Puskesmas Mlati II Fasilitasi Cek Lab Bagi Peserta Prolanis

Sleman – Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Puskesmas Mlati II kembali mendapat fasilitas cek laboratorium tahap 2 pada bulan November, setelah pelaksanaan di bulan Mei tahap pertama dulu.

Sebanyak 137 peserta prolanis untuk penyakit Diabetes dan Hipertensi memanfaatkan kesempatan tersebut yang pelaksanaannya di ruang parkir ambulance pada hari Rabu (22/11/2023).

dr. Zulia Nuraini dari Puskesmas Mlati II menerangkan bahwa fasilitas lab tahunan diberikan kepada pasien yang mempunyai riwayat sakit Gula (DM) dan Hipertensi (HT) atau keduanya. Syaratnya adalah para peserta memiliki BPJS yang aktif di Puskesmas Mlati II dan sudah menjadi anggota Prolanis.

“Untuk kedua ketentuan tersebut akan di cek pada waktu pengambilan darah dan urine,” ujar Zulia.

Zulia menekankan bahwa pemeriksaan lab tahunan ini dilaksanakan 2 kali yaitu pada bulan Mei dan November, artinya peserta Prolanis mendapat jatah lab tahunan 2 kali dalam 1 tahun. Dengan fasilitasi tersebut, Zulia mengharapkan peserta intuk memanfaatkan karena kalau cek secara mandiri memakan biaya hingga Rp 700.000,-.

“Setiap pasien yang akan cek lab akan diverifikasi dulu datanya sehubungan dengan BPJS nya aktif atau tidak, peserta ikut kapitasi Puskesmas Mlati II atau tidak dan pasien kontrol rutin apa tidak. Artinya kegiatan cek lab ini difasilitasi oleh BPJS bagi prolanis aktif,” terang Zulia.

Diterangkan juga oleh Zulia, ada pasien yang tidak bisa pemeriksaan lab nya yang dikarenakan beberapa alasan yaitu, tidak aktif (karena premi/sudah tidak bekerja di suatu perusahaan/tidak ditanggung), faskesnya bukan Puskesmas Mlati II, dirujuk (periksa di Rumah Sakit belum dikembalikan kembali ke Puskesmas), tidak kontrol rutin, dan belum waktunya untuk cek lab.

Zulia mengingatkan untuk jadwal pelaksanaan cek lab, bahwa pasien DM dilayani pada pukul 07.45 – 08.30 dan untuk pasien HT dilayani pada pukul 08.45 – 09.30. Pasien sebelum puasa mulai pukul 22.00 dan pada saat pendaftaran membawa foto copy KTP/BPJS.

Adapun dalam cek lab nanti yang diperiksa adalah profil lemak seperti kolesterol, trigliserid, HDL, LDL. Selain itu, ada juga fungsi ginjal seperti ureum, creatinin, albumin urine, dan pemeriksaan fungsi liver seperti SGPT.

“Khusus untuk pasien DM ada tambahan cek kontrol gula darah dan hba1c yaitu pemeriksaan dengan mengukur kadar/prosentase glukosa yang terikat dalam hemoglobin,” tutur Zulia.

“Sebagai keterangan tambahan bahwa hasil lab ini bisa diambil 1 minggu kemudian atau diambil bersamaan dengan kontrol rutin,” pungkasnya. (Sutarto Agus/KIM Seyegan).