Dukcapil Sleman Jemput Bola Perekaman KTP Elektronik bagi Pemilih Pemula

Sleman – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sleman melakukan layanan Jemput Bola Perekaman KTP- Elekronik bagi pemilih pemula di Kabupaten Sleman secara Maraton di 5 Kalurahan dan beberapa Padukuhan di Kabupaten Sleman.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sleman, Susmiarto, berdasarkan hasil rekapitulasi pemilih pemula yang terdapat pada DP4 yang berdomilisi di Kabupaten Sleman, yang belum melakukan Rekam KTP-el sampai dengan tanggal 15 Desember 2023 adalah sebanyak orang.

“Beberapa Kapanewon yang memiliki  jumlah pemilih pemula terbanyak belum melakukan perekaman KTP-el, maka Dinas Dukcapil Sleman memfasilitasi program Jemput Bola perekaman di balai Kalurahan masing masing sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” jelasnya.

Seperti pada Kamis (28/12/2023), Dinas Dukcapil Sleman melakukan layanan jemput bola perekaman KTP-el di balai Kalurahan Condongcatur Depok Sleman yang berhasil merekam 54 orang usia wajib KTP

 Hari ini layanan jemput bola di Kalurahan Condongcatur ada 54 orang yang melakukan perekaman dan berjalan dengan lancar dilayani oleh 2 petugas perekaman dan 2 petugas bagian pendaftaran, selanjutnya 2 (dua) minggu dari sekarang KTP-el sudah jadi yang akan kita kirimkan ke Kalurahan Condongcatur untuk diserahkan kepada yang bersangkutan sedangkan bagi yang ikut perekaman dan masih di usia 16 tahun sekian, KTP -el dapat diambil di Kapanewon Depok pada saat usia 17 tahun sebagai ‘Kado Ulang Tahun’ dengan membawa bukti KK yang bersangkutan,”  jelas Andi Irawan, salah satu petugas perekaman Dinas Dukcapil Sleman.

Sementara Kaur Tata Laksana Condongcatur, Andre Setiawan, mengucapkan terimakasih kepada Dinas Dukcapil Sleman yang telah memfasilitasi program jemput bola perekaman KTP-el bagi Pemilih pemula di condongcatur ini

“Layanan jemput bola perekaman KTP-el bagi pemilih pemula ini sangat bermanfaat, harapannya dari kegiatan ini nanti akan berdampak baik dan semakin banyak pemilih pemula yang menggunakan hak pilihannya pada pemilu tahun 2024,“ ucapnya.

Ginoviva Rully, Kepala jawatan umum Kapanewon Depok yang turut hadir malakukan monitoring pogram Jemput Bola perekaman KTP-el mengatakan jumlah pemilih pemula yang belum perekaman KTP-el di wilayah Kalurahan Condongcatur sejumlah 190.

“Momen liburan ini kita pakai untuk mengajak anak anak melakukan perekaman,  Kapanewon Depok bekerja sama dengan Dinas Dukcapil Sleman dan kalurahan untuk melakukan perekaman ini, Puji Tuhan antusias warga cukup baik untuk datang ke kalurahan,” ungkapnya.

Ditambahkan Ginoviva Rully, bagi yang berusia 17 sampai tanggal  12 Januari 2024 akan dicetakan oleh Dinas Dukcapil dan pengambilan dilakukan di kalurahan. (Wasana/KIM Depok)




Panewu Moyudan Lantik Dua Anggota PAW BPKal Sumbersari

Sleman- Berdasarkan Keputusan Bupati Sleman Nomor 31.4/, Muji Suparyanto resmi menjadi Anggota Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) Sumbersari Pengganti Antar Waktu. Demikian pula Tri Wahyu Hidayat yang resmi menjadi anggota BPKal berdasarkan Keputusan Bupati Sleman Nomor 66.4/ Keduanya dilantik oleh Panewu Moyudan pada hari Rabu (27/12/2023) di Pendopo Kalurahan setempat.

Lurah Sumbersari Sukadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Muji Suparyanto menggantikan Anas Makruf karena menjadi Dukuh Bendosari, sedangkan Tri Wahyu Hidayat menggantikan Sajiman karena meninggal dunia. Sukadi menambahkan kepada anggota BPKal yang baru bisa memberikan kontribusi kepada Pemerintah Sumbersari dalam pembangunan.

“Atas nama Pemerintah Sumbersari kami berharap kepada kedua anggota BPKal. yang baru bisa bersinergi dengan Pemerintah Sumbersari, sehingga membawa kemajuan pembangunan di segala bidang,” ungkap Sukadi.

Sedangkan Panewu Moyudan Harsowasono dalam sambutannya atas nama Pemerintah Kapanewon Moyudan mengucapkan selamat kepada dua anggota BPKal yang baru semoga segera beradaptasi dengan anggota lainnya.

Lebih lanjut Panewu Moyudan juga berharap agar selalu bersinergi bersama Pemerintah Kalurahan Sumbersari. Ia juga menambahkan di waktu kedepan menuju Reformasi birokrasi, diharapkan semua bisa mengikuti.

“BPKal Sumbersari memiliki reputasi yang baik agar tetap dilanjutkan, tantangan ke depan terkait Reformasi dalam pemerintahan perlu disiapkan dalam berbagai sektor untuk kemajuan bersama,” pungkas Harsowasono. (Giek/KIM Sumber Biwara Moyudan)




PMI Depok Buka Posko Pelayanan Kemanusiaan Selama Libur Nataru

Sleman – Palang Merah Indonesia (PMI) Kapanewon Depok Kabupaten Sleman membuka posko pelayanan kemanusiaan bergabung bersama Polresta Sleman di seputaran Ambarukmo Plaza Jalan Marsda Adisucipto, Caturtunggal, Depok, Sleman.

Pelayanan ini dilakukan guna memberikan pertolongan cepat selama libur panjang Natal 2023 dan tahun baru 2024.

Ketua PMI Depok Sleman Sussi Sulistyaningsih mengatakan untuk menunjang kegiatan selama libur panjang, pihaknya menyiagakan sekitar 22 relawan yang bertugas secara bergantian di posko kemanusiaan.

“Kita terbagi menjadi dua kloter pagi dan sore. Kalau pagi ada sekitar 8 sampai 16 relawan yang berjaga, sedangkan kalau sore sampai 22 relawan kita siagakan,” ujar Sussi dalam keterangannya ketika dikunjungi Kapolda DIY dan Kapolresta Sleman beserta jajaran, Kamis (28/12/2023).

PMI Depok, ujar Sussi, selalu menyiagakan tim relawannya untuk menanggulangi permasalahan yang terjadi di lapangan selama liburan panjang.

“Ada tensi, membantu pada pertolongan pertama, serta kegawatdaruratan kita siap sedia kapan pun juga,” lanjutnya. (Athiful/KIM Depok)




Tingkatkan Kapasitas Guru, FMIPA UNY Laksanakan Pelatihan Pendekatan MIKIR 2023

Sleman – Sebanyak 37 guru dari berbagai sekolah di Yogyakarta mengikuti pelatihan pendekatan model pembelajaran Kurikulum 2013 atau MiKIR, culturally responsive teaching (CRT), dan teaching at right level (TaRL), Kamis (29/12/2023).

Acara yang diselenggarakan di Ruang Sidang 3 Fakultas MIPA UNY ini dihadiri tim dosen Departemen Pendidikan IPA UNY antara lain Dr. Sabar Nurohman, Dr. Laifa Rahmawati, Putri Anjarsari, ., Purwanti Widhy Hastuti, ., Widodo Setiyo Wibowo, ., dan Rizki Arumning Tyas, .

Dalam sambutannya, Sabar Nurohman mengungkapkan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya melalui penerapan pendekatan MiKIR, CRT, dan TaRL.

“Keberhasilan implementasi kurikulum yang efektif memerlukan pemahaman mendalam tentang kebutuhan siswa, responsivitas terhadap konteks budaya, serta penggunaan metode pengajaran yang sesuai dengan tingkat pemahaman siswa,” ujarnya.

Secara bergantia, tim dosen Departemen Pendidikan IPA UNY menyampaikan pentingnya pendekatan-pendekatan tersebut dalam memberikan pengajaran yang efektif dan relevan.

Sabar Nurohman memberikan pemaparan mengenai MiKIR dan bagaimana metode ini dapat diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran sehari-hari. Putri Anjarsari menjelaskan tentang pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT).

“CRT merupakan pendekatan yang mengakui dan menghargai keberagaman budaya siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih terhubung dengan realitas kehidupan mereka,” ujarnya.

Sedangkan, Widodo Setiyo Wibowo memberikan wawasan mengenai Teaching at Right Level (TaRL), suatu metode yang menekankan pada penyesuaian materi pembelajaran sesuai dengan tingkat pemahaman masing-masing siswa.

“Ini dianggap sebagai strategi yang efektif untuk menanggapi keberagaman tingkat pemahaman di dalam satu kelas,” paparnya.

Pelatihan ini memberikan kesempatan bagi para guru untuk saling bertukar informasi dan strategi yang dapat diterapkan di kelas mereka.

Para peserta diharapkan dapat mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dalam praktek sehari-hari di sekolah mereka. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga platform kolaboratif untuk membangun kapasitas guru dalam memberikan pendidikan yang lebih baik dan sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka. (Athiful/KIM Depok)




Panwaslu Depok Bersiap Rekrut 428 Pengawas TPS Pemilu 2024

Sleman – Pemilihan Umum Tahun 2024 tinggal menghitung hari. Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Depok Sleman bersiap untuk merekrut 428 pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pendaftaran dan penerimaan berkas akan mulai dibuka pada tanggal 2-6 Januari 2024.

Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Depok Sleman Adihanto Purnomo menuturkan bahwa antusias masyarakat Kapanewon Depok cukup tinggi untuk mendaftar sebagai PTPS.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya warga yang sering menanyakan info terkait pengawas TPS, baik melalui sosial media Panwaslu Depok maupun datang ke Kantor Sekretariat.

“Masyarakat sudah bisa bersiap mendaftar sebagai calon pengawas TPS Pemilu 2024 nanti, kita membutuhkan 428 ujung tombak pengawas TPS,” terangnya dalam Rapat Koordinasi Internal Panwaslu Depok di Carney Co Kledokan Caturtunggal Depok Sleman, Rabu (27/12/2023).

Adihanto menjelaskan pengawas TPS tersebut akan disebar di 3 Desa/Kalurahan di Kapanewon Depok. Menurut Adihanto, nantinya setiap TPS akan dijaga oleh seorang pengawas.

Calon pengawas TPS 2024 ini, menurut Koordinator SDM, Organisasi, Data dan Informasi ini harus memenuhi sejumlah persyaratan. Misalkan, pendidikan paling rendah adalah SMA atau sederajat, berdomisili di Kapanewon Depok dibuktikan dengan KTP-el, sehat secara jasmani dan rohani, hingga bebas dari narkoba.

Adihanto menjelaskan bahwa calon pengawas TPS juga memiliki keahlian ihwal penyelenggaraan pemilu, tata negara, partai, hingga pengawasan pemilu. Calon pengawas yang pernah masuk partai politik juga wajib mengundurkan diri dari keanggotaan partai sekurang-kurangnya lima tahun pada saat mendaftar sebagai calon pengawas TPS.

Calon pengawas TPS, Adihanto melanjutkan, juga wajib mengundurkan diri jika menduduki jabatan politik, pemerintahan, dan/atau di BUMN/BUMD saat mendaftar.

“Tidak pernah dipidana penjara selama lima tahun atau lebih, dibuktikan dengan surat pernyataan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Adihanto menambahkan bahwa Panwaslu Depok Sleman sedang membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Pembentukan Pengawasan TPS. Pengumuman terkait tata cara menjadi calon pengawas TPS akan disampaikan melalui media sosial (medsos) Panwaslu Depok Sleman di akun Instagram: panwascamdepok2024. (Athiful/KIM Depok)