Siswa MAN 4 Sleman Borong Piala Festival Foto Kreatif RRI Yogyakarta

Sleman – Tiga Siswa MAN 4 Sleman Yogyakarta berhasil torehkan prestasi di bidang fotografi. Mereka adalah Anggun Shofiya, Fazrul , dan Marleska Cahya yang behasil meraih juara I, II, dan III dalam Festival Foto Kreatif yang diselenggarakan Radio Republik Indonesia (RRI) Yogyakarta, Rabu (25/10/2023).

Anggun Shofiya peraih Juara 1, saat ditemui pada Rabu (25/10/2023) menuturkan, melalui foto hasil jepretannya, ia ingin menyampaikan pesan, RRI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan turut berjasa dalam memberi layanan informasi bagi masyarakat luas. Lanjutnya, seiring dengan perkembangan teknologi informasi, banyak kalangan muda enggan mengakses informasi dari RRI bahkan, tidak mengakses sama sekali.

“Padahal program-program RRI itu banyak dan bagus, tidak hanya berita dari radio,” ujar siswi kelas 10, kelahiran Sleman, 6 Mei 2007 itu.

Ditanya kiat sukses memborong piala, Anggun bersama teman-temannya bercerita, ia menyempatkan diri untuk survey, termasuk mewawancari orang-orang RRI.  Tujuannya untuk mencari informasi terkait dengan Lembaga penyiaran publik tersebut. 

“Hasil survey kami padukan dengan ketentuan lomba, beberapa konsep awal sempat kami ubah, kami sesuaikan dengan survey,” tegasnya

Sejumlah kegiatan turut memeriahkan kegiatan Festival Pelajar Nusantara ini, antara lain; ngobrol bareng, festival foto dan video, pelatihan MC, Festival masakan Nusantara, fashion dan make Up, Pagelaran Orkes Keroncong Milenial, pada Senin – Rabu (23-25/10/2023), di RRI Yogyakarta, SMK Negeri 4 Yogyakarta, dan SMK Negeri 2 Kasihan (SMM Yogyakarta).

Kepala MAN 4 Sleman Arif Makruf, menyampaikan apresiasinya pada tiga siswa tersebut. Ia mengungkapkan, madrasah senantiasa memotivasi dan memfasilitasi para siswa untuk mengembangkan diri, salah satunya melalui perlombaan.   (Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)




Museum Gunung Merapi Masuk Sekolah

Turi – Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman melalui UPTD Museum Gunungapi Merapi menggelar kegiatan Museum Masuk Sekolah dengan tema SD KITA di SD Muhammadiyah Dadapan, Kapanewon Turi, Sleman, Rabu (25/10/2023).

Kepala UPTD Museum Gunungapi Merapi, Imam Muslikh Mahmudi mengatakan bahwa tujuan museum masuk sekolah ini agar para siswa semakin mengenal museum, karena di dalam museum tersimpan banyak benda yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar.

Selain itu dengan mengunjungi museum, anak-anak akan menemukan inspirasi sebagai sarana pengembangan ilmu dimasa mendatang.

”Harapanya kegiatan ini akan berkelanjutan sehingga menambah wawasan dan koleksi sumber belajar para siswa, yang pada akhirnya tujuan pendidikan akan mudah dicapai,” ujar Imam.

Rahayu Sulastriningsih, Kepala SD Muhamadiyah Dadapan mengapresiasi kegiatan ini karena  banyak memberi manfaat bagi para siswa.

Sedangkan Haryanto, Majelis Pendidikan Dasar Menengah PCM Turi menyampaikan ucapan terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada SD Muda dikunjungi oleh kegiatan Museum Masuk Sekolah ini.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi siswa dan menggali potensi seni dan kreativitas akan budaya Indonesia,” tutupnya.

Dalam agenda ini menampilkan potensi seni budaya yang ada seperti aneka penampilan Tarian Anak-anak dan Dewasa Tari daerah medley Pentas Tapak Suci, Tarian wonderland, Pentas Tapak Suci puluhan siswa SD Muda dan sanggar binaan MGM. (Farrah Nuril)




Relawan Destana Lumbungrejo Dapatkan Peningkatan Kapasitas dari Damkar Sleman

Sleman – Bertempat di Aula Lantai Dua Kalurahan Lumbungrejo, relawan yang tergabung dalam Tim Regu Cepat (TRC) Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Kalurahan Lumbungrejo mendapatkan Peningkatan Kapasitas pada Selasa, (24/10/2023)

Kegiatan ini menghadirkan dari Kesatuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) Kabupaten Sleman dalam hal ini dari Satuan Pemadam Kebakaran. Hadir dalam kesempatan ini, sebanyak 50 orang yang terdiri dari selain seluruh anggota Relawan TRC DESTANA , juga Pamong Kalurahan Lumbungrejo, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Lumbungrejo, Babinsa dan Bhabinkamtibas Lumbungrejo serta perwakilan dari komunitas relawan yang ada di Lumbungrejo.

St. Haenry Dharma Widjaja, Kabid Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Damkar Sleman mengapresiasi atas terselenggarannya kegiatan tersebut, dan tak lupa mengharapkan kepada seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan

“Semua Peserta yang hadir, dapat menerima dan menyerap pembelajaran yang diberikan oleh Petugas Pemadam Kebakaran dan BPBD,” katanya.

Selanjutnya dalam kegiatan ini, peserta diberikan materi singkat oleh Sumardjono, selaku Penyuluh Bencana di Seksi Pencegahan Kebakaran Damkar Sleman, mulai dari bagaimana penanggulangan kebakaran, teori dasar api, dan dilanjutkan memperagakan praktek penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (Apar) dan teknik tradisional memadamkan api

“Bertujuan agar para relawan punya ilmu pengetahuan tentang mitigasi bencana dan penanganan saat terjadi bencana alam di wilayah. Di samping itu agar relawan terjalin kekompakan dan semangat dalam berperan aktif kegiatan relawan,” pungkas Sumardjono. (SBD/KIM Tempel)




Panwaslu Depok Ajak Postulat Novisiat Suster Carolus Borromeus Sukseskan Pemilu 2024

Sleman – Koordinator Divisi Pencegahan, Hukum, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Depok Sleman Muhammad Muamar Zaenuddin Ekhsan mengajak pemuka agama dapat turut serta mengambil bagian dalam menyukseskan Pemilihan Umum 14 Februari 2024 mendatang. Menurut Muamar, semua tempat ibadah perlu menjaga netralitasnya dalam politik praktis.

“Kita sebagai warga negara, di hadapan hukum, kita semua sama dengan warga negara yang memiliki kedudukan setara. Sebab itu warga gereja pun bertanggungjawab ambil bagian dalam proses demokrasi Pemilu 2024,” kata Muamar dalam pertemuan dengan Postulat Novisiat Suster Carolus Borromeus, Jalan Affandi CT-10/26, Karanggayam, Caturtunggal, Depok, Sleman, Selasa (24/10/2023).

Alumnus Universitas AMIKOM Yogyakarta itu mengatakan, bahwa dari agama mana pun, baik dari pemuka agama hingga jemaat hendaknya tidak terlibat dalam kampanye atau mendukung calon dengan mengatasnamakan lembaga gereja.

Muamar juga berharap gereja pun bisa berdiri atas semua golongan dan kepentingan.

“Kami yakin pemuka agama bisa menjaga kredibilitas secara moral dan politik. Baik di internal sendiri maupun di dalam masyarakat,” ungkapnya.

Secara kelembagaan, Muamar berharap pihak Postulat Novisiat Suster Carolus Borromeus bisa ikut memantau proses pemilu. Salah satunya dengan memberikan masukan, saran, dan usulan kepada pemerintah dan penyelenggara pemilu, semua dilakukan demi perbaikan sistem kepemiluan dan demokrasi tanah air.

“Wilayah kita cukup luas dan rumit, sehingga kami terbuka atas masukan-masukan masyarakat Depok demi kebaikan kita bersama,” ujar Muamar.

Dalam kesempatan itu pula Muamar memastikan semuanya telah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilu 2024 mendatang bagi yang telah memenuhi syarat.

Selain Muamar, hadir dalam kesempatan itu Ketua Panwaslu Depok Adihanto Purnomo, Ketua PPK Depok Hari Jumanto dan Divisi Teknis Penyelenggaraan PPK Depok Adi Yananta. (Athiful/KIM Depok)




Hadapi Pemilu, FPK Sleman Adakan Sarasehan Pembauran Kebangsaan

Sleman – Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Sleman menggelar Sarasehan bertema “Pemilu sebagai Sarana Integrasi Bangsa” pada Selasa (24/10/2023) di Ruang Rapat Sembada Pemda Sleman. Sarasehan ini dihadiri oleh beberapa narasumber seperti Hery Purwito dari Bawaslu , Ipda Arumsari dari Polresta, dan perwakilan dari Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Sleman, Eko Sumardiyanto.

Acara ini dibuka dengan sambutan dari Ketua Badan Kesbangpol Kabupaten Sleman, Hery Sutopo  yang kemudian diikuti dengan pemaparan dari narasumber.

Peserta dalam acara ini sangat beragam, terdiri dari perwakilan tokoh dari berbagai daerah di Indonesia yang tinggal di Sleman, serta mereka yang sedang bertugas atau belajar di wilayah tersebut. Tokoh-tokoh pemuda juga turut hadir dalam sarasehan ini.

Eko Sumardiyanto, perwakilan FPK Sleman, mengungkapkan harapannya terkait Pemilu 2024.

“Pemilu harus menjadi sarana integrasi bangsa, memungkinkan partisipasi yang lebih besar dari semua warga negara, terutama bagi mereka yang berada di luar daerah asalnya,” ujar Eko.

Ia berharap agar Pemilu mendatang dapat berjalan dengan lebih baik, dan hak pilih semua warga dapat difasilitasi dengan maksimal.

“Melalui sarasehan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya peran Pemilu dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” tukas Eko.

Diskusi yang berlangsung setelah pemaparan narasumber menjadi wadah bagi peserta untuk berbagi gagasan dan pandangan guna memastikan bahwa Pemilu mendatang benar-benar mencerminkan prinsip integrasi kebangsaan.

Dengan kolaborasi dari berbagai pihak, diharapkan Pemilu 2024 dapat menjadi tonggak positif dalam perjalanan demokrasi Indonesia. (Arief Hartanto)