Kalurahan Caturtunggal Gelar Sosialisasi untuk Tingkatkan Kesadaran Perlindungan Perempuan dan Anak

Depok – Pemerintah Caturtunggal menyelenggarakan Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak di Ruang Karang Tumaritis Kantor Kalurahan Caturtunggal, pada Selasa (25/06).

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan perempuan dan anak, serta memberikan pengetahuan dan strategi untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluaraga Berencana Kabupaten Sleman (P3AP2KB), Psikolog Puskesmas Depok 3, Kamituwa, BPKal Caturtunggal, Babinkamtibmas Depok Barat, Babinkamtibmas Bulaksumur, Bhabinsa 11 Depok, Dukuh Se-Caturtunggal, dan Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan meliputi PKK, Posyandu, dan Karang Taruna.

Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Andi Suyono dari Dinas P3AP2KB yang juga Konsultan Yayasan Anak Bumi Indonesia, dan Elly Ervinawati Psikolog Puskesmas Depok 3.

Andi Suyono menyampaikan materi tentang pentingnya perlindungan perempuan dan anak, serta berbagai bentuk kekerasan yang dapat terjadi pada perempuan dan anak. Ia juga memberikan edukasi tentang langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menangani kasus kekerasan.

Narasumber kedua Elly Ervinawati, Psikolog Puskesmas Depok 3, menyampaikan materi tentang pola pengasuhan yang tepat bagi anak.

“Aspek penting dalam pengasuhan anak adalah membangun komunikasi yang baik, memberikan kasih sayang dan perhatian, serta menerapkan disiplin yang positif,”ujar Elly.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Kalurahan Caturtunggal dapat lebih memahami pentingnya perlindungan perempuan dan anak, serta memiliki pengetahuan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi perempuan dan anak. (oktaviana/kimdepok)




Kalurahan Margorejo Jemput Bola Warganya untuk Aktivasi Indentitas Kependudukan Digital

Sleman – Bertempat di GOR Kalurahan Margorejo Tempel pada hari Rabu (26/6/2024) telah diadakan pelayanan pengaktivasian Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi warga setempat.

Menurut keterangan Endah Dwi Astuti, Kaur Tata Laksana, acara ini dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah warga Kalurahan Margorejo yang masih sekitar 1770 dari 8805 warga yang sudah memiliki KTP, atau sekitar 20 persen.

Aktivasi IKD ini berdasarkan Permendagri No 72 tahun 2022, tentang Standar dan Spesifikasi Perangkat Keras, Perangkat Lunak, dan Blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik Serta Penyelenggaraan Identitas Kependudukan Digital yang bertujuan antara lain untuk meningkatkan pemanfaatan digitalisasi kependudukn bagi penduduk.

“Dengan demikian diharapkan akan mempermudah dan mempercepat transaksi pelayanan publik atau privat dalam bentuk digital. Lebih lanjut keamanan kepemilikan IKD melalui sistem autentikasi dapat ditingkatkan guna mencegah pemalsuan dan kebocoran data,” ujar Endah.

“Bagi pemilik KTP yang sudah diaktifkan Identitas Kependudukannya secara Digital diharapkan akan mendapat pelayanan yang cepat, aman dan murah pada pengurusan banyak keperluan yang memerlukan identitas kependudukan,” tambah Endah.

Dengan aksi jemput bola yang akan dilakukan ke masing-masing Padukuhan di seluruh Kalurahan diharapkan jumlah penduduk pemilik KTP yang sudah diaktifkan IKD nya secara digital dapat meningkat.

“Pada giliran aksi jemput bola di tiap Padukahan nanti, kami siap kerja siang malam”, tekad Endah.

Hanya dibutuhkan waktu tidak lebih dari 10 menit, bagi penduduk yang sudah mengunduh aplikasi Kependudukan ini dan mengaktifkan code digitalnya dihadapan petugas. (Sadhono Hadi/KIM Tempel).




Komitmen Berantas Narkoba, Bupati Sleman Raih Penghargaan Tokoh Publik Pegiat Anti Narkoba

Sleman – Bersamaan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (26/6) Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY memberikan penghargaan kepada Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo atas komitmennya untuk memberantas peredaran narkotika.

Dalam sambutannya, Kepala BNNP DIY, Andi Fairan mengatakan Pemkab Sleman memiliki komitmen kuat dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika. Hal ini terlihat dari berbagai program yang dimiliki untuk mewujudkan Kabupaten Sleman Bersih dari Narkoba (Bersinar).

“Hingga saat ini sudah ada dibentuk 17 kalurahan bersinar di Sleman. selain itu, juga ada kegiatan intervensi berbasis Masyarakat [IBM] serta berbagai dukungan untuk BNNK Sleman dalam pemberantasan narkotika,” kata Andi.

Andi menambahkan, dengan berbagai program yang dijalankan maka Bupati Sleman layak menerima penghargaan sebagai tokoh publik pengiat gerakan anti narkoba dari BNNP DIY. Selain kepada Bupati, penghargaan juga diberikan kepada desa maupun intansi yang berkomitmen dalam pemberantasan narkoba.

“Ini untuk memberikan motivasi agar pemberantansan terhadap narkoba terus dilakukan,” katanya.

Menurut dia, gerakan anti narkoba harus terus dijalankan. Salah satunya untuk mendukung pembangunan serta membentuk generasi yang unggul menyambut Indonesia Emas di 2045 mendatang.

“Dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, saya mengajak untuk menciptakan DIY bersih dari narkoba. Ini jadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga mengawasi anak-anak sehingga tidak terjerumus bahaya narkoba,” katanya.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyambut baik penghargaan yang diberikan oleh BNNP DIY. Penghargaan ini menjadi motiviasi untuk terus memerangi peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya.

“Saya sudah membentuk 17 kalurahan bersinar di Sleman dan ini akan terus diperluas. Selain itu, penaggulangan tidak hanya bersifat sosialisasi, tetapi juga ada program tes urine secara berkala,” katanya.

Kustini menekankan tentang bahaya narkoba karena dapat merusak masa depan generasi muda. Di sisi lain, wilayah Sleman dengan memiliki banyak kampus juga memiliki tingkat kerawanan yang sangat tinggi sehingga upaya pencegahan harus dilakukan.

“Kalau bukan kita siapa lagi yang harus mencegahnya. Agar program dapat dimaksimalkan, maka harus ada sinergitas yang baik sehingga hasilnya juga bisa benar-benar dirasakan menuju Sleman bersinar,” katanya. (Athiful/KIM Depok)




Songsong Tahun Ajaran Baru, SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman Selenggarakan In House Training

Sleman – Dalam rangka mempersiapkan tahun ajaran baru 2024/2025, SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman Yogyakarta sukses menggelar rangkaian kegiatan In House Training (IHT) pada Selasa-Kamis, 25-27 Juni 2024 bertempat di SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman, Caturtunggal, Depok, Sleman. Kegiatan ini melibatkan seluruh stakeholder sekolah, baik guru dan pegawai.

Seperti rutinitas yang biasa dilakukan pihak sekolah, kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an bersama-sama. Kemudian kegiatan secara resmi dimulai dengan paparan Mukadimah Visi Sekolah oleh Kepala SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman Hasanudin.

Dalam uraian Mukadimahnya, Hasanudin memberikan refleksi tentang peran dan fungsi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dalam bentuk sekolah, yaitu fungsi pendidikan, fungsi dakwah, fungsi pelayanan, dan juga fungsi kaderisasi.

Lebih lanjut, Hasanudin menyampaikan bahwa untuk mendukung terwujudnya visi sekolah unggul, setidaknya ada beberapa hal yang menjadi fondasi utama.

“Pertama, teguhkan ideologi bermuhammadiyah. Kedua, berani berinovasi dan mengambil risiko. Dan, ketiga, berupaya menguatkan aset sumber daya. Terakhir, selalu berserah diri pada Allah, dan mengutamakan kekuatan doa setelah berikhtiar,” ungkap Hasanudi.

Kegiatan IHT ini kemudian dilanjutkan dengan refleksi kegiatan pembelajaran tahun pelajaran 2023/2024 melalui analisis rapor pendidikan dan pemetaan aset sekolah yang dipandu oleh Wakil Kepala SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman Bidang Kurikulum, Ary Gunawan.

Dalam pengantarnya, Ary menyatakan bersyukur karena hasil rapor pendidikan terkait literasi, numerasi, dan karakter siswa-siswi SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman memperoleh predikat baik dengan peningkatan skor yang cukup optimal.

“Perlu penguatan dan peningkatan dalam penguatan iklim sekolah dan pembelajaran agar lebih maksimal,” ungkap Ary.

Kegiatan Focus Group Disscussion (FGD) kemudian dibagi ke dalam lima komisi (bidang kajian) yaitu kurikulum dan pembelajaran, kesiswaan dan pendampingan siswa, keismubaan dan pengembangan diri, sarana-prasarana dan jejaring humas, serta manajemen tata usaha dan pelayanan.

Hal ini dilakukan untuk lebih memaksimalkan capaian program tahun ajaran baru dengan semangat Digital School yang dikembangkan SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman.

Selanjutnya, masing-masing bidang melakukan kajian lebih mendalam terkait evaluasi kegiatan yang sudah berjalan dan rekomendasi maupun inovasi kegiatan di tahun ajaran selanjutnya. (Athiful/KIM Depok)




UNISA Yogyakarta Berhasil Raih Penghargaan Terbaik Kedua Paritrana Awards 2023

Sleman – Membanggakan! Kampus Universitas `Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta yang beralamatkan di Jl. Siliwangi, Nogotirto, Gamping, Sleman berhasil meraih penghargaan sebagai peringkat kedua terbaik dalam kategori Bidang Pendidikan pada ajang Paritrana Awards Tahun 2023.

Penghargaan bergensi ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X kepada Wakil Rektor II UNISA Yogyakarta Dr. Yuli Isnaeni di Bangsal Kepatihan Pemerintah DIY, Selasa (25/6).

Paritrana Awards adalah penghargaan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada pemerintah daerah, pelaku usaha, dan institusi pendidikan yang menunjukkan komitmen tinggi dalam pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Penghargaan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kesadaran dan kepatuhan terhadap perlindungan sosial bagi tenaga kerja di Indonesia.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menyampaikan ucapan selamat kepada Universitas `Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta.

“Selamat semoga dengan diraihnya penghargaan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan akan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujarnya.

Sementara Wakil Rektor II UNISA Yogyakarta Dr. Yuli Isnaeni mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kategori Badan Usaha Sektor Pendidikan.

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen kami sebagai universitas yang telah terakreditasi unggul, dalam memastikan kesejahteraan dan perlindungan bagi seluruh pegawai Universitas `Aisyiyah Yogyakarta,” tuturnya.

Yuli juga menambahkan bahwa penghargaan ini mencakup fasilitas jaminan sosial ketenagakerjaan untuk mahasiswa yang menjalankan praktik kerja lapangan atau magang di luar kampus.

“Kami berharap seluruh pegawai dan mahasiswa yang melaksanakan kerja praktek, merasa nyaman dan terlindungi sehingga dapat meningkatkan kinerja dan prestasi. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan bekerja keras untuk mencapai prestasi ini,” imbuhnya.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Universitas `Aisyiyah Yogyakarta diharapkan dapat terus meningkatkan kontribusinya dalam menciptakan lingkungan kerja dan belajar yang aman dan terlindungi, demi kesejahteraan seluruh civitas akademika. (Athiful/KIM Depok)