Tingkatkan Kesiapan Pengawasan, Panwas Berbah Gelar Bimtek untuk PTSP

Sleman – Untuk mempersiapkan kesiagaan Petugas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTSP), Panitia Pengawas (PANWAS) Kapanewon Berbah menyelenggarakan Bimbingan teknis untuk petugas Pengawas TPS Kapanewon Berbah pada hari Minggu (4/2/2024) bertempat di Gedung Serbaguna Kalurahan Tegaltirto, Berbah, Sleman.

Ketua Panwas Kapanewon Berbah Sutarja mengatakan untuk mempersiapkan kesiapan petugas pengawas TPS dalam melaksanakan tugas pengawasan kegiatan pemilu, maka perlu dilakukan bimtek pembekalan bagi petugas PTPS, yang akan dilaksanakan dua kali.

“Selain pembekalan  lansung melalui bimtek petugas PTSP bisa belajar dari sosial media yang banyak tersedia, untuk bisa mencari solusi yang baik ketika ada dinamika saat dilapangan  sesuai perundangan yang berlaku,” kata Sutarja.

Bimtek dirasa penting menurut Sutarja karena adanya inovasi untuk memudahkan dalam pelaporan dan hal lain terkait ketugasan dari Bawaslu yang menyiapkan aplikasi SIWASLU yang bisa diunduh.

“Saat ini petugas PTSP Kapanewon Berbah sembilan puluh persen baru. Harapannya bisa banyak belajar agar bisa menjalankan tugas dengan baik,” tambah Sutarja.

Sementara itu, Panewu Berbah Tri Akhmeriyadi, memberikan apresiasi yang tinggi kepada petugas Pengawasan TPS atas kepedulian untuk mendukung penyelenggaraan pemilu 2024.

“Dengan kepedulian, kemauan didukung kemampuan yang memadai akan membantu kelancaran petugas PTSP sebagai wujud rasa bela Negara,” jelas Tri.

Tri mengatakan bahwa tugas pengawas TPS tidaklah ringan sebagai konstribusi terhadap penyelenggaraan pemilu yang berkualitas.

Untuk mempermudah dan memperlancar tugas, pengawas harus bekerjasama dan koordinasi dengan semua pihak baik sesama penyelenggara pemilu maupun pemerintah setempat.

“Pengawas harus terus mencari informasi dan pengetahuan baru tentang kepemiluan untuk kelancaran ketugasan pengawasan dan harus menjaga netralitas tidak memihak,” tutup Tri.

Dari Divisi hukum dan penyelesaian sengketa Bawaslu Sleman Fadli Harismarahman, menyampaikan bahwa sebagai pengawas TPS juga harus mengetahui semua regulasi dan aturan dalam pemilu agar bisa melakukan pengawasan dengan baik dan benar.

“Dalam masa tenang tidak diperbolehkan melakukan kampanye dalam bentuk apapaun,” jelas Fadli.

Fadli menuturkan bahwa kegiatan yang boleh dilakukan dalam masa tenang adalah pengiriman logistik, persiapan TPS dan sebagai pengawas mempunyai tugas untuk pengiriman logistik agar tepat waktu dan tepat jumlah.

“Juga pada masa tenang yang perlu mendapat pengawasan adalah adanya berita hoaks dan politik uang,” tambah Fadli.

Untuk pelatihan dan pembekalan disampaikan oleh Ketua PPK Berbah, Eko Prasetyo dan dari Ketua Panwas Berbah, Sutarja. (Kusnadi/KIM Berbah)




Kurangi Risiko Pohon Tumbang, Sumbersari Lakukan Rabas Pohon

Sleman- Guna mengurangi risiko pohon tumbang dan terjadinya gangguan listrik, Lurah Sumbersari, Sukadi memimpin langsung kegiatan Rabas Pohon pada hari Sabtu (3/2/2024). Kegiatan tersebut dilakukan oleh Pamong Kalurahan Sumbersari dan Destana.

Adapun kegiatan yang dilakukan adalah pemotongan dan rabas pohon yang berada di dekat jaringan listrik maupun pohon yang dirasa membahayakan penduduk.

Menurut, Sukadi rabas pohon tersebut sebagai upaya mitigasi bahaya gangguan jaringan listrik dan tumbangnya pohon yang bisa menimpa rumah warga.

“Atas nama pemerintah Sumbersari mengucapkan terima kasih kepada Destana yang telah bahu membahu membantu menanggulangi bahaya pohon tumbang, dimusim hujan yang disertai angina,” tutur Sukadi. (GIek/KIM Moyudan)




Maksimalkan Pengawasan Pemilu, Pengawas TPS di Tempel Mendapat Bimtek

Sleman – Untuk memaksimalkan tugas pengawasan yang akan dilaksanakan Para pengawas TPS (PTPS) pada pemilu serentak 2024 yang tinggal 11 hari kedepan, para pengawas TPS mendapat bimbingan teknik (Bimtek) yang berada di wilayah Kapanewon Tempel, Sabtu (03/02/2024. Bimtek diikuti 177 Pengawas TPS Sesuai jumlah TPS yang ada di wilayah Kecamatan Tempel.

Ketua pengawas Kecamatan (Panwascam)  Tempel, Moch Noor Wachid pada Bimtek yang dilaksanakan di aula balai Kalurahan Pondokrejo mengatakan, melalui Bimtek para pengawas TPS mendapat materi terkait Pungut hitung suara atau Pungsura di TPS, serta distribusi logistik TPS. Beberapa materinya antara lain materi Bawaslu yakni aplikasi SIWASLU yang akan diisi setiap pengawas TPS terkait kejadian yang ada serta materi terkait kategori pelanggaran pemilu.

“Jadi selain bimtek secara langsung, Penguatan-penguatan terkait regulasi kepemiluan dan pengawasan juga kami terus berikan agar pelaksanaan pemilu terhindar dari berbagai kecurangan dan pelanggaran,” ungkap Moch Noor Wachid.

Selaku Panwascam, Wachid meminta para pengawas TPS untuk lebih meningkatkan pengawasan dan mencari berbagai informasi mengantisipasi berbagai potensi kerawanan dalam proses distribusi logistik dan proses pungut hitung di TPS .

Dalam pelaksanaan bimtek PTPS ini dihadiri oleh jajaran panwascam Tempel beserta koordinator sekretariat nya, Perwakilan dari Bawaslu kabupaten Sleman,Pengawas Kalurahan/desa se Kapanewon Tempel, Penewu Tempel, dan seluruh Jagabaya se Kapanewon Tempel, Panitia Pemilihan Kecamatan, dan seluruh ketua PPS se kapanewon Tempel.

PPK Tempel dalam materinya menyampaikan tentang proses distribusi logistik TPS dan mekanisme mengenai pemungutan dan penghitungan suara di TPS. (sbd/KIM Tempel)




BUMKal Usaha Mulia Margomulyo Luncurkan Unit Usaha  Depot Daging Ayam Segar

Sleman – Bertempat di Depot Daging Ayam Mriyan , Jum’at (2/2/2024), BUMKal Usaha Mulia Margomulyo mengadakan acara do’a bersama untuk memulai usaha penjualan daging ayam dan ayam giling segar.

Do’a bersama tersebut mengundang Lurah  dan pamong Kalurahan, seluruh Anggota BPKal, Pengawas BUMKal, Pendamping Desa, tokoh masyarakat  dan Rois Padukuhan Mriyan. Sekaligus acara tersebut digunakan untuk untuk sosialisasi dan promosi usaha daging ayam.

Agung Muji Hartono, Direktur BUMKal Usaha Mulia dalam sambutannya mohon do’a restu kepada undangan yang hadir agar usaha yang dirintis ini bisa berjalan dengan lancar dan berkah.

“Artinya rintisan usaha yang dijalankan sekarang bisa maju dan berkembang sehingga memberi manfaat bagi warga Margomulyo,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Agung juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Margomulyo yang telah memberikan penyertaan modal sebagai modal awal usaha. Kondisi depot sendiri belum sempurna, masih ada yang perlu dibenahi termasuk pembangunan kamar mandi.

“Usaha yang dijalankan BUMKal adalan penjualan daging ayam segar, bukan pemotongan ayam. Sehingga tidak menimbulkan limbah yang mengganggu,”   ungkap Agung.

Hal ini perlu disampaikan mengingat lokasi depot sendiri berdekatan dengan sekolahan dan depot depot usaha lain. Depot daging ayam sendiri buka mulai jam pagi.

Lurah Margomulyo, Eko Puji Mulyanto, dalam sambutan dan pengarahannya menyampaikan selamat kepada BUMKal yang memulai usahanya meskipun masih dalam keterbatasan. Usaha ini dipilih oleh BUMKal Margomulyo setelah melakukan survey beberapa bentuk usaha lain.

“Kami telah melakukan survey usaha mulai dari titik kumpul sayur, pembuatan pupuk kompos dan depot daging ayam,” jelas Eko ketika ditanya berkaitan dengan pilihan usaha.

“Margin keuntungan yang didapat lumayan”, tambah Eko.

Eko berharap, usaha yang dijalankan ini bisa berkembang dan maju sehingga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Penyertaan modal yang diberikan merupakan bentuk fasilitasi dari dana desa.

Eko juga menambahkan, bahwa tahun 2024 ini, penyertaan modal tetap dialokasikan oleh Kalurahan dan peruntukannya untuk mengembangkan unit usaha dalam bentuk wisata desa dengan mengambil bagian dalam pengelolaan wisata desa Kaliklangsi yang sudah beberapa waktu berjalan.

Sarjono, Ketua BPKal Margomulyo dalam pengarahannya menyampaikan bahwa usaha depot ayam segar dan ayam giling segar merupakan usaha rintisan. Sehingga kedepannya dapat dikembangkan usaha jasa dan usaha yang lain.

Sarjono juga menambahkan dengan meningkatnya PAD diharapkan pula kesejahteraan masyarakat Margomulyo juga meningkat karena dengan bertambahnya usaha keterlibatan masyarakat juga semakin banyak.

Acara dilanjutkan dengan do’a bersama yang dipimpin oleh Rois Mriyan. Sebagai penghujung acara adalah serah terima kunci kios dari Lurah Margomulyo kepada Direktur BUMKal Usaha Mulia yang disaksikan oleh undangan yang hadir. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)




Pemerintah Kalurahan Sumbersari Gelar Rakor SID

Moyudan- Guna memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, Pemerintah Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman menggelar Rakor Sistem Informasi Desa (SID), pada hari Jum’at  (2/2/2024) bertempat di Seonah Rejo Makmur Coffe Ngaglik, Sumbersari, Moyudan, Sleman.

Rakor tersebut diikuti oleh Lurah dan Carik beserta Kaur, Kabag Pemerintah Sumbersari, juga menghadirkan tiga Penggiat Kelompok Informasi Masyarakat ( KIM) Moyudan yang bertempat tinggal di Wilayah Sumbersari.

Lurah Sumbersari Sukadi dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya kepada peserta rakor yang sudah menghadiri undangan yang sudah disampaikan. Lebih lanjut Ia juga menuturkan bahwa di era digitalisasi perlu didukung dengan sistem informasi yang cepat dan akurat, maka diperlukan SDM yang handal dan penuh komitmen.

“Silahkan untuk berembug bersama, semoga ke depan informasi pembangunan di Sumbersari bisa tersebar luas ke masyarakat,” pungkas Sukadi.

Sedangkan Carik Sumbersari Junadi dalam pengarahannya menyampaikan bahwa selama ini informasi kegiatan di Sumbersari diunggah melalui Sistem Informasi Desa (SID), tetapi belum bisa menjangkau dari seluruh kegiatan yang diberitakan.

Lebih lanjut ia berharap agar di Kalurahan Sumbersari terbentuk KIM di tingkat Kalurahan, dengan  harapan semua kegiatan terakomodir dalam pemberitaan.

“Kami serahkan sepenuhnya pembentukan KIM di Sumbersari kepada penggiat KIM Moyudan, Pemerintah Kalurahan Sumbersari akan memfasilitasi,” ungkap Junaidi. (Giek/KIM Moyudan)