PKK Banyurejo Adakan Pelatihan Public Speaking Bahasa Jawa

Sleman – Pokja 2 tim penggerak PKK Kalurahan Banyurejo Kapanewon Tempel mengadakan Pelatihan Publik Speaking untuk MC Bahasa Jawa di Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Sleman, Selasa (26/12/2023).

Acara yang dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kalurahan Banyurejo, Susi Hartini, ini juga menghadirkan narasumber pegiat sastra dan bahasa Jawa, Sih Budi Daryanto, Ketua DPC PPY Kapanewon didampingi Saryanto, tokoh budaya sastra Jawa di bidang Panatacara dan Pamedharsabdo yang juga putra daerah dari wilayah Banyurejo sendiri

Kamituwa Banyurejo, Yusuf Wibawanta berharap kegiatan ini dapat dioptimalkan sesuai dengan kaidah sastra.

“Tidak hanya dalam penggunaan yang benar, tapi juga tepat menggunakannya,” ungkap Yusuf Wibawanta.

Yusuf berharap agar ilmu yang didapat hari ini dapat menjadi bekal, khususnya kepada anggota PKK Banyurejo dalam acara resmi di tingkat PKK masing masing padukuhan.

“Harapan kami setelah adanya bekal dari PPY Tempel diharap dapat diimplementasikan dalam kegiatan kegiatan selanjutnya, mengingat Banyurejo termasuk salah satu dari dua desa/kalurahan yang mendapat predikat Desa Budaya,” tambahnya.

Ketua PPY Tempel, Sih Budi Daryanto menyatakan kesiapannya untuk bekerjasama dengan pihak manapun yang menaruh kepedulian terhadap pengembangan bahasa Jawa khususnya dibidang Panatacara/MC bahasa Jawa. Dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang bekal seorang panatacara dalam kegiatan sehari-hari.

Saryanto yang bertindak sebagai narasumber kedua menitikberatkan pada contoh-contoh dan memaparkan tentang apa saja yang harus dihindari untuk menjadi seorang pembawa acara dalam acara apapun. Demikian juga disampaikan apa yang harus dipersiapkan sebelum menjadi panatacara, seperti soal olah suara, Olah penampilan, olah rasa, dan bagaimana menumbuhkan rasa percaya diri untuk dapat tampil optimal menjadi seorang pembawa acara.

“Terutama yang menggunakan bahasa Jawa,” tegasnya. (Sbd/KIM Tempel)




Peringati HUT ke-77, Condongcatur Gelar Malam Tirakatan

Sleman – Kalurahan Condongcatur menggelar Malam Tirakatan Hari Jadi ke-77 di Pendopo Kalurahan Condongcatur pada Senin (25/12/2023).

Lurah Condongcatur, Reno Sangaji  menyampaikan bahwa malam Tirakatan ini merupakan acara rutin yang digelar setiap peringatan HUT Kalurahan Condongcatur, untuk mengenang sejarah berdirinya Condongcatur.

Reno juga meminta dukungan kepada seluruh pihak atas upaya Pemerintah Kalurahan Condongcatur yang akan membentuk BUMKal di tahun 2024, untuk mengelola aset Kalurahan Condongcatur.

Panewu Depok, Wawan Widiantoro menyampaikan apresiasi dalam setiap malam tirakatan hari jadi kalurahan condongcatur selalu dilakukan pemberian Beasiswa bagi siswa siswi tingkat SD, SMP dan SMA dari Padukuhan sebanyak 54 siswa beserta orangtuanya dari 18 Padukuhan.

“Hanya beberapa kalurahan yang melakukan hal demikian pada saat peringatan hari jadi semoga dapat menjadi inspirasi bagi lainnya,” ujar Wawan.

Dalam kesempatan ini Panewu Depok berharap di tahun 2024 Condongcatur dapat menjadi Kalurahan Mandiri Budaya. (Wasana/KIM Depok)




Ikadirga Gelar Donor Darah untuk Warga Perumahan di Berbah

Sleman – Karang Taruna Ikatan Muda Mudi Dirgantara Asri (Ikadirga) Perumahan Dirgantara Asri mengadakan event donor darah bekerjasama dengan PMI Kabupaten Sleman pada minggu (24/12/23) di Balai Warga Perumahan Dirgantara Asri, Jragung, Berbah, Sleman.

Ketua Ikadirga, Mohammad Hafid menuturkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 30 pendonor darah. “Kegiatan donor darah diikuti warga perumahan dan masyarakat sekitar,” ujar Hafid.

Ketua RT 9, Sagita Catur Pamungkas, menuturkan kegiatan ini merupakan uji coba untuk warga sekitar dan melihat seberapa antusias warga, terutama donor darah ini baru pertama kalinya diadakan. Untuk pendanaan dari ikadirga sendiri dan dari dana sponsor.

“Harapannya kegiatan donor darah ini bisa dilanjutkan dan bisa mencapai batas minimal 30 pendonor,”  harapnya.

Salah satu warga serta kader donor darah, Widodo mengatakan kegiatan positif dari sisi pemuda dan pemudi ini bisa menjadikan salah satu vasilitas tempat pendonor yang dekat.  “Tujuan kegiatan seperti ini termasuk wujud guyup rukun antar warga perumahan,” ujarnya.

Salah satu petugas PMI Sleman Putri Utami, menjelaskan bahwa ada beberapa persyaratan untuk bisa mengikuti donor darah diantaranya untuk pertama kali diambil darahnya harus dibawah 50 tahun.

“Karena kalau lebih dari 50 tahun, dikhawatirkan akan terjadi reaksi yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

“Kader donor darah lebih banyak yang lolos, yang belum bisa lolos dikarenakan  HB rendah, tensi rendah, kurang istirahat atau sedang minum obat dalam 5 hari sebelumnya,” jelas Putri Utami.  (Indrani Putri/KIM Berbah)




BS Restu Ibu Gelar Peringatan HUT yang ke-6

Sleman – Bank Sampah (BS) Restu Ibu menyelenggarakan Peringatan HUT yang ke-6 pada Sabtu (23/12/2023) di Kantor BS Restu Ibu, Sambilegi Lor, Maguwoharjo, Depok, Sleman. Hadir dalam kegiatan tersebut dukuh Sambilegi lor, ketua RW 54, ketua RT 06, 05. 04  pengurus dan nasabah BS Restu ibu.

Ketua BS Restu Ibu, Elis Sukrosono bercerita bahwa  sebenarnya hari lahir BS Restu ibu adalah tanggal 17 Desember 2017. “Namun peringatannya baru bisa dilaksanakan pada hari ini,” ungkapnya.

Diceritakan oleh Elis bahwa awal berdirinyar BS Restu ibu adalah akibat keresahan ibu-ibu Penghuni RT 6 melihat banyaknya sampah berserakan. Sehingga 5 orang ibu (Rosdiana, Endang, Watik, Titik, Luluk) yang bergabung dalam grup ‘pancawati’ menginisiasi berdirinya BS Restu ibu. Sampai tahun ke 6 ini, BS Restu Ibu masih eksis dengan nasabah 112 orang.

“Karena dirasa BS Restu ibu memiliki prestasi yang baik sering menjadi rujukan kunjungan dari universitas, menjadi tempat berkegiatan mahasiswa  Jogja, juga menjadi percontohan wilayah lain,” kata Elis.

Juga disampaikan Elis bahwa BS Restu Ibu memiliki produk menggunakan bahan sampah menjadi aneka barang yang mempunyai nilai ekonomi tinggi, berupa bros  dan bunga-bunga terbuat dari sampah plastik. 

“Yang membanggakan kita bisa memanfaatkan limbah dari ampas kelapa yang rendah nilai ekonominya diolah menjadi tepung ampas kelapa sebagai bahan membuat camilan atau kue yang menarik dan lezat namanya kue Muffin,” ungkap Elis.

“Produk-produk tersebut harapannya bisa menjadi produk unggulan menjadi oleh oleh terkait dibangunnya destinasi wisata yang baru dikembangkan yaitu Ringin Kuning Mbah Modin,” tambah Elis.

Watik Jatmiko salah satu anggota Pancawati sebagai pendiri BS Restu Ibu memberikan semangat kepada pengurus dan nasabah untuk terus memilah sampah dan mengajak orang lain agar mau mengelola sampah memilah sampah dari rumah.

“Sampah kalo terpisah dengan benar akan menambah nilai ekonomi. Meski sedikit tapi tetap ada tambahannya,” tukas Watik.

Dukuh Sambilegi Lor Agus Triyono mengucapkan selamat  dan terimakasih kepada pengurus dan nasabah BS Restu Ibu yang telah berusaha membuat lingkungan lebih bersih. Selama 6 tahun berjalan telah melayani pengelolaan sampah dengan sabar dan tekun. 

“Harapannya bisa memberi inspirasi wilayah sekitar dalam upaya mengelola sampah, menjaga lingkungan lebih nyaman sebagai tempat tinggal,” ujar Agus.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Rukun Warga (RW) 54, Sarmin yang mengapresiasi apa yang  dilakukan pengurus, di mana mengabdi melayani mengajak nasabah untuk tidak bosan memilah sampah dari rumah dan ditabung di bank Sampah.

“Kedepan dari pihak RW 54 akan berusaha memperbaiki atap bangunan. Nantinya bisa melindungi ketika hujan  biar lebih nyaman  juga barang sampah  tidak menjadi basah,” katanya.

Dalam kesempatan itu Ketua RW memberikan bantuan stimulan berupa uang 500 ribu kepada pengurus BS Restu Ibu. (Kusnadi/KIM Berbah)




TPA Al Mubaroq Asah Potensi Siswa Lewat Evaluasi Rutin

Taman Pendidikan Alquran (TPA) Al-Mubarok mengadakan evaluasi pembelajaran siswa  TPA periode 2023-2024 bertempat di masjid Al Iman, Petir, Srimartani, Piyungan ,Bantul, Jum`at (22/12/2023).

Evaluasi dimulai setelah selesai hsolat magrib pukul WIB dengan pembukaan basmalah dan doa belajar.

Ustazah Indriani Putri ,mewakili pengajar TPA Al-Mubarok mengatakan bahwa kegiatan evaluasi  ini dilakukan 3 bulan sekali , untuk mengetahui perkembangan potensi anak dalam proses pembelajaran.

“Diadakannya evalusi harapannya dapat digunakan sebagai tolok ukur pemahaman siswa dalam menyerap materi yang diajarkan,” ungkap Indriani.

Kegiatan evaluasi kali ini dikuti okeh 10 anak dengan jenjang kelas 4-6 SD/MI. Dengan didampingi  Ustazah Indriani dan dibantu remaja masjid Al-Iman, evaluai tersebut dilakukan menggunakan metode tulis dan lisan.

“Siswa sangat antusias dalam pengerjaan tes tersebut harapan saya dengan evaluasi hari ini sebagai dasar para ustad/ustazah  mengetahui seberapa potensi siswa yang dapat dikembangkan lagi,” tutur Indriani Putri.

Dikatakan Indriani, TPA Al-Mubarok ini berdiri sudah cukup lama dan setiap tahunnya memiliki perkembangan yang cukup luar biasa sehingga  banyak mendapatkan penghargaan. Dalam kegiatan pembelajaran TPA Al Mubarok dibimbing oleh 8 ustaz dan ustazah, dibantu Remaja Masjid Al Iman. memiliki siswa yang terdiri dari TK, SD dan SMP.

Menariknya, TPA ini sudah mempunyai kurikulum atau metode pengajaran tersendiri dan sudah ada pembagian kelas sesuai tingkatan masing-masing anak.

“Para pembimbing ustadz ustadzahnya pun masih berstastus mahasiswa aktif salah satunya di UIN Sunan kalijaga. Pendukung proses pembelajaran disini  tersedia seperti wifi, TV dan alat peraga lainnya,” jelas Indriani.

Salah satu remaja masjid Al-Iman, Wening Rahayu Ahyawati mengatakan bahwa TPA ini sudah lama berdiri dan berjalan dengan baik.

“Diadakan evaluasi  ini untuk meningkatkan potensi  anak-anak dalam salah satu metode pembelajaran yang berlaku sesuai di TPA,” ungkapnya.

Menurut ketua bidang dakwah TPA Al Mubarokah, Irfan Zudy Pratama mengatakan bahwa tes evaluasi ini diadakan guna mengukur sejauh mana pemahaman   dari siswa TPA atas materi yg sudah  ajarkan. “Harapannya siswa bisa memahami apa yang di sampaikan ustaz/ustazah nya,” kata Irfan.

Disampaikan oleh Irfan bahwa dalam setiap pelaksanaan evaluasi ustaz/ustazah akan memberikan apresiasi terhadap kemampuan anak-anak dalam bentuk tulis dan baca,

“Semoga bisa membangun semangat agar termotivasi serta rajin mengikuti dalam belajar dan pembelajaran di TPA Al –Mubarok,” tambah Irfan. (Indriani Putri/KIM Berbah)