Pemkab Sleman Serahkan Penghargaan GISA untuk Kapanewon, Kalurahan, dan Padukuhan

Sleman – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sleman menyerahkan penghargaan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) Kabupaten Sleman 2023 kepada 6 Kapanewon, 6 Kalurahan, dan 6 Padukuhan. Penyerahan penghargaan ini dilakukan langsung oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, di Grha Sarina Vidi, Jl. Magelang, Mulungan Wetan, Sendangadi, Mlati, pada Senin (27/11/2023).

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sleman, Susmiarto, menyampaikan bahwa pada data terakhir Oktober 2023, kinerja penyelenggaraan adminduk mencatat perekaman E-KTP mencapai 99,40%, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar 98,17%. Sementara kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) mencapai 80,03%, naik dari tahun 2022 yang sebesar 77,33%. Untuk kepemilikan Akta Kelahiran di bawah usia 18 tahun mencapai 98,65%, meningkat dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 94,42%. Namun, perekaman penduduk potensial data pemilihan umum hanya tercatat 72,99% dari penduduk Sleman.

“Penilaian penerima penghargaan GISA Kabupaten Sleman 2023 berdasarkan jumlah capaian perekaman E-KTP, Kepemilikan KIA, Akta Kelahiran, Aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), Akta Kematian, dan Pencatatan Perkawinan yang tercatat di setiap Padukuhan, Kalurahan, dan Kapanewon,” jelasnya.

Penerima penghargaan GISA Kabupaten Sleman 2023 tingkat Kapanewon untuk wilayah A, yaitu juara 1 dimenangkan oleh Depok, juara 2 Kalasan, dan juara 3 Ngaglik. Kemudian untuk wilayah B, juara 1 Kapanewon Seyegan, juara 2 Cangkringan, dan juara 3 Prambanan.

Pada tingkat kalurahan wilayah A, juara 1 Kalurahan Trimulyo, juara 2 Sidokarto, juara 3 Widodomartani. Sedangkan untuk wilayah B, juara 1 dimenangkan Kalurahan Wukirsari, juara 2 Sendangsari, dan juara 3 Margokaton.

Di tingkat padukuhan, juara 1 Kalurahan Kedulan, juara 2 Gedongan, juara 3 Klegen untuk wilayah A. Lalu untuk wilayah B, juara 1 Duwet, juara 2 Umbulsari B, dan juara 3 Kenaruhan.

“Harapannya, semoga dengan adanya penghargaan GISA ini menjadikan perangkat Kapanewon, kalurahan, dan padukuhan lebih semangat untuk menyukseskan program GISA, dan mewujudkan pelayanan masyarakat dengan sebaik-baiknya,” harap Susmiarto.

Sementara itu, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengharapkan bahwa acara penyerahan penghargaan GISA Kabupaten Sleman 2023 ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh Kapanewon, kalurahan, dan padukuhan untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan serta melakukan peningkatan edukasi tertib administrasi kependudukan kepada masyarakat di wilayah masing-masing. (Rep Raya)




Kundha Kabudayan Sleman Gelar Festival Permainan Tradisional

Turi – Dinas Kebudayaan/ Kundha Kabudayan Kabupaten Sleman menggelar Festival Permainan Tradisional, di Area Bumi Perkemahan Jaka Garong, Garongan, Kalurahan Wonokerto Kapanewon Turi, Minggu (26/11/2023).

Ketua Panitia Eko Ferianto dalam laporannya mengatakan, Festival Permainan Permainan Tradisional tahun 2023 diikuti 17 Kalurahan Budaya di Kabupaten Sleman.

“Atlet peserta adalah Putra dan Putri dengan porsi Untuk Putri Bakiak dan Balap Karung. Untuk Putra jenis permainan Egrang dan Engsreng. Usia peserta dibatasi 10 – 15 tahun yang dibuktikan dengan foto copy Kartu Keluarga,” terangnya.

Eko menuturkan, panitia memberikan apresiasi dalam bentuk uang pembinaan, Piagam dan Piala bagi kontingen penyaji terbaik I hingga VI. Bersarnya berjenjang dengan rincian Penyaji terbaik I 10 Juta, terbaik II sebesar 9 Juta, Terbaik III mendapatkan 8 Juta. Untuk terbaik IV hingga VI masing-masing 7 juta, 6 Juta dan 5 Juta.

“Para peserta putri baik Bakiak yang dimainkan tiga atlet dan balap karung estafet sebanyak dua atlit, di mana peserta menempuh jarak 60 meter meter PP. Sedang untuk Putra dengan cabang Egrang dua atlet menempuh 60 m PP secara estafet. Sedang Untuk Engsreng estafet dua atlit memutari lingkaran diameter 30 meter,” jelas Eko.

Kepala Dinas Kebudayaan/Kundha Kabudayan Kabupaten Sleman Edy Winaryo dalam sambutanya mengatakan, pada penyelenggaraan festival permainan tradisional tahun 2023 yang merupakan penyelenggaraan pertama kali ini, Kundha menyertakan Kalurahan Budaya dengan melibatkan 17 Kalurahan serta dibantu Pendamping Kalurahan Budaya serta Tim Monitoring Kalurahan Budaya.

“Perhelatan pertama kali di 2023 akan ini akan dijadikan model penyelenggaraan di tahun berikutnya dengan berbagai evaluasinya nanti,” kata Edy Winaryo.

Lebih lanjut dikatakan, berbagai jenis permainan rakyat, permainan tradisional yang sudah ada sejak dahulu kala mengandung nilai pendidikan yang mesti ditanamkan kepada generasi muda.

“Untuk itulah perlunya upaya pelestarian, perlindungan dan pengembangan. Kedepan perlu identifikasi kelompok kelompok agar data keberadaan makin jelas,” pungkas Edy.

Selama pelaksanaan festival, para peserta dinilai dengan komposisi juri tiga orang, yaitu Arsanta, Adnan Riyanga dan Aditya. Berdasarkan hasil penilaian selama  penyelenggaraan festival yang berlangsung sejak pagi, ditetapkan hasil yaitu Penyaji Terbaik I Kalurahan Budaya Caturharjo, Sleman dengan total nilai 100. Terbaik II Kalurahan Budaya Argomulyo, Cangkringan memperoleh Nilai 80. Terbaik III Kalurahan Budaya Margoagung, Seyegan dengan nilai 75.

Sedang untuk penyaji terbaik IV hingga VI masing-masing Kalurahan Budaya  Wonokerto Kapanewon Turi dengan nilai 65, Kalurahan Budaya Sumberejo Kapanewon Tempel memperoleh nila 60 dan Kalurahan Budaya Widodomartani Kapanewon Ngemplak dengan perolehan nilai 50.

Festival Permainan Tradisional selain dihadiri Kepala Kundha Kabudayan, juga dihadiri Forkom Pim Kapanewon Turi, Lurah Kalurahan Budaya, Ketu a Kalurahan budan dan Tin Monev Serta Pendamping Kalurahan Budaya. (Tri Joko S/ KIM Kalasan)




Bahas Perkembangan KIM, Forum KIM Sembada Sleman Gelar Rakor

Sleman – Bertempat di RM Omah Kopi Mrisen, Caturharjo, Kapanewon Sleman, Sabtu (25/11/2023), Forum KIM Sembada Sleman menggelar pertemuan rutin bulanan.  Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Sleman, Panewu dan Panom Kapanewon Sleman, pengurus Forkom KIM, pengurus KIM kapanewon dan Kalurahan.

Kegiatan dibuka oleh Suripto, selaku Ketua Forkom KIM Sembada Sleman. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa Kepengurusan Forkom KIM Sembada Sleman akan berakhir di bulan Juli 2024. Untuk itu, Suripto berharap mulai mempersiapkan calon pengurus baru dari kalangan  muda sebagai  upaya regenerasi ditubuh KIM sendiri.

Suripto pada kesempatan tersebut juga memberi oleh oleh dalam mengikuti Festival KIM Nasional di Surabaya beberapa waktu lalu. Festival yang diikuti oleh 17 Provinsi tersebut memberi pelajaran yang berarti bagi KIM DIY yang diwakili oleh KIM Kerto Mandiri Turi  (Sleman) dan KIM Nyi Ageng Serang (Kulon Progo).

“Ditengah persiapan yang kurang, Festival KIM Nasional tersebut, bagi KIM DIY bisa belajar dari apa saja yang ditampilkan oleh peserta lain dengan kegiatan pariwisata, koperasi, pertanian maupun UMKM,” ujar Suripto.

Sebagai upaya persiapan menghadapi Festival KIM Nasional tersebut, Suripto mengusulkan untuk diadakan Lomba KIM tingkat Kabupaten Sleman yang diikuti oleh KIM dari Kapanewon maupun Kalurahan, seperti yang diadakan oleh Kulonprogo.

Panewu Anom Kapanewon Sleman, Budi Sudar Iryanto dalam sambutannya menyampaikan kepada forum bahwa Kapanewon Sleman pada rakor kali ini mengundang calon pengurus KIM 5 Kalurahan yang akan dibentuk pada bulan Desember mendatang. “Untuk itu mohon arahan dan bimbingannya dari Forkom KIM Sembada Sleman,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sleman, Eka Surya Prihantoro menyampaikan bahwa Dinas Kominfo akan memfasilitasi pembentukan KIM Kalurahan dan kegiatan yang dikuti oleh KIM seperti festival KIM tingkat Nasional yang beberapa waktu lalu diikuti KIM DIY. Sedangkan Lomba KIM tingkat Kabupaten, Eka juga menyetujui dengan instrumen penilaian yang nanti disiapkan Oleh Dinas  Kominfo.

“Dalam lomba epdeskel, keberadaan KIM tingkat Kalurahan juga menjadi penilaian sehingga Kalurahan harus segera membentuk KIM,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Eka juga mengapresiasi dengan produktifitas berita yang dihasilkan olah pegiat KIM  dan meminta maaf belum bisa memberikan reward yang memadai.

“Yang jelas, Diskominfo akan support untuk kegiatan rutin bulanan seperti Rakor Forkom KIM seperti ini. Demikian juga dengan fasilitasi website gratis dari Diskominfo untuk tiap KIM Kapanewon,” tutupnya. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)




Tiga Atlet Pencak Silat MAN 4 Sleman Raih Medali dalam Kejurkab Sleman 2023

Sleman – Tiga atlet pelajar MAN 4 Sleman berhasil meraih prestasi dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Pelajar Se-Kabupaten Sleman 2023.  Event Kejuaraan Pencak Silat se-Kabupaten (Kejurkab) Sleman Tahun 2023 digelar di Gedung Olahraga Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Yogyakarta tanggal 20 – 23 November 2023.

Shafa Naura Rizkiya Firdaus (XI IPS 1) berhasil mempersembahkan medali emas dengan meraih Juara 1 dalam Kategori Seni Tunggal Putri.  Sementara Muhammad Raffi Anddes (X D) menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih medali perak sebagai Juara 2 dalam Kategori Tanding Kelas K Putra. Tidak ketinggalan, Deviana Putri Fajar Wijayanti (XI PK) turut menyumbangkan kebanggaan dengan meraih medali perunggu sebagai Juara 3 dalam Kategori Tanding Kelas G Putri.

Akbar Ridho Illahi, Guru Olahraga sekaligus pelatih silat MAN 4 Sleman menyampaikan langsung kabar keberhasilan ini pada Jumat (24/11/2023).

“Alhamdulillah Kejurkab Sleman cabor pencak silat sudah selesai,” tulis Akbar.

“Alhamdulillah diberi keselamatan dan kelancaran dalam mengikuti event tersebut dari hari pertama hingga hari terakhir. Terima kasih atas segala do’a dan restunya dari bapak/ibu guru semuanya, semoga kedepannya bisa lebih baik lagi,” sambungnya. 

Keberhasilan ini mendapatkan apresiasi dari pihak MAN 4 Sleman. Ahmad Arif Makruf Kepala madrasah turut bangga atas prestasi gemilang ini. “Alhamdulillah, prestasi siswa bertambah lagi. Selamat buat para juara dan terima kasih kepada pelatih dan tim yang telah membimbing dan bekerja keras,” ucap Arif.

“Selamat untuk atlit Pencak Silat MANESA, pembimbing dan seluruh tim. MANESA meraih Juara 1, 2, 3, Alhamdulillah, Barakallah,” tulis Edy Suparyanto Wakil Kepala Bidang Kesiswaan. 

Prestasi ini menunjukkan dedikasi, kerja keras atlet-atlet muda MAN 4 Sleman dalam mengharumkan nama madrasah mereka.  Keberhasilan ini tentu akan memotivasi untuk terus berprestasi di masa depan.  (Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)




Himpaudi Moyudan Lakukan Pemilihan Ketua Periode 2023-2027

Moyudan – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kapanewon Moyudan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Aula Lantai 2 Kapanewon Moyudan, Sabtu (25/11/2023). Muscab diselenggarakan untuk membahas  program-program kerja dan pemilihan ketua baru untuk periode 2023-2027.

Hajatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pendidikan kabupaten Sleman, Perwakilan Himpaudi  Kabupaten Sleman, Panewu Moyudan, Kapolsek Moyudan, Dandim, dokter dari Puskesmas Moyudan, petugas dari Kantor Urusan Agama, wakil dari PKG dan diikuti oleh 55 pengurus dan anggota yang merupakan delegasi dari 19 lembaga di Moyudan.

Muscab dibuka oleh Anang Septyawan dari Himpaudi Kabupaten Sleman. Sementara sidang pleno  dipimpin oleh Riningsih sebagai pengurus dan sidang Komisi dipimpin oleh Fifi Noviyanti Yuli (pengurus ). Adapun pemilihan ketua dipimpin oleh Sri Mardianti dan Elmiyati dari Himpaudi Kabupaten Sleman.

Pemilihan berlangsung secara demokratis. Setelah berbagai proses, terpilih sebagai Ketua Himpaudi Moyudan tahun 2023-2027 adalah Zuliana Dewi, menggantikan Dwi Sumarjanah, Ketua sebelumnya Selanjutnya prosesi pelantikan dilakukan oleh  Wakil ketua Himpaudi Kabupaten Sleman, Sri Mardianti.

Panewu Moyudan Harsowasono mengucapkan selamat atas terselenggaranya rangkaian  Muscab yg berlangsung sehari itu  dengan lancar, dan selamat kepada ketua baru.

“Tantangan kedepan semakin berat, tetapi saya yakin pengurus dan smua anggota mampu mengatasinya dengan baik,” tuturnya.

Sedangkan Zuliana Dewi dalam sambutan pertamanya menyampaikan kepada pengurus dan segenap anggota  untuk selalu menjaga kekompakan, kerukunan, dan semangat belajar untuk memajukan Paud.

“Kita harus tingkatkan semangat untuk belajar dengan siapa saja, belajar apa saja termasuk penguasaan bidang informasi dan teknologi sehingga mampu mengikuti perkembangan zaman, ” ujarnya. (Eny Ms/KIM Sumber Biwara Moyudan).