Sleman – Sebagai bentuk Aksi Natal, Jemaah Gereja Indonesia (GKI) Adisucipto, Gereja Kristen Jawa (GKJ) Tanjungtirto, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Tirta Kencana bekerja sama dengan Forum Lingkungan Hidup (FLH) Berbah mengadakan kegiatan Bersih-Bersih Embung Sendangtirto Berbah pada hari Sabtu, (13/1/2024).
Kordinator Kegiatan, Sri Andayani dan Marfin menjelaskan bahwa rangkain kegiatan diawali dengan olah raga santai disekitar embung dilanjutkan dengan donasi eco enzyme, pemasangan papan himbauan dan kutip sampah.
Untuk donasi eco enzyme dilakukan bersama perserta dengan menuangkan cairan eco enzyme di perairan embung dengan tujuan menjaga serta memperbaiki ekosistem perairan.
“Sedangkan untuk bersih bersih lingkungan embung di fokuskan pengambilan sampah anorganik seperti plastik, botol, beling. Untuk mengambil sampah di perairan menggunakan jaring ikan bertangkai panjang dilakukan dikerjakan kelompok jamaah muda,” jelas Marfin.
Sri Andayani menambahkan bahwa untuk pembersihan sampah area joging trek dan area atas dilakukan oleh jamah Gereja dan FLH Berbah.
“Sampah anorganik diambil menggunakan capit sampah dimasukkan dalam wadah trasbag nantinya akan diangkut oleh unit penangan sampah FLH Berbah,” terang Yani yang juga anggota FLH dan Tour Leader Lestari wisata.
“Seusai bersih bersih lingkungan embung dilakukan sarasehan dan pelatihan membuat eco enzyme di pendopo Poslokal dipandu Yaya, Endro dan Wati,” imbuhnya.
Pendeta GKI Adisucipto Agata Kharis Wibisono Putra memberikan apresiasinya atas kegiatan aksi bersih bersih lingkungan embung Sendangtirto yang terlaksana atas kolaborasi antara jamaah gereja yang ada di wilayah kapanewon Berbah dengan FLH Berbah.
“Tentunya ini adalah kegiatan kecil namun harapannya akan memberikan efek yang besar dikemudian hari,” tukasnya.
“Butuh kerikil kecil yang dilempar ke danau untuk menjadikan riak dan gelombang yang lebih besar. Kegiatan kecil ini harapannya menjadi pematik untuk membuat kegiatan yang lebih besar dan berkelanjutan. Semoga dengan kegiatan kolaborasi aksi Natal peduli lingkungan membuat lingkungan indah damai nyaman menjadi rumah bersama tempat tinggal yang lebih baik,” tambah Agata.
Ketua FLH Berbah Kusnadi menyampaikan bahwa kegiatan bersih-bersih embung Sendangtirto kali ini merupakan hasil dari pertemuan dan pertemanan yang panjang antara GKI Adisutjipto dengan FLH Berbah.
“Semoga kegiatan bersama ini akan lebih baik lebih besar serta melibatkan banyak komunitas sehingga memberikan dampak positif yang lebih besar bagi lingkungan tempat tinggal kita,” ungkapnya.
Amir Junawan lurah Sendangtirto menyambut baik kegiatan bersih-bersih embung, pemasangan papan imbauan dan donasi eco enzyme ini.
Dirinya mengatakan bahwa kalurahan berencana untuk memproyeksikan kawasan Embung Sendangtirto sebagai kawasan destinasi wisata unggulan.
“Pembenahan terus dilakukan untuk menata kawasan menjadi lebih baik. Bantuan dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk kemajuan bersama. Fasilitas yang ada boleh dipergunakan siapa saja sepanjang hal yang positif,” jelas Amir. (Kusnadi/KIM Berbah)