Dorong Terciptanya Pemilu Damai, Bawaslu DIY Gelar Dialog Kebangsaan

Sleman – Menyongsong tahapan kampanye pemilu yang akan berlangsung dari tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar kegiatan dialog kebangsaan yang berlangsung di Plaza Monumen Serangan Umum 1 maret 1949, Kota Yogyakarta, Rabu (22/11/2023) siang.

Kegiatan yang dipandu oleh Indah Ardina dan Aldo Iwak Kebo selaku Host yang menghadirkan Ketua Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta, Mohammad Najib, bersama Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahmad Shidqi, dan Direktur Intelkam Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, Kombes Pol Syahbuddin, .

Ketua Bawaslu DIY, Mohammad Najib dalam sambutannya berharap agar berbagai elemen masyarakat secara bersamaan mengawal pemilu 2024 agar trauma masyarakat dalam situasi yang tidak aman dan penuh dengan kekerasan dan intimidasi, serta tidak lepas dari tindak pelanggaran hukum yang lain tersebut dapat diminimalisir.

Adapun kegiatan Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024 yang digelar saat ini merupakan kegiatan kolaboratif antara Bawaslu DIY, dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), serta Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta dalam upaya mendorong wilayah DIY semakin damai selama Pemilu 2024.

“Semua pihak ikut berperan karena untuk mewujudkan pemilu yang damai tidak bisa digantungkan hanya pada pihak penyelenggara pemilu dan pemerintah daerah saja. Namun, semua pihak harus dapat mengambil perannya masing-masing yang kemudian secara bersama-sama mewujudkan wilayah Jogja ini aman dan damai saat berlangsungnya pemilu tahun 2024,” ucap Najib.

Sementara, dituturkan bahwa sampai saat ini belum ditemukan adanya aktivitas Aparatur Sipil Negara di Daerah Istimewa Yogyakarta hingga tataran perangkat desa yang menunjukkan keberpihakan atau dukungan politik kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang ada. Sebagai pelayan publik harus melayani semuanya tidak boleh berpihak, jika ditemukan pelanggaran maka dipastikan menerima konsekuensi hukumnya.

Di akhir dialog, disimpulkan bahwa esensi pemilu yaitu proses pembelajaran dalam rangka pendewasaan bangsa, dan momentum ujian bagi seluruh elemen bangsa berkaitan dengan seberapa jauh nilai-nilai demokrasi telah menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia. Sehingga diharapkan peserta pemilu dapat melaksanakan kampanye secara produktif dengan mengedepankan kearifan lokal dan budaya tanpa melakukan politik uang, politisasi SARA, penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian.

“Harapanya pelaksana kampanye dapat bekerja sama dengan aparat TNI dan Polri demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, aman dan damai pada pelaksanaan Pemilu 2024 di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Khususnya bisa mengendalikan massa pendukungnya masing-masing dan mendukung sepenuhnya tindakan tegas aparat penegak hukum, serta siap menerima apapun hasil Pemilu 2024 dengan lapang dada,” pungkasnya sambil melepaskan burung merpati putih sebagai simbol perdamaian. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Puskesmas Mlati II Fasilitasi Cek Lab Bagi Peserta Prolanis

Sleman – Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Puskesmas Mlati II kembali mendapat fasilitas cek laboratorium tahap 2 pada bulan November, setelah pelaksanaan di bulan Mei tahap pertama dulu.

Sebanyak 137 peserta prolanis untuk penyakit Diabetes dan Hipertensi memanfaatkan kesempatan tersebut yang pelaksanaannya di ruang parkir ambulance pada hari Rabu (22/11/2023).

dr. Zulia Nuraini dari Puskesmas Mlati II menerangkan bahwa fasilitas lab tahunan diberikan kepada pasien yang mempunyai riwayat sakit Gula (DM) dan Hipertensi (HT) atau keduanya. Syaratnya adalah para peserta memiliki BPJS yang aktif di Puskesmas Mlati II dan sudah menjadi anggota Prolanis.

“Untuk kedua ketentuan tersebut akan di cek pada waktu pengambilan darah dan urine,” ujar Zulia.

Zulia menekankan bahwa pemeriksaan lab tahunan ini dilaksanakan 2 kali yaitu pada bulan Mei dan November, artinya peserta Prolanis mendapat jatah lab tahunan 2 kali dalam 1 tahun. Dengan fasilitasi tersebut, Zulia mengharapkan peserta intuk memanfaatkan karena kalau cek secara mandiri memakan biaya hingga Rp ,-.

“Setiap pasien yang akan cek lab akan diverifikasi dulu datanya sehubungan dengan BPJS nya aktif atau tidak, peserta ikut kapitasi Puskesmas Mlati II atau tidak dan pasien kontrol rutin apa tidak. Artinya kegiatan cek lab ini difasilitasi oleh BPJS bagi prolanis aktif,” terang Zulia.

Diterangkan juga oleh Zulia, ada pasien yang tidak bisa pemeriksaan lab nya yang dikarenakan beberapa alasan yaitu, tidak aktif (karena premi/sudah tidak bekerja di suatu perusahaan/tidak ditanggung), faskesnya bukan Puskesmas Mlati II, dirujuk (periksa di Rumah Sakit belum dikembalikan kembali ke Puskesmas), tidak kontrol rutin, dan belum waktunya untuk cek lab.

Zulia mengingatkan untuk jadwal pelaksanaan cek lab, bahwa pasien DM dilayani pada pukul – dan untuk pasien HT dilayani pada pukul – . Pasien sebelum puasa mulai pukul dan pada saat pendaftaran membawa foto copy KTP/BPJS.

Adapun dalam cek lab nanti yang diperiksa adalah profil lemak seperti kolesterol, trigliserid, HDL, LDL. Selain itu, ada juga fungsi ginjal seperti ureum, creatinin, albumin urine, dan pemeriksaan fungsi liver seperti SGPT.

“Khusus untuk pasien DM ada tambahan cek kontrol gula darah dan hba1c yaitu pemeriksaan dengan mengukur kadar/prosentase glukosa yang terikat dalam hemoglobin,” tutur Zulia.

“Sebagai keterangan tambahan bahwa hasil lab ini bisa diambil 1 minggu kemudian atau diambil bersamaan dengan kontrol rutin,” pungkasnya. (Sutarto Agus/KIM Seyegan).




KIM Tempel Diajak Terapkan Jumat Bersepeda KK Untuk Tingkatkan Kapasitas

Sleman – Bertempat di Griya Dhahar Taman Merdiko Lumbungrejo Tempel, KIM Kapanewon Tempel mengadakan  pembinaan dalam rangka peningkatan kapasitas pengurus dan anggotanya pada Rabu (22/11/2023)

Hadir dalam kesempatan ini Penewu Tempel Agung Dwi Maryoto, Panewu Anom Dyah Purwanti, serta Ketua KIM Tempel, Wahyu Herlambang.

Hadir sebagai narasumber yang pertama adalah Sadhono Hadi seorang penulis sekaligus juga penggiat Kim Tempel yang aktif dengan karya-karya tulisannya.

Sedangkan narasumber yang kedua menghadirkan Nuradi Indrawijaya, yang aktif sebagai Wakil Ketua Forum Komunikasi UMKM Kabupaten Sleman, Humas KIM Ngemplak, Sekretaris Jendral Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Nasional (GPMB), dan juga sekaligus sebagai salah satu Penyuluh Pendidikan Antikorupsi Sahabat Integritas Jogja Istimewa (PAK SIJI)

Tema yang disampaikan narasumber yang pertama adalah mengenai tips dan tata cara memulai sebuah penulisan, di mana dalam simulasinya dicontohkan sebuah obJek gambar visual.

Dari sana bisa didapatkan banyak sudut pandang tergantung dari cara pandang seseorang dalam mengamati sebuah gambar.

“Itu sebabnya saya katakan tidak ada yang sulit untuk memulai sebuah tulisan, sedang dari obyek yang sama pun kita bisa membaca nya tidak mesti harus sama dengan cara membaca nya orang lain. Jadi menulis itu mudah, akan selalu ada bahan yang bisa kita jadikan bahan tulisan,” ujar Sadhono Hadi,

Pemateri selanjutnya mengangkat tema tentang bagaimana menyelaraskan kemampuan kita dalam menulis dikaitkan dengan semangat menjalankan tentang Sembilan Nilai – Nilai Integritas yang digaungkan KPK sebagai salah satu bentuk program pencegahan korupsi.

Kesembilan nilai integritas itu adalah jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras atau yang disingkat dengan “Jumat Bersepeda KK”.

“Dengan menanamkan sembilan nilai antikorupsi yang disingkat dengan Jumat Bersepeda KK, yaitu  jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras. Hidup tanpa jujur niscaya tidak akan makmur,” ungkap Nuradi Indrawijaya dalam paparannya.

“Pendidikan antikorupsi bukan sekadar mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah. Lebih dari itu, pendidikan antikorupsi merupakan usaha menanamkan kebiasaan-kebiasaan yang baik sehingga sebagai anggota KIM mampu bersikap dan bertindak berdasarkan nilai-nilai yang telah menjadi kepribadiannya,” tambah Nuradi.

Ia lalu membuat gambaran kecil bahwa seseorang yang terbiasa jujur dalam perkara kecil, maka orang tersebut diharapkan bisa jujur dalam perkara besar. Ia berharap praktik jujur terus direplikasi didalam kegiatan-kegiatan KIM ataupun di bidang lainnya.

Penyuluh Antikorupsi Sahabat Integritas Jogja Istimewa (PAK SIJI) sendiri merupakan sebuah gerakan budaya dalam menumbuhkan nilai antikorupsi diberbagai sektor dan kelompok masyarakat, dalam hal ini adalah Kelompok Informasi Masyarakat. (sbd/KIM Tempel)




STIE SBI Dorong UMKM Tingkatkan Omzet Lewat Media Digital

Guna mendorong peningkatan omzet penjualan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lewat media digital, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Solusi Bisnis Indonesia (SBI) menyelenggarakan program pembinaan UMKM berbasis kemitraan yang berlangsung selama 15 hari di Hotel Grand Sarila, Sleman, Selasa (21/11/2023).

Mitra binaan STIE SBI Yogyakarta kali ini adalah GMT Apparel merupakan pelaku usaha kecil yang menekuni bidang konveksi. Adapun materi yang diberikan berupa pendampingan kompetensi yang mencakup pelatihan diversifikasi produk, strategi pemasaran digital, digital marketing, social media ads, foto produk, desain grafis, pengelolaan sumber daya manusia, serta pelaporan keuangan dan perpajakan yang dipaparkan oleh para dosen tetap di antaranya Dr. Anggun Anggita selaku Kepala Unit Penjaminan Mutu STIE SBI Yogyakarta, Dr. Lucia Ika Fitriastuti selaku Pembantu Ketua II, serta Drs. Junaidi Affan yang kesehariannya sebagai Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Kegiatan yang mengangkat tema ‘Pendampingan Scale Up Bisnis melalui Pemasaran Digital’ yang dilakukan terhadap Mitra Grow Media Tex dibuka secara resmi oleh Ketua STIE SBI Yogyakarta, Saifudin Zuhri. Dalam sambutan pembukanya, Saifudin Zuhri menuturkan bahwa melalui program ini pihaknya  mengupayakan dapat memberikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia berupa pengetahuan dan keahlian bagi pelaku usaha mikro kecil sehingga mampu berkembang lebih baik dengan memanfaatkan media digital.

“Tim yang terdiri dari para dosen mendorong terciptanya sebuah produk baru menuju Business to Consumers (B2C) sehingga diharapkan mitra binaan memiliki produk dengan brand baru, sekaligus dibantu hingga proses pemasarannya melalui platform digital,” tegas Saifudin.

Lebih lanjut Saifudin mengungkapkan bahwa program pembinaan ini juga memiliki keluaran terciptanya produk diversifikasi yang baru, dan terbentuknya pangsa pasar baru melalui platform digital, termasuk kepemilikan website dan profile company dari mitra usaha.

Sementara, Anggun Anggita selaku Ketua Pengusul Program Pendampingan menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya kampus mentransfer ilmu dan pengetahuan dari perguruan tinggi bagi Masyarakat pelaku bisnis, serta bagian dari pengabdian terhadap masyarakat dengan melibatkan dosen dan mahasiswa STIE SBI Yogyakarta demi meningkatkan pengalaman pembelajaran di luar kampus sekaligus mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Panwascam Prambanan Gelar Rakor Persiapan Pengawasan Kampanye Pemilu 2024

Panwascam Kapanewon Prambanan menginisiasi rapat koordinasi persiapan pelaksanaan pengawasan tahapan kampanye pemilu 2024 pada Selasa (21/11/2023) di Aula Budi Pekerti Kapanewon Prambanan. Rakor ini dihadiri oleh berbagai stakeholder di antaranya Panewu Prambanan, Danramil Prambanan, Kapolsek Prambanan, seluruh anggota dan staf Panwascam, Panwasdes, PPK, ketua PPS, TRC Prambanan, ketua FKUB Prambanan, ketua FKDM Prambanan, dan perwakilan Linmas dari 6 kalurahan di Prambanan.

Dalam sambutannya, Ketua Panwascam Prambanan, Suyanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua undangan yang telah hadir.

“Persiapan ini dilakukan dengan tujuan agar senantiasa terjalin sinergitas yang baik antara penyelenggara pemilu di kapanewon Prambanan dengan semua stakeholder. Mari kita secara bersama-sama ikut melakukan pengawasan pada tahapan kampanye pemilu tahun ini agar terwujud pemilu yang damai dan sukses di wilayah Prambanan,” ujarnya.

Sementara Edi Wibowo selaku Panewu Anom Prambanan menyampaikan bahwa tahapan masa kampanye kurang lebih satu minggu lagi yaitu tanggal 28 November 2023.

“Bagi yang baru pertama kali menjadi penyelenggara pemilu agar segera menyesuaikan diri sesuai dengan baju kita sendiri. Doa saya dan kita bersama semoga tidak ada isu agama yang dijadikan sebagai menu atau tema kampanye karena hal ini dapat menjadi faktor pemicu hal-hal negatif di masyarakat,” jelas Edi.

Selain itu, Tamrin Santoso selaku narasumber menjelaskan tentang tata cara pengawasan kampanye, mekanisme pelaporan dan penanganan pelanggaran, serta koordinasi antara Panwascam, Panwasdes, dan stakeholder terkait. Ia juga mengingatkan para peserta rakor untuk selalu mengedepankan asas netralitas, profesionalisme, dan independensi dalam melaksanakan tugasnya.

Dengan diadakannya rakor tersebut, diharapkan semua pihak dapat bersinergi dan berkomitmen untuk menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan berkualitas di Kapanewon Prambanan. (Agus Prasetyo/Kim Gerbang Paris Prambanan)