Bupati Sleman Kunjungi Dua KWT di Kapanewon Berbah

Bupati Sleman mengunjungi dua Kelompok Wanita Tani (KWT) yaitu KWT Karang Rukun padukuhan Karang, Kalitirto dan KWT Among Kismo padukuhan Blendangan, Tegaltirto kapanewon Berbah Sabtu (10/2/2024).

Panewu Berbah Tri Akhmeriyadi, SP, menyampaikan bahwa kunjungan Bupati Sleman ini merupakan rangkaian dari Program Lomba Tanam Timun Baby Bupati Sleman Cup ke-2 yang dimulai bulan November 2023.

“Kehadiran Bupati memberikan semangat kepada anggota KWT untuk bisa lebih maju dalam program budidaya tanaman holtikultura terutama timun baby. Berbah baru memiliki 33 KWT nantinya diharapkan satu pedukuhan satu KWT,” kata Tri.

Disampaikan juga oleh Tri bahwa tren yang terjadi saat ini adalah berkurangnya luas lahan pertanian  akibat pembangunan tempat tinggal dan pabrik. Dibalik itu pertambahan jumlah penduduk semakin meningkat.

“Peran penyuluhan sangat penting untuk mengatasi masalah tersebut. Penyuluh KB berupaya menekan laju pertambahan perta penduduk sedangkan dari penyuluhan  pertanian berusaha memaksimalkan produk dari lahan pertanian yang semakin menyusut,” tambahnya.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dalam kunjungan yang didampingi Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perikanan kabupaten Sleman beserta Staf Bupati menyampaikan terimakasih atas partisipasi anggota KWT untuk mengikuti lomba tanaman timun baby yang ke-2.

“Untuk lomba pertama diikuti 51 KWT hanya menanam timun baby dengan serapan dana 250 jt. Sedangkan lomba kedua diikuti 153 KWT komuditas yang ditanam Timun, Jipang dan Gambas diprediksi serapan dana kisaran 750 juta,” jelas Kustini.

Menurut Kustini,  kegiatan KWT menanam berbagai tanaman bisa menambah penghasilan juga bisa mengurangi pengeluaran  belanja dapur. Dalam budidaya holtikultura itu beda musim juga beda perlakuan.

“Anggota KWT bisa konsultasi dengan penyuluh yang mendampingi, memberi solusi bila ada permasalahan. Karena pasar hortikultura sangat besar,” imbuhnya.

Kustini berharap wanita Sleman menjadi wanita yang trengginas, sejahtera menjadi wanita tani yang tangguh menjaga Sleman menjadi lumbung padi dan lumbung  pangan.

“KWT Sleman berani mencoba, sejahtera sesarengan  mbangun Sleman,” tutupnya. (Kusnadi/KIM Berbah)




PPS Sumbersari Distribusikan Biaya Operasional Pemilu kepada 26 KPPS

Moyudan – Salah satu aspek penting dalam pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) adalah biaya operasional untuk setiap Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).  Untuk itu, Panitia Pemilihan Suara (PPS) Kalurahan Sumbersari mendistribusikan seluruh biaya operasional kepada 26 KPPS.  Secara teknis, dana setiap KPPS diterima oleh ketua dan salah satu anggota sebagai perwakilan. 

“Gunakan dana sesuai peruntukannya, mohon disusun laporan pertanggungjawaban atau LPJ sesuai regulasi yang dikeluarkan KPU,” papar Sugiyanto Ketua PPS Sumbersari di depan 52 orang perwakilan dari KPPS se-kalurahan Jum’at (9/2/2024) di Pendapa Kalurahan Sumbersari Moyudan Sleman. 

Dengan penyerahan tersebut Sugiyanto berharap seluruh proses pemilihan umum dapat berjalan dengan lancar, tertib, damai dan sukses. 

Sugiyanto menegaskan biaya operasional Pemilu dipergunakan untuk penyiapan tempat pemungutan suara (TPS), biaya administrasi, konsumsi, hingga honorarium personal KPPS dan tenaga keamanan.  Masing-masing TPS ada dua petugas keamanan dari Linmas. 

“Untuk Petugas yang kebetulan sebagai ASN, honorarium dipotong pajak sesuai ketentuan, didasarkan pangkat dan golongan,” lanjut Sugiyanto.

Semua pengeluaran seperti belanja alat tulis kantor (ATK), pulsa atau kuota internet, konsumsi,  sewa alat hingga honorarium harus transparan, dapat dipertanggungjawabkan dengan bukti pembayaran syah.  Semua bukti pembelanjaan dan pengeluaran harus dibuat sesuai dengan regulasi, sebagai pertanggungjawaban penggunaan uang negara, tegasnya. 

“Bukti pengeluaran dan pembelanjaan untuk kegiatan pemilu ini harus di-upload paling lambat tanggal 16-17 Pebruari 2024.  Dengan demikian semua terpantau KPU,” imbuhnya.

Sementara Bhabinkamtibmas Sumbersari Endri Destiana menyampaikan informasi teknis pendistribusian logistik pemilu.  Logisitik Pemilu seperti kotak suara, kartu suara beserta perangkatnya akan didistribusikan pada Selasa (13/2/2024). 

Endri berharap di setiap TPS pada haris tersebut ada petugas yang stand by, siap menerima dan menandatangani berita acara penyerahan & penerimaan logistik pemilu. 

“Setiap TPS mengirimkan satu personal Linmas ke PPS untuk membantu pendistribusian, satu linmas menjaga dan stand by di TPS,” lanjut Endri. 

Ia berharap adanya kerja sama yang baik antara KPPS dengan petugas distribusi logistik semua berjalan dengan tertib lancar. (Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)




Kementrian Koperasi  Gelar Sosialisasi Jaring Aspirasi dan Informasi Masyarakat Sleman

Sleman – Bertempat di Rumah makan Pringsewu Mulungan, Sendangadi, Mlati, Sleman, Kementrian Koperasi dan UMKM menyelengarakan Sosialisasi  Jaring Aspirasi dan Informasi untuk masyarakat pelaku usaha UMKM Kabupaten Sleman, Kamis (8/2/2024). Kegiatan ini merupakan kerjasama Kementrian Koperasi dengan DPR-RI Komisi 6 Faisol Reza yang merupakan usulan dari Kaisar Abu Hanifah staf ahli DPR RI Komisi 6.

Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sleman, Sri Wahyuni Budiningsih, menyampaikan bahwa Dinas Koperasi dan UMKM Sleman merupakan rumah bersama bagi pelaku usaha warga Sleman. “Baik yang sudah mempunyai usaha ataupun yang baru mulai merintis usaha,” ujarnya/

Ada beberapa program yang bisa diambil oleh warga Sleman seperti pelatihan, pendampingan, pemasaran dan juga pendampingan mencari perijinan NIB, pirt, halal, juga export.

“Ada konsultan PLUT yang memberikan pendampingan usaha pada bidang masing-masing. Pelaku usaha boleh konsultasi tentang usaha yg dijalankan, dilayani pada jam kerja dan gratis untuk konsultasi dan pendampingan,” jelas Sri Wahyuni.

Juga disampaikan oleh Sri Wahyuni bahwa Dinas Koperasi juga bisa memberikan bantuan pinjaman permodalan bagi pelaku usaha warga Sleman  dengan bunga murah yaitu 3 persen flat.

“Harapan pemberian  pinjaman usaha untuk UMKM pelaku usaha dengan bunga murah, untuk menghapus rentenir yang ada di wilayah Sleman,” tambahnya.

Mohammad Arif  yang merupakan mentoring pengusaha menyampaikan materi kiat sukses berwirausaha.

Menurut Arif untuk menjadi seorang pengusaha yang baik harus memiliki kreatifitas dan berfikir diluar kebiasaan, dengan mengubah pola pikir. Juga harus berjejaring, tidak bergerak sendiri dengan membentuk jaringan kerjasama yang kuat saling menguntungkan.

Untuk menjaga kestabilan usaha harus memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan.

“Bila terjadi kegagalan jangan menyerah harus bangkit lagi. Evaluasi usaha untuk menemukan kelemahan dan keunggulan bidang usaha yang digeluti agar lebih sukses dan yang paling penting konsisten dan sabar,” Kata Arif mengakhiri paparannya.

Sedangkan Azhar Mohammad, pengusaha muda dari Kabupaten Bantul memberikan kiat melakukan usaha yaitu usaha yang disesuaikan dengan kesenangan atau hobi masing masing. Bisa kuliner, olahraga, mancing dan lainnya.

“Bila sudah menemukan bidang usaha yang sesuai maka bentuk pasar untuk memasarkan produk usahanya,” tukasnya.

Menurut Azha,r Sleman adalah pasar yang besar, adanya mahasiswa  pendatang yang tiap tahun berganti dan selalu bertambah.

“Fenomena  ini adalah merupakan pasar yang besar dan bisa untuk berjualan produk apapun tergantung kejelian membidik pasar dan menyiapkan produk yang sesuai,” tutupnya. (Kusnadi/KIM Berbah)




200 Jemaah Ikuti Peringat Isra’ Mi’raj Jamaah Masjid An-Nuur Sumberrahayu

Moyudan – Sebanyak 200 jemaah Masjid di Betakan, Sumberrahayu Moyudan, Sleman memperingati Hari Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Acara ini berlangsung di Masjid An-Nuur, Betakan setelah Salat Subuh Berjamaan pada Kamis (8/2/2024).

Ketua  Takmir Masjid sekaligus ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Betakan, R. Hafidluddin Muhammad menyampaikan ucapan terimakasihnya atas kerjasama antara takmir dan pemuda sehingga acara tersebut berjalan lancar.

Selanjutnya ia memberikan sosialisasi program kerja Takmir Masjid An Nuur, Betakan periode tahun 2023-2027 antara lain dari Seksi Pendidikan dan Dakwah yang meliputi Tahsin untuk bapak-bapak, ibu-ibu dan remaja, kajian tafsir untuk umum, kajian Himpunan Putusan Tarjih (HPT) untuk umum, Pengajian pemuda-pemudi, Kultum ba’da subuh setiap hari Jum’at dan Ahad.

“Kita juga adakan program  makan pagi bersama setelah jamaah Shubuh setiap 3 bulan sekali untuk semua jamaah,” paparnya.

Sementara hikmah acara diberikan oleh  Ustaz Qosim Ausath yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al Furqon yang beralamat di Gedongan, Sumberagung, Moyudan Sleman.

Ia menguraikan perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, yang mana Allah memperjalankan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsho, kemudian ke Sidratul Muntaha  untuk menerima perintah salat dari Allah.

“Isra Mi’raj terjadi setelah dua orang yang sangat Rasulullah cintai meninggal dunia, yaitu paman beliau Abu Thalib dan isteri beliau Siti Khadijah. Jadi  Allah SWT ingin menghibur Rasulullah SAW yang sedang berduka,” tuturnya.

Setelah pengajian selesai, acara diteruskan dengan makan pagi bersama. Sarapan bersama ini sebagai kelanjutan kegiatan yang bertujuan untuk menjalin kebersamaan. (Eny Ms/KIM Sumber Biwara Moyudan).




Percasi Sleman Gelar Rakerkab

Sleman – Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kabupaten Sleman menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) dalam rangka Pembahasan dan Penetapan Program Kerja Pengurus Percasi Sleman tahun 2024 di Lantai 3 Dinas Sosial Sleman, Kamis (8/2/2024). Kegiatan dihadiri oleh 47 peserta yang terdiri dari utusan ranting, klub, pengurus Percasi, dan tamu undangan yaitu Ketua Umum KONI Sleman, Joko Hastaryo, Kepala Dinas Sosial Sleman, Mustadi, dan perwakilan Dispora Sleman, Handoko.

Sutapa, Ketua Percasi Sleman mengpresiasi kiprah atlet catur Sleman yang banyak menorehkan presetasi, baik untuk tingkat nasional maupun internasional. “Tentunya hasil semua ini karena kerjasama yang baik dari semua pihak,” tuturnya.

Sementara itu, Mustadi, Kadinsos Sleman menuturkan bahwa Pemkab Sleman akan selalu mendukung Percasi sleman untuk memajukan catur di Kabupaten Sleman.

Dirinya juga menyampaikan bahwa Pemkab telah menyediakan dana apresiasi untuk atlet/warga Kabupaten Sleman yang sudah mengarumkan nama Kabupaten Sleman di tingkat nasional/internasional lewat program Jaring Pengaman Sosial (JPS).

Sementara itu, Joko Hastaryo, Ketum KONI Sleman mengapresiasi pengurus percasi yang sudah bisa melaksanakan Raker di awal tahun. “Lebih awal dibandingkan yang lain,” tuturnya.

Joko juga memberikan apresiasinya kepada Atlet Catur Sleman yang bisa berprestasi ke tingkat nasional dan internasional, seperti Safira, Kafi Maulana, Keny, Shiva, dan lain-lain.

“Semoga tetap dapat mewakili Sleman dan tidak diambil oleh daerah lain, untuk itu organisasi harus kuat. Semoga Sleman dapat mempertahankan juara umum cabor catur pada Porda DIY untuk keempat kalinya secara beruntun,” pesannya. (Wahyu Herlambang/KIM Tempel)