Dukung PMI Cangkringan, Lions Club Yogyakarta Berikan Pemeriksaan Gula Darah Gratis

Cangkringan – Lions Club’ Yogyakarta Roro Jonggrang memberikan dukungan kepada PMI Kapanewon Cangkringan dalam bentuk Pemeriksaan Gula Darah gratis saat dilaksanakan Donor Darah, Selasa (23/1/2024) yang berlangsung di Komplek Kantor Kapanewon Cangkringan.

President Lion Club Yogyakarta Roro Jonggrang Agnes Ratna Dwiyanti Purnama menuturkan, pihaknya memiliki beberapa pilar kegiatan dalam bentuk bakti sosial kemanusiaan, diantaranya pemeriksaan gula darah, sembako murah, sembako gratis termasuk donor darah.

“Di Kapanewon Cangkringan ini bekerjasama dengan fihak PMI Kapanewon dalam penyelenggaraan donor darah serta pemeriksaan gula darah secara gratis kepada peserta donor darah dan masyarakat. Kami memiliki program yang dapat diintegrasikan dengan PMI,” tuturnya.

Dalam pelaksanaan donor darah, calon peserta yang hadir dan terdaftar 176. Setelah dilakukan tahapan scraning terdapat 156 yang lolos, sehingga memperoleh hasil 156 kantong. Adapun yang gagal dengan berbagai alasan sebanyak 20 orang.

Endri Ketua PMI Kapanewon Cangkringan menuturkan, pihaknya dengan dukungan pemerintah Kapanewon  Cangkringan terus berusaha mengajak masyarakat baik perongan, organisasi maupun instansi untuk mengikuti donor darah secara rutin, bahkan menurut Endri, donor darah menjadi kebutuhan yang dilaksanakan secara rutin sepanjang memenuhi syarat.

“Kedepan jadwal pelaksanaan waktunya diperdekat dengan moment yang ada di lembaga atau komunitas yang kadang menyelenggarakan kegiatan donor darah, hal itu agar pelaksanaan menjadi satu dan hasilnya lebih banyak, itu berarti jadwal rutin Kapanewon ditata kembali,” ungkap Endri.

“Kepada para donatur yang telah memberikan dukungan baik dalam bentuk bingkisan maupun saya dukung lain, PMI Kapanewon mengucapkan terima kasih. Termasuk kepada Lions Club Yogyakarta Roro Jonggrang,” imbuhnya.

Sementara itu Panewu Cangkringan Jaka Sumarsana memberikan apresiasi kepada pengurus PMI Kapanewon yang kompak dan semangat.

“Setiap penyelenggaraan donor darah hasilnya cukup spektakuler. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, lemba maupun instansi serta sekolah-sekolah yang selalu aktif mengikuti kegiatan donor darah, termasuk Koramil, Polsek maupun Puskesmas. Semoga dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujar Jaka.

Karena target peserta diatas seratus, PMI menerjunkan tim sebanyak 15 orang dipimpin langsung Wakil Ketua PMI Sleman Jazim Sumirat disertai Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sosial dan Ketua Bidang Penanggulangan Bencana. (Tri Joko S/ KIM Kalasan)




Panwaslu Depok Sleman Terima Mahasiswa Magang dari STPMD APMD Yogyakarta

Sleman – 20 hari menjelang Pemilu Tahun 2024, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Depok Sleman menerima mahasiswa magang dari program studi Ilmu Komunikasi dan Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) APMD Yogyakarta, Selasa (23/1).

Penerjunan mahasiswa magang ini merupakan penerapan dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna dalam memasuki dunia kerja.

Penyerahan mahasiswa magang atas nama Budi Maroon Samangilailai dari prodi Ilmu Komunikasi, Rivaldi Febriant Putra Purmana, James Robert, dan Yosias Usyor dari prodi Ilmu Pemerintahan ini diterima oleh Anggota Panwaslu Depok Sleman Himawan Widayat didampingi Panwaslu Kalurahan/Desa Condongcatur Muhammad Rio Agywijaya dan Panwaslu Kalurahan/Desa Caturtunggal Muchammad Yanifar di Kantor Sekretariat Panwaslu Kecamatan Depok Sleman, Jalan Padjajaran, Condongcatur, Depok, Sleman.

Dalam sambutannya, Himawan berharap bahwa mahasiswa yang magang di Panwaslu Depok Sleman ini dapat mempelajari ilmu yang ditemukan di lapangan dengan sebaik-baiknya, selama kurang lebih dua bulan ini, terutama dapat memberikan pemahaman dalam hal kepemiluan.

“Jangan pernah segan-segan bertanya mengenai ilmu baru terutama dalam hal pengawasan kepemiluan, pelajarilah semua ilmu yang didapatkan disini dan semoga nanti dapat diterapkan di masa yang akan datang,” ujar Himawan.

Koordinator Hukum, Pencegahan, Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat ini juga berharap semoga kerjasama antara mahasiswa magang dengan Panwaslu Depok Sleman dapat terjalin dengan baik sehingga dapat terjalin sinergitas yang akan memberi keuntungan untuk kedua belah pihak. (Athiful/KIM Depok)




Siap Kawal Pemilu Jurdil, Panwaslu Gamping Lantik 285 PTPS

Satuan yang berhadapan langsung dengan proses dinamis pemungutan dan penghitungan suara yang merupakan tahapan puncak dari serangkaian tahapan pemilu 2024 yang sudah berjalan sebelumnya adalah adanya keberadaan pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS). Karenanya, Keberadaan Pengawas TPS menjadi instrumen penting yang akan ikut menentukan kualitas proses pemungutan dan penghitungan suara.

Hal tersebut dikatakan ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo dalam sambutannya usai melantik dan mengambil sumpah/janji 285 Pengawas TPS se-Kapanewon Gamping di Gedung Serbaguna Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Senin (22/1/2024) malam.

“Jajaran Panwaslu Kecamatan Gamping telah siap untuk mengawal jalannya tahapan pemilu 2024 yang jujur, adil, dan cermat demi suksesnya pemilu, tegaknya demokrasi dan keadilan, serta mengutamakan kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Adnan dihadapan tamu undangan yang hadir.

Ia juga berharap seluruh Pengawas TPS dapat secara aktif dan progesif memahami tugas dan wewenangnya sehingga dapat memaksimalkan perannya dengan baik. Hal tersebut dapat terlaksana dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki pengawas TPS dalam mewujudkan integritas proses serta hasil pemungutan dan penghitungan suara.

Hal senada disampaikan oleh Panewu Gamping, Tamzis Sarwana, , dalam arahannya yang menyebutkan bahwa pengawasan pemungutan suara memiliki peran yang sangat signifikan dalam menjamin integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilihan umum.

“Mari kita sama-sama refleksikan tentang arti pentingnya pengawasan di tempat pemungutan suara dalam menjaga integritas dan keadilan dalam proses demokratis kita. untuk memastikan keberhasilan dan keabsahan pemilihan umum maka pengawasan saat pemungutan dan penghitungan suara tidak bisa diabaikan,” tutur Tamzis.

Turut hadir dalam prosesi pelantikan pengawas TPS diantaranya Kepala Kepolisian Sektor Gamping, AKP Louis Stefanus Gregory, Komandan Koramil 17/Gamping, Kapten Wahyani, Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Sleman, Antonius Hery Purwito, Ketua Panitia Pemilihan kecamatan Gamping, M. Mualif, Jawatan Keamanan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Lurah se-Kapanewon Gamping.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa, pengambilan sumpah jabatan pengawas TPS dilakukan dihadapan para rohaniawan. Bertindak sebagai Rohaniawan Agama Islam, Abu Hanifah, , yang kesehariannya menjabat Kepala Urusan Agama Kapanewon Gamping. Sedangkan Yoseph Agus Seno Prabowo selaku Rohaniawan Agama Katholik, dan Suprihatin, sebagai Rohaniawan agama Kristen.

Selepas dilantik seluruh Pengawas TPS mengucapkan Pakta Integritas sebagai wujud komitmen menjaga profesionalisme, integritas, independensi dan netralitas, serta janji akan memenuhi tugas dan kewajiban sebagai Pengawas TPS dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dengan berpedoman kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Panwascam Berbah Lantik dan Bekali 179 PTPS

Sleman – Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kapanewon Berbah melantik dan memberikan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kapanewon Berbah di Gedung  Serbaguna Kalurahan Tegaltirto Kadisono, Tegaltirto, Berbah, Sleman DIY, Senin (22/1/2024).

Pelantikan dan pengambilan sumpah Pengawasan TPS  dilakukan oleh ketua panwas kapanewon Berbah Sutarjo. Sebelumnya dibacakan surat keputusan Panitia pengawas pemilu kapanewon Berbah nomor : 017/ tanggal 22 Januari tentang penetapan pengawas Tempat pemungutan suara pada pemilu 2024 oleh Koordinator Sekretariat Pengawas Pemilu Kapanewon Berbah, Sukri Tanjung.

Anggota Bawaslu DIY Sutrisnowati menuturkan akan ada bimbingan teknis (bimtek) bagi pengawas TPS untuk menjadi menambah pengetahuan serta keterampilan  dalam rangka kelancaran tugas pengawasan.

“Pengawas TPS menjadi sangat penting dalam pengawasan pemilu sebagai garda terdepan, karena berhubungan langsung dengan pemilih juga dalam  proses pemungutan suara mengawasi langsung di TPS,” kata Trisna.

Menurutnya, sebagai pengawas yang masuk dalam penyelenggara pemilu, anggota TPST harus netral dan menjaga kepercayaan dalam mengawal pemilu yang langsung umum bebas rahasia jujur dan adil (luber dan jurdil)

“Dalam keseharian harus berusaha menunjukkan netralitas contoh tidak berfoto dengan calon manapun, dan juga tindakan  lain yang menunjukan keberpihakan,” tambah Trisnawati.

Sementara Ketua Panwascam Berbah, Sutarjo mengajak masyaraka untuk mengawasi jalannya proses pemilu yang damai bermartabat dan berbudaya.

“Bersama rakyat awasi pemilu bersama bawaslu tegakkan keadilan pemilu,” tukasnya.

Panewu Berbah Tri Akmeriyadi, mengatakan bahwa pengawas di setiap TPS di kapanewon Berbah  ada 179.

“Sebagai bentuk partisipasi dan kepedulian warga Berbah terhadap pemilu 2024,” katanya.

Dirinya berpesan agar setiap pengawas TPS  dalam menjalankan ketugasannya, harus selalu berkordinasi dan melakukan komunikasi dan kerjasama dengan berbagai pihak baik masyarakat pemilih, panwas,  steak holder,dan  pemangku wilayah.

“Koordinasi komunikasi dan kerjasama sebaiknya dilakukan supaya memperingan pekerjaan dalam pengawas,” tutupnya. (Kusnadi/KIM Berbah)




1 Tahun Bank Sleman Syariah, Bertumbuh dan Berkelanjutan

PT. BPRS Sleman (Perseroda) merupakan Badan Usaha Milik Daerah yang berfungsi sebagai lembaga keuangan daerah yang mempunyai peranan sangat penting dalam rangka ikut menggerakkan perekonomian daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sleman serta memberikan konstribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.

PT. BPRS Sleman (Perseroda) dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman nomor 21 Tahun 2019 Tentang PT. BPRS Sleman (Perseroda), yang ditetapkan dalam Akte Pendirian No. 74 Tanggal 15 Juli 2022 yang dibuat di hadapan Notaris Justicia Eka Puspita, S.H., . dan Surat Menteri Hukum dan HAM RI dengan Tahun 2022 tanggal 19 Juli 2022.

Izin operasional PT. BPRS Syariah Sleman (Perseroda) disetujui dan/atau diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 22 Desember 2022 dan grand opening pada tanggal 11 Januari 2023, sehingga pada tanggal tersebut ditetapkan sebagai tonggak sejarah berdirinya PT. BPRS Sleman (Perseroda) atau disebut Bank Sleman Syariah.

Tanggal 11 Januari 2024 Bank Sleman Syariah genap berusia 1 tahun dan pada momentum milad ke-1 ini Bank Sleman Syariah merencanakan akan mengadakan beberapa agenda:
a. Doa bersama dan pengajian karyawan di kantor,
b. Pentasyarufan sedekah ke Panti Asuhan,
c. Program promo pembiayaan Murah & Bebas Biaya Administrasi khusus ASN vertikal maupun horizontal, PPPK (Potong Gaji) serta pembiayaan khusus UMKM.

Pada Milad yang ke -1 ini Bank Sleman Syariah Sleman mengusung tema “Bertumbuh dan Berkelanjutan.” Tema ini sejalan dengan usia Bank Sleman Syariah ini baru 1 tahun dan sedang memasuki masa pertumbuhan dengan harapan dan spirit semoga pada tahun 2024 dan selanjutnya Bank Sleman Syariah semakin bertumbuh dan bisnis berkelanjutan berdasarkan nilai-nilai syariah, dengan penekanan pada semangat kewirausahaan berdasarkan prinsip kehati-hatian dan penyaluran pembiayaan dengan prioritas pada sektor UMKM.

Modal awal pendirian oleh Pemkab Sleman sebesar Rp 21,5 milyar dan pada akhir tahun 2023 telah membukukan aset sebesar Rp 43,7 milyar dengan penyaluran pembiayaan sebesar Rp 28,8 Milyar, dana pihak ketiga yang dihimpun sebesar Rp 17,1 milyar, dan laba sebesar Rp 1,086 milyar.

Penempatan dana pihak ketiga sebesar 17,1 milyar menunjukan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sleman Syariah dan menunjukan bahwa kehadiran Bank Sleman Syariah sangat dinantikan oleh warga Sleman. Karena Bank Sleman Syariah merupakan satu-satunya Bank Syariah milik pemerintah daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta sehingga kehadirannya dinantikan dan keberadaannya dibutuhkan sebagai alternatif transaksi secara syariah yang bebas riba, mudah, murah dan berkah.

Atas kepercayaan masyarakat yang telah mempercayakan penempatan dan pengelolaan dananya kepada Bank Sleman Syariah dan/atau telah bekerjasama dalam hal pembiayaan, manajemen menghaturkan terima kasih, dan berharap semoga ke depan kerjasamanya dapat ditingkatkan lebih baik lagi agar Bank Sleman Syariah semakin bertumbuh, ikut berperan menggerakkan perekonomian daerah Sleman, memberikan konstribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah, dan memberikan manfaat bagi stakeholder.

Bank Sleman Syariah mengemban visi menjadi lembaga keuangan yang sehat dan terpercaya, untuk itu Bank Syariah Sleman berupaya untuk meningkatkan tata kelola bank syariah yang baik dan sehat, berupaya semaksimal mungkin memberikan layanan yang terbaik bagi nasabah, senantiasa meningkatkan kompetensi dan kapabilitas SDI, meningkatkan/mengembangkan produk dan layanan berbasis digital, serta inovasi produk tabungan maupun pembiayaan.

Sebagai upaya untuk memberikan layanan yang terbaik dan/atau alternatif varian produk yang dibutuhkan oleh Masyarakat, kedepan Bank Syariah Sleman berencana akan membuat program;
a. Tabungan arisan kolektif berhadiah,
b. lkut serta dalam program tabungan ukhuwah berhadiah bersama ASBISINDO Kompartemen BPRS,
c. Membuat program pembiayaan murah bagi ASN maupun UMKM, dan pembiayaan lainnya.

Selain mengembangkan beberapa produk dan layanan bisnis, Bank Sleman Syariah juga berencana akan mengembangkan produk/layanan sosial keagamaan yang dibutuhkan oleh masyarakat yang ingin bersedekah maupun berwakaf uang dengan mengajukan diri sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU) ke Kemenag dan mendaftarkan ke Baznas sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ).