Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat, Kalurahan Sardonoharjo Bentuk Kampung Keluarga Berkualitas

Sardonoharjo – Kalurahan Sardonoharjo membentuk pengurus Kampung Keluarga Berkualitas yang dipimpin oleh Kamituwo Sardonoharjo, bayu Kristiyanto di Aula Lantai 2 Kalurahan Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Senin (4/3/2024). Kegiatan dihadiri oleh Dinas P3AP2KB , Puskesmas Ngaglik 1,  Ketua TPPKK , Ketua BPKal , Ketua Karang Taruna, Kader Posyandu dari kader-kader di setiap padukuhan.

Kamituwo Sardonoharjo , Bayu Kristiyanto menuturkan bahwa kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas P3AP2KB Sleman selaku pengampu kegiatan.

“Semoga banyak manfaat dan kuwalitas kelaurga di masyarakat Sardonoharjo semakin baik,” ujar Bayu.

Dwi Wiharyanti, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas P3AP2KB Sleman mengatakan bahwa dasar hukum pembentukan Kampung Keluarga Berkualitas ini adalah instruksi Presiden nomor 3 Tahun 2022 tentang optimalisasi penyelenggaraan Kampung KB yang kemudian ditindaklanjuti melalui Dinas P3AP2kB dengan Peraturan Bupati nomor 40.1 Tahun 2022 tentang penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas .

“Harapannya untuk tentang Kampung keluarga berkualitas nanti , nanti setelah ada penguatan Kampung KB segera bisa terbentuk pengurus Pokja Kampung KB segera bisa berkegiatan sesuai dengan apa regulasi yang ada,” ujar Dwi.

“Tujuan utama untuk kampung keluarga berkualitas itu kan adanya konvergensi dan koordinasi dari Opd – opd terkait dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber daya Manusia keluarga dan juga institusi masyarakat, intinya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara umum,” lanjut Dwi Haryanti. (Eka Sastra Kurniawan/KIM Sardonoharjo)




Melihat Upacara Sadranan Warga Krasaan dalam Menyambut Ramadan

Sleman – Sadranan atau nyadran merupakan  upacara tradisi yang dilakukan masyarakat Jawa saat menjelang  bulan Ramadan yaitu bulan sa’ban atau bulan ruwah dalam penanggalan Jawa. Begitu pula Sadranan yang dilakukan warga Krasaan yang melakukan upacara Sadranan pada hari Minggu (3/3/2024) bertempat di Makam Sura’soko Krasaan, Jogotirto, Berbah, Sleman.

Mulyadi tokoh masyarakat Krasaan menyampaikan bahwa Sadranan merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan masyarakat Krasaan menjelang bulan puasa.

Adapun tujuan dari upacara tradisi Sadranan adalah sebagai wujud ungkapan rasa syukur atas semua karuniaNya. Juga sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur yang ada di makam Sora’soko.

“Semoga para arwah leluhur yang bersemayam di makam Sora’soko mendapatkan ampunan ditempatkan pada taman surge,” ujar Mulyadi.

Ketua panitia sekaligus juru kunci makam Sora’soko Gus Labib Anjana mengatakan  bahwa sebelum  dilakukan upacara tradisi Sadranan, warga Krasaan melakukan Besik suatu bentuk kegiatan gotong royong membersihkan komplek pemakaman.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk tasa syukur diwujudkan dengan menampilkan  dua buah gunungan buah buahan dan sayur mayur hasil pertanian yang nantinya akan di bagikan kepada warga masyarakat.

“Juga disediakan nasi tumpeng beserta lauk dan buah sebagai pelengkap tradisi nyadran yang akan dimakan warga sebaga bentuk kebersamaan,” jelasnya.

Carik Kalurahan Jogitirto yang juga sebagai pengampu dukuh Krasaan, Erwin Hastomo, memberikan apresiasi kepada warga masyarakat karena dengan sukarela gotong royong melakukan rangkaian upacara tradisi Sadranan  sebagai sarana menjaga  dan melestarikan tradisi budaya leluhur.

“Kegiatan seperti ini akan sangat di dukung pemerintah kelurahan, semoga kedepan bisa dibuat kegiatan lebih besar dan meriah,” tutur Erwin.

Untuk acara tahlil di pimpin Gus Labib Anjana, kyai Basri dan kyai Bahrudin. Kegiatan Sadranan diakhiri dengan kembul  bujono atau makan bersama warga masyarakat Krasaan. (Kusnadi/KIM Berbah)




Paguyuban Sleman Manunggal Sembada Miliki Banyak Potensi untuk Majukan Sleman

Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman, Eka Suryo Prihantoro, menghadiri peringatan HUT yang ke-22 yakni Sleman Manunggal Sembada (SMS), Minggu (3/3), di anjungan DIY, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

Hadir pula pada acara yang rutin digelar oleh komunitas warga Sleman yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya ini Sekda DIY, Beny Suharsono, Kepala Badan Penghubung Daerah (Banhubda) DIY di Jakarta, Nugrohoningsih, SIP., Ketua DPRD Sleman, Haris Sugiharta, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Asisten Sekda Kabupaten Sleman, Haris Martapa, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Edy Winarya, Ketua BAZNAS Sleman, Kriswanto, perwakilan komunitas warga kabupaten/kota se-DIY, serta tamu undangan lainnya.

Acara ini dimeriahkan dengan pergelaran Wayang Kulit yang ditampilkan oleh dua dalang, yakni Ki Arno Sugito dari Sleman, dan Ki Marsma (Purn) FH. Bambang Sulistyo, (Ketua PEPADI Jakarta. Adapun lakon yang dibawakan yakni “Parikesit Jumeneng Ratu”.

Tak hanya itu, HUT SMS kali ini juga turut dimeriahkan oleh sejumlah Bintang Tamu, diantaranya Sleman “Dua Drajat” Vico Ciblek dan Fajar Chotit, dan Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada M, Phill (Kabareskrim Polri). Selain itu juga ditampilkan pergelaran Tari Golek Sekar Pudyastuti dan Tari Umarmoyo Umarmadi.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan pemberian santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim. Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Sleman, Kriswanto.

Dalam sambutan Bupati Sleman yang dibacakan Sekda Kabupaten Sleman, ia berharap momentum HUT ke-22 SMS ini dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, tali persaudaraan dan kekompakan diantara warga Sleman yang berada di Jakarta. Paguyuban ini juga diharapkan mampu menjadi sarana dan media untuk mengembangkan potensi yang dimiliki warga Sleman, khususnya yang berada di Jakarta.

“Apabila seluruh potensi yang dimiliki anggota Paguyuban Sleman Manunggal Sembada dapat dipersatukan dalam ikatan yang erat dan kuat maka akan menjadi potensi yang sangat besar dan kuat, yang tidak saja bermanfaat bagi anggota paguyuban tetapi juga bagi masyarakat lainnya,” kata Eka.

Selain menjadi tempat berkumpulnya warga Sleman untuk bernostalgia dan nguri-uri budaya asli daerah sendiri di Jakarta dan sekitarnya, paguyuban ini juga diharapkan bisa menjadi wahana untuk semakin mempertebal rasa persatuan dalam bingkai negara kesatuan RI. Ia juga menyebut bahwa anggota SMS merupakan duta Sleman dalam mempromosikan setiap potensi Sleman.

Sementara Sekda DIY, Beny Suharsono dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada keluarga besar SMS yang telah menggelar kegiatan ini. Diharapkan bekerja sama yang telah terjalin antara paguyuban SMS, Badan Penghubung Daerah DIY di Jakarta, dan Pemkab Sleman ini perlu terus didukung dan ditingkatkan. Diharapkan pula, melalui semangat golong gilig, SMS selalu nyengkuyung serta mendukung pembangunan daerah yang ada di Kabupaten Sleman, dan DIY pada umumnya.

Ketua paguyuban SMS, Suharno, SE., MM., Menyebutkan bahwa paguyuban ini didirikan pada 21 Januari 2001 lalu. Dijelaskan kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menjaring generasi selanjutnya.

Lebih lanjut ia menuturkan kegiatan ini turut didukung oleh Dana Keistimewaan Pemkab Sleman melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, dan Dana Keistimewaan DIY melalui Badan Penghubung Daerah DIY.

“Kami juga akan selalu mendukung program-program pemerintah DIY dan Kabupaten Sleman, khususnya seni kebudayaan, UMKM, dan pengentasan kemiskinan,” ujarnya. (Humas Sleman)




Wabup Sleman  Dorong Layanan Kesehatan Jadi Program Prioritas Pemkab Sleman

Sleman – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prambanan menyelenggarakan Puncak Acara Hari Jadi RSUD Prambanan ke-14, Sabtu (2/3) di RSUD Prambanan. Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa hadir dalam acara tersebut dan sekaligus melakukan peresmian Gedung Baru RSUD Prambanan secara simbolis dengan memotong pita.

Danang menyampaikan selamat dan apresiasi kepada RSUD Prambanan yang di usia nya sekarang telah memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Dibarengi dengan peresmian gedung baru untuk rawat inap, menurut Danang tentu menjadi nilai tambah untuk memberikan pelayanan kesehatan prima

“Layanan kesehatan merupakan salah satu prioritas pembangunan yang menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Sleman setiap tahunnya. Saya sangat mengapresiasi upaya RSUD Prambanan yang terus melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi seluruh warga masyarakat,” jelas Danang

Lebih lanjut, Danang berharap dengan fasilitas sarana prasarana baru tentu menjadi motivasi seluruh elemen tenaga kesehatan RSUD Prambanan untuk menjawan tantangan kedepan dalam memberikan pelayanan prima dan terbaik bagi warga masyarakat.

Sementara itu, Direktur RSUD Prambanan, Wisnu Murti Yani melaporkan tema Hari Jadi tahun ini adalah “Semangat Melayani dengan Hati yang Bahagia”. Rangkaian Hari Jadi dilakukan dengan berbagai acara pelayanan kesehatan seperti Donor Darah diiikuti 50 pendonor, Khitan Massal untuk 26 anak, Bhaksti sosial pemasangan IUD pada 30 akseptor KB, Ambulans Gathering sebanyak 25 peserta dan bantuan sekolah untuk anak-anak SD di sekitar RSUD Prambanan.

“Kami berharap RSUD Prambanan selalu mendapatkan kepercayaan dalam melakukan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Jumlah kunjungan rawat jalan tahun 2023 yakni 75 ribu kunjungan. Dengan meningkatnya jumlah kunjungan tentu kami berusaha semaksimal mungkin melayani dengan baik dan cepat,” jelas Wisnu

Dengan bertambahnya gedung baru tentu kapasitas rawat inap bertambah menjadi 36 tempat tidur untuk kelas 1 sampai 3 dan 9 ruang untuk kelas VIP VVIP.




Buka Rapat Kerja KONI Kabupaten Sleman, Wabup Ajak Seluruh Pihak Majukan Olahraga Sleman

Sleman – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa membuka rapat kerja Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sleman pada Sabtu, (2/3) di Ballroom UNY Hotel. Pembukaan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sleman dengan memukul gong.

Turut hadir dalam pembukaan rapat kerja KONI Sleman yakni Ketua KONI DIY, Djoko Pekik Irianto, Ketua KONI Sleman, Joko Hastaryo dan Wakil Ketua DPRD Sleman, Tri Nugroho.

Danang menyampaikan dukungan sepenuhnya terkait penyelenggaraan rapat kerja KONI ini, menurutnya ini mencerminkan adanya upaya senantiasa menjaga dinamika aktivitas KONI untuk memajukan olahraga di Kabupaten Sleman.

“Saya berterima kasih kepada seluruh pengurus KONI Kabupaten Sleman atas kinerja yang sudah dilakukan sehingga organisasi ini dapat berjalan baik dalam memajukan olahraga di Sleman. Diharapkan rapat kerja ini dapat mengevaluasi capaian program-program yang telah dilaksanakan dan menyusun program yang lebih baik di tahun selanjutnya,” kata Danang

Lebih lanjut, Danang berharap penuh rapat kerja ini jadi momentum peningkatan prestasi dan pembinaan olahraga Sleman. Sesuai dengan tema “Sembada Menuju Prestasi”, maka Danang mengajak suruh stakeholder olahraga di Sleman saling bahu-membahu dan satukan visi demi prestasi olahraga Kabupaten Sleman.

Sementara itu, Ketua KONI DIY, Djoko Pekik Irianto menyampaikan pembinaan dan prestasi olahraga di Sleman tahun 2023 mengalami dinamika positif dan bekontribusi baik terhadap pembinaan prestasi di DIY.

“Kami beri apresiasi khusus untuk KONI Sleman, dari 442 atlet yang menjadi kontingen DIY di PON Sumut, Kabupaten Sleman menyumbang 154 atlet dengan presentase 35 persen,” jelas Djoko

Ia menambahkan bahwa pembibitan atlet potensial jauh lebih baik dari mencari atlet berpotensi. Karena lebih baik membentuk atlet sejak usia dini sehingga dibutuhkan peran KONI baik tingkat Daerah maupun Kabupaten serta Pemerintah Daerah untuk bersinergi mengembangkan seluruh aspek olahraga seperti sarana prasarana, kompetisi, pembibitan atlet sistematis dan lain sebagainya

Ketua KONI Sleman, Joko Hastaryo melaporkan bahwa rapat kerja memiliki kedudukan tinggi dibawah Muskab. Agendanya tentu menyampaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan tahun 2023 dan menyusun rencana kerja tahun 2024. Ia mengatakan KONI Sleman telah mempersiapkan berbagai aspek untuk menyambut PORDA DIY ke 17 tahun 2025 di Gunungkidul.