Tinjau Tera Ulang Timbangan Zakat, Bupati Sleman Harap Penimbangan Zakat Lebih Akurat

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda bekerjasama dan UPTD Pelayanan Metrologi Legal Disperindag menyelenggarakan Tera Ulang timbangan yang akan digunakan untuk penimbangan zakat bagi masjid-masjid di wilayah Sleman pada Kamis, (28/3). Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo berkesempatan meninjau pelaksanaan layanan tera ulang timbangan zakat yang dilaksanakan di halaman Masjid Agung Soedirohusada.

Kustini berharap dengan tera ulang ini, timbangan-timbangan yang akan digunakan di Masjid untuk penimbangan zakat dapat tepat dan akurat jumlahnya.

“Dengan tera ulang ini diharapkan timbangan yang akan digunakan di masjid dapat akurat dan tepat untuk penimbangan zakat fitrah. Terumata zakat adalah bagian dari ibadah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kustini mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tera ulang ini dengan membawa timbangan yang akan digunakan untuk penimbangan zakat di Kantor UPTD Pelayanan Metrologi Legal Disperindag Sleman Jalan Parasamya Beran Tridadi.

“Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini terlebih di bulan Ramadhan dan jelang Hari Raya Idul Fitri untuk tera ulang timbangan zakat agar tidak ada yang dirugikan dan jumlahnya sesuai,” kata Kustini

Dikatakan bahwa tera timbangan ini memiliki masa berlaku satu tahun sehingga Kustini mengajak masyarakat, baik pedagang maupun takmir masjid agar rutin melakukan tera ulang untuk memastikan akurasi timbangan.




Tingkatkan Kualitas Kinerja Plkb, Bupati Sleman Serahkan 20 Unit Kendaraan Operasional

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyerahkan secara simbolis kendaraan operasional kantor kepada PLKB (Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana), Rabu (27/3), di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman.

Kustini berharap kendaraan operasional yang telah diserahkan ini dapat menunjang kegiatan para PLKB, sehingga pelayanan KB di Kabupaten Sleman turut meningkat. Untuk itu, Kustini berharap kendaraan operasional tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Memberikan penyuluhan memang tidak mudah. Tapi sukses tidaknya KB di Kabupaten Sleman, ada di tangan panjenengan. Maka dengan adanya kendaraan ini, diharapkan bisa lebih leluasa menjalankan tugasnya,” ucapnya.

Sementara Wildan Solichin, ., MT., Kepala Dinas P3AP2KB menyebut kendaraan ini nantinya akan digunakan untuk menunjang kegiatan antar jemput akseptor. Kendaraan ini juga disebut telah sesuai standar yang telah ditetapkan BKKBN.

“Kendaraan ini melengkapi kendaraan operasional yang sebelumnya. Sebelumnya kita mengadakan 17 sepeda motor Yamaha Aerox. Kemudian ini kita lengkapi dengan jumlah 20 motor,” jelasnya.




Sambut Panen Raya, Kelompok Tani Tiwir Sumbersari Adakan Wiwit Massal

Moyudan- Kelompok Tani Tiwir Sumbersari mengadakan upacara wiwit secara massal untuk menyambut panen raya pada musim panen kali ini. Acara digelar di Bulak Utara Bale Kalurahan Sumbersari atau disebut Bulak Lor Mbale pada Rabu (27/03/2024).

Acara itu diikuti 200 peserta, dihadiri Wakil Bupati Sleman, Sekertaris Dinas Pertanian,  Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, PPOT Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY,  Panewu Moyudan,  Dandin Moyudan, Bhabinkamtibmas Sumbersari, Lurah Sumbersari beserta staf, Dukuh Blendung,  pengurus serta anggota kelompok tani Tiwir, pemilik dan penggarap sawah di bulak tersebut, dan warga sekitarnya.

Ketua Kelompok Tani Tiwir, FX Sumardi menyampaikan bahwa acara tersebut terselenggara dengan dana 6, 8 juta yang berasal dari  iuran anggota  kelompok, donatur, dan bantuan pemerintah kalurahan.

“Adapun tujuannya untuk menjalin kebersamaan dan  mensyukuri nikmat Tuhan yang telah memberikan panen yang baik,” ujar Sumardi.

Dikatakan Sumardi,  peningkatan hasil  produksi panen yang baik  itu tak lepas dari hasil  Kegiatan BTS  (Budidaya Tanaman Sehat) di dukung Kegiatan SL PHT ( Sekolah Lapang Pengendalian  Hama Terpadu).

Kegiatan tersebut didampingi oleh PPL ( Petugas Penyuluh Lapangan),  Naryanto dan PPOT ( Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Gunawan, yang terjun langsung ke lokasi  melakukan pendampingan para petani pada sekolah pertanian.

“Sekolah mengendalikan hama ini berlangsung 10 kali dan hasil panennya sangat menggembirakan. Luas area bulak ini 25 hektare, rata-rata panen 9 ton per hektrenya. Hati kami para petani gembira karena saat panen seperti ini, harga gabah atau beras mahal,” ujar  Sumardi.

Lebih lanjut ia memohon kepada pihak terkait  kedepan untuk tidak mematikan selokan Mataram, pengadaan pompa air, pupuk subsidi dipermudah,  perlindungan satwa, dan stimulasi lainnya.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa juga  mengapresiasi hajatan wiwit yang mengingatkannya pada masa kecil dulu.

“Dapat nasi wiwit sedikit,  tapi enake puol…” kenangnya. Ia juga berpesan kepada para petani untuk selalu bersyukur, berdoa dan berharap panennya selalu baik. Dikatakan bahwa  pemerintah akan merespon apa keinginan para petani sehingga petani sejahtera. (Eny Ms/KIM Sumber Biwara Moyudan)




Pemkab Sleman Kembali Gelar Semar Mesem di Berbah

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menggelar pasar murah Semar Mesem (Sembako Murah Menyenangkan Seluruh Masyarakat)  Ramadan Berkah di Pendopo Kapanewon Berbah pada hari Rabu (27/3/2024).

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo yang berkesempatan hadir menyampaikan bahwa pasar murah merupakan program Tim Pengendali Inflasi Daerah kabupten Sleman melalui Disperindag (Dinas Perindustrian Perdagangan) dalam rangka menjaga inflasi atas naiknya bahan makanan pokok bulan Ramadan, terutama menjelang Hari raya Idulfitri 2024.

“Pasar murah Semar Mesem Barokah Ramadhan sendiri sudah berlangsung sejak hari Senin 18 Maret sampai hari Kamis 28 Maret 2024 meliputi semua  kapanewon yang ada di Sleman sesuai penjadwalan,” kata Kustini.

Dirinya menjelaskan, semua masyarakat Sleman berkesempatan untuk memperoleh sembako yang disiapkan seperti beras, gula pasir, telur, minyak goreng, tepung, dan daging ayam dengan harga murah dengan menunjukkan KTP.

“Namun warga  tidak harus membeli semuanya, bisa membeli sesuai yang dibutuhkan,”  ujar Kustini.

“Semoga dengan adanya pasar murah Semar Mesem Ramadhan Berkah bisa membantu meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok,” imbuhnya.

Dalam pasar murah di Berbah ini juga tersedia mini bazar dari Forum UMKM Berbah. Yani selaku sekretaris  Forkom UMKM Berbah mengatakan bahwa mini bazar ini digelar untuk mengenalkan produk produk unggulan anggota Forkom UMKM Berbah serta meramaikan pasar murah Semar Mesem.

“Sebagai anggota Forkom  UMKM merasa senang bisa mendapatkan kesempatan berjualan di acara pasar murah Semar mesem serta mendapatkan kunjungan Bupati Sleman, semoga menambah semangat anggota UMKM Berbah,” ujar Yani yang juga memiliki UMKM kuliner.

Sementara itu, Kepala Jawatan Kemakmuran Berbah Ringgo Antoni Surya, SP menyampaikan bahwa  antusiasme warga untuk membeli bahan pokok sangat tinggi. Terbukti dari data penjualan berupa beras kg, gula pasir kg, telur kg, minyak goreng 840 liter, tepung terigu 362 kg, daging ayam 75 kg, cabai 15 kg

“Hampir semua persediaan bahan pokok terserap habis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tutup Ringgo. (Kusnadi/KIM Berbah)