Wujudkan Pernikahan Bahagia, KUA Depok Gelar Bimbingan Calon Pengantin

Sleman – Sebanyak 11 pasang calon mempelai mengikuti bimbingan calon pengantin yang diadakan Badan Penasihat Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) KUA Depok Sleman di Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Rabu (31/1).

Bimbingan calon pengantin ini menjadi langkah penting bagi mereka untuk mendapatkan panduan dan mempersiapkan diri sebelum memasuki jenjang kehidupan pernikahan.

Anggota (BP4) KUA Depok Sleman Sussi Sulistyaningsih turut membimbing puluhan pasangan dengan penuh keceriaan dan kehangatan. Bimbingan yang diberikan mencakup beberapa aspek penting dalam pernikahan, seperti lafaz ijab kabul, niat mandi junub, kewajiban shalat lima waktu, dan tes membaca Al-Quran.

“Kami merasa senang dapat membimbing pasangan ini dalam menyongsong kehidupan pernikahan. Bimbingan calon pengantin ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang tata cara pernikahan dalam Islam,” ungkap Sussi.

Selain menyampaikan materi tentang aspek keagamaan, ujar Sussi, bimbingan juga mencakup aspek kehidupan sehari-hari yang dapat memperkuat ikatan pernikahan. Pasangan calon pengantin ini tampak antusias mengikuti kursus dan bertanya-tanya untuk memastikan bahwa mereka siap mengarungi bahtera rumah tangga.

Sussi berharap dengan mengikuti kursus ini, mereka dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin dan memulai pernikahan mereka dengan dasar yang kuat dan penuh keberkahan.

“KUA Depok Sleman senantiasa membuka pintu untuk membimbing calon pengantin dalam menggapai kebahagiaan pernikahan yang didasarkan pada nilai-nilai keagamaan dan keharmonisan keluarga,” ungkap Sussi.

Alumnus UPN Veteran Yogyakarta ini mengatakan bahwa dalam mewujudkan keluarga yang kokoh, harmonis, dan tangguh memerlukan ikhtiar sungguh-sungguh dari kedua belah pihak.

“Materinya meliputi menggapai keluarga sakinah mawaddah warahmah, tentang dinamika kehidupan berkeluarga, dan upaya menyiapkan generasi berkualitas di masa yang akan datang,” pungkas Sussi. (Athiful/KIM Depok)




Regenerasi Kepemimpinan, Bupati Kustini Lantik 599 Pejabat Sleman

Sleman – Bupati Kustini Sri Purnomo resmi melantik 559 pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Sleman di Pendopo Parasamya Setda Sleman, Selasa (30/1). Mereka yang dilantik adalah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pengawas.

Dalam sambutannya, Kustini menyatakan bahwa pelantikan ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas roda organisasi.

Menurutnya, rotasi maupun promosi jabatan hendaknya disikapi sebagai sebuah dinamika perkembangan organisasi dan penyegaran kelembagaan menuju ke arah yang lebih baik.

“Regenerasi kepemimpinan dan proses kaderisasi inilah yang menentukan keberlangsungan jalannya roda birokrasi pemerintahan,” ujar Kustini, seolah melanjutkan, “Diharapkan roda birokrasi akan berjalan semakin baik ke depannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kustini mendorong kepada pejabat terlantik untuk menjadi inovator sekaligus navigator pelaksanaan program dan kegiatan yang tangguh, smart, bertanggung jawab, dan profesional pada posisinya masing-masing.

“Saya berpesan kepada semua pejabat terlantik untuk tetap konsisten menjaga integritas,” pungkasnya. (Athiful/KIM Depok)




Patroli Keamanan Sekolah MAN 1 Sleman: Cetak Agen Perubahan Tertib Berlalu Lintas

Sleman – MAN 1 Sleman bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polres Sleman, menyelenggarakan pelatihan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) selama tiga hari, dari Senin (29/1/2024) hingga Rabu (31/1/2024). Sebanyak 33 peserta, terdiri dari 29 siswa kelas X dan 4 siswa kelas XI yang tergabung dalam organisasi PKS mengikuti pelatihan yang berlangsung di aula dan halaman Madrasah.

Acara dibuka dengan sambutan dari Anis Syafa’a, Kepala MAN 1 Sleman. Dirinya menekankan pentingnya peran siswa dalam menjaga keamanan madrasah dan lingkungan sekitarnya. Anis menegaskan bahwa siswa harus mampu menjadi teladan bagi yang lain, dengan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin dan ketaatan terhadap aturan.

“Siswa adalah ujung tombak dalam menjaga keamanan madrasah. Kita berharap agar setelah pelatihan ini, kalian mampu menjadi agen perubahan dan aktif dalam mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh untuk kebaikan bersama,” ujar Anis.

Materi pelatihan hari pertama meliputi pengenalan PKS, etika berlalu lintas, dan 12 gerakan pengaturan berlalu lintas. Iptu Nunik Risnawati dari Ditlantas Polres Sleman mengingatkan peserta tentang pentingnya etika berlalu lintas.

“Siswa-siswa yang menjadi anggota PKS harus senantiasa mengutamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain saat berada di jalan. Ini tidak hanya tentang mematuhi aturan, tetapi juga tentang sikap dan perilaku yang menghormati pengguna jalan lainnya,” katanya.

Pelatihan PKS ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran akan keamanan sekolah. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada siswa untuk bertindak dalam situasi darurat dan menjaga ketertiban di lingkungan madrasah.

Kegiatan ini merupakan salah satu wujud komitmen MAN 1 Sleman dalam membangun generasi muda yang berprestasi dan bertanggung jawab. Diharapkan, melalui pelatihan ini, siswa-siswa MAN 1 Sleman dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan tertib. (Siman)




Petugas Kamling RT06 Sidoharjo Berhasil Tangkap Ular yang Berkeliaran di Pemukiman Warga

Sleman – Kesiapsiagaan petugas jaga Keamanan dan Lingkungan (Kamling) di RT 06 Sidoharjo dalam menjaga lingkungan untuk warga sekitar melalui kegiatan ronda malam patut diapresiasi setelah berhasil menangkap ular yang berkeliaran di daerah pemukiman warga.

Pada Selasa (30/1/2024) malam, di RT 06 Sidoharjo, 4 orang petugas jaga yakni Sutardi, Eko Hs, Heri Subagyo dan Walidi berhasil menangkap ular Sowo Kembang sepanjang 1,5 meter.  Hal ini sebagai respon akan aduan dari warga setempat yang pada malam sebelumnya melihat ular yang berkeliaran di pekarangan warga.  Selanjutnya pada malam itu petugas ronda bergerak mencari keberadaan ular tersebut.

“Sekitar pukul WIB dalam upaya penelusuran ular di lingkungan tersebut, kami berhasil menemukan jejaknya dan bisa kami tangkap, sepertinya ular Sowo itu barusan memangsa ayam,  nampak perutnya menggembung cukup besar,” kata Sutardi salah satu petugas ronda yang berhasil menangkap ular tersebut. Selanjutnya ular tersebut diamankan ke habitatnya.

Keberhasilan ini bukan hanya memastikan keamanan lingkungan, tetapi juga menunjukkan ketangguhan petugas Siskamling setempat dan sigap merespons laporan dari seorang warga yang melihat ular tersebut berkeliaran di area pemukiman.

Petugas jaga telah terlatih untuk menangani situasi darurat seperti ini, seperti kejadian kebakaran yang juga pernah menimpa warga beberapa waktu lalu dan juga penanganan kedaruratan lain.

“Alhamdulillah keberhasilan ini juga menjadi contoh positif tentang pentingnya peran petugas keamanan lingkungan dalam menjaga ketertiban dan keamanan di tingkat kampung dan harapannya masyarakat akan semakin memahami betapa pentingnya dedikasi dan peran petugas jaga kamling dalam menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan sehari-hari,” ungkap Sutrisno, Ketua RT 6. (Arief Hartanto)




KPU Sleman Gelar Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2024

Sleman – Menjelang pesta demokrasi, KPU Kabupaten Sleman menggelar simulasi pemungutan dan perhitungan suara Pemilu 2024, yang di gelar di The Rich Jogja Hotel, Rabu (31/1/2024). Simulasi ini dihadiri oleh jajaran Forkompimda, Bawaslu Kabupaten Sleman, hingga perwakilan seluruh KPPS di 45 TPS Lokasi Khusus se-Kabupaten Sleman.

Kegiatan tersebut merupakan upaya KPU Sleman untuk menyosialisasikan kepada masyarakat terkait proses serta prosedur pelaksanaan pemungutan dan perhitungan surat suara pemilu pada 14 Februari nanti. Di samping itu, momen ini juga menjadi sarana KPU Sleman dalam mendesiminasikan penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi (SIREKAP).

“Kami melakukan simulasi hari ini lebih ke sosialisasi kepada masyarakat bagaimana besok kita melakukan pemungutan dan perhitungan suara. Termasuk penggunaan sistem SIREKAP,” kata Noor Aan Muhlishoh selaku Ketua DivisibTeknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Sleman dalam sambutannya.

Aan juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan yang dimulai sejak tanggal 22 Juli 2023  hingga saat ini. Dengan begitu, diharapkan pelaksanaan pemilu nanti dapat berjalan baik dan penuh tanggung jawab.

“Kami menyiapkan dari 22 Juli 2023 sampai hari ini banyak yang sudah kami siapkan. Kami berharap apa yang telah kita siapkan itu besok dapat berjalan baik dan bertanggung jawab,” kata Aan.

Sebelumnya pada tanggal 23 Desember lalu, KPU Sleman juga pernah melakukan simulasi pemungutan dan perhitungan surat suara di Kapanewon Seyegan, dengan melibatkan personel Panitia Pemungutan Suara (PPS) Seyegan. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman pada masing-masing anggota KPU dan KPPS, terkait proses pemungutan dan perhitungan suara yang akan dilakukan nanti.

“23 Desember kami menyelenggarakan simulasi dibantu KPPS di Kapanewon Seyegan. Tujuannya lebih pada kami memahamkan pada diri kami sendiri bagaimana pemungutan suara besok,” kata Aan.

Tidak hanya itu, simulasi yang dilakukan pada hari ini juga memberikan penjelasan kepada peserta terkait alur pelaksanaan pencoblosan di TPS. Mulai dari proses pendafatran diri dengan membawa KTP atau surat keterangan, kemudian tandatangan daftar kehadiran, dan menunggu panggilan dari petugas KPPS untuk diberikan surat suara dari petugas PPS untuk di coblos.

Terkait hal ini, para pemilih akan menerima lima jenis surat suara yang harus dicoblos, yaitu surat suara untuk memilih presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Selanjutnya pemilih melakukan pencoblosan di balik bilik suara, kemudian memasukkan surat suara yang telah dicoblos ke dalam kotak suara. Terakhir peserta pemilu diwajibkan untuk melakukan cap jari dengan tinta ungu, sebagai tanda bahwa ia telah melakukan pemilu sesuai asas luber jurdil (langsung, umum, bebas, jujur, dan adil).

Adanya simulasi rangkaian kegiatan perhimpunan dan perhitungan suara tersebut sangat membantu para peserta  PPS yang hadir, dalam mendalami tugas dan kewajiban yang harus mereka lakukan. Selain itu, simulasi yang dilakukan hari ini juga menjadi informasi yang dapat disampaikan kepada anggota PPS lainnya, agar pemilu 2024 dapat berjalan dengan baik dan lancar. Hal ini diungkapkan oleh salah satu peserta yang ikut serta dalam simulasi tersebut.

“Ketika dilaksanakan bimtek di Kalurahan kemarin kami kurang paham, namun ketika dilaksanakan simulasi di sini kami paham, ” kata Intan Jini Kartika Hulu dari Lokasi Khusus (Loksus) TPS 903 Universitas Kristen Imanuel Yogyakarta saat ditanyai pasca simulasi pemungutan dan perhitungan surat suara.

Jini menambahkan, perwakilan KPPS yang hadir dalam kegiatan simulasi ini diharapkan dapat memberikan contoh kepada anggota KPPS lainnya, agar pelaksanaan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan lancar dan baik.

“Harapannya kami dari KPPS ini semoga bisa memberikan contoh kepada teman-teman yang tidak bisa hadir. Karenakan yang diundang cuma Ketua KPPS saja, jadi kami bisa memberikan informasi lebih kepada teman-teman KPPS yang ada di TPS khusus,” tutup Jini.