STIE SBI Dorong UMKM Tingkatkan Omzet Lewat Media Digital

Guna mendorong peningkatan omzet penjualan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lewat media digital, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Solusi Bisnis Indonesia (SBI) menyelenggarakan program pembinaan UMKM berbasis kemitraan yang berlangsung selama 15 hari di Hotel Grand Sarila, Sleman, Selasa (21/11/2023).

Mitra binaan STIE SBI Yogyakarta kali ini adalah GMT Apparel merupakan pelaku usaha kecil yang menekuni bidang konveksi. Adapun materi yang diberikan berupa pendampingan kompetensi yang mencakup pelatihan diversifikasi produk, strategi pemasaran digital, digital marketing, social media ads, foto produk, desain grafis, pengelolaan sumber daya manusia, serta pelaporan keuangan dan perpajakan yang dipaparkan oleh para dosen tetap di antaranya Dr. Anggun Anggita selaku Kepala Unit Penjaminan Mutu STIE SBI Yogyakarta, Dr. Lucia Ika Fitriastuti selaku Pembantu Ketua II, serta Drs. Junaidi Affan yang kesehariannya sebagai Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Kegiatan yang mengangkat tema ‘Pendampingan Scale Up Bisnis melalui Pemasaran Digital’ yang dilakukan terhadap Mitra Grow Media Tex dibuka secara resmi oleh Ketua STIE SBI Yogyakarta, Saifudin Zuhri. Dalam sambutan pembukanya, Saifudin Zuhri menuturkan bahwa melalui program ini pihaknya  mengupayakan dapat memberikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia berupa pengetahuan dan keahlian bagi pelaku usaha mikro kecil sehingga mampu berkembang lebih baik dengan memanfaatkan media digital.

“Tim yang terdiri dari para dosen mendorong terciptanya sebuah produk baru menuju Business to Consumers (B2C) sehingga diharapkan mitra binaan memiliki produk dengan brand baru, sekaligus dibantu hingga proses pemasarannya melalui platform digital,” tegas Saifudin.

Lebih lanjut Saifudin mengungkapkan bahwa program pembinaan ini juga memiliki keluaran terciptanya produk diversifikasi yang baru, dan terbentuknya pangsa pasar baru melalui platform digital, termasuk kepemilikan website dan profile company dari mitra usaha.

Sementara, Anggun Anggita selaku Ketua Pengusul Program Pendampingan menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya kampus mentransfer ilmu dan pengetahuan dari perguruan tinggi bagi Masyarakat pelaku bisnis, serta bagian dari pengabdian terhadap masyarakat dengan melibatkan dosen dan mahasiswa STIE SBI Yogyakarta demi meningkatkan pengalaman pembelajaran di luar kampus sekaligus mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Panwascam Prambanan Gelar Rakor Persiapan Pengawasan Kampanye Pemilu 2024

Panwascam Kapanewon Prambanan menginisiasi rapat koordinasi persiapan pelaksanaan pengawasan tahapan kampanye pemilu 2024 pada Selasa (21/11/2023) di Aula Budi Pekerti Kapanewon Prambanan. Rakor ini dihadiri oleh berbagai stakeholder di antaranya Panewu Prambanan, Danramil Prambanan, Kapolsek Prambanan, seluruh anggota dan staf Panwascam, Panwasdes, PPK, ketua PPS, TRC Prambanan, ketua FKUB Prambanan, ketua FKDM Prambanan, dan perwakilan Linmas dari 6 kalurahan di Prambanan.

Dalam sambutannya, Ketua Panwascam Prambanan, Suyanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua undangan yang telah hadir.

“Persiapan ini dilakukan dengan tujuan agar senantiasa terjalin sinergitas yang baik antara penyelenggara pemilu di kapanewon Prambanan dengan semua stakeholder. Mari kita secara bersama-sama ikut melakukan pengawasan pada tahapan kampanye pemilu tahun ini agar terwujud pemilu yang damai dan sukses di wilayah Prambanan,” ujarnya.

Sementara Edi Wibowo selaku Panewu Anom Prambanan menyampaikan bahwa tahapan masa kampanye kurang lebih satu minggu lagi yaitu tanggal 28 November 2023.

“Bagi yang baru pertama kali menjadi penyelenggara pemilu agar segera menyesuaikan diri sesuai dengan baju kita sendiri. Doa saya dan kita bersama semoga tidak ada isu agama yang dijadikan sebagai menu atau tema kampanye karena hal ini dapat menjadi faktor pemicu hal-hal negatif di masyarakat,” jelas Edi.

Selain itu, Tamrin Santoso selaku narasumber menjelaskan tentang tata cara pengawasan kampanye, mekanisme pelaporan dan penanganan pelanggaran, serta koordinasi antara Panwascam, Panwasdes, dan stakeholder terkait. Ia juga mengingatkan para peserta rakor untuk selalu mengedepankan asas netralitas, profesionalisme, dan independensi dalam melaksanakan tugasnya.

Dengan diadakannya rakor tersebut, diharapkan semua pihak dapat bersinergi dan berkomitmen untuk menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan berkualitas di Kapanewon Prambanan. (Agus Prasetyo/Kim Gerbang Paris Prambanan)




Apel Siaga Bawaslu DIY Perkuat Sinergitas Antar Pengawas Pemilu

Demi memperkuat sinergitas dan mengonsolidasikan seluruh jajaran pengawas pemilu khususnya menghadapi tahapan kampanye pemilu 2024 di Daerah Istimewa Yogyakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Daerah Istimewa Yogyakarta  menyelenggarakan kegiatan apel siaga pengawasan pemilu yang diikuti oleh Bawaslu Kabupaten Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunung Kidul, Kota Yogyakarta dan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan se-Daerah Istimewa Yogyakarta, serta perwakilan Desa Anti Politik Uang di wilayah Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul.

Kegiatan yang secara resmi ditandai dengan pelepasan balon ke udara digelar di Lapangan Argasoka, Griya Persada Convention Hotel and Resort Kaliurang, Sleman pada hari Senin (20/11/2023) dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta, Mohammad Najib yang didampingi empat Anggota Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta beserta Kepala Sekretariat dan jajarannya.

Dalam amanat apel siaga, Mohammad Najib menegaskan terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan guna menciptakan pengawasan Pemilu yang berintegritas dengan mengedepankan upaya pencegahan terjadinya pelanggaran pemilu.

“Keberadaan pengawas pemilu di lokasi kampanye untuk memastikan tidak adanya pelanggaran yang dilakukan oleh tim pelaksana kampanye maupun peserta pemilu, sehingga tahapan kampanye dapat berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan khususnya yang tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum,” tegas Najib di hadapan peserta apel siaga.

Bentuk komitmen dari Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta dalam mengawal pemilu serentak 2024 diwujudkan dalam kegiatan apel siaga pengawasan pemilu ini sekaligus untuk mengetahui kesiapan dari Bawaslu kabupaten dan kota beserta seluruh jajarannya dalam mendorong terwujudnya pemilu yang berkeadilan, berintegritas, jujur dan adil.

“Pengawas pemilu di tingkat kecamatan sangat dekat dengan fakta-fakta pelanggaran di lapangan terutama dengan tokoh partai politik maupun calon legislatif. Sehingga perlu memiliki  keberanian untuk menindak pelanggaran karena mempunyai peran besar guna mendorong terwujudnya pemilu yang aman dan damai,” lanjut Najib.

Menurutnya, untuk mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas dibutuhkan totalitas dalam pelaksanaan pengawasan. Pengawas pemilu hadir untuk mengemban misi mengawal integritas pemilu, mencegah terjadinya pelanggaran pemilu, menutup ruang terjadinya pelanggaran pemilu melalui peningkatan tugas pengawasan dan meningkatkan integritas dalam penindakan pelanggaran serta penyelesaian sengketa proses pemilu. Karenanya, pengawas pemilu dituntut agar mampu bekerja secara professional, independen dan imparsial. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Pengurus Harian Tuwanggana Kabupaten Sleman Adakan Rakor Pasca Kongres

Tuwanggana adalah nama baru yang diberikan oleh Gubernur DIY bagi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di wilayah Yogyakarta. Dengan nomenklatur baru tersebut, ke depannya Tuwanggana akan mengawal pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari dana keistimewaan (danais). Ini berarti Tuwanggana bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program keistimewaan di kalurahan.

Bertempat di RM Kebon Ndelik pada Selasa (21/11/2023), DPD Tuwanggana mengadakan rapat koordinasi yang dihadiri Pengurus Harian Tuwanggana pertama kali pasca Kongres LPM se-DIY beberapa waktu yang lalu.

Dwijo Putro, Ketua DPD Tuwanggana Kabupaten Sleman yang memimpin rapat menyampaikan bahwa pada tahun 2024, Tuwanggana tetap harus mempunyai kegiatan yang sifatnya inisiatif meskipun dari dinas terkait tidak dianggarkan kegiatannya.

Adapun kegiatan yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan adalah audiensi dengan Bupati Sleman untuk menyampaikan laporan hasil Kongres LPM termasuk di dalamnya tentang kelembagaan. “Selain hasil kongres, dalam audiensi juga akan disampaikan hasil pembentukan LPM tingkat kapanewon, Rencana Anggaran Biaya LPM, dan himbauan agar Lembaga LPM dioptimalkan,” jelas Dwijo.

Dwijo kemudian memimpin penyusunan rencana kegiatan Tuwanggana di tahun 2024 mulai dari rakor, rapat pleno, sosialisasi hasil kongres, peningkatan kapasitas, pengadaan seragam pengurus harian, pembuatan papan nama dan pataka, lomba administrasi Tuwanggana, dan pelaksanaan bulan Bakti gotong-royong. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)




BPD DIY Salurkan Dana CSR bagi Anak Sekolah Condongcatur

Pemerintah Kalurahan Condongcatur kembali mendapatkan CSR Beasiswa Pendidikan Siswa Berprestasi dan kurang mampu dari Bank BPD DIY Capem Condongcatur diserahkan secara simbolis di Ruang Lurah Condongcatur, Selasa (21 /11/ 2023).

Bantuan beasiswa ini dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang pendidikan dan untuk memberikan motivasi terhadap siswa sekolah berprestasi. Bank BPD DIY menyalurkan CSR dalam bentuk beasiswa senilai 50 juta rupiah kepada 125 anak sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA di Kalurahan Condongcatur.

Dalam sambutanya, Reno Candra Sangaji selaku Lurah Condongcatur menyampaikan bahwa Bank BPD DIY merupakan salah satu mitra terbaik Pemerintah Kalurahan Condongcatur.

“Maju dan berkembang bersama dan saya berharap ke depan dapat terus menjalin kerja sama dan kemitraan lainya sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ucap Reno.

Kepala Bank BPD DIY Cabang Pembantu Condongcatur, Reza Prihaditya mewakili manajemen PT Bank BPD DIY turut menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Condongcatur atas kerjasamanya selama ini memberikan kepercayaan kepada Bank BPD DIY.

“Program CSR ini sebagai wujud kepedulian Bank BPD DIY kepada masyarakat yang kali ini dalam bentuk beasiswa anak sekolah. Program ini sudah 3 kali dilaksanakan akan diusulkan kembali tahun depan,” pungkas Reza. (Wasana/KIM Depok)