Sambut HUT Sleman ke-108, Kapanewon Berbah Gelar Tirakatan

Sleman – Pemerintah kapanewon Berbah menyelenggarakan Malam Tirakatan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke 108 berlangsung di Pendopo Kepanjen Kapanewon Berbah, Selasa, (14/5/2024).
Panewu Berbah Tri Akhmeriyadi, mengucapkan terimakasih kepada Panitia Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-108 yang telah berupaya dengan keras sehingga peringatan berjalan lancar.
“Segala upaya ini merupakan semangat para pemimpin dan segenap masyarakat dalam rangka memperingati hari jadi kabupaten Sleman ke 108 menjaga tradisi dan budaya bangsa,” ucap Tri.
Juga disampaikan bahwa malam tirakatan merupakan bentuk rasa syukur pemerintah dan masyarakat Sleman atas segala Rahmat Allah kepada warga Sleman.
“Harapannya semoga pemimpin pemerintahan berserta masyarakat Sleman bisa bersatu, gotong royong, rukun berkarya membangun Sleman. Sesuai dengan tema peringatan hari jadi kabupaten Sleman ke 108 Greget Nyawiji Lan Hangayomi Sesarengan Bangun Sleman,” ujar Tri.
Panewu Anom Berbah, Noor Bramantyo menyampaikan sejarah berdiri Kabupaten Sleman dapat dilihat dari Rijksblad nomor 11 tahun 1916 tanggal 15 Mei 1916 menyatakan bahwa Kraton Yogyakarta memiliki tiga kabupaten yaitu Kabupaten Kalasan, Bantul dan Sulaiman (sekarang Sleman).
“Adapun kabupaten Sulaiman terdiri dari empat distrik Mlati, Klegoeng, Jumeneng dan Godean,” ujar Noor.
Namun pada tahun 1927 ada perubahan dengan Rijksblad nomor 1 tahun 1927 Kasultanan Ngayogyakartan berubah dari enam kabupaten menjadi empat kebupaten Bantul, Kulon Progo, Gunung kidul, dan kabupaten Sleman ke berubah menjadi Distrik bergabung dengan kabupaten Yogyakarta.
Pada tanggal 8 April 1945 Sri Sultan Hamengkubuwana lX mengeluarkan keputusan bahwa Kasultanan Yogyakarta terdiri dari 5 kabupaten Bantul, Yogyakarta, Kulon Progo, Gunung Kidul dan Sleman.
“Kangjeng Raden Tumenggung Pringgodiningrat sebagai Bupati pertama Kabupaten Sleman, dengan ibu kota di Triharjo kapanewon Sleman,” tutupnya. (Kusnadi/KIM Berbah)



