Jumat Curhat Polda DIY Dengarkan Langsung Masalah Masyarakat Kapanewon Ngaglik

Sleman – Polda DIY kembali hadir di tengah masyarakat untuk mendengarkan curhatan, keluhan dan masukan dari masyarakat Yogyakarta, khususnya warga Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman , DIY, Jumat (16/2/2024) di Kalurahan Sinduharjo, Ngaglik, Sleman.

Kapolda DIY. Irjen Pol. Suwondo Nainggolan bersama Kapolresta Sleman, Kombes Pol Yuswanto Ardi., Kapolsek Ngaglik, Kompol Muchamad Mashuri, dan Kepala Biro (Kabiro) Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) DIY, Achmad Ubaidillah atau Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara hadir untuk berbincang dengan berbagai unsur masyarakat , Lurah se Kapanewon Ngaglik ,  Pamong Kalurahan , Jagawarga , Relawan ,Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat.

Panewu Ngaglik Agung Endarto dalam  sambutannya mengatakan bahwa acara ini membawa manfaat  bagi masyarakat Ngaglik.

Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan, menggarisbawahi tentang banyaknya kejadian penipuan, khususnya penipuan online.

“Penipuan di Yogyakarta memang sedang panas setara dengan permasalahan klithih atau kejahatan jalanan. Yang dipukul pun tidak hanya orang kecil akan tetapi juga orang besar, mereka tidak memedulikan itu,” ungkapnya.

Menurutnya, Yogyakarta mempunyai karakter masyarakat yang sangat baik yang terkadang kondisi tersebut dimanfaatkan oleh orang untuk melakukan penipuan.

Untuk itu dirinya mengimbau untuk tidak mengirimkan rekening ke sembarang orang dan lebih berhati-hati dalam menggunakan marketplace.

Acara selanjutnya adalah tanya jawab dan pemberian souvenir kepada peserta yang hadir. (Eka Sastra/KIM Sardonoharjo)




Kepala Puskesmas Kalasan yang Baru Resmi Bertugas

Kalasan – Jabatan Kepala UPT Puskesmas Kalasan diserahterimakan dari pejabat lama dr. Dini Threes Harjanti kepada penggantinya dr. Kumalasari, Kamis, (15/2/2024) di Pendapa RM Sendang Ayu, Bendan, Tirtomartani.

Dalam kata pamitnya, dr. Dini menyebutkan bahwa dirinya bertugas di Puskesmas Kalasan sejak September 2017. Selama di Kalasan dalam mengemban tugas banyak menerima bantuan dan dukungan dari pemerintah Kapanewon, dari forkompim Kapanewon.

“Dukungan yang dirasa luar biasa juga datang dari Lurah Purwomartani, Selomartani, Tirtomartani dan Tamanmartani termasuk para kader, lembaga masyarakat baik tingkat Kapanewon, Kalurahan hingga tingkat padukuhan sebagai ujung tombak,” ujarnya.

Menyinggung tentang integrasi, dr. Dini sangat merasakan implementasinya dilapangan. Integrasi program pembangunan bidang kesehatan dengan sektor lain sangat baik dan terarah.

“Untuk itu kami mengucapkan terima kasih, sekecil apapun perjuangan yang baik akan menghasilkan kebaikan, dan itu perlu dilanjutkan, pintanya sembari pamit untuk bertugas sebagai Kepala UPT Puskesmas Kapanewon Pakem,” kata Dini.

Sementara itu penggantinya dr. Kumalasari semula dari Puskesmas Pakem. Dalam sambutan perkenalan memohon dukungan dan kerjasamanya sebagaimana telah diberikan kepada dr. Dini.

“Kami lebih lama di Puskesmas Pakem dengan perbedaan  pelayanan rawat jalan, sementara di Kalasan melayani rawat inap dengan dukungan lebih  banyak jumlah karyawan,” tukas Kumalasari.

Dalam acara pisah sambut itu dihadiri pimpinan Instansi tingkat Kapanewon, Lurah se- Kapanewon Kalasan, Ketua KIM Kalasan, Kader Kesehatan dan Pos Yandu, Pamong dan Mitra Kerja baik dari unsur Perguruan, Klinik Mandiri hingga perwakilan Rumah Sakit yang ada di Kapanewon Kalasan.

Acara serah terima itu juga dihadiri Panewu Anom, Gunardi beserta Kepala  Jawatan Sosial dan Kasubag Umum dan Kepegawaian sebagai perwakilan dari Kapanewon Kalasan.

Saat menyampaikan sambutan mewakili Panewu yang berhalangan hadir, Gunardi mengatakan bahwa telah banyak program dan inovasi yang dilakukan oleh dr. Dini, capaian kinerja juga baik.

“Dengan hadirnya keluarga besar Puskesmas Kalasan dibawah kepemimpinan dr. Dini itu pemerintah Kapanewon Kalasan merasa sangat terbantu dalam pelaksanaan pembangunan bidang Kesehatan. Koordinasi hingga pelaksanaan dilapangan bagus, hal yang demikian tetap dipertahankan, bahkan ditingkatkan,” pungkas Gunardi. (Tri Joko S/KIM Kalasan)




Condongcatur Buka Crisis Center Pemilu

Sleman – Panitia Pemungutan Suara Condongcatur (PPS) membuka layanan Crisis Center pemilu 2024 di Pendopo Kalurahan Condongcatur pada hari pemungutan Rabu 14 Februari 2024

Kegiatan ini difasilitasi oleh Pemerintah Kalurahan Condongcatur dengan menyediakan pendopo sebagai tempat pemberian informasi atau aduan dari warga masyarakat calon pemilih

Lurah Condongcatur , Reno Candra Sangaji menyampaikan bahwa Crisis Center pemilu ini merupakan pengalaman dari pelaksanaan pemilu 2019 sebelumnya, di mana saat hari pemungutan suara di Condongcatur, banyak calon pemilih khususnya para mahasiswa yang akan menggunakan hak pilihnya di Jogja (wilayah Condongcatur).

“Kami Melalui PPS Condongcatur membuka layanan informasi dan pengaduan bagi calon pemilih warga luar DIY seperti pelajar, mahasiswa dan orang yang bekerja di Jogja  yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena belum mengurus pindah memilih dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan kami menyediakan bakso gratis untuk mereka,” jelasnya, Rabu (14/2/2024).

Ketua PPS Condongcatur, Wuri Handayani mengatakan bahwa pada bulan Desember 2023 sampai dengan pertengahan bulan Januari 2024, PPS Condongcatur telah melayani pengurusan pindah memilih dari daerah asal yang akan menggunakan hak pilihnya di Condongcatur

“Ada 1000 lebih yang mengurus Pindah Memilih di Condongcatur, khususnya para mahasiswa yang sedang kuliah di kampus  sekitar Condongcatur seperti, UPN AMIKOM, UNY, UGM dan lainnya yang masuk dalam DPTb yaitu pemilih yang terdaftar dalam DPT,  namun karena alasan tertentu tidak dapat memilih menggunakan hak pilih di TPS tempat pemilih terdaftar,” jelasnya.

Ditambahkan Wuri, untuk pengurusan DPTb maksimal hanya sampai tanggal 15 Januari 2024 dengan 9 kriteria alasan pindah memilih seperti tugas belajar/kuliah dan maksimal tanggal 7 Februari 2024 pengurusan DPTb bagi yang termasuk 4 kriteria di antaranya tertimpa bencana dan menjadi tahanan.

“Tetapi pada hari H kemarin (14 Februari 2024) masih banyak yang datang ke PPS Condongcatur untuk mengurus memilih padahal seperti dalam ketentuan peraturan KPU RI pengurusan pindah memilih sudah ada batas waktunya. Tetapi pada layanan Crisis Center kemarin ada ratusan yang datang  untuk minta bisa memilih dan kita jelaskan dengan baik akhirnya mereka bisa menerima karena mereka ketika dicek di web Cek Online DPT masih terdaftar ditempat asal sesuai alamat KTP el-nya, sehingga tidak bisa menggunakan hak pilih di TPS Condongcatur,” ucapnya . (Wasana/KIM Depok)




Berburu Foto di Alam Terbuka, Upaya Tingkatkan Kompetensi Siswa

Sleman – Kelas extrakurikuler (eskul) Desain Graphis berkolaborasi dengan eskul Sinemma (Sineas Muda Manesa) serta Jurnalistik MAN 4 Sleman melakukan kegiatan hunting photography & Videography di alam terbuka, di Gumuk Pasir Parangkusumo Parangtritis dan Pantai Goa Sewu  Selasa (13/2/2024). Kegiatan dengan tema foto pre-wedding di alam terbuka ini diikuti 30 siswa dengan didampingi 3 (tiga) guru pembimbing. 

Kegiatan bertujuan untuk mengembangkan kompetensi photography dan videography di tempat baru, bertemu dan terlibat dengan banyak orang.  Selain itu juga untuk memenuhi portofolio tugas eskul.   “Hunting photography dan videography cara bagus melatih dan meningkatkan keterampilan fotografi dan videografi.  Siswa dapat mencoba berbagai teknik dan pengaturan kamera, bereksperimen dengan komposisi dan pencahayaan, belajar bagaimana menceritakan kisah melalui gambar dan video,” papar Sugihartini, Guru mata pelajaran Desain Komunikasi Visual (DKV) selaku koordinator kegiatan.

Menurut Sugihartini, ada 4 (empat) manfaat kegiatan hunting photography.  Pertama, untuk meningkatkan kesehatan mental.  

“Hunting dapat membantu kita rileks, santai dan menghilangkan stres. Berada di alam terbuka dan melihat pemandangan indah dapat meningkatkan mood dan mengurangi kecemasan,” jelas Sugihartini.

Manfaat kedua untuk menumbuhkan keterampilan sosial, karena dengan hunting bisa bertemu orang baru dan membangun jaringan pertemanan. 

“Kita juga dapat belajar bagaimana bekerja sama dengan orang lain untuk menghasilkan karya fotografi dan videografi yang berkualitas,” tambahnya.

Manfaat yang ketiga adalah untuk memperluas pengetahuan dan wawasan. 

“Hunting fotografi dapat membantu kita untuk belajar berbagai tempat, budaya, dan sejarah.  Kita juga dapat belajar tentang berbagai teknik fotografi dan videografi,” tambahnya. 

Sedangkan manfaat yang keempat adalah dapat meningkatkan rasa percaya diri, karena kita percaya diri dengan kemampuan yang kita miliki.  “Ketika kita menghasilkan foto dan video yang indah, kita akan merasa bangga dengan diri sendiri, bangga dengan karya kita,” tegasnya. 

Pada kegiatan tersebut para siswa melakukan pengambilan gambar dan video sesuai topik, yakni pre-wedding, berinteraksi dengan banyak orang, bermain peran sebagai calon mempelai dan sebagai penyedia jasa foto.  

“Kegiatan yang menyenangkan dan sangat bermanfaat.  Eh siapa tahu nanti jadi fotografer profesonal,” kata salah satu peserta. 

Hasil bidikan peserta berupa foto-foto dan video diunggah di grup kedinasan dan mendapat banyak apresiasi dari guru dan pegawai. (eds/KIM Moyudan)




Pastikan Ketertiban, Bupati Sleman Pantau Pelaksanaan Pemilu 2024

Sleman – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, serta jajaran Forkopimda Sleman melakukan pemantauan pelaksanaan Pemilu 2024, Rabu siang, (14/2). Jajaran pimpinan Sleman menyambangi tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) di antaranya, TPS 41 Dusun Ndero, Kapanewon Depok, TPS 126 Tambak Bayan, Kapanewon Depok, dan TPS Khusus Kampus Universitas Kristen Imanuel (UKRIM) Kapanewon Kalasan.

Dari hasil pemantauan, Kustini menyampaikan semua TPS dalam keadaan aman dan tertib. Pada saat pemantauan, rata-rata tiap TPS telah menyelesaikan 80% proses pemilihan. Dari proses tersebut, ditargetkan proses pencoblosan dapat terselesaikan pada pukul 1 siang. Di samping itu, dengan pengawalan dan penjagaan aparat keamanan, Kustini berharap proses Pemilu di Sleman dapat terselesaikan dengan aman dan damai.

“Alhamdulillah, hari ini kita mulai dari jam tadi sudah melakukan pemantauan di 3 titik pelaksanaan Pemilu pada tahun ni. Alhamdulillah tidak ada kendala, semua berjalan lancar, semoga dengan kelancaran dan keamanan ini dapat membawa Sleman damai, sejahtera, dan sekaligus membangun Indonesia menjadi lebih baik,” ujar Kustini.

Pada kesempatan itu, Kustini memberikan arahan agar seluruh anggota KPPS dapat menjalanan tanggungjawab secara amanah dan profesional. Bupati Kustini dan Wakil Bupati Danang pada pertemuan itu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota KPPS dan seluruh pihak yang telah mendukung jalannya Pemilu di Kabupaten Sleman.

Sebelumnya, Kustini Sri Purnomo telah menggunakan hak suaranya untuk Pemilu 2024 di TPS 040, Dusun Jaban, Kapanewon Sleman pada Rabu pagi. Dengan didampingi keluarga, Bupati melakukan proses pemilihan pada pukul pagi. Pada momen itu, Bupati mengajak masyarakat Sleman untuk mensukseskan Pemilu 2024 dengan tidak golput.

Begitu juga dengan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa dan keluarga yang telah menyalurkan suaranya. Wabup Danang, memberikan suaranya di TPS 33 Beran Kidul, Kapanewon Sleman pada pukul WIB. Wabup memberikan arahan agar masyarakat Sleman dapat bersikap bijak dalam proses pesta demokrasi ini. Untuk itu, Wabup Danang mengajak masyarakat, untuk menjaga rasa persatuan dan keutuhan Indonesia.