Panewu Apresiasi Pemilu di Depok Sleman Berjalan Tertib

Sleman – Pemilihan Umum yang berlangsung setiap lima tahun sekali merupakan amanat dari konstitusi Undang-Undang Dasar 1945. Salah satu hal yang menjadi catatan dalam setiap penyelenggaraan Pemilu di Indonesia adalah mewujudkan pemilu berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Hal ini diungkapkan Panewu Depok Sleman Wawan Widiantara dalam kegiatan Fasilitasi dan Pembinaan Aparatur Pengawas Pemilu, Evaluasi Pengawasan Tahapan Pemilu 2024 di Kecamatan Depok bertempat di Cimoll Resto Sleman, Jl. Sidomukti, Tiyasan, Condongcatur, Depok, Sleman, Minggu (17/03/2024).

Wawan menambahkan, bahwa Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Depok Sleman dalam melaksanakan amanat yang dinyatakan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 memiliki tugas, fungsi, dan wewenang yang terkait dengan pengawasan dan pencegahan dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Tahun 2024, khususnya di wilayah Kapanewon Depok.

“Menjadi Pengawas Pemilu 2024 di wilayah Kapanewon Depok tentu menjadi cerita tersendiri. Dengan personil 10 orang Panwaslu Kecamatan, ditambah 3 orang Panwaslu Desa teman-teman harus mengawasi 428 TPS yang tersebar di wilayah ini,” ujar alumnus Magister Administrasi Publik UGM Yogyakarta ini, seolah melanjutkan, “Apalagi wilayah kita, Kapanewon Depok ini selalu menjadi wilayah yang terkenal dengan wilayah yang berpotensi menggangu dan menghambat proses pemilihan umum yang demokratis,” paparnya.

Namun, lanjut Wawan, isu-isu yang telah berkembang dapat diminimalisir berkat dukungan dan kerjasama maksimal dari Bapak/Ibu sekalian, juga dari berbagai pihak terkait untuk melakukan pemetaan dan deteksi dini terhadap berbagai potensi pelanggaran dan kerawanan pemilu di wilayah kita tercinta.

“Dalam kesempatan kali ini, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak terkait, kepada seluruh unsur-unsur yang terlibat dalam kerja-kerja pengawasan selamaini, dari jajaran Pemerintah Kapanewon Depok, jajaran TNI dan Polri se-Depok Raya, jajaran PPK Depok beserta PPS se-Kapanewon Depok, jajaran Pemerintah Kalurahan se-Kapanewon Depok, PPDI Depok, Satlinmas se-Kapanewon Depok, dan semuanya yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu,” ungkapnya.

Wawan kemudian turut berharap, semoga apa yang telah diusahakannya bersama selama ini dapat bermanfaat untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta.

“Terima kasih juga kepada teman-teman anggota Panwaslu Depok, kepada Ibu Korsek dan Mas SPK Panwaslu Depok beserta jajaran sekretariat yang selalu semangat, humble, dan bekerja keras dalam menjaga nama baik Panwaslu Depok Sleman. Juga kepada rekan-rekan Panwaslu Desa dan Pengawas TPS se-Kapanewon Depok kami ucapkan banyak-banyak terima kasih,” cetusnya. (Athiful/KIM Depok)




Antisipasi Lonjakan Harga Barang Pokok, Bupati Sleman Launching Semar Mesem Ramadan Berkah

Sleman – Program Semar Mesem atau Sembako Murah Menyenangkan Seluruh Masyarakat, kembali di gelar. Pada kesempatan kali ini, Semar Mesem dilaksanakan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H. Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo membuka sekaligus meninjau proses pelaksanaan hari pertama di kantor Kapanewon Tempel dan kantor Kapanewon Sleman, Senin (18/3).

Bupati Kustini mengatakan, Semar Mesem akan dilaksanakan di 17 Kapanewon. Pada masing-masing lokasi telah disediakan 3,5 kg beras premium, 4 ton beras medium (SPHP), 1 ton gula pasir, 1 ton telur ayam, 100 kg daging ayam, 500 liter minyak goreng, dan 500 kg tepung terigu.

“Pada komoditas gula pasir, telur ayam dan daging ayam diberikan biaya distribusi sebesar Rp. termasuk pajak. Sedangkan untuk komoditas beras premium diberikan biaya distribusi sebesar Rp. termasuk pajak.  Dan juga tersedia cabai dari Perhimpunan Petani Puncak Merapi,” jelas Bupati.

Bupati Kustini menyampaikan, kegiatan ini menjadi salah satu upaya TPID Kabupaten Sleman dalam mengantisipasi kenaikan harga barang kebutuhan pokok, terutama jelang Hari Raya Idul Fitri. Hal ini juga mengingat beberapa komoditas kebutuhan pokok juga sempat mengalami kenaikan.

“Untuk itu bapak ibu tidak perlu panik akan kekurangan stok. Silakan beli secukupnya dan sesuai dengan kebutuhan,” pesan Bupati.

Melanjutkan Bupati, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Mae Rusmi menyebut bahwa Semar Mesem Ramadhan Berkah 2024 akan berlangsung hingga 28 Maret 2024 mendatang. Pasar ini dapat dinikmati oleh masyarakat Sleman dengan syarat menunjukkan KTP atau surat domisili Sleman. Mae mengingatkan, bahwa syarat ini berlaku 1 KTP untuk 1 orang.

“Terdapat ketentuan pembatasan yang diberlakukan, untuk beras medium SPHP dan beras premium maksimal 10 kg per orang, minyak goreng maksimal 2 liter per orang, gula pasir, telur ayam, daging ayam, dan tepung terigu maksimal 2 kg per orang,” begitu keterangannya.

Mae Rusmi menambahkan, pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Perindag bersama 17 Kapanewon dengan mitra penyeria barang kebutuhan pokok, di antaranta Perum BULOG, Pinsar Petelur Nasional Sleman, Gapoktan Sleman, PT Saliman Riyanto Raharjo, dan didukung oleh Bank Indonesia Kantor Wilayah DIY.




Pererat Tali Silaturahmi, Forkompim Gamping Lakukan Safari Tarawih

Dalam rangka mempererat tali silaturahmi antara Forum Komunikasi Pimpinan (Forkompim) Kapanewon Gamping dengan pemerintah kalurahan dan masyarakat, maka Pemerintah Kapanewon Gamping melaksanakan kegiatan safari tarawih di Masjid Al-Jihad yang berada di Padukuhan Sanggrahan, Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Jumat (15/3/2024) malam.

Tim safari tarawih yang dipimpin Panewu Gamping, Tamzis Sarwana, , diikuti oleh Wakil Komandan Koramil 17 Gamping, Kapten Infanteri Wahyani, Panit Intelijen dan Keamanan Kepolisian Sektor Gamping, Ipda Sihwanto, Panewu Anom Gamping, Dewanto Tri Nugroho, Kepala Kantor Urusan Agama Kapanewon Gamping, Abu Hanifah, Kepala Puskesmas Gamping I, Kepala Puskesmas Gamping II, Lurah Banyuraden, Sudarisman beserta jajarannya, dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di wilayah Kapanewon Gamping, termasuk Ketua Panwaslu Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo.

Dalam sambutan usai pelaksanaan Sholat Isya dan Sholat Tarawih secara berjamaah, Panewu Gamping, Tamzis Sarwana mengungkapkan manfaat membangun masjid yang memiliki keutamaan luar biasa bagi yang mengamalkannya karena siapapun yang membangun masjid akan memperoleh pahala yang terus mengalir.

“Apabila seseorang memiliki kontribusi dalam pembangunan masjid maka merupakan sedekah jariyah orang tersebut karena masjid yang dibangun didasari dengan ketaqwaan dapat memberikan pahala kebaikan yang mengalir secara terus menerus baginya,” ungkap Tamzis dihadapan para jama’ah.

Selain akan mendapatkan pahala jariyah, menurutnya keutamaan yang akan diperoleh ketika  berperan aktif dalam pembangunan masjid adalah mendapatkan keberkahan hidup karena melalui harta yang disedekahkan untuk membangun masjid akan menjadikan kebaikan terus bertambah dan menjadikan berkah dalam hidupnya, memperoleh naungan di hari kiamat, serta termasuk ke dalam golongan orang yang mendapat petunjuk dari Allah subḥanahu wataʿala.

Di akhir kegiatan, Panewu Gamping memberikan secara simbolis peralatan sholat dan Kitab Al-Qur’an yang dapat dimanfaat oleh para jama’ah, serta dana stimulus untuk pembangunan Masjid Al-Jihad yang masih dalam proses renovasi agar warga masyarakat sekitar tergerak berkontribusi dalam pembangunan masjid yang dapat berfungsi sebagai sarana peribadatan, pusat pendidikan dan kajian, maupun tempat guna menjalin persaudaraan bagi sesama muslim. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Kapanewon Berbah Komitmen Antisipasi Kejahatan Anak di Bawah Umur pada Bulan Ramadan

Sleman – Untuk mengantisipasi tindak kejahatan anak di bawah umur pada bulan Ramadan, Pemerintah Kapanewon Berbah menyelenggarakan Pertemuan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) pada hari Jumat (15/3/2024) di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Kapanewon Berbah.

Panewu Berbah Tri Akmeriyadi, menyampaikan bahwa pertemuan FKDM kali ini menitikberatkan pada permasalahan  perilaku kurang baik anak dan remaja dibawah umur, seperti kejahatan di jalan atau tindak kekerasan lain yang kadang dilakukan anak-anak seperti perundungan, vandalisme

“Terutama karena sekarang adalah bulan Ramadhan perlu kita menjaga ketentraman dan kenyamanan suasana peribadatan umat muslim,” jelas Tri.

Menurut Tri, wilayah Kapanewon Berbah yang berdekatan dengan kapanewon Depok, Bantul dan Kotamadya menjadikan Berbah menjadi tempat terjadi pergesekan.

“Sering terjadi kasuh kejahatan anak anak di wilayah Berbah namun pelakunya bukan  warga Berbah. Tapi tidak dipungkiri juga bahwa ada kasus yang pelakunya merupakan warga Berbah,” tukasnya.

Perwakilan Kepolisian Sektor Berbah Widodo menyampaikan bahwa tindak kejahatan anak-anak dan remaja di jalanan dapat dipengaruhi beberapa faktor.

“Seperti kurangnya kasih sayang dan pengawasan orang tua, pergaulan dengan teman yang lebih tua, perubahan tehnologi, kebebasan yang berlebihan, kurangnya pendidikan agama dan tekanan kehidupan,” tuturnya.

Widodo meggarisbawahi bahwa salah satu faktor yang menjadikan anak berani melakukan kejahatan adalah anggapan bahwa mereka kebal hukum karena masih di bawah umur.

Dirinya pun mengingatkan peran serta sekolah, orang tua, lingkungan masyarakat dan pemerintah agar saling mendukung untuk bisa membentuk kepribadian anak menjadi lebih baik.

“Harus ada kerjasama dari semua elemen  untuk menangani kasus kejahatan anak di jalanan,” tutup Widodo.

Sementara itu, Kepala Jawatan Keamanan Berbah Syukri Tanjung, menyampaikan bahwa dari hasil masukan kepala sekolah di wilayah Berbah bahwa ada indikasi tindak kejahatan yang dilakukan anak anak seperti pelemparan bom cat, vandalisme, pengancaman melalui chat HP, intimidasi, pergaulan dengan yang lebih tua, pelecehan seksual, juga penyerangan ke sekolah.

“Masalah kenakalan ini akan menjadi bahan penanganan kasus dan dimohon bila terjadi tindak kenakalan segera melaporkan pihak berwajib agar segera dilakukan penanganan dan tindakan,” pesan Syukri. (Kusnadi/KIM Berbah)




Lazismu PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping Adakan Buka Bersama dengan Anak Disabilitas

Sleman – Kantor layanan Lembaga Lazismu PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping menggelar kegiatan Pembinaan Parenting, Motivasi, dan Buka Puasa Bersama dengan Sahabat Disabilitas di Grand Dafam Signature, Sabtu (16/3/2024).

Kegiatan sosial yang diinisiasi oleh Lazismu PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping ini dihadiri oleh Direksi RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Majlis Pembina Kesejahteraan Sosial PWM DIY dan Lazismu DIY.

“Mengambil Momentum di bulan yang penuh keberkahan ini, kami – kantor layanan Lembaga Lazismu PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping ingin berbagi kebahagiaan, harapannya biar anak-anak mendapat motivasi dan semangat baru untuk terus belajar dan berkarya,” ujar Alfis Khoirul dari Lazismu PKU Muhammadiyah.

Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama tersebut adalah salah satu bentuk kepedulian kantor layanan Lembaga Lazismu PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping kepada anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus, sekaligus sebagai sarana Lazismu mentasyarufkan dana zakat dokter  kepada masyarakat.

“Kita ingin silaturahmi tetap terjalin, dengan cara ini rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama terus terjaga,” kata dia.

Alfis Khoirul menambahkan, kegiatan sosial yang dilakukan kantor layanan Lembaga Lazismu PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping tidak hanya dilakukan pada bulan ramadhan saja, namun juga pada hari biasa.

“Seperti pemberian bantuan hewan qurban, pemberian alat bantu dengar, korsiroda, hingga pemeriksaan pendengaraan gratis,” imbuhnya.

Selain buka bersama, pada kesempatan tersebut kantor layanan Lembaga Lazismu PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping juga membagikan bantuan dana orasional SLB Muhammadiyah sebesar lima juta rupiah. (Arief Hartanto)