800 Peserta Meriahkan Halal Bihalal Paguyuban Pedagang Prambanan dan KJB

Sleman – Hari Raya Idulfitri menjadi momentum Pengurus Paguyuban Pedagang Prambanan dan Komunitas Jumat Berkah (KJB) untuk lebih meningkatkan kerukunan, kebersamaan dan kekompakan seluruh anggota, dinas dan masyarakat dengan menggelar Halal Bihalal pada Sabtu (20/4/2024) bertempat di Hall Pasar Prambanan  Lt. 1 Jl. Raya Piyungan Klurak Baru, Bokoharjo, Prambanan, Sleman.

Kegiatan ini diikuti oleh 800 orang yang terdiri dari pedagang pasar Prambanan dengan panti asuhan dan pondok pesantren yang berada di DI. Yogyakarta dan sekitarnya yang menjadi mitra dari para pedagang pasar yang tergabung dalam Komunitas Jum’at Berkah .

Halal Bihalal ini menghadirkkan Pembicara Ustaz Suradi Prasaja, Pengasuh Ponpes Baitul Qur’an al Kamiliyya Yogyakarta yang memberikan tausyah dengan tema “Dengan ukhuwah Islamiyah, kita wujudkan Sinergitas  Dinas Perindustrian dan Perdagangan- pedagang-masyarakat”.

“Dalam momentum Syawal yang berarti peningkatan ini mari kita meningkatkan amal kebaikan dan semangat ukhuwah Islamiyah. Bukankah Al Qur’an sudah mengingatkan kita semua bahwa setiap rizki yang diberikan Allah ada sebagian haknya mereka yang membutuhkan. Hanya dengan cara itulah, Insya Allah setiap langkah kita menjadi berkah,” ujarnya.

KJB sendiri merupakan komunitas yang telah berdiri sejak tahun 2018. Ketua Paguyuban  KJB Taugah Budiyono mengatakan, sejak beridiri, komunitas ini banyak mendapatkan respon positif dari masyarakat, sehingga sampai saat ini, KJB bisa membantu 30 panti asuhan dan pondok pesantren.

“Gerakan social ini bak magnet yang mengundang empati  turut bergabung dan menginspirasi pedagang-pedagang di sejumlah pasar lainnya di Jogja. Termasuk pedagang di Pasar Buah Gamping , Pasar Bringharjo dan lainnya dan harapan nyadapat di tiru dari pasar yang ada di Sleman,” ujarnya.

Kehadiran ratusan pedagang pasar Prambanan semakin terasa hangat dalam silaturahmi bersama para undangan dari panti asuhan dan pondok pesantren yang dalam hal ini diwakili dari pengasuh Pondok Pesantren Ibnul Fatah Kulon Progo yang menyampaikan terima kasih atas jalinan silaturahmi ini.

Nampak pula hadir sejumlah pejabat Kepala UPT Pelayanan Pasar Wilayah IV. Disperindag Kabupaten Sleman Maerusmi MT yang sangat respek atas kegiatan kali ini.

Kegiatan ini juga didukung oleh Koperasi Konsumen Surya Mulia Kamilah (BMT Kamilah) yang berkantor di Selatan perempatan pasar Gendeng, Timur jalan (selatan BRI)  yang melayani Simpanan syari’ah, jemput bola maupun Pembiayaan (kredit) syari’ah, seperti: kredit emas, HP, elektronik, sepeda motor, dan lain-lain. (Arief Hartanto)




MTsN 1 Sleman Sosialisasi ke Masyarakat Melalui Tryout

Sleman – Sebagai ajang untuk memperkenalkan madrasah kepada warga masyarakat, khususnya siswa SD/MI yang akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Sleman menggelar kegiatan tryout yang diikuti 189 peserta tingkat SD/MI se-Sleman Barat, Sabtu (20/04/2024).

Kepala MTsN 1 Sleman Sutarjo turut mengapresiasi dan memberikan ucapan selamat datang kepada peserta tryout sembari berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar tanpa kendala apapun.

Sutarjo mengatakan, dengan kegiatan tryout diharapkan akan ada keinginan dari peserta untuk melanjutkan ke MTsN 1 Sleman.

“Kami berharap nanti dari adik-adik peserta ada yang melanjutkan pendidikan di sekolah kita ini,” ujarnya.

Ketua Penyelenggara Tryout Anwar Asy’ari turut mengatakan, peserta tryout mengerjakan 60 soal yang terdiri dari mata pelajaran bahasa Indonesia, IPA, Matematika, dan Agama.

Untuk pembuatan soal tryout, MTsN 1 Sleman bekerja sama dengan LBB Ganesha Operation yang beralamat di Jalan Magelang Km 13,5 Murangan, Sleman.

Peserta yang berhasil meraih ranking 1-10 berhak mendapat hadiah berupa tropy, piagam, dan uang saku. Selain pemberian hadiah, panitia juga menyediakan doorprize. Salah satu doorprize berupa dua buah sepeda dari Bupati Sleman Kustini Sri Purnowo dan Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Sleman Arif Kurniawan.

Sembari menunggu pengumuman pemenang, telah disiapkan panggung hiburan yang dapat disaksikan oleh seluruh peserta, mulai dari tari Saman, unjuk bakat karate, dan penampilan biola dari siswa-siswi MTsN 1 Sleman. Kegiatan tryout diakhiri dengan pembacaan pemenang dan pemberian hadiah kepada para pemenang. (Athiful/KIM Depok)




SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman Gelar Syawalan dan Achievement Motivation Training

Sleman – Keluarga Besar SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman sukses menyelenggarakan Syawalan dan Achievement Motivation Training (AMT) yang diikuti oleh seluruh guru, pegawai, orang tua siswa, dan peserta didik, Sabtu (20/4).

Kegiatan yang diikuti sekitar 600 peserta ini dilaksanakan di masjid Jendral Soedirman, Kompleks Kolombo, Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, Sleman.

Bertindak sebagai narasumber adalah Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Depok Sleman Ahmad Maftuhin. Dalam materinya, Maftuhin mengupas terkait esensi Ramadan dan pentingnya memaknai Idulfitri sebagai momentum untuk memperbaiki dan meningkatkan amal saleh.

“Barometer suksesnya madrasah Ramadan adalah ke depan kita selalu istikamah dalam menjalankan amal kebaikan yang telah kita kerjakan sebulan penuh kemaren,” ujarnya.

Dalam rangkaian syawalan, juga disampaikan laporan kegiatan Ramadan Vibes, Projek Penguatan Profil Pelajar Muhammadiyah Pancasila yang dilaksanakan Ramadan 1445 H lalu.

Kepala SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman Hasanudin menyampaikan bahwa terkumpul dana donasi filantropi sebanyak lebih dari tiga puluh satu juta rupiah yang ditasyarufkan dalam berbagai kegiatan diantaranya takjil on the road, road to Masjid, silaturahim sekolah mitra, pekan santri siswa, khatmil qur’an, dan pesantren guru dan pegawai.

Hasanudin juga mengungkapkan, bahwa SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman juga memberikan dana beasiswa pendidikan senilai jutaan rupiah untuk siswa berprestasi dalam ajang Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) tahun 2024 di Bandung Jawa Barat.

“Alhamdulillah, 4 medali perak dan 1 perunggu berhasil diraih oleh siswa dalam OlympicAD. Sebagai apresiasi, sekolah memberikan beasiswa pendidikan untuk memotivasi berprestasi kembali,” ujar Hasanudin, bangga.

Selain syawalan, acara dilanjutkan dengan Achievement Motivation Training (AMT) untuk siswa dan siswi kelas IX yang didampingi orangtua/wali siswa. Hadir sebagai narasumber kegiatan ini adalah Dr. Dody Hartanto, seorang praktisi pendidikan dan dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

Dalam pemaparannya, Dody lebih banyak mengupas pentingnya pendidikan anak dalam menghadapi problematika kekinian bagi siswa dan orangtua. (Athiful/KIM Depok)




Peringati HUT ke-76, Kalurahan Caturtunggal Gelar Malam Tirakatan

Sleman – Memperingati Hari Jadi yang ke-76, Kalurahan Caturtunggal menyelenggarakan malam Tirakatan dan Syawalan pada Kamis (18/04). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Panewu Depok beserta jajaran, Danramil 11 Depok, Kapolsek Depok Barat, Kapolsek Bulaksmur, Kepala Puskesmas Depok 3, Plt Lurah Caturtunggal, Dukuh Se Caturtunggal, BPKal, serta Ketua dan pengurus Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan.

Sebelum acara malam tirakatan, dilaksanakan sidang pleno yang melibatkan unsur pimpinan pemerintah kalurahan dan BPKal Caturtunggal dengan hasil kesepakatan bahwa tanggal 19 April diperingati sebagai hari jadi Kalurahan Caturtunggal.

Dilanjutkan dengan rangkaian malam tirakatan, diawali dengan pemotongan tumpeng oleh Plt Lurah yang diserahkan kepada Baharudin yang merupakan perwakilan dari Karang Taruna, yang disaksikan oleh Panewu beserta Forum Komunikasi Pimpinan kapanewon Depok dan BPKal Caturtunggal.

Panewu Depok, Wawan Widiantara menuturkan bahwa malam tirakatan yang dibarengi dengan acara syawalan ini menggambarkan kebersamaan dan keikhlasan dalam menyambut bulan suci Syawal.

 “Marilah kita terus mempertahankan semangat gotong royong dan kebersamaan yang telah menjadi ciri khas Kalurahan Caturtunggal. Dengan semangat ini, saya yakin kita akan terus maju dan berkembang menuju masa depan yang lebih baik,” ungkap Wawan Widiantara.

Ha”rapannya semoga melalui kegiatan ini dapat meningkatkan solidaritas, dan dapat membangun Kalurahan Caturtunggal menjadi tempat yang lebih baik untuk warga masyarakat,” tutupnya. (Oktaviana/KIM Depok)




Semarakkan Hari Jadi ke-108, Pemkab Sleman Selenggarakan Khitanan Massal

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman melaksanakan bakti sosial khitanan massal dalam rangka menyambut Hari Jadi Sleman ke-108 pada Kamis (18/4) bertempat di Puskesmas Godean 1.

Bakti sosial ini dilaksanakan dalam bentuk khitan massal bagi 108 anak-anak se Kabupaten Sleman sekaligus penyerahan simbolis songkok, baju koko dan uang saku bagi anak-anak peserta khitan massal

Sejumlah bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa didampingi Pj. Sekretaris Daerah Sleman, Eka Suryo Prihantoro kepada anak-anak perwakilan peserta khitan massal

Danang mengatakan dengan penyelenggaraan acara ini dapat membantu dan meringankan keluarga-keluarga yang anaknya untuk melaksanakan khitan namun tidak memiliki cukup biaya dalam melaksanakan syariat Islam ini

“Sunat atau khitan merupakan salah satu bagian dari syariat agama dan wajib hukumnya bagi anak laki-laki. Kegiatan khitanan massal ini semoga bisa membantu anak-anak yang kurang mampu untuk dapat sunat dan saya berharap bermanfaat mendidik masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat,” ujarnya

Lebih lanjut, Danang mengatakandalam rangka menyambut Hari Jadi Sleman ke-108 yang mengusung tema “Greget Nyawiji Lan Hangayomi, Sesarengan Mbangun Sleman” menjadi bentuk semangat menyatukan tekad dan sikap mengayomi seluruh elemen masyarakat Sleman guna memberikan manfaat yang seluas-luasnya.

Sementara itu, Panewu Godean, Rohmiyanto menyampaikan terimakasih atas dipilihnya Kapanewon Godean khususnya Puskesmas Godean 1 untuk dapat menggelar khitan massal ini. Ia berharap masyarakat Godean dan seluruh anak-anak Sleman dapat teringankan dengan khitanan massal ini.

“Khitan massal pada hari ini diikuti 108 peserta yang tidak hanya dari Kapanewon Godean namun terbuka untuk seluruh masyarakat khususnya anak-anak se Kabupaten Sleman. Jumlah peserta sesuai dengan usia Kabupaten Sleman yakni 108,” ujarnya.