Panewu Depok Apresiasi Pemilu 2024 Berjalan Damai

Sleman – Panewu Depok Sleman Wawan Widiantara menyatakan apresiasinya terhadap kinerja Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Depok Sleman atas pelaksanaan tahapan Pemilihan Umum 2024 di Kapanewon Depok yang berjalan dengan baik.

Hal ini disampaikan Wawan usai menerima audiensi pamitan jajaran Panwaslu Depok Sleman beserta Sekretariat di ruang kerjanya, Senin (7/5).

“Atas nama jajaran Pemerintah Kapanewon Depok, kami sangat menghargai dan mengapresiasi proses-proses, dan kerja keras teman-teman penyelenggara Pemilu, khususnya Panwaslu ini, sehingga semuanya berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Wawan.

Dengan demikian, alumnus Magister Administrasi Publik UGM Yogyakarta itu menilai bahwa pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan yang berjalan dengan baik, lancar, aman, dan damai itu menjadi kemenangan bagi bangsa Indonesia.

Meski di sisi lain, Wawan tidak menampik masih terdapat kekurangan-kekurangan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 yang perlu diperbaiki dan dievaluasi ke depannya.

“Sebagai perhelatan demokrasi besar, kami menilai bahwa pelaksanaan Pemilu 2024, khususnya di wilayah kita ini telah berlangsung dengan aman dan tertib, meskipun ada beberapa catatan yang harus kita perbaiki dan menjadi bahan evaluasi bersama,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu pula Wawan mengungkapkan bahwa pengawasan yang dilakukan Bawaslu, selain pengawasan partisipatif yang dilakukan oleh dan untuk masyarakat, perlu ditambahkan dengan pengawasan kolaboratif bersama dengan unsur pemerintahan dan stakeholder yang ada di setiap jenjangnya.

“Itu sebagai masukan saya kira bagus, apalagi di wilayah kita tercinta ini,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan audiensi pamitan bersama Panewu Depok Sleman antara lain Koordinator Sekretariat Panwaslu Depok Sleman Isti Fajaroh, Bendahara Panwaslu Depok Sleman Deni Irwandi, Ketua Panwaslu Depok Sleman Adihanto Purnomo beserta anggota dan jajaran tim sekretariat. (Athiful/KIM Depok).




The Healing Power of The Random Kindness untuk Berbagi Kebahagiaan

Tempel – Lumbung Zakat Indonesia (LZI) Tempel menggelar syawalan yang dilaksanakan di kantor pusat di Kromodangsan, Lumbungrejo, Tempel, Sleman, Minggu (5/5/2024).

Di momentum Syawal 1445 H kali ini, Edy Supriyanto selaku Dewan Penasehat LZI menyampaikan mengucapkan selamat Idulfitri  kepada segenap pengurus, pengelola dan para penerima manfaat serta undangan yang hadir dalam kesempatan yang bermakna ini.

“Visi LZI menjadi pengelola Zakat, Infaq Sodaqoh yang amanah dan professional dengan tujuan perwujudan ketakwaan kepada Allah SWT dan upaya mengentaskan kemiskinan yang terjadi di masyarakat dan mempererat jalinan Ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.

Adapun hikmah syawalan disampaikan oleh Agus Triyanta, Dosen FH UII dan pimpinan panti asuhan Baitul Qowwam Plumbon Tempel.

“Syawal adalah bulan peningkatan kukalitas pribadi insan setelah sebulan menjalani proses pembelajaran diri selama Ramadan dengan berbagai prosesnya dengan harapan lahir pribadi bertaqwa dan ini bisa dilihat dari berbagai kebiasaan baik yang terus terpelihara,” ujarnya.

Agus Triyanta menguraikan betapa efek positif kerelaan memaafkan seperti akan menjadikan rasa kebahagiaan dimana orang yang diberi dan memberi akan bahagia.

Pada kesempatan itu, Agus juga menggarisbawahi The Healing Power of The Random Kindness.

“Adalah kegiatan baik tanpa direncanakan dengan detail, dan terjadi begitu saja dan tanpa mengharapkan balasan apapun ini biasanya bertujuan untuk berbagi kebahagiaan, dimana antara pemberi dan penerima kebaikan terjadi secara acak, dan sepertinya tidak perlu terkait langsung atau melakukan kebaikan itu sifatnya acak dan yang menerima kebaikan itu juga acak dan kita tidak tahu kebaikan apa yang akan kita terima dari siklus kebaikan ini,” jelasnya.

“The Amazing of Giving, yang dalam Islam menganjurkan orang untuk mudah memaafkan, apa yang bisa dipermudah jangan dibikin ruwet, hal ini akan memudahkan jalan hidup kita jika memudahkan orang lain. Contoh teladan dari sahabat Rasulullah SAW adalah dari Utsman bin Affan, sosok pribadi yang sangat mudah memaafkan,” tutupnya. (Arief Hartanto)