KB Tunas Bangsa Gelar Wisuda Bagi Siswanya

Sumbersari – Wisuda bukan hanya bagi mahasiswa yang sudah menyelesaikan belajarnya, tetapi sekarang pada setiap jenjang pendidikan melakukan Wisuda. Bahkan Pendidikan Usia Dini (PAUD) atau Kelompok Bermain (KB) juga melakukan wisuda.

Salah satunya adalah di KB dan PAUD Tunas Bangsa yang berlokasi di Sombangan, Sumbrrsari, Moyudan, Sleman. Wisuda Purna Siswa digelar pada hari Rabu (19/6/2024) bertempat di Gedung PAUD Tunas Bangsa.

Wisuda dihadiri oleh semua wali murid, Ketua RT dan RW dari Padukuhan Sombangan serta tokoh masyarakat sekitar.

Kepala KB Tunas Bangsa Riningsih dalam sambutannya menyampaikan bahwa KB Tunas Bangsa pada tahun ini meluluskan 17 siswa dari 24 siswanya. Lebih lanjut Riningsih menuturkan beberapa prestasi yang di raih oleh peserta didiknya dalam beberapa event yang diikuti.

“Setelah selesainya pendidikan di PAUD ini, kami serahkan kembali putra putri Bapak ibu untuk melanjutkan pendidikannya, kepada bapak, ibu orang tua,” ungkap Riningsih.

Dirinya juga menambahkan bahwa dalam proses pembelajarannya KB Tunas Bangsa sudah menggunakan Kurikulum Merdeka.

“Agar tumbuh kembang anak berkembang dengan baik, kami juga memberikan pendidikan untuk mencintai lingkungan, dengan memberi tugas mengumpulkan sampah, memilah sampah dan memanfaatkan kembali sampsh,” imbuhnya.

Sedangkan Pengawas PAUD Salumah dalam sambutannya menyampaikan atas nama Pemerintah dan Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman mengapresiasi kepada Lembaga KB Tunas Bangsa yang sudah ikut mencerdaskan Bangsa.

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa KB Tunas Bangsa sudah mendapatkan legalitas dari pemerintah dan sudah diskreditasi dari Badan Akreditasi Nasional.

“Semoga ke depan KB / PAUD Tunas Bangsa lebih maju, dicintai masyarakat sehingga akan menitipkan putra putrinya di Lembaga ini,” ungkap Salimah.

Ia pun juga mendoakan kepada para pendidik PAUD Tunas Bangsa. “NIatlah yang ikhlas, yakinlah dari yang Bapak Ibu tanam akan dinikmati hasilnya oleh anak cucu kita,” [ungkasnya.  (Giek/KIM Moyudan)




Cor Blok Jalan Dusun Patran Serap Tenaga Kerja dan Perlancar Transportasi

Dusun Patran Kalurahan Banyuraden Kapanewon Gamping menerima kegiatan padat karya infrastruktur tahun 2024 berupa program cor blok volume 105,57 km3 dengan pengerjaan selama 20 hari kerja yang dilakukan sebanyak 5 jam kerja per hari. Program yang berasal dari Bantuan Keuangan Khusus Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2024 tersebut merupakan pokok-pokok pikiran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman yang menggunakan sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanjan Daerah.

Menurut keterangan dari Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Banyuraden, Edi Waluyo saat dijumpai di lokasi proyek cor blok di Dusun Patran, Sabtu (15/6/2024) program padat karya infrastrukrur ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja penduduk setempat dan memperlancar transportasi warga yang sering melintasi jalan tersebut, serta membantu perekonomian warga yang terlibat langsung pada kegiatan cor blok.

“Syukur alhamdulillah pengecoran jalan dusun Patran yang dikerjakan oleh 52 orang per hari mulai dari tanggal 24 Mei hingga 15 Juni 2024 sudah selesai. Dalam pelaksanaan pekerjaan dari nol persen sampai selesai kami telah membagi tugas dan menjadwal pengurus maupun anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Banyuraden untuk ikut mendampingi,” tutur Edi.

Ia menambahkan, kegiatan cor blok jalan dusun memiliki beberapa manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat diantaranya adanya peningkatan aksesibilitas dan infrastruktur dapat memacu pertumbuhan ekonomi lokal dengan mempermudah transportasi barang dan jasa, meningkatkan kualitas infrastruktur yang membuat jalan lebih kokoh dan tahan lama dibandingkan dengan jalan tanah atau kerikil, serta mempermudah akses bagi kendaraan dan pejalan kaki terutama selama musim hujan ketika jalan tanah cenderung berlumpur.

Sementara, Saryono yang merupakan salah satu tokoh masyarakat di dusun Patran mengatakan bahwa proyek pengecoran jalan sangat bermanfaat bagi masyarakat karena kondisi jalan yang baik akan mengurangi risiko kecelakaan dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.

“Keuntungan lain yang didapat masyarakat yaitu dapat memberikan pekerjaan pada penganggur dan setengah penganggur, memberikan pendapatan kepada masyarakat, serta memupuk rasa gotong royong masyarakat,” imbuhnya.

Dengan memberikan kesempatan kerja bagi banyak orang dan memberdayakan masyarakat dengan melibatkan langsung dalam pembangunan daerahnya, serta memberi pendapatan kepada masyarakat yang terlibat langsung maka program pemerintah ini diharapkan dapat membantu mengurangi tingkat kemiskinan di wilayah setempat. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Komunitas Relawan MMC Latihan Kurban ke SMA Ma’arif 1 Sleman

Sleman – SMA Maarif 1 Sleman menggelar pelatihan pemotongan kurban bersama Relawan Media Margorejo Community (MMC) di SMA Maarif 1 Sleman, jalan Turi, Sono Wetan, Merdikorejo Tempel, Sleman, Selasa (18/6/2024).

Relawan MMC adalah komunitas yg bersifat sosial berbasis di wilayah kalurahan Margorejo anggotanya.

Kegiatan latihan qurban kali ini dimulai dgn penyerahan secara simbolis 1 ekor kambing dari pihak mmc kepada pihak sekolah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyembelihan herwan .

Kepala Sekolah SMA Maarif 1 Sleman, Wahyu Herlambang, menyampaikan ucapan terimakasih kepada keluarga besar MMC atas kepeduliannya pada SMA Maarif 1 Sleman ini.

“Dengan latihan kurban ini diharapkan para siswa bisa meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim yg taat kepada perintah Allah,” ujarnya.

Menurut Wahyu, menyembelih hewan kurban ini juga sama dengan menghilangkan sifat-sifat hewani yang ada pada manusia.

“Diharapkan kegiatan relawan MMC ini dapat menginspirasi komunitas yang lainnya untuk peduli lingkungan dan mau berbagi pada yang membutuhkan.

Tutik Rauf, perwakilan Komunitas Relawan MMC menyampaikan terimakasih atas sambutan dari keluarga besar SMA Maarif 1 Sleman

“Semoga jg kegiatan ini dapat bermanfaat untuk semuanya, terjalin silaturahmi yang semakin baik,” ujarnya. (Herlambang/KIM Tempel)




Peduli Lingkungan, Warga Tlukan Maguwoharjo Bungkus Daging Kurban Dengan Daun Jati

Panitia hari raya Iduladha masjid Baitul Hidayah dan Musala Baitul Muhtadin  menyelenggarakan pemotongan hewan kurban di halaman Mushola Baitul Muhtadin Tlukan RT 08 RW 58 Sambilegi Kidul, Maguwoharjo, Depok, Sleman pada hari Senin (17/6/2024).

Ketua Panitia Penyembelihan Hewan Kurban Kampung Tlukan, Sambilegi Kidul, Surya menyampaikan bahwa tahun ini ada 2 ekor sapi dan  6 ekor kambing yang akan disembelih.

“Warga bersama sama gotong royong melakukan pembagian daging kurban” Ungkap Surya.

Uniknya, daging kurban yang akan dibagikan di Tlukan ini tidak dibungkus dengan plastik, melainkan dengan daun Jati yang kemudian dimasukkan kreneng anyaman bambu. Pembagian juga memakai besek yang dilapisi daun jati.

“Kita menyadari bahwa penggunaan wadah daging kurban dengan kantong plastik akan menambah sampah yang tidak bisa terurai. Dan juga plastik bercampur dengan darah akan menjadi residu,” jelas Surya.

Menurut Surya, ada beberapa alasan kenapa memilih daun jati sebagai pembukus daging kurban.

Pertama daun jati lebar, kuat, mudah dicari dan merupakan bahan organik ketika nanti dibuang akan terurai secara alami dan bisa menjadi kompos.

“Apalagi ketika tercampur dengan sisa darah dari daging akan menambah kualitas kompos yang terbentuk,” tuturnya.

Juga dari beberapa literatur menurut Surya bahwa berdasarkan hasil fitokimia dalam daun Jati terdapat flavonoid, alkoloid, tanin, napthaquinones dan antrakuinon yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri atau sebagai anti bakteri.

“Senyawa aktif dalam daun Jati ini dapat dipergunakan untuk mengawetkan daging,” tutupnya. (Sri Rahayu/KIM Maguwoharjo Depok)




Iduladha 1445 H, Padukuhan Sedogan Kurban 7 ekor Sapi

Sleman – Penyembelihan hewan kurban  di Padukuhan Sedogan Kalurahan Lumbungrejo Kapanewon Tempel, dilaksanakan pada Senin (17/6/2024). Penyembelihan 7 ( tujuh) ekor sapi dan 6 ( enam) ekor kambing ini sebagai bentuk ibadah kurban yang dilaksanakan oleh masyarakat Padukuhan Sedogan pada rangkaian perayaan Iduladha 1445 Hijriah / 2024 Masehi tahun ini. Pelaksanaan Kurban ini secara suka cita diikuti oleh sebagian besar warga Sedogan sebagai bentuk kesyukuran  atas ni’mat yang didapatkan.

Penyembelihan hewan Kurban ini merupakan rutinitas tahunan yang dilakukan setiap perayaan Iduladha.

Proses penyembelihan dilaksanakan pagi pukul WIB dan dilakukan di halaman mantan Dukuh Sedogan Suparjo dilaksanakan oleh panitia Kurban yang terdiri dari pengurus LPMkal Padukuhan Sedogan, perangkat RT RW, PPK, karangtaruna, dibantu oleh warga.

Sementara ini untuk pendistribusian daging-daging Kurban dibagikan kepada seluruh warga masyarakat Padukuhan Sedogan yang tinggal tetap atau pun yang berdomisili di wilayah Sedogan .

Dukuh Sedogan, Aisyah Putri Wulansari mengungkapkan terima kasihnya kepada seluruh keluarga besar warga Sedogan yang telah berpartisipasi aktif dalam melangsungkan tradisi Kurban.

“Alhamdulillah tahun ini kembali kita melakukan penyembelihan hewan Kurban sebanyak 7 ekor sapi dan 6 ekor kambing, yang berarti ada peningkatan jumlah dibandingkan tahun sebelumnya hal ini sudah menjadi tradisi kita dari tahun ketahun dan semoga tetap bisa terjaga hingga diwaktu-waktu yang akan datang,” ungkapnya

Senada dengan Aisyag, Sutardi Ketua LPMkal Padukuhan Sedogan yang sekaligus Ketua BPKAL Kalurahan Lumbungrejo menuturkan bahwa Padukuhan Sedogan mampu mengadakan 7 ekor lembu.

“Namun hakikatnya bukan jumlah dagingnya tetapi  bagaimana kita memberikan pelajaran yang berharga bagi warga kami dalam mengambil hikmah dari histori idul Kurban,” ujar Sutardi.

“Ini adalah ujian ketaatan Nabi Ibrahim kepada Allah. Di kemudian hari, pengorbanan ini menjadi anjuran bagi umat Islam untuk menyembelih hewan kurban, setiap tanggal 10 Dzulhijah dan pada hari tasyrik, yaitu  11, 12, dan 13 Dzulhijjah,” tambahnya.

Daging Kurban yang sudah ditimbang dan dibungkus, didistribusikan kepada seluruh masyarakat Sedogan sejumlah 215 KK masing masing mendapatkan 3,2 kilogram dan ada yang diperbantukan ke Lumbung Zakat Tempel serta didistribusikan juga ke Panti Asuhan Baitul Qowwam Mororejo,Hingga acara selesai, Alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar tanpa kendala apapun. (sbd_kimtempel)