bentuk masalah gizi termasuk stunting pada tahun 2030 sebagaimana target pembangunan berkelanjutan.

Ia juga meminta kepada pejabat daerah serta seluruh organisasi perangkat daerah untuk mengawal pelaksanaan program tahun depan sekaligus memastikan penurunan stunting tetap menjadi program prioritas pada saat transisi pemerintahan nanti.




Minimalisir Konflik Jelang Pemilu, Pemkab Sleman Gelar Jalan Sehat Nusantara

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menyelenggarakan Jalan Sehat Nusantara, pada Jumat (6/10). Berlokasi di kawasan Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, acara tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa secara simbolis. Sebanyak 180 peserta yang terdiri dari perangkat Kalurahan, anggota BPKAL, mahasiswa, dan warga Caturtunggal mengikuti jalan santai sepanjang 3 km.

Wakil Bupati Danang menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Jalan Sehat Nusantara yang sekaligus menjadi media mempererat kerukunan warga dengan kegiatan olahraga. Disamping itu, dengan mengangkat tema “Ciptakan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Untuk Mewujudkan Sukses Pemilu 2024,” acara tersebut diharapkan dapat meningkatkan peran aktif warga dalam pesta demokrasi yang akan datang.

“Saya mengajak warga Sleman untuk ikut berperan serta dan berpartisipasi sehingga Pemilu 2024 dapat berlangsung dengan baik, aman dan damai,” ujar Danang.

Pada kesempatan itu, Danang menghimbau agar kegiatan jalan sehat nusantara ini dapat mencairkan perbedaan dan menguatkan persatuan sehingga tidak ada perpecahan ataupun konflik. Dengan begitu, pelaksanaan pemilu yang sehat dapat terlaksana di Kabupaten Sleman.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Sleman, Hery Sutopo menerangkan kegiatan tersebut dilakukan untuk mempererat persatuan dan kesatuan serta meningkatkan wawasan kebangsaan bagi masyarakat.

“Acara ini sekaligus untuk menciptakan kondisi harmonis di tengah lingkungan yang majemuk dengan banyaknya mahasiswa dari luar daerah yang kuliah di Sleman, terutama juga menjelang pemilu 2024 agar berjalan dengan lancar,” tutup Hery.




Pengurus MWCNU Gamping Terlantik Satukan Langkah Gerakkan Roda Organisasi

Untuk menyatukan langkah dan menggerakkan roda organisasi menyongsong abad kedua Nahdlatul Ulama khususnya di wilayah Kapanewon Gamping, maka H. Sidiq Pramono selaku Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sleman melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan terhadap kepengurusan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kapanewon Gamping masa khidmat 2023 hingga 2028 yang berlangsung di Gedung Pertemuan Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Rabu (04/10/2023).

Turut hadir menyaksikan prosesi pelantikan yakni Panewu Anom Kapanewon Gamping, Dewanto Tri Nugroho, beserta jajaran Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Kalurahan se-Kapanewon Gamping, Jajaran Pengurus Badan Otonom Nahdlatul Ulama yang terdiri dari Muslimat, Gerakan Pemuda Ansor, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Fatayat, Garda Fatayat, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, dan Pagarnusa.

Sebelum pengambilan sumpah, Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Sleman, Kyai Ali Shofar membacakan Surat Keputusan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sleman Nomor 086/PC/ tentang Pengesahan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kapanewon Gamping Masa Khidmat 2023-2028. Dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan pengurus yang dilakukan oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sleman, H. Sidiq Pramono terhadap 72 pengurus hasil Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kapanewon Gamping pada 23 Juli 2023 silam.

Sementara Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sleman yang mengampu wilayah Kapanewon Gamping, KH. Ahmad Fauzi berpesan kepada seluruh pengurus terlantik agar dapat melaksanakan tugas kepengurusan dan program kegiatan Nahdlatul Ulama di Kapanewon Gamping dengan senantiasa berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama serta Peraturan Perkumpulan.

“Dari sumpah dan janji yang telah diucapkan oleh pengurus terlantik di dalam mengabdi pada Nahdlatul Ulama secara lahir dan batin untuk kemaslahatan umat, maka Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten menyampaikan amanat yang berkaitan dengan keorganisasian atau jam’iyyah. Sebagai organisasi maka NU harus melakukan berbagai kegiatan yang ditujukan untuk terciptanya kemaslahatan masyarakat, kemajuan bangsa, serta mengangkat harkat dan martabat manusia,” tutur KH. Fauzi.

Selanjutnya pada bidang sosial sebagai organisasi juga turut mengupayakan terwujudnya pembangunan ekonomi mengutamakan tumbuh kembangnya ekonomi kerakyatan dan mengembangkan unit usaha lain yang bermanfaat bagi masyarakat dan berguna demi terwujudnya generasi umat yang terbaik atau Khaira Ummah.

Di akhir kegiatan Rois Syuriah MWCNU Kapanewon Gamping terlantik, KH. Ahmad Mabarun menegaskan kepada jajaran pengurus lainnya bahwa usai prosesi pelantikan agar segera melaksanakan musyawarah kerja yang dibagi menjadi beberapa bidang program kerja sesuai dengan rekomendasi Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gamping tanggal 23 Juli 2023 di SMP Ma’arif Gamping antara lain bidang organisasi dan pengkaderan, dakwah, pendidikan, kepesantrenan, perekonomian, kemaslahatan dan ketahanan pangan keluarga, seni budaya, zakat infaq shadaqah dan waqaf, keagamaan atau bahtsul masail, ketakmiran masjid dan mushola, serta bidang keuangan dan kekayaan. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




BUMKal Usaha Mulya Gelar Rapat Kerja Bahas Unit Kerja Depo Minyak Goreng Curah Rakyat

Sleman – Bertempat di ruang rapat Kalurahan Margomulyo Seyegan, Selasa (3/10/2023) diadakan rapat kerja Bumkal Usaha Mulia yang membahas tawaran dari distributor minyak goreng untuk membuka unit usaha Depo minyak goreng curah rakyat.

Diprakarsai oleh Lurah Margomulyo, Rapat kerja Bumkal ini dihadiri oleh pamong kalurahan, pengurus Bumkal, pengawas Bumkal, perwakilan BPKal dan Pendamping Desa.

Eko Puji Mulyanto dalam pengantarnya menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu dihubungi oleh PT. Bosco Sejahtera Jaya, sebagai supllier minyak goreng untuk bekerja sama dengan Bumkal Usaha Mulia dengan mendirikan Depo Minyak Goreng.

“PT. Bosco melihat peluang yang menjanjikan mengingat letak Margomulyo yang cukup strategis di ibukota Kapanewon dan minyak goreng termasuk 9 bahan pokok kebutuhan masyarakat,” ujar Eko.

PT. Bosco sendiri menawarkan dalam bentuk paket senilai 130 juta rupiah dengan mendapatkan 1 Dispenser, 6 denpo, liter minyak goreng dan alat sedot beserta selangnya. Adapun kualitas minyak curah yang akan didapatkan setara dengan minyak kita.

Tawaran yang disampaikan oleh PT. Bosco tersebut mendapat tanggapan yang beragam meskipun tetap dalam suatu upaya untuk kehati-hatian.

“Hal ini menyangkut dengan kualitas minyak apa sudah ada pemeriksaan dari BPOM, berkaitan dengan sertifikasi halalnya, dan tentang kesinambungan pasokan minyaknya,” terang Eko.

“Mengenai distributor sendiri, harus diketahui profil perusahaannya, alamat kantor di yogyakarta dan testimoni dari pihak yang sudah kerja sama dengan PT. Bosco,” imbuh Eko lagi.

Dengan banyaknya pertimbangan tersebut, Lurah Margomulyo, akan mengambil jalan tengah dengan memanggil calon supplier untuk presentasi produk dan akan mencari data berkaitan pihak yang telah bekerja sama dengan supplier tersebut.

Agung selaku Direktur BUMKal menambahkan bahwa kegiatan utama BUMKal adalah jualan daging ayam bukan penyembelihan sehingga dampak bau, kotor sangat minim sekali. “Dalam waktu dekat BUMKal akan membuat analisa usaha dan melengkapi AD/ART yang masih disempurnakan lagi,” pungkas Agung. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)