SMP Negeri 3 Tempel Deklarasi Anti Bullying

Sleman – Merebaknya kejadian bullying atau perundungan di kalangan pelajar membuat keprihatinan dan keresahan bagi orang tua dan warga sekolah. Untuk mengantisipasi terjadinya bullying di sekolah, maka SMP Negeri 3 Tempel yang berlokasi di Kalurahan Pondokrejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, pada hari Kamis (26/10/2023) menggelar deklarasi anti bulying.

Pada acara tersebut dihadiri oleh Panewu Tempel, Kapolsek, Danramil, Babinsa, Perwakilan dari Puskesmas, Pelayanan Pendidikan (Yandik), pengawas SMP Kapanewon Tempel, Jogoboyo Kalurahan Pondokrejo, Komite Sekolah dan seluruh warga SMP Negeri 3 Tempel, baik guru, karyawan dan seluruh peserta didik.

Dalam deklarasi tersebut semua warga sekolah bersama-sama menyatakan untuk tidak akan melakukan bullying atau perundungan baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Selanjutnya mereka juga berjanji untuk menjaga nama baik sekolah dan selalu menjaga kerukunan antar warga sekolah.

Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Tempel Dwi Utami menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya pencegahan bullying. Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

“Ini merupakan aksi nyata untuk memerangi bullying di kalangan pelajar,” tutur Dwi Utami.

Lebih lanjut Dwi utami juga berharap agar kepada seluruh warga sekolah untuk selalu menjaga kerukunan baik antar warga sekolah maupun dengan sekolah yang lain.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan penandatanganan anti bulying oleh kepala sekolah, semua tamu undangan, Komite sekolah dan seluruh warga sekolah baik guru, karyawan dan semua peserta didik. (Giek/KIM Sumber Biwara Moyudan)




Pastikan Hak Pilih Warga Tidak Hilang, Panwaslu Depok Optimalkan Pengawasan DPTb dan DPK

Sleman – Bertempat di Ruang Wisnubrata, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Pemerintah Kapanewon Depok menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Bulan Oktober 2023, Kamis (26/10/2023).

Rapat yang dipimpin Kapolsek Depok Barat Kompol Tri Hartanto dengan mengambil tema “Antisipasi Kerawanan Pemilihan Umum 2024 dan Optimalisasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di Wilayah Kapanewon Depok Sleman” ini menghadirkan narasumber Panewu Depok Wawan Widiantara, Anggota DPRD Kabupaten Sleman Fraksi PDI Perjuangan Budi Sanyata, Anggota DPRD Kabupaten Sleman Fraksi Parta Golkar Guntur Yoga Purnawan, dan Anggota DPRD Kabupaten Sleman Fraksi Fraksi PKS Muhammad Agus Mas’udi.

Sedangkan dari jajaran penyelenggaran Pemilu hadir Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Depok Adi Jumanto dan Komisioner Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Depok Sleman Huda Al-Amna.

Dalam kesempatan itu, Huda Al-Amna memastikan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan pengawasan tahapan penyusunan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) yang saat ini sedang dilakukan oleh PPK Depok dan PPS se-Kapanewon Depok.

Hal itu, menurut Huda, bertujuan untuk memastikan tidak ada satupun masyarakat di Kapanewon Depok yang kehilangan hak pilih pada Pemilihan Umum 14 Februari 2024 mendatang.

“Pemilih Tambahan di wilayah Depok ini menurut catatan kami akan relatif banyak, sehingga kami selalu mengimbau kepada teman-teman PPK maupun PPS untuk proaktif menyosialisasikan kepada masyarakat di Depok sini,” ujar Huda.

“Yang sudah jelas-jelas akan menggunakan hak pilihnya disini, di Depok ini, agar segera mengurusnya jauh-jauh hari,” paparnya.

Berdasarkan catatan Panwaslu Depok pada Pemilihan Umum Tahun 2019 lalu, menurut Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa ini, pengguna Form A5 yang sangat tinggi menjadikan wilayah ini menjadi sorotan nasional, sehingga terindikasi wilayah rawan.

“Dulu, tahun 2019 dulu disini kita sama-sama merasakan, surat suara tidak tersedia untuk mewadahi pemilih tambahan ini. Ditambah lagi dengan munculnya berita hoax yang berisikan pemilih dapat memilih hanya dengan KTP-el saja walau dari luar propinsi menjelang pemungutan suara,” papar Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

Huda sangat mengapresiasi Pemerintah Kapanewon Depok yang telah mengangkat tema kepemiluan ini menjadi pokok bahasan utama dalam Rakorpim dua bulan ini.

“Kami sangat apresiasi, dua bulan ini kami hadir dalam Rakorpim dan tema yang diangkat berkaitan dengan mitigasi dan antisipasi pemilih pindahan di wilayah kita yang luar biasa ini,” ujar Huda.

Dalam akhir paparannya, pria kelahiran Magelang, Jawa Tengah ini berharap Pemilihan Umum Tahun 2024 mendatang di wilayah Kapanewon Depok berjalan secara damai, terbuka, transparan, dan akuntabel. (Athiful/KIM Depok)




Kapanewon Tempel Gelar Rakor Administrasi Kependudukan

Sleman – Dalam rangka meningkatkan Pelayanan Administrasi Kependudukan, Kapanewon Tempel menggelar  Rapat Koordinasi Administrasi Kependudukan pada triwulan IV tahun 2023  di Griya Dhahar Taman Merdiko Tempel, Kamis (26/10/2023). Peserta rapat koordinasi kali ini adalah perwakilan dari masing-masing Kaur Tata Usaha dan Umum Kalurahan se Kapanewon Tempel, juga perwakilan Dukuh se Kapanewon Tempel sebanyak 3 ( tiga ) dari setiap Kalurahan.

Hadir dari pihak Kapanewon Tempel, Kepala Jawatan Tata Usaha dan Umum, Siti Haryanti dan Pengelola Perizinan pada Jawatan Umum, Ponidi.

Pada kesempatan tersebut, Siti Haryanti menyampaikan capaian kepemilikan dokumen kependudukan belum sesuai belum sesuai target Nasional dan  update data kependudukan belum optimal.

“Sehingga dengan adanya acara seperti ini, bisa sebagai sarana untuk evaluasi bagaimana selama ini kita melakukan sosialisasi edukasi dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat untuk permohonan Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan untuk Non-Muslim, Perekaman KTP-el, KTP-el yang hilang dan rusak, IKD ,KIA, dan perubahan elemen data kepada masyarakat dalam rangka kepemilikan dokumen kependudukan,” ungkapnya.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Ponidi yang menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi Adminduk saat ini yaitu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas kepemilikan dokumen kependudukan dan pemutakhiran data penduduk, meningkatkan kesadaran petugas dalam melayani adminduk, meningkatkan kepemilikan akta kelahiran, akta kematian yang saat ini banyak terlambat pengurusannya, pencatatan perkawinan non-muslim, perekaman KTP-el bagi warga berusia 17 tahun, penting nya Identitas Kependudukan Digital (IKD), Kartu Identitas Anak (KIA), KK ber barcode dan mewujudkan Kapanewon, Kalurahan dan Padukuhan sadar Adminduk. (SBD/KIM Tempel)




Bappeda Sleman Serahkan Penghargaan Lomba Kreanova Sembada 2023

Sleman – Bappeda menyelenggarakan acara penyerahan penghargaan kepada para pemenang Lomba Kreanova (Kreativitas dan Inovasi) Sembada Tahun 2023 di Aula Pangripta Bappeda Sleman, Rabu (25/10/2023).  Acara ini merupakan puncak rangkaian pelaksanaan kegiatan Lomba Kreanova Sembada Tahun 2023 bagi Siswa SMP/MTs di wilayah Kabupaten Sleman yang sudah berlangsung sejak 1 September 2023. Hadir dalam acara tersebut adalah sekolah-sekolah yang mengikuti lomba Kreanova Sembada 2023.

Penyerahan penghargaan berupa piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan dilakukan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman, Dwi Anta Sudibya, didampingi oleh Kepala Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Inovasi, Sri Nurhidayah. Penghargaan diterima langsung oleh tim inovasi pemenang Lomba Kreanova Sembada yang didampingi oleh masing-masing Guru Pendamping dan Kepala Sekolah.

“Dalam rangka pencapaian visi pembangunan Kabupaten Sleman yaitu Terwujudnya Sleman Sebagai Rumah Bersama Yang Cerdas, Sejahtera, Berdaya Saing, Menghargai Perbedaan dan Memiliki Jiwa Gotong Royong, salah satunya harus didukung oleh kualitas sumber daya manusia yang handal,” ungkap Dwi Anta Sudibya. 

“Lomba Kreanova Sembada ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Bappeda untuk melakukan pembinaan dan mendorong terciptanya sumber daya manusia yang Cerdas dan Berdaya Saing,” imbuhnya.

Dalam Lomba Kreanova Sembada tahun 2023 tersebut keluar sebagai juara I adalah tim inovasi SMPN 4 Kalasan dengan judul karya inovasi “Penguatan Mental Korban Bullying Menggunakan Aplikasi SMH (Screening Mental Health)”, juara II adalah tim inovasi SMPN 2 Ngemplak dengan karya inovasi berjudul “E-Pohon Sebuah Cara Literasi Digital yang Menyenangkan untuk Mengenal Pohon dan Tanaman Khas Daerah di Lingkungan SMP Negeri 2 Ngemplak”, dan juara III adalah tim inovasi SMPN 1 Sleman dengan karya inovasi berjudul “Pemanfaatan Media Digital E-Religion Sebagai Sarana Pembinaan Keagamaan di SMP Negeri 1 Sleman”

Sedangkan untuk juara harapan I diraih oleh tim inovasi SMP Global Islamic School 3 Yogyakarta dengan judul karya inovasi “Gummy Sour Bomb Menambah Konsentrasi dan Upaya Meningkatkan Asupan Sayur di Lingkungan Sekolah”, juara harapan II diraih oleh tim inovasi SMPN 1 Ngemplak dengan judul karya inovasi “Beeswax Wrap dengan Tambahan Jeruk Nipis (Citrus Aurantiifolia) sebagai Inovasi Pengurangan Sampah”, dan juara harapan III diraih oleh tim inovasi SMPN 1 Turi dengan judul karya inovasi “Kran Otomatis Pembersih Ammonia”.

Untuk diketahui bersama, Lomba Kreativitas dan Inovasi (KREANOVA) Sembada adalah salah satu upaya untuk menumbuhkan budaya inovasi sejak dini untuk meningkatkan daya saing daerah melalui SDM yang berkualitas. Lomba ini diselenggarakan untuk tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Sleman oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Lomba Kreanova Sembada 2023 berlangsung mulai tanggal 1 September sampai dengan 16 Oktober 2023. Pelaksanaan lomba meliputi seleksi administrasi, pameran inovasi, seleksi tahap I, dan seleksi tahap II.

Dalam acara tersebut, sekaligus dilakukan penyerahan piagam penghargaan bagi sekolah-sekolah yang turut mendukung pelaksanaan pelaporan inovasi dan pengisian Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Sleman tahun 2022 dan tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Pada tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Sleman berhasil melaporkan 28 inovasi dengan bukti dukung lengkap dimana 13 inovasi diantaranya berasal dari sekolah (TK, SD, maupun SMP). Dengan hasil yang diperoleh adalah skor IID sebesar 58,31 (predikat inovatif) dan menempati peringkat 37 untuk kluster Kabupaten se-Indonesia. Sedangkan pada tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Sleman berhasil melaporkan 25 inovasi dengan bukti dukung lengkap dimana 4 inovasi diantaranya berasal dari sekolah (SD dan SMP). Dan hasilnya belum keluar sampai dengan saat ini. (yds)




Pemerintah Kalurahan Condongcatur Buka Lowongan Pamong Formasi Jabatan Kaur Tata Laksana dan Dukuh Tiyasan

Pemerintah Kalurahan Condongcatur melalui Panitia Pengisian dan Pengangkatan Pamong Kalurahan Condongcatur melaksanakan Sosialisasi Pengisian dan Pengangkatan Pamong Kulurahan Condongcatur Tahun 2023 secara maraton bertempat di balai warga perumahan banteng 3 Tiyasan dan Ruang Wacana Loka Kalurahan Condongcatur  Senin (23/10/2023) – Selasa (24/10/2023).

Peserta Sosialisasi ini adalah RW/RT, Lembaga Kalurahan , Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan perwakilan warga masyarakat lainya

Sesuai jadwal tahapan kegiatan panitia, dilaksanakan Sosialisasi Pengisian dan Pengangkatan Pamong Kalurahan Condongcatur yang dilaksanakan sebanyak 2 (dua) kali yaitu hari pertama khusus bagi warga Padukuhan Tiyasan dan hari kedua di Ruang Wacana Loka Kalurahan Condongcatur bagi perwakilan masyarakat condongcatur dan Lembaga kalurahan

Ketua Panitia Pengisian dan Pengangkatan Pamong Kalurahan Condongcatur Tahun 2023, Siswantoro , dalam acara sosialisasi memperkenalkan panitia satu persatu yang terdiri berbagai unsur baik dari pamong, BPKal, Lembaga Kalurahan maupun Tokoh Masyarakat sesuai SK Lurah Condongcatur nomor 193/ tentang Pembentukan Panitia Pengisian dan Pengangkatan Pamong Kalurahan Condongcatur tahun 2023

“Di lingkungan Pemerintah Kalurahan Condongcatur saat ini ada kekosongan jabatan untuk Formasi Jabatan Kaur Tata Laksana dan Dukuh Tiyasan,” ucapnya

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji mengajak dan memanggil khususnya warga Condongcatur dan warga umum lainya yang memenuhi syarat usia maupun syarat administrasi untuk mengikuti seleksi ini dengan sebaik-baiknya,

Menurutnya, pemerintah kalurahan melalui panitia pengisian dan pengangkatan pamong Kalurahan Condongcatur melaksanakan tugas secara profesional dan menjamin proses dengan prinsip CLEAR and CLEAN bekerjasama dengan Universitas Negeri Yogyakarta

“Pemerintah Kalurahan Condongcatur sudah kelima kalinya bekerjasama dengan Univesitas Negeri Yogyakarta untuk pelaksanaan Ujian dimana setelah ujian langsung diumumkan saat itu juga hasil nilainya setelah ditambah nilai lokalitas dan nilai pengabdian peserta yang memperoleh nilai tertinggi akan ditetapkan sebagai pamong kalurahan,” jelasnya.

Materi sosialisasi sendiri disampaikan oleh Wahyu Nurendra yang menyampaikan dasar hukum, syarat syarat dan tugas panitia adalah melakukan Penjaringan (penelitian berkas syarat administrasi bakal calon pamong kalurahan) sesuai dengan tugas yang diamanatkan dalam pasal 11 Perda Kabupaten Sleman Nomor 10 Tahun 2019 sedangkan pelaksanaan seleksi akan di serahkan sepenuhnya kepada Pihak Universitas Negeri Yogyakarta.

“Syarat-syarat pendaftaran sebagaimana dalam hard copy yang telah dibagikan kepada peserta sosialisasi salah satu syarat untuk dapat mengajukan mendaftar sebagai calon Tiyasan adalah dukungan dari warga padukuhan setempat dan dibuktikan dengan FC KTP paling sedikit 15% dari jumlah penduduk wajib KTP di Padukuhan Tiyasan sejumlah sehingga memerlukan dukungan Fotocopy E-KTP /SUKET yang masih berlaku sejumlah 165,” Jelasnya

Pelaksanaan ujian di UNY direncanakan pada hari Sabtu 25 November 2023 meliputi Ujian Tertulis (tes potensi akademik, tes kemampuan bidang meliputi pancasila, UUD 1945, sistem pemerintahan RI, bahasa indonesia, pengetahuan mengenai pemerintah daerah, pemerintah kalurahan, pengetahuan umum dengan lowongan jabatan dan muatan lokal), Ujian ketrampilan meliputi (praktik komputer, praktik berpidato, presentasi dan memimpin rapat), Tes Psikologi dan Tes Wawancara

Bakal calon disamping nilai hasil ujian akademik di UNY juga akan mempunyai Tambahan Nilai Lokalitas dan Nilai Pengabdian /pengalaman bekerja di lembaga kalurahan Nilai Pengabdian di Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan seperti BPKal, LPMKal, PKK, Karangtaruna, RT, RW, Posyandu, Satlinmas)

Sesuai tahapan mulai pengambilan blanko / berkas pendaftaran tanggal 26, 27 dan 30 Oktober 2023 sedangkan pengembalian berkas pendaftaran tanggal 31 Oktober 2023 sd 10 November 2023 di sekretariat panitia ruang kaur pangripta Lt. 2 Kantor Kalurahan Condongcatur. (Wasana/KIM Depok)