Dukcapil Sleman Gelar Sosialisasi Sisir Adminduk di Sardonoharjo

Sleman – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sleman menyelenggarakan Sosialisasi Informasi, Rekam Data, dan Pelayanan Administrasi Kependudukan (SISIR ADMINDUK).

Kegiatan SISIR ADMINDUK dilaksanakan di Kalurahan Sardonoharjo ,Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman pada hari Rabu (31/1/2024).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Jawatan Umum Kapanewon Ngaglik, Lurah Sardonoharjo, Pamong Kalurahan Sardonoharjo, Dukuh, Pengurus Lembaga Kalurahan Sardoharjo, Kader PKK, Kader Kesehatan, Kader Adminduk, Guru PAUD/TK/SD/SMP dan  Babinsa/Babinkamtibnas.

Lurah Sardonoharjo Harjuno Wiwoho, mengapresiasi layanan yang berkolaborasi dengan Dinas Dukcapil Sleman untuk meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan. “Khususnya bagi warga di Sardonoharjo ,” ungkap Harjuno.

Narasumber sosialisasi SISIR ADMINDUK tersebut adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sleman Susmiarto.

Susmiarto merasa bahagia karena antusiasme warga Sardonoharjo sangat tinggi, dilihat dari jumlah antrian yang sangat banyak di loket layanan yang ada di Sisir Adminduk hari ini. Dirinya mengatakan  masyarakat Sardonoharjo dapat mengikuti Gerakan Indonesia Sadar Administrsi Kependudukan.

Zuli Susanto Tatalaksana Kalurahan Sardoharjo menyampaikan bawah SISIR ADMINDUK hari ini capaian pelayanan yaitu KIA 913, KK 293, IKD 195, E-KTP hilang/rusak 44, Akta Kelahiran 18, Akta Kematian 11, Perekaman e-KTP 22, dan Kutipan akta lahir kedua ada 4.

“Total keseluruhan permohonan pemohon,” ungkap Zuli.

“Pemerintah Kalurahan Sardonoharjo mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dan yang telah bersedia membantu kegiatan ini,” lanjut Zuli Susanto. (Eka Sastra /KIM Sardonoharjo)




Caturtunggal Gelar Muskalkus, Bahas Penerima BLT-DD

Depok- Pemerintah Kalurahan Caturtunggal menggelar Musyawarah Kalurahan Khusus Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk tahun anggaran 2024, Selasa (30/1). Acara berlangsung di ruang Karang Tumaritis Kantor Kalurahan Caturtunggal dan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.

Turut hadir Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Depok, Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Caturtunggal beserta jajaran pamong, Dukuh se- Caturtunggal, Ketua BPKal beserta anggota, TKSK, TPSK, Perwakilan PLKB, Ketua Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, serta pendamping desa.

Dalam sambutannya Plt Lurah Caturtunggal, Aminudin Aziz, menyampaikan bahwa alokasi anggaran BLT Desa berasal dari 25 persen bantuan Dana Desa.

“Tahun 2023, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 125, dan pada tahun 2024 mengalami penurunan menjadi 100 KPM,” terang Aminudin.

Kepala Jawatan Sosial, Subiyantoro, berharap keputusan yang dihasilkan dalam musyawarah ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat sekitar khususnya Caturtunggal.

“Data yang dipaparkan sudah melalui musyawarah padukuhan, bantuan hanya bersifat stimulan dalam artian berbentuk rangsangan untuk lebih mendorong dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kapanewon hanya mendampingi dan memantau kegiatan ini dan menurut kami Kalurahan Caturtunggal sudah melaksanakan musyawarah ini sesuai aturan yang ditetapkan oleh dinas terkait,” ungkap Subiyantoro.

Setelah sambutan acara dilanjutkan dengan pemaparan data calon KPM penerima BLT, serta penandatanganan berita acara oleh Plt Lurah, Ketua BPKal caturtunggal, Ketua RT 2 padukuhan Kledokan, ketua RW 2 Padukuhan Tambakbayan, unsur tokoh masyarakat diwakili Dukuh Ambarukmo, dan unsur lainnya yang merupakan perwakilan dari TPK Kalurahan.

Harapannya kebijakan ini bisa memberikan dampak positif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalurahan Caturtunggal. (Oktaviana/KIM Depok)




Supervisi APK Pemilu, Bawaslu DIY Kunjungi Panwaslu Depok

Sleman – Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Daerah Istimewa Yogyakarta Bayu Mardinta Kurniawan melakukan supervisi ke Kantor Sekretariat Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Depok Sleman di Jalan Padjajaran, Condongcatur, Depok, Sleman, Rabu (31/1).

Dalam arahannya, Bayu meminta agar pengawas pemilu di tingkat Kecamatan, dalam hal ini Panwaslu Depok selalu mengimbau seluruh peserta pemilu dan pilpres untuk meninjau kembali pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dinilai bermasalah.

Hal ini, menurut Bayu, agar supaya APK yang terpasang tidak mengganggu lalu lintas dan membahayakan masyarakat sekitar.

“Untuk APK yang membahayakan, tolong diimbau kepada peserta pemilu untuk mereviuw kembali terhadap pemasangan APK, jika kemudian mengakibatkan kecelakaan atau lain lain maka hal itu yang wajib kita hindari,” ungkap Bayu.

Untuk mengatasi APK bermasalah, Alumnus Fisipol UGM ini telah memerintahkan jajaran pengawas pemilu untuk melakukan penertiban APK yang bermasalah. Bayu menjelaskan APK bermasalah itu antara lain adalah APK yang dipasang di tempat yang dilarang sesuai PKPU 15/2023. Lalu APK yang membahayakan dapat dipastikan itu sangat bermasalah.

“Dari Bawaslu sudah perintahkan ke jajaran untuk berkoordinasi dengan peserta pemilu dalam penertiban APK. Kami selalu berharap tidak ada APK yang jatuh mungkin karena angin, dan yang lain, bisa dipasang dengan baik dan bisa dipasang dengan sesuai aturan,” paparnya.

Bayu juga berharap peserta pemilu dan pilpres dapat mengerti bagaimana pemasangan APK yang baik dan benar sesuai aturan di tempat-tempat umum. Selain itu, pemerintah daerah (pemda) baik provinsi maupun kabupaten/kota dapat memberikan akses seluas-luasnya kepada pengawas pemilu sesuai dengan aturan berlaku.

“Kami minta seluruh pengawas untuk mengingatkan pemda dalam melakukan penertiban, bahwa Bawaslu tidak bisa sendiri, oleh sebab itu Pemda harus ikut menegakkan hukum sesuai PKPU 15/2023 dalam penertiban APK. Kalau pembersihan APK nanti pada 11 Februari 2024,” paparnya.

Pemilihan Umum Tahun 2024 yang tinggal menghitung hari, ujar Bayu, merupakan momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk memilih pemimpinnya. Karena itu, semua pihak harus memastikan bahwa pemilu ini berjalan secara jujur, adil, dan transparan. Penyelenggara pemilu harus bekerja profesional dan netral. Partai politik harus bersaing secara sehat dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Masyarakat harus berpartisipasi aktif dalam pemilu dan menjaga ketertiban.

“Pemilu adalah pesta demokrasi rakyat Indonesia. Pemilu harus berjalan dengan lancar dan damai agar dapat menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan mampu membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (Athiful/KIM Depok)




3.346 Calon Pemilih Ajukan Pindah ke Kapanewon Depok Sleman

Sleman – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Depok Sleman mencatat terdapat ribuan calon pemilih yang mengajukan pindah menggunakan hak pilih, terutama mahasiswa dan pekerja yang berada di Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.

Pengajuan ini disebabkan karena para calon pemilih tidak berada di TPS asal sesuai domisili, sehingga untuk tetap bisa menggunakan hak pilihnya, mereka mengajukan pindah tempat pemilih.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Depok Sleman Hari Jumanto mengatakan, hingga saat ini sudah tercatat sebanyak calon pemilih yang mengurus prosedur pindah memilih ke Kantor PPK Depok maupun PPS se-Kecamatan Depok untuk Pemilihan Umum 14 Februari 2024 mendatang.

“Perhari ini, Rabu tanggal 31 Januari 2024 total pindah pemilih terlayani sekitar orang, dengan rincian Kalurahan Caturtunggal orang, Kalurahan Condongcatur orang, dan 710 orang di Kalurahan Maguwoharjo,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Potensi Kerawanan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di Kapanewon Depok, Rabu (31/1).

Hari menjelaskan bahwa untuk mengurus pindah memilih sudah selesai pada 15 Januari 2024 lalu, akan tetapi sampai dengan H-7 atau tepatnya pada 7 Februari 2024 mendatang, pihaknya melayani perpindahan lokasi tempat pemilihan bagi kategori terbatas, antara lain bertugas di tempat lain, menjalani rawat inap, tertimpa bencana, dan menjadi tahanan Lembaga Permasyarakatan.

“Terdapat empat kategori yang masih kami layani sampai H-7 untuk pindah memilih pada Pemilu 2024 nanti,” imbuhnya.

Selanjutnya, Hari mengakui saat ini sejumlah persiapan dan tahapan terus dilakukan oleh PPK Depok Sleman dalam penyelenggaraan pesta demokrasi mendatang. Koordinasi dengan lintas sektoral, ungkap Hari juga terus diintensifkan, baik untuk pengamanan dan pengawasan jalannya Pemilu 2024.

Untuk wilayah kerjanya, Hari mengatakan terdapat 27 TPS Khusus yang disediakan KPU Sleman. Semua TPS Khusus ini tersebar di berbagai Perguruan Tinggi di Kapanewon Depok.

“TPS Khusus ini tersebar di beberapa kampus, antara lain UGM, UNY, UPN, Sanata Dharma, STP AMPTA, Stikes Guna Bangsa, dan masih banyak lagi yang lainnya,” ungkapnya.

Dalam Rakoor yang diselenggarakan di Gedung Sasana Anglocita Tama Kantor Kapanewon Depok yang dihadiri Panewu, Kapolsek se-Depok Raya, Panwaslu Depok, dan pimpinan Partai Politik Tingkat Kapanewon itu Hari berharap semuanya dapat bahu-membahu dalam mewujudkan pemilu yang guyub, adil, dan bermartabat.

“Kita semua berharap pemilu kita guyub dan beritegritas. Tidak terjadi hal-hal buruk yang telah kita alami di Pemilu 2019 lalu terulang kembali, itu komitmen kita bersama yang hadir di sini, setuju nggih?” pungkasnya. (Athiful/KIM Depok




Wujudkan Transformasi Pendidikan, SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman dan SMK Sultanah Asma Kedah Malaysia Jalin Sister School 2024

Sleman – Dikemas dengan program International Sister School Program (ISSP) 2024, SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman mengadakan seremoni penerimaan delegasi dari SMK Sultanah Asma Kedah Malaysia, Rabu (31/1).

Kegiatan yang diikuti oleh 8 guru pendamping dan 37 siswa ini sudah dilaksanakan SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman sejak tahun 2013 silam, dalam berbagai bentuk kegiatan seperti pertukaran pelajar (students exchanges), webinar, dan pembelajaran kolaboratif.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non-Formal (PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman Surakhmad, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Depok Sleman Muhammad Ichsan, Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur Depok Sleman Sulasmi, pengurus Badan Kerjasama Sekolah (BKS) SMP Muhammadiyah Sleman, perwakilan alumni dan orang tua peserta Sister School SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman 2023.

“Kegiatan sister school sebagai bagian dari proses memajukan dan melakukan transformasi pendidikan negeri serumpun,” ujar Puan Balkis binti Nordin, Pengetua (Kepala Sekolah) SMK Sultanah Asma Kedah Malaysia.

Kepala SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman Hasanudin mengatakan, selain seremonial dan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU), dilakukan pula pentas persembahan dari masing-masing sekolah, diantaranya paduan suara, tartil jamaah, culture dance, choral speech, dan persembahan beberapa lagu khusus.

Hasanudin menjelaskan, bahwa pada acara ini digelar pula agenda kelas kolaborasi dalam bentuk pengenalan pakaian, tarian, dan makanan khas Yogyakarta, serta berbagai games dan pembelajaran edukasi digital khas SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman selaku Sekolah Digital Nasional (SDN).

“Kegiatan ISSP juga memperkenalkan peserta berbagai tempat edukasi, wisata, dan sejarah di Yogyakarta,” ungkap Hasanudin. (Athiful/KIM Depok)