Ciptakan Kondusivitas di Masyarakat Jelang Pemilu

Sleman – Pemkab Sleman menggelar Apel Jaga Warga di Lapangan Pemda Sleman, Rabu (7/2/2024). Apel yang dipimpin Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo ini diikuti oleh peserta dari Polresta Sleman, Kodim Sleman  Sat , Panwascam dan Jagawarga se-Kabupaten Sleman.

Kustini Sri Purnomo dalam sambutannya mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat untuk dapat menjaga kondusivitas jelang pemilu.

“Bahwa Kurang satu Minggu lagi Pemilu serentak se Indonesia diadakan , agenda Akbar merupakan gawe kita bersama. Mengingat penyelenggaran pemilu bertujuan memberikan kesempatan kepada seluruh rakyat , maka dengan ini mari bersama nyengkuyung kegiatan bersama ini,” ungkapnya.

“Setelah apel ini diharapkan semua komponen dapat  bersama mengawal kelancaran ,keamanan dan ketertiban setiap tahapan dan proses Pemilu,” lanjut Kustini.

Dirinya pun meminta agar Jagawarga, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa dapat menciptakan kondisi kondusif dan juga bisa mencegah golput, mencegah gesekan karena beda pilihan, menyosialisasikan pesan damai kepada setiap warga, serta mencegah konflik dan memecahkan permasalahan dengan bijak dan musyawarah.

“Semoga proses pemilu berjalan damai aman dan sukses,” pungkasnya. (Eka Sastra/KIM Sardonoharjo Ngaglik)




Musrenbang Kalasan Rancang Anggaran Pembangunan Sebesar 4 Milyar

Kalasan – Rekapitulasi usulan pembangunan  fisik dan non fisik PUPM Kapanewon Kalasan untuk tahun 2025 melebihi 4 milyar Rupiah. Jumlah tersebut lebih rinci tertuang dalam materi Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kapanewon Kalasan untuk tahun 2025 yang berlangsung Selasa (6/2/2024) di Aula Balai Pemerintahan Desa D.I. Yogyakarta Jl. Raya LPMP , Tirtomartani, Kalasan.

Dalam materi yang dibagikan kepada peserta disebutkan untuk usulan pembangunan fisik melalui PUPM Kapanewon Kalasan sebesar ,- sementara untuk non fisik .- sehingga total sebesar ,-

Berbagai usulan rencana pembangunan yang disampaikan lurah se- Kapanewon Kalasan secara bergantian dimulai Tamanmartani, Purwomartani, Tirtomartani dan Selomartani mencakup kegiatan pembangunan fisik dan non fisik. Beberapa usulan pembangunan fisik meliputi pembangunan dan  peningkatan saluran irigasi, rehab saluran irigasi,  pemasangan LPJU, pembuatan Zona Selamat Sekolah, perbaikan rumah tidak layak huni hingga pemenuhan CCTV di ruang publik.

Sementara itu untuk usulan pembangunan non fisik PUPM meliputi Workshop membaca menjadi karya di Kalurahan, pelatihan bagi pengelola arsip, pelatihan pemanfaatan lahan pekarangan, berbagai  bimtek untuk peningkatan kapasitas masyarakat dan organisasi hingga fasilitasi Peralatan Pertanian Hortikultura dan kebun berupa sumur ladang/dangkal.

Semua usulan mencakup kegiatan pertanian, perkebunan, UMKM, kelembagaan, sosial kemediaan sampai pada usulan kegiatan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kalurahan Tirtomartani.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kapanewon Kalasan diikuti Lurah dan Perangkat, Instansi tingkat Kapanewon, Lembaga tingkat Kapanewon dan Kalurahan juga dihadiri sejumlah perwakilan OPD Kabupaten Sleman serta unsur DPRD. Musrenbang dibuka oleh Panewu Anom Gunardi.

Dalam kata sambutanya Panewu Anom berharap agar pembangunan di masing-masing Kalurahan bisa bersinergi dan berkolaborasi sehingga bisa mewujudkan apa yang menjadi Visi dan Misi Kapanewon Kalasan. Kepada SKPD Gunardi berharap memberikan masukan dan arahan agar dapat menyempurnakan perencanaan pembangunan untuk tahun 2025.

Sementara itu dari BAPPEDA Kab. Sleman yang diwakili Eka Edi Bastian dalam sambutanya memaparkan Tema Besar dan prioritas program tahun 2025 Kabupaten Sleman.

Dikatakan bahwa tema dan prioritas dimaksud adalah Peningkatan Produktivitas sebagai upaya untuk kesejahteraan yang merata.

Lebih lanjut dikatakan, Kabupaten Sleman mempunyai target pertumbuhan ekonomi tahun 2025  sebesar 5,02 – 5,96. Untuk indek pembangunan manusia 84,84 – 84,98.

“Sementara itu prioritas programnya meliputi: mengurangi kemiskinan, memperkuat infrastruktur untuk mengurangi ketimpangan wilayah, memperkuat ketahanan ekonomi. Selain itu juga meningkatkan kualitas pendidikan, meningkatkan kualitas kesehatan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan memperkuat nilai budaya,” tutup Eka.

Kedatangan peserta Musrenbang disambut tampilan Forum UMKM baik proses masak ditempat (dengan kompor gas) yang berada diluar gedung hingga yang berada diluar gedung dengan display aneka produk olahan dengan kemasan menarik. Sementara menjelang acara resmi dimulai, disuguhi tampilan permainan biola oleh Khairunisa siswi Kelas 8 SMP N 1 Kalasan yang memukau dengan persembahan beberapa lagu. (Tri Joko S/KIM Kalasan)




Panwaslu Berbah Gelar Pelatihan SIWASLU untuk PTSP

Sleman – Panitia Pengawas (Panwas) Kapanewon Berbah menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pelatihan Pemakaian Aplikasi SIWASLU untuk persiapan pelaporan bagi Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTSP) wilayah Berbah, Selasa (6/2/2024) di Gedung Serbaguna Kalurahan Kalitirto, Berbah, Sleman.

Ketua Panitia Pengawas Kapanewon Berbah, Sutarja menyampaikan bahwa dari 179 pengawas TPS Kapanewon Berbah, 94 orang tidak melakukan pencoblosan di TPS tempat tinggal masing-masing karena bertugas melakukan pengawasan di lain TPS. Namun dari panwas sudah disiapkan skenario pelaksaan pencoblosan bagi PTPS yang mencoblos tidak di TPS domisili.

“Nantinya akan ada kordinasi dengan pengawas kalurahan Desa (PKD) juga panwas untuk mekanisme yang sudah diatur,” jelas Sutarja.

Panewu Anom Kapanewon Berbah, Noor Bramantyo, mengatakan bahwa pengawas TPS mempunyai peran yang penting sebagai ujung tombak pengawasan pemilu. Dalam melaksanakan pengawasan mempunyai peran memastikan transparansi  pemungutan suara dan perhitungan suara yang pemilu 2024.

“Dalam rangka ketugasan jaga integritas dan netralitas sebagai pengawas, koordinasi dan kerjasama yang baik dengan penyelenggaraan pemilu juga dengan pemerintah,” pesan Noor.

Menurut Anggota Bawaslu Provinsi DIY Mohammad Amir Nashirudin menuturkan, untuk menjadikan pemiliu yang berintegritas, bermartabat dan ideal apabila dalam pelaksanaan pemilu tidak terjadi pelanggaran atau minimalis pelanggaran dan tidak berimplikasi rusaknya pemilu.

Jikapun  terjadi pelanggaran ada penindakan dengan proses kepastian hukum yang berlaku sesuai perundangan. Meski pihak KPU dan Bawaslu sudah menyiapkan instrument terkait dugaan terjadinya kerawanan pemilu.

“Dengan penindakan serta kepastian hukum akan membingkai dan meminimalisir kerawanan yang mungkin terjadi pada pemilu 2024,” tegasnya.

Sedangkan bimtek dan pelatihan penggunaan aplikasi SIWASLU untuk pelaporan anggota pengawas TPS disampaikan oleh anggota Panwas Kapanewon Berbah Deni Tianasari dan Sugiharto. (Kusnadi/KIM Berbah)




PPS Condongcatur Serahkan Undangan Pemilih Kepada KPPS

Sleman – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Condongcatur menyerahkan Undangan Pemilih (C-Pemberitahuan KPU) kepada 137 KPPS di Ruang Sekretariat PPS Condongcatur, Selasa (6/2/2024).

Ketua PPS Condongcatur, Wuri Handayani menyampaikan bahwa Penyampaian C- Pemberitahuan (Undangan Pemilih) ke KPPS untuk selanjutnya oleh masing-masing KPPS akan didistribusika kepada Pemilih sesuai dengan DPT

“C-Pemberitahuan dari KPU ini sudah harus tersampaikan oleh KPPS kepada pemilih sesuai dalam DPT maksimal pada H-3 Pemungutan Suara dan C-Pemberitahuan ini  harus dibawa Pemilih saat hari Pemungutan suara di TPS sebagai Undangan dan membawa KTP,” jelasnya.

Ditambahkan Wuri, C-Pemberitahuan KPU ini sudah mempunyai elemen data dab alamat lengkap pemilih, sehingga KPPS tinggal membagikan saja sesuai dengan nama dan alamat yang tertera. Adapun DPT di Condongcatur sebanyak pemilih dan ada 1000-an lebih pemilih DPTb yang mengurus pindah memilih di Condongcatur.

Sementara RM Ario Triyanto Hening Santoso dari KPPS TPS 004 Tiyasan saat mengambil C-Pemberitahuan sangat senang karena proses ini berbeda dengan Pemilu 2019

” Pada surat undangan sudah tertulis nama pemilih, No. NIK, No. DPT, terlampir juga salinan DPT untuk mencari alamat pemilih, artinya sangat memudahkan kerja kita KPPS dan surat undangan lebih cepat dibagikan atau di distribusikan ke warga pemilih,” ucapnya.

Sebagai informasi tambahan di ruang Sekretariat PPS Condongcatur juga dilaksanakan Latihan bagi petugas SIREKAP KPPS yang menggunakan aplikasi berbasis android. (Wasana/KIM Depok)




Dukung Program Lada Manis, Kalurahan Condongcatur Kembali  Selenggarakan Donor Darah

Sleman – Pemerintah Kalurahan Condongcatur bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman menyelenggarakan donor darah dan diikuti oleh 50 orang pendonor, Selasa (6/2/2024).

Donor darah ini digelar Kalurahan Condongcatur setiap 3 bulan sekali /triwulan dan diselenggarkan rutin sejak 2022.

Koordinator donor darah di Kalurahan Condongcatur Wasana menuturkan, kegiatan donor darah ini diinfokan melalui Sosial Media dan WA Grup Warga Padukuhan, serta melalui surat  kepada  dukuh untuk mengirimkan peserta setiap padukuhan diminta mengirim tiga peserta donor darah.

“(Donor darah ini) terbuka juga bagi masyarakat umum, dan para pamong Kalurahan Condongcatur,” ujar Wasana.

Untuk menambah semangat peserta, pihak kalurahan menyediakan aneka doorprize menarik. Mug, payung, kaos, topi, jam dinding, tas, tempat tisu dan hadiah hiburan lainya dari sponsorhip mitra pemerintah kalurahan seperti Bank BPD DIY, Bank Sleman,  Samsat, Yamaha, Honda, BPJS Kesehatan, BNN Sleman, Telkomsel dan IM3

“Target peserta donor darah setiap pelaksanaan sekitar 50 orang. Para calon pendonor terlebih dahulu mendaftar dan mengisi blanko kemudian dilakukan skrining  oleh petugas PMI Kabupaten Sleman. Menjalani cek tensi dan diperiksa kadar hemoglobin dalam darah. Bagi yang memenuhi persyaratan akan diambil darahnya. Setelah itu mereka mengambil nomor undian dan bisa ditukar macam-macam hadiah hiburan,” jelas Wasana.

Ketua PMI Kapanewon Depok Sussi Listyaningsih menambahkan, kegiatan donor darah di Kalurahan Condongcatur turut mendukung program layanan darah Sleman gratis atau Lada Manis. Layanan tersebut diperuntukkan bagi warga ber-KTP Sleman yang tengah dirawat di rumah sakit dan membutuhkan tindakan transfusi darah. Bila pihak rumah sakit sudah MoU dengan PMI Kabupaten Sleman maka warga tersebut berhak mendapat layanan darah secara gratis.

“Saat ini yang sudah MoU sebanyak 28 rumah sakit di Sleman sehingga permintaan darah ke PMI Sleman memang cukup banyak,” imbuh Sussi.

Menurut Sussi, biaya layanan darah masih cukup mahal terutama biaya pack dan biaya pengolahan darah. Biaya pack mencapai lebih dari Rp 200 ribu sedangkan bila ditotal dengan biaya pengolahan darah, biaya mencapai  Rp 460-490 ribu.

“Komponen biaya pack ditambah biaya pengolahan, tes seperti ada penyakitnya atau tidak, alat dan komponennya mahal. Tetapi lewat program Lada Manis masyarakat Sleman bisa mengakses secara gratis karena biaya sudah di-cover oleh Pemda Sleman,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji mengatakan, kegiatan donor darah dibarengkan dengan Program Semanis Madu (Selasa Melayani Semua, Mudah dan Terpadu)

“Setiap Selasa bekerjasama dengan berbagai pihak di Kalurahan Condongcatur  tersedia layanan mulai dari servis motor Yamaha dan Honda. Warga bisa mendapat diskon biaya servis 50 persen. Juga layanan mobil kas Bank Sleman keliling, Samsat Sleman warga dapat perpanjangan pajak STNK tahunan, lalu layanan Badan Narkotika Nasional (BNN) merapat. Warga bisa mengurus surat hasil keterangan bebas narkoba serta konsultasi soal narkoba. Berikutnya layanan BPJS Kesehatan, pelayanan pembuatan IMB, dan layanan dari provider telekomunikasi seluler Telkomsel dan Indosat,” pungkas Reno.

Selain di Kalurahan Condongcatur, aksi donor darah khususnya di Kapanewon Depok sering diselenggarakan oleh sejumlah perguruan tinggi, mal, hingga hotel-hotel. Petugas yang mengambil darah dari PMI Kabupaten Sleman sedangkan PMI Kapanewon Depok mengumpulkan mereka yang mau ikut donor darah. (Wasana/KIM Depok)