Sempat Vakum Saat Pandemi, Forum Perpustakaan Widodomartani Kembali Aktif

Ngemplak – Forum Perpustakaan Padukuhan (Forpusduk) Kalurahan Widodomartani, Kapanewon Ngemplak kembali beraktivitas setelah sempat berhenti dimasa pandemi Covid 19. Kebangkitan para relawan FORPUSDUK dimulai dengan mengadakan kegiatan Mendongeng, Belajar Geguritan dan Melukis untuk anak usia TK dan SD pada Sabtu (30/9/2023) di kawasan Wisata Edukasi, Widodomartani, Kalasan, Sleman.

Ketua Forum Perpustakaan Padukuhan Widodomartani, H. Sarjiyo menuturkan, Forum Perpustakaan Padukuhan berdiri tahun 2016.

“Kegiatan Forum tidak terbatas di sekretariat, tepapi juga berkeliling dari Padukuhan satu ke Padukuhan lainya. Selain itu juga kesekolah-sekolah SD,” terang Sarjiyo.

Forum beranggotakan unsur pepustakaan saat ini 15 Padukuhan, empat Padukuhan lainya dalam proses pembentukan.

Lebih lanjut Sarijo menuturkan, selama pandemi Covid 19 aktifitas forum berhenti tidak melakukan kunjungan dan layanan ke Padukuhan dan Sekolahan.

Pada geliat pasca pandemi, pihaknya memulai berkegiatan, dengan momentum peringatan hari jadi ke 75 Kalurahan Widodomartani, panitia yang dibentuk oleh forum dengan menghadirkan 100 anak berasal  dari 19 padukuhan. Mereka dilibatkan dalam kegiatan melukis, menari, belajar geguritan dan Mendongeng. Hadir sebagai pendongeng Bunda Ratih dari Perpustakaan Kabupaten Sleman dengan judul Kebaikan Hati Jerapah

Sementara Ketua Kalurahan Budaya Widodomartani, Subarjo menambahkan, Forum Perpustakaan Padukuhan bertujuan untuk memupuk gemar membaca, gemar belajar dan gemar berkebudayaan. Dari aktivitas Global Perpustakaan diharapkan anak-anak juga terpupuk jiwa kesetiaakawanan sosial, nasionalisme dan produktif.

“Tidak menutup kemungkinan anak-anak juga akan dilatih tari melalui sanggar-sanggar yang ada,” tandas Subarjo.

Terkait dengan aktivitas  Forum Perpustakaan, Pendamping Kalurahan Budaya Widodomartani, Anis Damayanti dan Galuh memberikan apresiasi dan mendukung aktifitas sebagai implementasi dari konsep Kalurahan Budaya. “Semua bisa berkolaborasi dengan tetap dikoordinasikan oleh Pemerintah Kalurahan,” pungkas Anis. (Tri Joko S/ KIM Kalasan)




Margorejo Gelar Musrenbang 2023

Sleman – Kalurahan Margorejo menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2023 di Aula Kalurahan Margorejo,Tempel, Minggu (1/10/2023). Kegiatan dihadiri langsung oleh ] Penewu Tempel, Agung Dwi Maryoto, Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) kabupaten Sleman, yang dalam hal ini diwakili oleh Yohanes Purnomo, dan Lurah Margorejo, 

“Sebelum dilaksanakannya Musrenbang Kalurahan ini diselenggarakan Musrenbang Padukuhan . Pelaksanaan Musrenbang Padukuhan pada dasarnya merupakan persiapan pemantapan pelaksanaan Musrenbang Kalurahan,” ujar Lurah Margorejo, Abdul Azis Muh Ridwan, dalam sambutannya sekaligus membuka dan menyatakan bahwa Musrenbang kalurahan ini bersifat umum dan terbuka.

Abdul juga menerangkan berbagai usulan yang dikemukakan dalam Musrenbang ini untuk rencana pembangunan tahun 2024, berdasarkan pencermatan RPJMKal, pagu indikatif, program dan kegiatan pemerintah atasnya dan dari hasil kesepakatan dalam Musdes.

“Beberapa usulan disusun berdasarkan skala prioritas dan pagu anggaran yang tersedia. Usulan tersebut terdiri dari Usulan Strategis, Usulan Utama dan Usulan Pendukung,” ungkap Abdul

Materi atau topik yang dibahas dalam musyawarah perencanaan pembangunan kalurahan ini serta yang bertindak selaku unsur pimpinan rapat yang juga ketua tim penyusun RKPkal Margorejo adalah Carik Margorejo Ariyanto Wibowo.

Pemaparan rancangan RKPKal dan DU_RKPKal disampaikan oleh Kaur Pangripta Kalurahan Margorejo , Rahutomo Irawan, yang dilanjutkan dengan meminta tanggapan dan masukan peserta musyawarah untuk kemudian disepakati bersama rancangan RKPKal dan DU RKPKal tersebut.

Dari materi arah kebijakan Kegiatan Pembangunan Kalurahan Margorejo Tahun 2024, mendapatkan tanggapan dari Ketua BPKal Margorejo, Edy Triyanto yang menyampaikan bahwa dalam penyusunan Rencana Pembangunan Tahun 2024 hendaknya harus saling bersinergi dengan apa yang menjadi program Kapanewon Tempel dan berdasarkan aspirasi masyarakat.

“Usulan kegiatan Pembangunan Kalurahan Margorejo tahun 2022-2023 yang belum terealisasi, untuk diajukan lagi tahun 2024 ini ,” tambah Edy Triyanto. (Sbd/KIM Tempel)




Masjid Al Hikmah Gelar Penggalangan Dana untuk Rumah Tahfidz

Sleman – Takmir Masjid Al Hikmah Ganggong, Bangunkerto, Turi Sleman menyelenggarakan Pengajian Akbar dan Penggalangan Dana untuk Rumah Tahfidz Al Hikmah pada Minggu (1/10/2023). Acara yang berlangsung di halaman Masjid Al Hikmah Ganggong  dihadiri oleh lebih kurang 600 jamaah yang berasal dari warga Ganggong dan sekitarnya.  Sejumlah tamu undangan hadir dalam acara tersebut antara lain, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, anggota DPRD Kabupaten Sleman, dr. Raudi Akmal dan Agus Riyanto, Forum Komunikasi Pimpinan Kapanewon Turi, Lurah Bangunkerto beserta perangkat desa dan Dukuh,  calon anggota legislatif, R. Inoki Azmi Purnomo dan Wahyudi Kurniawan, tokoh agama serta organisasi masyarakat.

Kustini Sri Purnomo, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada penyelenggara dan segenap warga masyarakat.

“Saya sangat  mengapresiasi berdirinya Rumah Tahfidz Al Hikmah di Dusun Ganggong. Ini menandakan bahwa masyarakat Sleman sangat peduli terhadap pendidikan agama melalui pendirian pondok-pondok pesantren dan Lembaga Pendidikan Alquran,” lanjutnya.

Kustini berharap keberadaan Rumah Tahfidz ini dapat membantu menyelamatkan generasi masa depan dari degradasi moral.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengajian dan penggalangan dana oleh Puji Hartono, selaku pengasuh Pesantren Masyarakat Jogja (PMJ). Melalui tausyiahnya Kang Puji menyerukan kepada seluruh jamaah agar menginfakkan harta yang dimiliki untuk para penghafal Alquran.

“Sebab Allah  berfirman  Allah dalam surat Ali Imron ayat 92 bahwa tidak akan sekali-kali kamu memperoleh kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menginfakkan bagian harta yang kamu cintai,” ungkapnya.

Vivi Kusumastuti, perwakilan panitia acara menyampaikan dari acara ini terkumpul dana sejumlah Rp. , infak sejumlah , serta bahan bangunan berupa semen, pasir, dan lain-lain.

“Panitia akan segera menindaklanjuti untuk memulai pembangunan Rumah Tahfidz Al Hikmah Ganggong. Harapannya keberadaan Rumah Tahfidz Al Hikmah Ganggong dapat segera terwujud dan bermanfaat bagi umat,” pungkas Vivi. (Arief Hartanto)




Inovasi Silamanda dan Biola Delman untuk Ikan yang Berkualitas

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, me-leunching inovasi SILAMANDA (Produksi Nila Sleman Sembada) dan BIOLA DELMAN (Bioflok Nila Model Sleman). Peluncuran inovasi yang digagas oleh Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman tersebut dilakukan dalam acara Festival Perikanan Kabupaten Sleman bertempat di UPTD PBPP Perikanan, Pakem, Sleman, Minggu (1/10/2023).

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, Suparmono, menjelaskan inovasi SILAMANDA merupakan varian nila merah yang dihasilkan dari persilangan antara nila hitam nirwana wanayasa betina, dengan pejantan nila merah yang tidak ada bercak hitamnya dari PT. Aquafarm. Nila merah SULAMANDA ini memiliki keunggulan Pertumbuhan cepat yang mencapai 700 gram dalam waktu 1 tahun, tahan serangan penyakit, dan warna merah merata.

Sedangkan BIOLA DELMAN yakni teknologi pembesaran ikan dengan sistem bioflok. Teknologi ini memiliki keunggulan padat tebar tinggi dengan lahan terbatas, Tidak ada pergantian air selama masa pemeliharaan, pertumbuhan cepat dengan rata-rata 2,5 bulan panen, dan konversi pakan rendah.

“Inovasi ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan pasar akan tingginya permintaan nila merah, khususnya di wilayah DIY,” kata Suparmono dalam kegiatan yang digelar mulai tanggal 29 September 2023 hingga 1 Oktober 2023 tersebut.

Bupati Sleman, Kustini, mendukung penuh kegiatan serta peluncuran inovasi yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman ini. Diharapkan inovasi ini dapat semakin meningkatkan kualitas produksi ikan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani ikan di Kabupaten Sleman.

“Untuk itu perlu terus dikampanyekan gemar makan ikan, terutama bagi bagi anak-anak. Karena dengan rutin mengonsumsi ikan, akan dapat meningkatkan kecerdasan para generasi penerus bangsa,” ucapnya.

Berbagai digelar guna memeriahkan acara tersebut, diantaranya Mini Contest Chana yang memperebutkan piala Bupati Sleman, lomba kreasi menu ikan, fun mancing, lomba ewarnai yang diikuti anak usia 5 – 7 tahun dari seluruh Kab. Sleman, pameran ikan Hias oleh Assosiasi Pembudidaya Ikan Hias (APIS), pameran produk KWT binaan DP3 Sleman, dan penandatanganan prasasti UPTD PBPP Periakan oleh Bupati Sleman.




Kabupaten Sleman Raih Penghargaan BUMD Awards 2023

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PT. BPR Bank Sleman kembali menorehkan prestasi dengan memperoleh peringkat II Kategori Besar Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Terbaik  pada acara Penganugerahan BUMD Awards 2023, Jumat (29/9) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni kepada Direktur Utama PT BPR Bank Sleman, Muhammad Sigit.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo sebagai pembina BUMD Kabupaten Sleman menyampaikan selamat dan apresiasi atas prestasi yang didapatkan salah satu BUMD Kabupaten Sleman. Ia berharap melalui penilaian, pembinaan dan penghargaan yang diberikan Kementrian Dalam Negeri mampu memotivasi PT. BPR Bank Sleman dan BUMD lainnya di Kabupaten Sleman untuk terus meningkatkan kinerja, tata kelola, dan pelayanan kepada masyarakat

“Saya mengucapkan selamat atas prestasi yang ditorehkan salah satu BUMD Kabupaten Sleman yakni PT. BPR Bank Sleman dengan meraih peringkat II Kategori Besar Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Terbaik. Semoga kedepan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, tata kelola, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kustini

Direktur Utama PT. BPR Bank Sleman, Muhammad Sigit juga menyampaikan terimakasih kepada Kemendagri atas penghargaan dan penilaian kepada Bank Sleman. Ia juga mengatakan melalui penghargaan ini, BUMD di seluruh Indonesia dituntut untuk terus berkembang dan meningkatkan kinerja tata kelola serta sinergi dengan Pemerintah Daerah dalam melayani masyarakat.

“Melalui penghargaan ini kami termotivasi dan dituntut untuk terus meningkatkan kinerja, tata kelola, dan sinergisitas dalam memberikan pelayanan dan kemanfaatan kepada masyarakat. Mudah-mudahan tahun depan semakin baik lagi,” kata Sigit

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni melaporkan tujuan penghargaan ini tentu memberikan penilaian terhadap kinerja BUMD di seluruh  Indonesia. Ia menambahkan ada 1056 BUMD di seluruh Indonesia yang dinilai.

“Penghargaan ini  bertujuan antara lain sebagai pembinaan dan pengawasan untuk mengetahui kinerja tata kelola BUMD di indonesia, menciptakan iklim kompetitif antar BUMd, dan memotivasi Pemerintah Daerah dalam mengelola dan mengembangkan usaha BUMD, meningkatkan sinergi antara BUMD, Asosiasi BUMD dan Pemda serta mendorong inovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada publik,” jelasnya

Ia menambahkan acara ini diselenggarakan atas kerjasama Kemendagri dan Asosiasi BUMD seluruh Indonesia. Aspek yang dinilai antara lain kemanfaatan bagi masyarakat, kinerja, tata kelola, dan pelayanan publik, inovasi dan sinergitas. Penilai berasal dari kementrian lembaga terkait, perguruan tinggi dan media.