Disnakertrans Kabupaten Sleman Sosialisasikan Program Transmigrasi di Kalurahan Sumbersari

Sleman – Sebagai upaya peningkatan kesejahteraan hidup dan pemerataan penyebaran penduduk, perlu diadakannya program transmigrasi.

Guna mendukung hal tersebut Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Disnakertrans ) gencar melakukan sosialisasi. Salah satunya dilakukan di Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Sleman.

Sosialisasi digelar pada hari Kamis (11/7/2024) bertempat di Pendopo Kalurahan setempat. Sosialisasi dihadiri langsung oleh Kabid Pelantrans Dinas Disnakertrans Kabupaten Sleman Nisa Fidyati. Selain itu juga hadir Carik, Kamitu, para Dukuh Sumbersari, dan unsur Karang Taruna, Lembaga dan tokoh masyarakat.

Carik Sumbersari Junaidi dalam sambutannya menyampaikan, atas nama Pemerintah Kalurahan Sumbersari  mengucapkan terima kasihnya kepada Disnaketrans  Kabupaten Sleman untuk memberikan sosialisasi Program trasnsmigrasi. Selanjutnya Ia melaporkan bahwa peserta sosialisasi adalah Pamong, Dukuh, Karang Taruna, Juga tokoh masyarakat.

Lebih lanjut Junaidi berharap kepada para peserta untuk menyebar luaskan yang didapat dari sosialisasi kepada masyarakat.

“Kepada para peserta kami harap yang didapatkankan  hari ini untuk disebar luaskan kepada masyarakat, bukan hanya untuk diri sendiri,” pungkasnya.

Sedangkan Nisa Fidyati Kabag Pelatrans Disnakertrans Kabupaten Sleman dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya kepada Pemerintah Kalurahan Sumbersari yang telah menyediakan fasilitas tempat untuk sosialisasi.

Ia berharap kepada peserta  bisa  membantu Pemerintah untuk menyebar luaskan tentang Program Transmigrasi.

“Sosialisasi nanti akan di sampaikan oleh Ibu Denni Indri Astuti dan Bapak Sutopo Wibowo, silahkan untuk mengikuti dengan seksama,” tutur Nisa.

Dalam sosialisasinya Denni Indrayanti yang juga sebagai Penalaah Teknis Kebijakan Tramsmigrasi memaparkan tentang program Transmigrasi. Pada program ini, para tranmigran akan mendapatkan fasilitas rumah siap huni, lahan pekarangan dan lahan usaha, jatah hidup 12 bulan untuk lahan kering dan 18 bulan untuk lahan basah.

“Selain itu nanti diberangkatkan menggunakan pesawat, dan Bantuan usaha dari Pemda Sleman sebesar 13 juta rupiah/KK,” Denni menambahkan.

Sedangkan Sutopo Wibowo yang juga sebagai Posyantran Disnakertrans Kabupaten Sleman mengajak kepada semua peserta untuk bisa memberikan informasi kepada warga untuk mendaftarkan Transmigrasi.

” Pendaftaran Transmigrasi bisa melalui online melalui SIBARDUKTRANS yaitu ,” pungkasnya. (Giek/KIM Moyudan )




Lepas Peserta Kersaku Sembada, Wabup Sleman: Salah Satu Langkah Entaskan Kemiskinan di Sleman

Sleman – Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa resmi melepas keberangkatan 44 peserta program Kerja Sambil Kuliah Sembada (Kersaku Sembada) pada hari Rabu, (10/7), di aula lantai 3 kantor Dinas Sosial Kabupaten Sleman.

Dalam sambutannya Danang yang sekaligus ketua Tim Kordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sleman menceritakan bahwa sebelum terbentuknya program tersebut, Danang selalu berfikir dan berdiskusi dengan berbagai pihak tentang bagaimana caranya untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Sleman.

“Sebelumnya kita selalu diskusi tentang program bagaimana penanggulangan kemiskinan di Sleman, kita kepingin program tidak melulu tentang bantuan tunai. Akhirnya kita bertemu dengan PT. Chemco dan kita rumuskan bersama-sama program kerja sambil kuliah ini,” ucap Danang.

Lebih lanjut Danang Maharsa mengatakan bahwa adanya program tersebut baru pertama kali di Indonesia dan hanya ada di Kabupaten Sleman.

“Ini kesempatan berharga dan baru satu-satunya di Kabupaten Sleman program kerja sambil kuliah, anak-anak ini nantinya selain mendapat pengalaman kerja dan gaji mereka juga diberikan kesempatan kuliah di tempat kerjanya untuk mendapatkan gelar akademik,” ucap Danang.

Di depan para peserta yang juga dihadiri oleh orang tua masing-masing peserta, Danang berpesan agar niat tulus pemerintah Kabupaten Sleman dalam penanggulangan kemiskinan tersebut dimanfatkan secara sungguh-sungguh agar nantinya dikemudian hari sedikit demi sedikit angka kemiskinan bisa terus diturunkan.

“Doain ya bapak/ibu, anaknya hari ini akan berangkat untuk magang sambil kuliah, do’ain mereka kelak akan sukses, karena do’a orang tua adalah kunci keberhasilan anak,” ujar Danang.

Selanjutnya Danang menekankan akan terus mengawasi progres program tersebut, jika sewaktu-waktu bapak/ibu merasa rindu dan ingin mengetahui langsung progres anaknya di PT. Chemco juga akan difasilitasi perwakilan orang untuk meninjau bersama-sama progres programnya.




APKASI Expo 2024, Bupati Sleman Harap Potensi Sleman Dikenal dan Diminati Masyarakat Luas

Pemkab Sleman kembali mengikuti APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) Otonomi Expo 2024 bertempat di hall Jakarta Convention Center, Senayan Jakarta. Kegiatan yang diikuti oleh pemerintah kabupaten se-Indonesia ini dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu 10 Juli 2024.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 10 sampai 12 Juli 2024 ini juga dibarengi dengan Rapat Kerja Nasional XVI APKASI Tahun 2024 dengan tema “Sinergisitas Pembangunan Berkelanjutan Pemerintah Pusat Dengan Pemerintah Daerah Menuju Indonesia Maju”, dan APKASI Procurement Network 2024.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, beserta jajaran juga hadir pada kegiatan ini. Ditemui di sela-sela acara, ia mengaku senang dengan diadakannya rangkaian kegiatan APKASI ini. Dikatakan bahwa kegiatan ini merupakan ajang untuk mensosialisasikan serta mempromosikan potensi-potensi yang dimiliki Kabupaten Sleman, sehingga dapat dikenal masyarakat luas.

“Di stand Kabupaten Sleman pada APKASI Otonomi Expo kali ini kita menampilkan potensi-potensi Kabupaten Sleman. Ini ada produk kerajinan, fashion, kuliner, kesenian, dan kita juga akan menampilkan tari Labuhan Merapi,” ungkapnya.

Pada acara tersebut, Kustini juga berkesempatan mengunjungi sekaligus berbelanja ke stand-stand dari kabupaten peserta APKASI Otonomi Expo lainnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo mendorong para pemerintah daerah, khususnya pemerintah kabupaten, untuk terus berinovasi dan beradaptasi guna menjawab tantangan global yang semakin kompleks seperti saat ini. Diantaranya, lanjutnya, dengan mengembangkan potensi-potensi yang di miliki oleh masing daerah.

“Persaingan antar negara sudah sangat ketat. Maka saya titip, potensi-potensi yang ada di daerah harus dikembangkan. Baik dari sisi finansial, dari sisi pangan, dari sisi energinya, dari sisi industrinya, dari sisi teknologinya, yang daerah punya pemandangan bagus, dari sisi tourisme-nya, semuanya harus dikembangkan,” ujarnya.




Gladi Karawitan Manunggal Raos Sarana Lestarikan Budaya dan Tradisi

Sleman – Dalam upaya melestarikan kesenian tradisional jawa khususnya seni karawitan agar tidak hilang di tengah perkembangan jaman, maka kelompok karawitan Manunggal Raos yang beralamat di Dusun Banyumeneng RW 04 Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping mengadakan gladi karawitan, Rabu (10/7/2024).

Gladi karawitan tidak hanya sebagai sarana untuk melestarikan budaya dan tradisi, namun juga menjadi ajang guna mempererat hubungan sosial antar warga Padukuhan Banyumeneng, serta wadah bagi para orang tua untuk mengekspresikan diri dan mengembangkan keterampilan seninya. Hal tersebut dituturkan oleh Sunaryadi selaku Ketua Karawitan Manunggal Raos Banyumeneng saat memimpin gladi.

“Karawitan sebagai salah satu warisan budaya Indonesia memerlukan perhatian khusus agar tetap lestari di era digitalisasi saat ini. Dengan melibatkan para orang tua diharapkan dapat menjadi teladan bagi generasi muda dalam menyintai dan melestarikan budaya sendiri,” tutur Sunaryadi.

Menurutnya, melalui latihan yang rutin maka pengetahuan dan keterampilan bermain alat musik tradisional seperti gamelan dan menyanyikan tembang-tembang Jawa dapat terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.  Disamping itu, latihan yang konsisten dapat membantu anggota kelompok karawitan menguasai teknik-teknik yang lebih kompleks dan meningkatkan kualitas penampilannya serta memastikan bahwa seni karawitan tetap hidup di tengah masyarakat.

Kegiatan pendidikan informal tersebut memiliki dampak positif terhadap kesehatan mental dan fisik karena dengan bermain musik dan bernyanyi secara bersama-sama dapat mengurangi stres, meningkatkan konsentrasi, serta memberikan kesejahteraan emosional berupa rasa kepuasan dan kebahagiaan, karenanya dengan bermain alat musik gamelan dapat menjaga kebugaran tubuh dan kesehatan para orang tua.

Mengakhiri keterangannya, Sunaryadi mengajak anggotanya bersama-sama terus berkarya demi menjaga dan melestarikan seni tradisional yang menjadi warisan berharga bagi bangsa Indonesia. Harapannya semoga semangat dan kebersamaan yang telah terbina selama latihan dapat terus dipelihara sehingga membawa manfaat dan inspirasi bagi generasi mendatang. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Jelang Akhir Masa Coklit, Pantarlih Datangi Rumah Ketua DPRD Kabupaten Sleman

Sleman – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tempel, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Tempel, Pengawas Kalurahan/Desa, dan Panitia Pemungutan Suara Kalurahan Banyurejo membersamai Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) mendatangi kediaman Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Haris Sugiharta, Kamis pagi (11/7/2024) di Barongan, Banyurejo , Tempel. Kedatangan mereka dalam rangka melaksanakan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih di Kapanewon Tempel .

Coklit di kediaman Haris Sugiharta ini langsung dimonitoring oleh Ketua PPK, Hartono beserta jajarannya dan Ketua Panwascam Tempel, Prasetyo Wibowo beserta jajarannya pula. Menurut Hartono, Adanya kegiatan Coklit ini dilakukan dalam rangka persiapan untuk pelaksanaan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Sleman 27 November 2024. Nantinya Haris Sugiharta bersama istri akan memberikan hak pilihnya di TPS 7.

“Hari ini PPK, PPS dan Pantarlih TPS 7 Barongan, dan diawasi langsung oleh Panwascam mendatangi kediaman Pak Haris dalam rangka coklit untuk tahapan Pilkada sebagaimana semangat kita bersama agar pemilu itu bisa langsung, umum, bebas, rahasia,jujur dan adil,” ujar Hartono dalam sambutannya.

Selanjutnya disampaikan oleh Haris Sugiharta disela-sela menerima kehadiran para petugas mengharapkan agar pelaksanaan Pilkada ke depan semakin berintegritas baik penyelenggarannya, maupun bagi pemilihnya.

Dirinya juga berharap bagi pemilih untuk dapat menggunakan hak pilih dengan baik tanpa adanya intimidasi maupun cara-cara yang inkonstitusional. Sehingga diharapkan , setiap suara yang diberikan akan memunculkan pemimpin-pemimpin yang baik.

Maka dalam kesempatan pemilihan nanti, menurut Haris, diharapkan pemilih dapat memilih dengan hati yang baik sehingga memunculkan pemimpin yang bisa mengurus rakyat dengan baik.

“Semangat terus bagi seluruh petugas KPU, Bawaslu, dan seluruh penyelenggara Pemilu, semoga semangat  demokrasi yang kita inginkan berkualitas betul-betul bisa terwujud,” ujarnya. (sbd_kimtempel)