Bupati Sleman Tarling Ramadan di Masjid Sultan Agung Babadan Depok

Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman D.I. Yogyakarta melanjutkan agenda tarawih keliling (Tarling) Ramadan 1445 H pada Sabtu (30/3) malam. Dalam kesempatan itu, agenda tarling dipusatkan di Masjid Sultan Agung Babadan Baru Kentungan Condongcatur Depok Sleman.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa agenda tarling bukan hanya sekadar agenda rutin yang telah menjadi budaya di era kepemimpinannya. Tetapi juga bertujuan agar masjid-masjid di Kabupaten Sleman kian termakmurkan oleh masyarakat.

Dalam kegiatan itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersama Forkompimda Sleman, Panewu Depok bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon Depok, Kalurahan Condongcatur bersama Pamong dan Lembaga Kalurahan, bersilaturahin dengan warga masyarakat dan jamaah Masjid Sultan Agung Babadan Baru.

Dalam kesempatan itu, Kustini menekankan bagi para orangtua untuk menjaga dan melindungi anak-anak kita dari kejahatan jalanan yang kian marak belakangan ini.

“Mulai jam 10 malam sampai jam 4 pagi anak-anak dilarang di luar rumah. Saya berpesan kepada bapak ibu orang tua, untuk mengarahkan agar menjadi generasi yang berkualitas dan berakhlakul karimah, terlebih di bulan Ramadan seperti ini,” ungkapnya.

Bupati Kustini juga mengucapkan terima kasih, atas sambutan yang luar biasa yang warga masyarakat yang hadir dalam kesempatan itu. Ia berharap, semoga silaturahmi ini dapat menjadi sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Sleman dengan Kapanewon dan Kalurahan serta warga masyarakat, sehingga dapat memajukan Kabupaten Sleman lebih baik lagi.

Usai memberikan sambutan, Kustini menyerahkan bantuan kepada Masjid Sultan Agung Babadan, santunan kepada anak yatim piatu dan dhuafa, serta bantuan dari BAZNAS Kabupaten Sleman.

Dalam kesempatan itu, rangkaian Safari Tarawih Ramadan 1445 Hijriyah tingkat Kabupaten Sleman diakhiri dengan ceramah oleh Ustadz Zaenal Fatta dari Masjid Sultan Agung Babadan Baru. (Athiful/KIM Depok)




Adakan Bakti Sosial, PCNA Tempel Serahkan Bantuan Sebesar 7 Juta untuk Panti Asuhan                                  

Sleman – Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Kapanewon Tempel menyerahkan bantuan bakti sosial di Panti Asuhan Baitul Qowwam, Minggu (31/3/2024). Dana sebesar ,- serta sembako diserahkan langsung kepada pengurus Panti Baitul Qowwam, Nurcahya.

“Progam baksos ini sudah dimulai sejak kepengurusahan 2018- 2024 serta diteruskan oleh kepengurusan sekarang,” ujar Laila Dwi, salah satu Pengurus PCNA.

Agus Triyanta selaku pimpinan Baitul Qowwam menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan di bulan Ramadan ini. Menurutnya, Ramadan merupakan bulan istimewa karena di dalamnya terdapat limpahan rahmat yang tiada tara, dan ampunan (magfirah) Allah SWT yang tiada batas serta beragam kemuliaan dan keutamaan lainnya.

“Di bulan ini juga umat Islam dan beriman diwajib untuk berpuasa guna menggapai derajat taqwa. Terima kasih atas uluran tangan dari PCNA Tempel ini yang merupakan wujud rasa cinta kasih, saling menolong, saling peduli pada sesama,” tukasnya. (Arief Hartanto)




Sambut Lebaran, Pemkab Sleman Pantau Ketersediaan BBM dan LPG

Sleman – Jelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Sleman melakukan monitoring ketersediaan BBM dan LPG di SPBE Jatirata dan SPBU Dukuh, Senin (1/4). Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, beserta jajaran OPD sekaligus melakukan tera ulang timbangan elektronik oleh UPT Metrologi Legal Sleman.

Dari hasil pemantauan, Bupati menyampaikan ketersediaan stok BBM dan LPG di Kabupaten Sleman masih tercukupi hingga lebaran nanti. Di samping itu distribusi LPG juga berjalan dengan baik. Begitu juga dengan hasil tera ulang timbangan elektronik dalam toleransi standar. Sehingga Bupati mengimbau agar masyarakat Sleman tidak perlu khawatir terkait ketersediaan BBM dan LPG, khususnya jelang Hari Raya Idulfitri.

“Alhamdulillah persediaan di Kabupaten Sleman sudah cukup sampai nanti Hari Lebaran, sehingga kita mengharap kepada masyarakat supaya nanti beli secukupnya, karena stok masih ada,” begitu ujar Kustini.

Dari data yang diperoleh, prognosa kebutuhan LPG 3 Kg pada Hari Raya Idulfitri sebanyak 1,2 juta tabung/bulan. Berdasarkan realisasi hingga bulan Maret, terpantau terjadi over kuota sebesar 16%. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman telah mengajukan surat perihal Permohonan Penambahan Kuota LPG 3 Kg.

“Untuk persediaan masih banyak dan untuk proses supply berjalan dengan lancar. Sehingga stok untuk mencukupi kebutuhan masyarakat dalam menggunakan BBM maupun LPG untuk keperluan rumah tangga sudah lebih dari cukup,” imbuh Bupati.

Sementara itu, selama bulan Januari sampai dengan Maret 2024, belum ada perubahan harga BBM bersubsidi. Untuk pertalite , dan untuk minyak solar Oleh karena itu, ketersediaan stok ini diharapkan Bupati dapat memberikan manfaat dan memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menyambut Lebaran.




Momen Paskah, Wabup Ajak Warga untuk Terus Rawat Sleman Rumah Bersama

Sleman – Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengunjungi dua gereja, Gereja St Santo Petrus & Paulus Babadan dan Gereja St. Santo Yohanes Rasul Pringwulung pada malam perayaan paskah tahun 2024 di Kabupaten Sleman, Sabtu malam, 30 Maret 2024.

Diketahui Danang Maharsa aktif mengajak masyarakat Sleman untuk menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama dengan hadir langsung pada momen-momen hari besar masing-masing umat beragama di Kabupaten Sleman, tanpa terkecuali momen perayaan paskah 2024.

Danang menyampaikan pada sambutannya bahwa dirinya dan juga mewakili pemerintah daerah Kabupaten Sleman mengucapkan selamat paskah bagi seruluh umat kristiani yang merayakan.

Menurut Danang sesuai dengan tema paskah tahun ini “hidup sebagai alat kebenaran-Nya” dirinya berharap umat kristiani di Kabupaten Sleman semakin meningkatkan spiritualitasnya dan senantiasa terus berbuat kebaikan untuk sesama.

“Semoga perayaan paskah tahun ini menjadi sukacita kita semua, do’a kita semua agar kita dimudahkan semua urusannya dalam menjalani kehidupan ini,” ucap Danang.

Danang juga menyampaikan bahwa dirinya hadir membersamai perayaan malam paskah juga dibersamai oleh Gusdurian yang diketahui juga aktif merawat keberagaman dan kebhinekaan di Indonesia.

Selanjutnya Danang Maharsa mengajak kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Sleman untuk terus menjaga kerukunan umat beragama, saling menghormati, dan senantiasa mewujudkan Sleman Rumah Bersama.

Menurut Danang, berdasarkan kunjungannya pada malam perayaan paskah tersebut, tampak dan terlihat kekompakan dan rukunnya di setiap gereja. Ini terbukti dengan hadirnya berbagai keagamaan lainnya yang juga ikut menjaga dan mensukseskan perayaan paskah tahun 2024 di Kabupaten Sleman berjalan dengan lancar dan penuh sukacita.




Memaknai Al-Quran Sebagi Mukjizat Terbesar Nabi Muhammad

Sleman – Takmir Masjid Al Amin Rejosari menyelenggarakan pengajian Nuzulul Qur’an memperingati turunnya Al Quran pada hari Sabtu (30/3/2024), bertempat di Masjid Al Amin  Rejosari, Jogotirto, Berbah, Sleman, DIY. Kegiatan diisi oleh Ustaz Jamaluddin Ahmad yang memberikan pengajian tentang proses turunnya Al-Quran.

“Mukjizat Allah paling besar yang diberikan kepada nabi Muhammad adalah Al Qur’an, yang di dalam berisi petunjuk, penjelasan dan pembeda. Di dalam Al Qur’an tidak ada keraguan dan memberi petunjuk agar manusia bisa menjadi hidup dengan baik dan tertib sesuai perintah Allah,” terangnya.

Menurut Jamaluddin, sebagai mukjizat. Al Quran memiliki keistimewaan yaitu rangkaian tulisan, gaya bahasa yang tinggi, keindahan tidak bisa tertandingi . Al Qur’an adalah kesempurnaan dan keindahan dari Allah.

“Al Quran yang terdiri diri 30 juz bisa dihapalkan oleh banyak orang  dari anak anak hingga orang tua, karena Allah yang akan menjaga. Maka sebaiknya orang Islam selalu rajin membaca Al Qur’an memaknai arti dan mengamalkan perintah yang tersampaikan,” pesan Jamaluddin.

Dirinya juga mengingatkan jemaah untuk dapat memaknai bulan puasa sebagai momentum untuk menjadi lebih baik lagi.

“Seakan besol pagi merupakan hari kiamat jadi perbaiki sholatnya, perbanyak baca Al Qur’an, bertobat, perbanyak sodaqoh  , meminta maaf kepada sesama makhluk, dan membayar hutang,” tuturnya.

Menjalankan ibadah dengan baik  dan melakukan perbuatan baik tidak hanya dilakukan di bulan puasa saja. Hendaklah itu menjadi perilaku selama menjalani kehidupan,” tutup Jamaludiin. (Kusnadi/KIM Berbah)