Puskesmas Tempel 1 Gelar PIN Polio Tahap 2

Sleman – Bertempat di Gor Kalurahan Merdikorejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, Puskesmas Tempel 1 melaksanakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Pemberian Vaksin Tetes Polio tahap 2, Kamis (22/2/2024) dengan peserta sebanyak 500 anak usia 0 sampai 8 tahun kurang 1 hari.

“Vaksinasi tetes polio tahap 2 ini bertujuan untuk mencegah penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan, bahkan bisa berujung pada kematian,”ujar Fuad selaku Promkes Puskesmas Tempel 1.

Fuad menambahkan, kegiatan ini juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Sleman yang melibatkan anak-anak sekolah dari PAUD, TK dan SD Sederajat

“Harapan dari kegiatan ini dapat  menjadikan anak yang sehat dan bebas dari polio untuk mewujudkan cita-cita generasi emas di tahun 2045,” pungkas Fuad. (Dony/KIM Tempel)




2000 Anak Ikuti PIN Polio Tahap 2 di Sardonoharjo

Sleman – Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahap ke 2 mulai dilaksanakan di Kalurahan Sardoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman.  Ada sekitar anak usia 0 sampai 8 tahun kurang 1 hari yang akan diberikan vaksin tetes Polio tahap ke 2 yang diselenggarakan di Aula Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman, Kamis (22/2/2024).

“Pemberian vaksin dalam rangka Pekan Imunisasi Nasional untuk polio. Diwajibkan kepada bayi maupun anak-anak usia 0-8 tahun kurang 1 hari untuk diimunisasi polio,”ujar Faradilla, Bidan Puskesmas Ngaglik 1 yang menjadi Penanggung Jawab Acara ini.

Vaksinasi polio tahap 2 ini, lanjut Faradillah, merupakan lanjutan dari vaksin pertama yang dilakukan bulan Januari lalu.

“Bertujuan untuk mencegah penyakit polio di Kapanewon Ngaglik,” lanjutnya.

“Kita wajibkan kepada seluruh bapak ibu untuk aktif vaksin dalam rangka PIN untuk diberikan tetesan vaksin polio. Seluruh kelurahan/desa wajib, agar percepatan polio tahap ke 2 ini  selesai. Semoga ke depan putra-putri kita bebas polio, sehat, hebat dan pintar-pintar,” ungkapnya.

Sementara itu, drg. Endah Triretno Wulan dari Kepala Puskesmas Ngaglik 1 mengatakan bahwa vaksin polio dapat diperoleh di Puskesmas Ngaglik 1.

Acara ini juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan , dengan menghadirkan anak anak sekolah PAUD, TK dan SD sederajat.

“Pastinya sesuai umur, antara 0-8 kurang 1 hari berarti ada yang diantara kelas 1 dan 2,” jelas Endah. (Eka Sastra/KIM Sardonoharjo)




PPK Moyudan Gelar Rapat Pleno Penghitungan Suara Pemilu 2024

Moyudan – Sesuai dengan PKPU Nomor 5 tahun 2024 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilu 2024, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Moyudan menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara pada hari Rabu malam (20/2/2024) bertempat di Pendopo Kapanewon Moyudan Sleman.

Rapat tersebut dihadiri oleh Panewu Moyudan, Kapolsek, Danramil, Panwas Moyudan, sejumlah saksi dari peserta Pemilu,  Ketua dan Sekretaris PPS se Kapanewon Moyudan.

Panewu Moyudan Harsowasono menyampaikan bahwa sesuai dengan regulasi, setelah selesainya rekapitulasi penghitungan suara dari masing-masing Kalurahan dilanjutkan dengan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara di tingkat PPK.

Ia juga menambahkan agar semua pihak untuk dapat menyermati hasil dari masing-masing calon, baik pasangan presiden, DPD dan partai politik, agar nantinya tidak menimbulkan permasalahan.

“Mohon ikuti Pleno dengan cermat sehingga akan mendapatkan hasil yang akurat,” imbuh Harsowasono.

Sedangkan Agung Wahyudi, Ketua PPK Moyudan menuturkan setelah masing-masing Kalurahan melakukan perekapan yang dimulai pada tanggal 16 Februari 2024 dan berakhir pada Selasa malam 19/2/2024, maka kemudian dilanjutkan dengan Rapat Rekapitulasi Penghitungan suara.

“Kami ucapkan terima kasih kepada saksi baik dari pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon perseorangan, maupun saksi dari partai politik atas atensinya untuk mengikuti Rapat Pleno pada malam hari ini,” tutur Agung.

Rapat Pleno yang berlangsung mulai pukul WIB dan berakhir sampai waktu subuh tersebut berjalan aman dan lancar. Semua saksi dan panwas menerima hasil tanpa catatan apapun dan dibuktikan dengan penandatanganan Berita Acara oleh PPK, seluruh saksi yang hadir dan Panwascam, Dari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa Pemilu di Moyudan berjalan sukses dari tingkat kehadiran pemilih untuk menggunakan hak suaranya mencapai 85 persen. (Giek/KIM Moyudan)




KRAS 2024 Digelar Selama Tiga Hari, Peserta Dari 28 Provinsi

Sleman – Kejuaraan Renang Antar Sekolah dan perguruan tinggi (KRAS) 2024 kembali diadakan. Kejuaraan renang ini akan diselenggarakan di Kolam Renang Kampus UNY Karangmalang, selama tiga hari yaitu tanggal 23 Februari sampai dengan 25 Februari 2024.

KRAS tahun ini menjadi perhelatan yang digelar ketiga kalinya oleh Pengkab PB Aquatik Sleman bekerjasama dengan Dispora Kabupaten Sleman. Kejuaraan renang ini sangat didukung oleh Pemkab Sleman sebagai media untuk mencari bibit-bibit unggul di cabang olahraga renang. Pemerintah daerah bahkan mendorong pelaksanaan KRAS agar semakin maju hingga ke tingkat internasional.

“Jadi sebenarnya ini sudah ketiga kalinya KRAS ini dilaksanakan kerjasama dengan Dispora Sleman. Pemerintah mensuport inisiatif teman-teman Pengkab Aquatik dan juga panitia yang sudah mendorong olahraga renang ini dalam skala yang lebih besar,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman, Agung Armawanta, dalam jumpa pers yang diselenggarakan pada, Rabu (21/2/2024) sore.

Agung menambahkan, KRAS tahun ini memiliki daya tarik tersendiri, karena banyak perenang muda yang ikut lombat tersebut, dan dihadiri oleh orang tuanya. Hal ini tentunya selain menjadi event olahraga, tetapi juga dapat menunjang pariwisata di Kabupaten Sleman.

“Hal ini tentu dapat menunjang pariwista di Kabupaten Sleman khususnya,” kata Agung.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia KRAS 2024, Agus Supriyanto mengatakan jumlah peserta KRAS tahun ini sebanyak 884 peserta yang berasal dari 28 provinsi se-Indonesia. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan pelaksanaan KRAS tahun lalu.

“Walaupun ini ada penurunan dari  tahun sebelumnya. karena tahun ini berbarengan event lomba renang ada di Tegal, ada di Jawa Barat, ada di NTB, tanggalnya sama persis,” kata Agus.

Sementara untuk nomor seris KRAS 2024 diketahui mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Adapun total seri perlombaan ada 4874. Hal ini dikarenakan pelaksanaan KRAS 2024 mengikutsertakan satu nomor yang dikhususkan untuk finisher yaitu KU IV dan KU V,  dengan tujuan untuk memacu anak-anak usia dini agar bisa melakukan semua gaya renang.

“Kenapa ini penting, karena diusia dini KU IV, KU V itu agar bisa melakukan semua  daya. Kemudian tidak di-push  untuk kecepatannya. Sehingga teknisnya nanti bisa disemua gaya, sehinga nanti diusia spesialisasi sudah tinggal meneruskan,” jelas Agus.

Agus menambahkan, ajang renang bagi pelajar ini diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri, sehingga pelaksanaan KRAS tahun depan dapat mengundang pelajar-pelajar dari negara tetangga. 

“Karena untuk tahun ini ada 28 provinsi yang ikut andil dikegiatan ini sehingga cukup lumayan besar event ini. Sehingga ini menjadi daya tarik tersendiri bagi atlet-atlet renang untuk datang di DIY. Kami berharap untuk tahun depan bisa mengundang negara tetangga,” ungkap Agus.




Pemerintah Kalurahan Pakembinangun Lantik PAW BPKal Baru

Sleman – Pemerintah Kalurahan Pakembinangun menyelenggarakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) Pakembinangun Periode 2020-2026.

Acara tersebut diselenggarakan pada hari Rabu (21/02/2024) pada pukul WIB sampai dengan pukul WIB di aula Kalurahan Pakembinangun, Pakem, Sleman.

Proses diawalin dengan pembacaan SK Pemberhentian Saudara Dwi Hermawanto sebagai anggota BPKal Pakembinangun karena telah meninggal dunia. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Bupati Sleman nomor 72.3 tahun 2023  tentang Peresmian Saudara Ambar Nur Cahyo sebagai Anggota BPKal Kalurahan Pakembinangun.

Pengambilan sumpah Saudara Ambar Nur Cahyo sebagai anggota BPKal Kalurahan Pakembinangun dilakukan oleh Panewu Pakem, Rakhmat Harinawan.

Penandatanganan Berita acara pengambilan sumpah diawali oleh yang terlantik yaitu Ambar Nur  Cahyo, kemudian yang mengambil sumpah yaitu Panewu Pakem, Rakhmat Harinawan, . . diteruskan penanda tangan oleh saksi-saksi yaitu Djoko Mulyono  yang merupakan Kepala Jawatan Praja Kapanewon Pakem dan  Supriyadi, Ketua BPKal Pakembinangun.

Kata-kata peresmian disampaikan oleh Panewu Pakem atas nama bupati Sleman kepada yang terlantik secara resmi yaitu saudara Ambar Nur Cahyo sebagai  anggota BPKal Pakembinangun. Selanjutnya penyerahan surat keputusan Bupati  Sleman oleh Panewu Pakem kepada anggota BPKal terlantik.

Rakhmat Harninawan, Panewu Pakem dalam sambutannya memberi selamat kepada Ambar Nur Cahyo.

“Pelantikan ini merupakan tahapan awal yang resmi sebagai anggota BPKal Pakembinangun. Saudara Ambar Nur Cahyo bisa segera menyesuaikan dengan BPKal, mewakili wilayah, mengampu dan mewakili aspirasi masyarakat di wilayahnya,” ujar Rakhmat.

Sementara itu, PJ Lurah Pakembinangun, Sunardi, mengajak  BPKal untuk membuka lembaran baru, bersama-sama agar Kalurahan Pakembinangun lebih maju lagi.

“Kita saling bahu membahu untuk memulihkan kejayaan Kalurahan Pakembinangun kembali,” tukasnya. (Asrori Wardan/KIM Pakembinangun)