Bahas Perkembangan KIM, Forum KIM Sembada Sleman Gelar Rakor

Sleman – Bertempat di RM Omah Kopi Mrisen, Caturharjo, Kapanewon Sleman, Sabtu (25/11/2023), Forum KIM Sembada Sleman menggelar pertemuan rutin bulanan.  Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Sleman, Panewu dan Panom Kapanewon Sleman, pengurus Forkom KIM, pengurus KIM kapanewon dan Kalurahan.

Kegiatan dibuka oleh Suripto, selaku Ketua Forkom KIM Sembada Sleman. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa Kepengurusan Forkom KIM Sembada Sleman akan berakhir di bulan Juli 2024. Untuk itu, Suripto berharap mulai mempersiapkan calon pengurus baru dari kalangan  muda sebagai  upaya regenerasi ditubuh KIM sendiri.

Suripto pada kesempatan tersebut juga memberi oleh oleh dalam mengikuti Festival KIM Nasional di Surabaya beberapa waktu lalu. Festival yang diikuti oleh 17 Provinsi tersebut memberi pelajaran yang berarti bagi KIM DIY yang diwakili oleh KIM Kerto Mandiri Turi  (Sleman) dan KIM Nyi Ageng Serang (Kulon Progo).

“Ditengah persiapan yang kurang, Festival KIM Nasional tersebut, bagi KIM DIY bisa belajar dari apa saja yang ditampilkan oleh peserta lain dengan kegiatan pariwisata, koperasi, pertanian maupun UMKM,” ujar Suripto.

Sebagai upaya persiapan menghadapi Festival KIM Nasional tersebut, Suripto mengusulkan untuk diadakan Lomba KIM tingkat Kabupaten Sleman yang diikuti oleh KIM dari Kapanewon maupun Kalurahan, seperti yang diadakan oleh Kulonprogo.

Panewu Anom Kapanewon Sleman, Budi Sudar Iryanto dalam sambutannya menyampaikan kepada forum bahwa Kapanewon Sleman pada rakor kali ini mengundang calon pengurus KIM 5 Kalurahan yang akan dibentuk pada bulan Desember mendatang. “Untuk itu mohon arahan dan bimbingannya dari Forkom KIM Sembada Sleman,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sleman, Eka Surya Prihantoro menyampaikan bahwa Dinas Kominfo akan memfasilitasi pembentukan KIM Kalurahan dan kegiatan yang dikuti oleh KIM seperti festival KIM tingkat Nasional yang beberapa waktu lalu diikuti KIM DIY. Sedangkan Lomba KIM tingkat Kabupaten, Eka juga menyetujui dengan instrumen penilaian yang nanti disiapkan Oleh Dinas  Kominfo.

“Dalam lomba epdeskel, keberadaan KIM tingkat Kalurahan juga menjadi penilaian sehingga Kalurahan harus segera membentuk KIM,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Eka juga mengapresiasi dengan produktifitas berita yang dihasilkan olah pegiat KIM  dan meminta maaf belum bisa memberikan reward yang memadai.

“Yang jelas, Diskominfo akan support untuk kegiatan rutin bulanan seperti Rakor Forkom KIM seperti ini. Demikian juga dengan fasilitasi website gratis dari Diskominfo untuk tiap KIM Kapanewon,” tutupnya. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)