Kejuaraan Catur Kabupaten Sleman Lahirkan Atlet Berbakat Masa Depan

Sleman – Percasi Kabupaten Sleman menggelar Kejuaraan Catur Kabupaten (KEJURKAB) Sleman tahun 2024. Mengulang kesuksesan tahun lalu animo peserta yang turut dalam kejuaraan tembus lebih dari 200 atlet. Penjaringan kepesertaan dilakukan ketat  sesuai dengan syarat dan ketentuaan yang diberlakukan oleh panitia pelaksana kejuaraan yaitu merupakan warga Kabupaten Sleman dengan menunjukkan bukti Kartu Keluarga agar benar-benar dapat dipastikaan kewargaannya. Hal ini sebagai bukti keseriusan Percasi Sleman untuk menggali bibit daerahnya.

Ajang Kejurkab yang berlangsung selama dua hari Sabtu dan Minggu tanggal 24 – 25 Mei 2024 ini diikuti oleh sebanyak  210 atlet catur Sleman yang terdiri dari kategori Junior Putra dan Junior Putri dengan kelas A-G sebanyak 136 atlet dan kategori Senior Terbuka sebanyak 74 atlet. Pelaksanaan kompetisi berlangsung di aula Bappeda Sleman untuk kategori Junior Putra/Putri dan Gedung Op Room Pemkab Sleman untuk kategori Senior Terbuka.

Ketua Umum Pengkab Percasi Sleman, Sutapa menyampaikan bahwa agenda Kejurkab ini bertujuan untuk menggali bibit catur yang ada di wilayah Sleman.

“Dengan melaksanakan Kejurkab ini diharapkan dapat menjaring dan memunculkan atlet-atlet pecatur muda di Sleman,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Percasi Kabupaten Sleman sangat serius memajukan cabang olah raga catur karena memiliki sumber daya manusia yang sangat potensial dan memadai. “Agenda Kejurkab yang dilaksanakan tiap tahun menjadi langkah yang sangat strategis untuk memetakan bagaimana ke depan Kabupaten Sleman memiliki atlet-atlet catur muda yang handal mewakili Kabupaten Sleman dalam kejuaraan tingkat daerah maupun nasional. Sekaligus untuk mempertahankan juara umum Kejurda Catur tahun 2024 mendatang,” Sutapa menambahkan.

Ranting Percasi Sleman, juga klub-klub catur yang ada di wilayah Sleman dilibatkan secara aktif dalam penyelenggaraan Kejurkab Catur tahun ini, dan sungguh menggembirakan hampir dari 17 ranting Percasi dan klub mengirimkan atletnya mengikuti Kejurkab kali ini.

”Kami melibatkan pengurus Percasi Ranting  di tujuh belas kapanewon, baik sebagai panitia maupun narahubung yang ada di wilayahnya masing-masing, dan sungguh menggembirakan animo peserta yang mendaftar dalam Kejurkab ini,” ungkap Ilham selaku Ketua  Panitia Pelaksana. (Nuradi- KIM Ngemplak)




Melihat Kirab Budaya Hari Jadi ke-76 Kalurahan Sidoluhur

Sleman – Kirab Budaya sebagai Puncak Hari Jadi ke-76 Kalurahan Sidoluhur Godean Sleman berlangsung meriah Sabtu sore (25/5/2024) dengan start di Lapangan Sidoluhur dan finish di Pedukuhan Krajan. 

Kirab menampilkan berbagai potensi pedukuhan, kelompok Masyarakat, Paguyuban Pedagang Pasar Godean, serta kelompok SD dan SMP se Kalurahan Sidoluhur. Setiap kelompok dipimpin langsung oleh Dukuh atau kepala sekolah.  Puluhan ogoh-ogoh raksasa berbagai kelompok, aneka jenis kesenian memukau penonton yang tumpah ruah di sepanajang route kirab.  Hari Jadi Kalurahan Sidoluhur mengusung tema Manunggaling Karsa Bawono.

Menurut Bambang Edy Baskara ketua Panitia Hari Jadi ke-76 Kalurahan Sidoluhur rangkaian acara diawali sejak dua bulan yang lalu dengan Sawalan & Tasyakuran Hadeging kalurahan (19/4), Pasar Rakyat Hadeging Sidoluhur (17/5 – 2/6/2024),  Ziarah Kubur (20/5). 

Sementara Kamis (23/5) digelar UMKM, Pentas Jathilan Wago Budhoyo & Wargo Turonggo Jati serta Kenduri Budaya.  Malamnya pada hari yang sama digelar Pengajian  Sidoluhur Bersholawat dengan menghadirkan Habib Musthofa Sayidi Baraqbah.   Digelar pula Pasar Malam sejak 20 Mei hingga 2 Juni 2024 mendatang di Lapangan Sidoluhur utara Gunung Berjo.

Hernawan Zudanto merasa bangga melihat warga masyarakat antusias mengikuti rangkaian acara Hari Jadi ke-76 Sidoluhur. 

“Setiap pedukuhan mengirimkan kelompoknya dan Dukuh memimpin langsung,” ujarnya. 

Kegiatan berbasis seni dan budaya ini juga merupakan bagian dari eksistensi Sidoluhur menuju kalurahan mandiri budaya.  Hadir saat pembukaan Tim Monitoring dan Evaluasi (monev) dari Kundha Kabudayan DIY, RM Donny Surya Megananda, Assekda 3 Sleman, Drs Kunto Riyadi, Panewu Godean, Rohmiyanto AP, dan mantan Sekda Sleman, Harda Kiswaya.  (Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)




Pelatihan Publik Speaking Forum Anak Gamping Tingkatkan Rasa Percaya Diri

Jawatan Sosial Kapanewon Gamping menyelenggarakan kegiatan pelatihan Publik Speaking bertajuk ‘Regenerasi Forum Anak Kapanewon Gamping’ melalui program Pagu Usulan Partisipasi Masyarakat (PUPM) Kabupaten Sleman Tahun 2024 yang berlangsung selama dua hari di Ruang Wirasuta Kantor Pemerintah Kapanewon Gamping Lantai II, Sabtu (25/5/2024).

Pelatihan diikuti sebanyak 45 anak untuk mengembangkan keterampilannya berbicara di depan umum dengan materi yang diberikan oleh Panewu Gamping, Tamzis Sarwana dan Presenter ADITV, Erina Chusnulita yang mengupas tentang peningkatan rasa percaya diri, kemampuan berbicara atau keterampilan penyampaiannya.

Erina menuturkan untuk mengubah mindset dari kurang percaya diri menjadi lebih percaya diri dapat dilakukan melalui beberapa cara diantaranya penggantian pola pikir negatif dengan pola piker positif, mengatasi ketakutan dan keraguan diri, serta memperkuat keyakinan ,engenai kemampuan diri sendiri.

“Memiliki rasa percaya diri merupakan kunci utama untuk mencapai keberhasilan dalam kehidupan. Ketika seorang anak memiliki rasa percaya diri, maka cenderung lebih berani dalam menghadapi tantangan sehingga memiliki keyakinan bisa mengatasi kesulitan dan memperoleh keberhasilan tampil berbicara di muka umum,” kata Erina.

Menurutnya, jangan takut akan salah berbicara karena salah berbicara merupakan bagian dari proses pembelajaran secara alami. Apabila seseorang dapat mengatasi ketakutan untuk salah berbicara dan melihatnya sebagai peluang untuk belajar, maka dirinya akan merasa lebih percaya diri dan puas dengan dirinya sendiri.

Selain itu, bahasa tubuh memegang peranan yang sangat penting saat berbicara di muka umum. Meskipun kadang-kadang diabaikan, bahasa tubuh dapat memberikan banyak informasi kepada audiens dan memperkuat pesan yang disampaikan oleh pembicara.

“Postur tubuh yang tegak, gerakan tangan yang mantap, dan kontak mata yang kuat dapat menciptakan kesan kepercayaan diri, sehingga akan memengaruhi cara pandang audiens terhadap pembicara dan dapat meningkatkan kredibilitasnya,” ujarnya.

Sementara, Wakil Ketua Forum Anak Kapanewon Gamping, Niha Khoirunnisa merasakan manfaatnya mengikuti pelatihan publik speaking dan memahami bahwa berbicara ada seninya yang dapat membantunya dalam mengatasi ketakutan atau kecemasan terkait dengan berbicara di depan umum setelah dirinya memperoleh keterampilan dan kepercayaan diri yang diperlukan, serta mendukung untuk mengembangkan keterampilan presentasi yang efektif, termasuk struktur presentasi dan cara menyampaikan pesan dengan jelas. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Bupati Sleman: Jalan Dimanapun Harus Mulus

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman menyerukan program Jalan Dimanapun Harus Mulus. Hal tersebut disampaikan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo saat meresmikan Pengaspalan Jalan Gg. Menur 1 dan Menur 2 RW 45 Kayen Condongcatur Depok Sleman, Minggu (26/5/2024).

“Kami mengharapkan dengan adanya jalan yang baik ini dapat meningkatkan operasional masyarakatnya sehingga peningkatan ekonomi dapat maksimal, diharapkan juga jalan ini dipelihara dengan baik, Program Pemerintah Kabupaten Sleman adalah Jalan dimanapun itu harus mulus sehingga adanya BKK kepada masyarakat secara langsung, mari sesarengan mbangun sleman” ucapnya

Bupati Sleman juga berharap setelah jalan yang sudah baik dan mulus ini agar diprogramkan penerangan jalan, disetiap pertigaan dapat dipasang Kaca cembung, untuk pengadaanya dapat diajukan ke Dinas Kab. Perhubungan Kab. Sleman

Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji, dalam sambutanya mengucapkan Selamat Datang dan terimakasih kepada Bupati Sleman, Panewu Depok dan jajaranya yang berkenan hadir dalam acara Peresmian jalan Aspal di Gg. Menur 1 dn 2 dari Bantuan BKK Kab Sleman

“Pemerintah Kalurahan Condongcatur dalam program pembangunanya saat ini berbasis di tingkat RW dengan penyaluran Dana 40 juta/RW setiap tahunya, Program Bottom-Up berdasarkan usulan dan kebutuhan masyarakat langsung dan pendanaanya melalui beberapa sumber disamping dari Dana Desa, BKK Kabupaten, BKK Provinsi, POKIR Anggota Dewan juga swadaya masyarakat, semua saling bersinergi, Gotong Royong untuk menciptakan pembangunan yang merata, disamping pembangunan fisik juga pembangunan non fisik dan Pemberdayaan masyarakat,” jelasnya

Ketua RW 45 Kayen, Sukirman dalam laporanya menyampaikan jalan Aspal Gg. Menur 1 dan 2 yang diresmikan ini menggunakan Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK)  Sleman TA 2023

“Pengaspalan jalan Gg. menur 1 dan menur 2 menggunakan Dana BKK Kabupaten Sleman tahun 2023 sebesar Rp. 160 juta,” jelasnya

Ditambahkan Sukirman, disamping Gg. Menur 1 dan 2 juga diaspal Jalan Kayen 3 sepanjang 600 M2 bantuan dari Galuh Saraswati anggota DPRD Sleman terpilih. sedangkan pembangunan Corblok Kayen 1, dan pembangunan saluran irigasi Gg. Tulip bersumber dari Dana Bantuan Pembangunan Kalurahan Condongcatur 2 tahap dengan total Rp. termasuk dari swadaya masyarakat Rp. . (Wasana/KIM Depok)




PPS Harus Junjung Tinggi Profesionslitas dan Integritas

Sleman – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman gelar pelantikan Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman tahun 2024. Pelantikan digelar pada hari Minggu (26/5/2024) bertempat di The Alana Yogyakarta Hotel dan Convention Center Jalan Tentara Palagan Km 7 Kapanewon Ngaglik.

Pengambilan Sumpah dan Janji 258 Anggota PPS se Kabupaten Sleman dilakukan oleh Ketua KPU Kabupaten Sleman Ahmad Baehaqi. Dalam sambutanya Ketua KPU Kabupaten Sleman Ahmad Baehaqi menyampaikan bahwa setelah melalui beberapa tahapan rekrutmen PPS diantaranya melalui seleksi Administrasi, tes tertulis dan wawancara akhirnya terpilih 258 anggota PPS yang nanti bertugas di 86 Kalurahan yang tersebar di Kabupaten Sleman.

Lebih lanjut Baehaqi berharap agar Anggota KPS bisa melaksanakan tugas dengan profesional dan penuh integritas.

“PPS dalam tugasnya harus berkualitas, penuh tanggung jawab, profesional, dan berintegritas sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum,” tambah Baehaqi.

Hal senada juga disampaikan oleh Tri Mulatsih dari KPU DIY. “Kepada PPS saya mohon untuk menjunjung tinggi sportivitas, menjaga netralitas, dan mandiri,” tutur Mulatsih.

Sedangkan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dalam Sambutannya menyampaikan bahwa Sleman merupakan Indonesia mini yang masyarakatnya hiterogin maka PPS harus bisa melayani kepada masyarakat.

“Saat ini kalian sudah menghentakkan kaki untuk menjalankan roda demokrasi di Kabupaten Sleman, maka jalankan dengan profesional dan penuh integritas,” ungkap Kustini.

Lebih lanjut ia juga menambahkan transparansi pemilihan harus tetap dijaga karena nilai 1 swarapun  cukup berarti. Kustini berharap agar PPS tetap menjaga demokrasi di Sleman dengan berkualitas.

Menurut Huda Alamna, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Pemilih dan Sumberdaya Manusia ( Sosdiklih Parmas dan SDM) KPU Kabupaten Sleman bahwa dalam seleksi PPS dilakukan melalui beberapa tahapan.

 “Dari 416 peserta yang dinyatakan lolos seleksi tes tertulis dilanjutkan dengan tes wawancara yang diselenggarakan pada tanggal 21 Mei 2024 sampai dengan tanggal 23 Mei 2024, selanjutnya akan ditetapkan sejumlah 258 Anggota PPS untuk 86 Kalurahan di setiap Kalurahan 3 orang, yang akan ditetapkan pada tanggal 25 Mei 2024, selanjutnya anggota PPS terpilih akan dilantik pada tanggal 26 Mei 2024,” tutur Huda Rabu (22/5/2024) di Kantor KPU Kabupaten Sleman. (Giek/ KIM Moyudan)